SIMAK BERITA NEWS.COM ,--
Senin 13 Juli 2026 ,--
PURWAKARTA - JABAR , --
kedepan perlu petugas mumpuni sesuai bidang keahliannya agar kegiatan semacam ini lebih bermakna dan pro rakyat termasuk mengembangkan UMKM dan Koperasi di Purwakarta.Hal tersebut
disampaikan Nisa (43) salah seorang pengunjung, kepada media di sela-sela kegiatan yang digelar masih dalam rangka Hari Jadi Ke-195 Kota Purwakarta dan Ke-58 Kabupaten Purwakarta, di Lapangan Pesanggrahan
Padjadjaran, Jalan Kusumahatmaja, Kelurahan Cipaisan, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (12/7/2026).
Menurutnya kegiatan ini super heboh, tapi menyisakan mereka yang perlu dirangkul dengan humanis, jangan cuek atau asal bahkan terkesan ada yang kurang ramah dalam menjalankan pokok fungsi tugasnya.
Dalam kondisi sekarang harus efisiensi tapi tetap saja untuk ikut memasarkan produk disini harus bayar tenda toh, coba deh tanya diantara stand tenda berjejer itu mahal apa tidak, memang ada yang berani bicara tapi diam-diam, ada juga yang takut,
pokoknya kasihan yang usaha masi kecil harus bayar tenda," ucapnya dengan nada kecewa.
Sepengetahuannya, Harkop ini bertema "Koperasi Berdaya Indonesia Berjaya" sekaligus diketahui munculnya berbagai masukan termasuk pentingnya petugas terkait yang benar-benar mumpuni, saat ini di balik mewah masih kedapatan yang awam perlu pembinaan lebih merata,
kepala dinas akan lebih baik dan lebih berkualitas jika didukung kepala bidang dan jajaran yang kompak dan solid termasuk paham situasi dan kondisi saat ini," tegasnya.
Sebagaimana kita saksikan bersama, acara ini meriah bahkan mewah dengan penyajian aneka produk dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang diantaranya masih awam dan benar-benar perlu pembinaan.
Banyak sekali stand-stand yang tidak dikenal dan perlu dikenalkan untuk publik, tapi mirisnya tadi sempat melihat seorang Ibu yang kecewa penghasilannya tidak sebanding dengan pengeluaran, itu di salah satu stand dia sedang menangis, yang lain juga ada ko yang lihat. Intinya sekedar mengingatkan, saat ini banyak warga yang sedang kesulitan, jadi acara mewah dikurangi dulu bentuk empati termasuk untuk mereka yang sedang menjalankan UMKM dalam tahap merintis dengan modal minim,"ungkapnya.
Senada dengan Nisa, berbagai sumber diantaranya Idan Hadi Kusumah yang sedang menjaga salah satu stand tidak jauh dari panggung acara sependapat, acara ini mewah dan jujur mengaku senang karena bermanfaat dan terbantu memasarkan produk, juga untuk lebih mengenal yang lainnya, ada juga stan koperasi yang perlu pembinaan."Benar ini acara mewah, sangat mewah, kita senang dan merasa terbantu mengenalkan produk.
Tentu masih ada yang perlu pembinaan, karena UMKM di sini masih awam. Tadi kami sempat berkeliling ada stand koperasi yang produknya bagus-bagus dan tinggal sedikit, sudah meraih penghargaan tapi belum banyak dikenal. Ini perlu peran pemerintah agar maju bersama lebih merata," harapnya.
Ia setuju, kedepan saling mendukung untuk maju bersama guna meraih kesuksesan. Pembinaan untuk semua jangan banyaknya itu-itu saja, sejalan waktu pasti akan terlihat, dengan bersama berusaha berkarya lebih kompak lagi, upaya realisasi Purwakarta lebih istimewa akan sangat berpeluang dengan lancarnya komunikasi dan koordinasi berbagai pihak terkait."UMKM bisnis yang dijalankan oleh perorangan, rumah tangga, atau badan usaha di Purwakarta, diharapkan pembinaannya lebih merata, tidak itu-itu saja yang mendapat pelayanan istimewa agar tidak cemburu sosial.
Mereka perlu saling kenal dan mengembangkan kualitas produk serta pemasaran yang sehat demi majunya semua pihak," ujarnya.
Menurutnya, selama ini masih kurang pelayanan dari pihak terkait, terutama bidang koperasi yang harus dipimpin oleh ahlinya yang lebih mumpuni demi kemajuan koperasi dan UMKM di Purwakarta, sehingga Purwakarta lebih Istimewa benar-benar terwujud di masa depan."Karena itu, pentingnya mengenal UMKM dari mana dan siapa saja pengelolanya.
Apakah dikelola pribadi mandiri, sekelompok orang atau badan usaha. Guna mengetahui langkah yang tepat dalam pengembangan yang dapat menghasilkan baik bagi UMKM dan Pendapatan Daerah, perlu evaluasi yang serius dan dukungan nyata dari Pemerintah ," ujarnya.
Pihaknya menambahkan, kesempatan ini terlihat menampilkan beragam produk unggulan UMKM Kabupaten Purwakarta, mulai dari kerajinan tangan, produk kreatif, sustainable fashion (pakaian etis ramah lingkungan), kuliner yang diantaranya makanan khas daerah kebanggaan masyarakat Purwakarta serta lainnya.
Banyak stand pameran dipadati pengunjung yang antusias melihat sekaligus membeli produk lokal yang di tampilkan.
Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Purwakarta Hariman Budi Anggoro, mengatakan bahwa penyelenggaraan Festival UMKM dan Gebyar Harkopnas tahun 2026 di Purwakarta mengusung tema "UMKM naik kelas, Koperasi maju, Purwakarta Istimewa" mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar semakin berkembang, berdaya saing, serta mampu memperluas pasar melalui peningkatan kualitas produk dan inovasi."Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap koperasi semakin profesional dan modern, sementara UMKM dapat terus tumbuh, naik kelas, membuka lapangan kerja, serta menjadi penggerak utama perekonomian daerah menuju Purwakarta yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera," harapnya.Kepala DKUPP juga menyampaikan, Hari ini di Kabupaten Purwakarta terdapat 651 koperasi aktif degan jumlah anggota sebanyak 25.407 orang anggota,” ungkap Hariman.“Selain itu ratusan UMKM lokal tumbuh subur, semakin hari semakin menunjukkan perkembangan positif.
Hal ini seyogyanya tidak membuat kita berpuas diri, justru harus menjadi energi buat kita, agar tumbuh, berkembang dan maju bersama,” kata Kepala DKUPP tersebut.Sebanyak 135 pelaku UMKM turut memeriahkan festival dan 83 koperasi berpartisipasi memberikan dukungan berupa hadiah doorprize sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Purwakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendorong UMKM naik kelas melalui digitalisasi, penguatan koperasi, serta peningkatan daya saing pelaku usaha lokal agar mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah.Dalam kegiatan ini, tersedia pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengunjung, salah seorang diantaranya Tedy Nandung Heryawan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Purwakarta dari fraksi Gerindra.
Selain itu tersedia pemeriksaan dan pemberian obat melalui suntikan untuk hewan peliharaan juga banyak diminati warga yang rela antri untuk mendapat pelayanan tersebut.Purwakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendorong UMKM naik kelas melalui digitalisasi, penguatan koperasi, serta peningkatan daya saing pelaku usaha lokal agar mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah.
Selain menjadi ajang promosi produk unggulan daerah, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada insan koperasi dan pelaku UMKM yang telah berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.Berbagai penghargaan diberikan baik kepada koperasi berprestasi, koperasi dengan pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tercepat, tokoh koperasi, penghargaan kepada pelaku UMKM berprestasi, penyerahan Kredit Usaha Rakyat (KUR), sertifikat SNI, sertifikat halal, bentuk komitmen nyata pemerintah memperkuat sektor usaha rakyat.Bentuk dukungan Polri terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif, nampak hadirKapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya.
Hadir pula Apsari Dewi (Kepala Kejaksaan), Komandan Kodim (Dandim) 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajaran, anggota koperasi, pelaku UMKM, serta para undangan lainnya yang berbaur bersama warga pengunjung yang antusias menyaksikan kegiatan itu.Pengunjung dihibur dengan berbagai penampilan grup kesenian termasuk grup musik dari sekolah seni setempat, Barongsay khas Wanayasa,
Purwakarta, para artis penyanyi yang dihadirkan dan lainnya, semua pengunjung yang berminat diberi kesempatan untuk berjoged ria, yang jogednya paling heboh mendapat hadiah dari panitia.
Selain itu pengunjung dibagi kupon untuk di undi, bagi yang beruntung bisa membawa pulang produk yang didapatnya sesuai ketentuan sebagai hadiah, ada berbagai alat-alat rumah tangga dan elektronik, seperti kompor, oven, kulkas, hand phone dan beberapa kendaraan roda dua berupa sepeda, motor listrik dan motor lainnya sebagai hadiah utama.Kegiatan ini disponsori Bank BJB, berbagai Perusahaan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Purwakarta, Koperasi Karya Bhakti Raharja, Koperasi Karyawan PT. Indo Bharat Rayon, Koperasi dan Konsumen Garuda Darangdan, Koperasi Konsumen Kopak Delapan Satu dan banyak lagi yang lainnya.
( Laela )
