Bentuk Kepedulian ,PT.AIP Bagikan Masker 1.250 Pada Masyarakat Penguna Jalan

Bentuk Kepedulian ,PT.AIP Bagikan Masker 1.250 Pada Masyarakat Penguna Jalan

Agustus 28, 2026
Bentuk Kepedulian ,
PT.AIP Bagikan Masker 1.250 
Pada Masyarakat Penguna Jalan

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Sabtu 28 Agustus 2026 --

Merangin — Jambi ,--


.            Mil Manager PT AIP Bangko M       
                            Soleman 

Bangko ,
Peduli terhadap dampak asap dan kualitas udara, PT AIP Bangko, salah satu Pabrik kelapa sawit bagian dari Wilmar Group, membagikan masker gratis kepada masyarakat Kabupaten Merangin, Jambi Sebanyak 1.250 

Ada pun Kegiatan sosial tersebut digelar Sabtu (28/08/2026) di halaman Mapolres Merangin, sebelum Pembagian masker dilanjutkan Pembagian di Salah satu Sekolah SD Sekitar dan Kawasan PT AIP Bangko, ia Berharap Agar Anak anak yang ada di sekolah tersebut Terhindar dari Paparan Kabut Asap Yang Melanda , Serta menjaga Kesehatan, 

Kemudian dari Pada itu M Soleman Juga  Bagikan Masker Gratis  Ke Pada Masyarakat Penguna Jalan yang Melintas di Jalan Umum Nasional Tempat nya di depan Mapolres Merangin 

Aksi kepedulian ini Lanjut M Soleman, merupakan hasil inisiatif dan Koordinasi Antara Polres Merangin dengan PT AIP Bangko, Pembagian Masker kepada Warga, khususnya masyarakat yang beraktivitas dan menggunakan jalan raya di tengah kondisi udara yang Terpapar kondisi Tidak Baik, Akibat dari terdampak Kabut Asap.

Production Controller Wilmar Group Region Sumbar-Jambi, Salendra, Membenarkan kegiatan tersebut. Hal senada disampaikan Mill Manager PT AIP Bangko, M Soleman, saat dikonfirmasi di Halaman Mapolres Merangin Ketika di Sela Sela Pembagian Masker 

"Kegiatan Pembagian Masker gratis ini menjadi bentuk Rasa  kepedulian dan Empati  perusahaan terhadap masyarakat sekaligus dukungan terhadap upaya menjaga kesehatan warga di tengah kondisi udara yang kurang baik" Ujar M Soleman

M Soleman Selaku Mill Manager PT AIP Bangko Mengatakan langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko Paparan Asap bagi masyarakat dan  khususnya pengguna jalan yang beraktivitas Sehari hari, Apa lagi di ruang Publik  terbuka

" Kita Mengajak dan Menghimbau Kepada Masyarakat Agar  Beraktivitas di Luar  Selalu Mengunakan Masker " Pinta  nya 

Lebih lanjut M Soleman juga menyampaikan Rasa Terima Kasih kepada Pihak Polres Merangin  Beserta Jajaran Satlantas Yang telah ikut Berpartisipasi dalam Pengamanan dijalan serta ikut  Kegiatan Pembagian Masker kepada Penguna Jalan 

" Kami dari PT AIP Bangko Mengucapkan 
Terima Kasih Kepada pihak Kapolres Merangin Beserta Jajaran Satlantas" Tutur nya

( Kabiro Jambi Yan SBN )
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional

Agustus 28, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Sabtu 29 Agustys 2026 ,--
Yogyakarta - Jateng ,,--

 Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar *Workshop Jurnalistik GAPKI dan P WI* di Yogyakarta. 

Acara ini menjadi momentum strategis bagi kedua lembaga untuk memperkuat sinergi dalam mengedukasi publik terkait tata kelola industri kelapa sawit yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Ketua Umum GAPKI, *Eddy Martono*, dalam sambutannya menyoroti bahwa pemilihan Yogyakarta—daerah tanpa perkebunan sawit—sebagai lokasi acara bukanlah kebetulan. 

Hal ini ditujukan untuk mensosialisasikan pentingnya sawit dalam kehidupan sehari-hari, termasuk penggunaan komoditas berbasis kelapa sawit untuk industri batik lokal dan berbagai kebutuhan kebutuhan dalam kehidupan setiap hari.

Namun, Eddy juga menekankan tantangan regulasi yang membebani industri, khususnya terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). 

Ia memaparkan bahwa GAPKI secara proaktif turun tangan membantu pemadaman api di luar area konsesi, seperti yang terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Riau. 

Meski demikian, industri tetap dihadapkan pada ancaman *Pasal 88 UU No. 32 Tahun 2009* tentang _Strict Liability_ (tanggung jawab mutlak)."Apabila terjadi kebakaran—sekalipun titik apinya terbukti dari luar dan masuk ke dalam konsesi—kita otomatis dianggap lalai. 

Padahal tidak mungkin ada perusahaan atau masyarakat yang sengaja membakar asetnya sendiri. Kami mengusulkan adendum atau klausul pengecualian dalam aturan, terutama saat kondisi cuaca ekstrem," jelas Eddy Martono.

Menyambut paparan tersebut, Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan pentingnya peran pers dalam menyajikan fakta di tengah gempuran kampanye hitam _(black campaign)_ global terhadap kelapa sawit Indonesia. 

Ia mengingatkan bahwa persaingan bisnis internasional kerap membidik isu lingkungan dan tenaga kerja untuk mendiskreditkan tata kelola sawit nasional."Tantangan utama industri sawit adalah membuktikan tata kelola yang bermanfaat bagi masyarakat. 

Dunia sangat membutuhkan kelapa sawit karena ini adalah minyak nabati paling produktif," ujar Akhmad Munir.

Ia menambahkan bahwa jurnalisme berbasis data dan fakta empiris sangat krusial. Wartawan bertugas menyuarakan praktik industri sawit yang ramah lingkungan, namun tetap kritis dalam mendorong perbaikan tata kelola _(good corporate governance)_."Pers harus mengedepankan kepentingan nasional dengan mendukung industri kelapa sawit yang ramah lingkungan, sehat bagi tenaga kerja, dan berkelanjutan. Inilah tugas mulia yang perlu kita kerjakan bersama," tegasnya.

Dalam sesi pemaparan, Prof. Dr. Ermanto Fahamsyah, Guru Besar Universitas Jember, menegaskan bahwa kelapa sawit adalah anugerah bagi bangsa Indonesia. "Sawit adalah anugerah. Kita harus bersyukur karena komoditas ini memberi kontribusi besar bagi devisa, lapangan kerja, dan ketahanan pangan serta energi nasional. 

Tugas kita bersama adalah mengelola anugerah ini dengan tata kelola yang baik agar manfaatnya dirasakan seluruh rakyat," ujarnya.

Senada, Ekonom Senior INDEF sekaligus President of ASAE, Prof. Dr. Bustanul Arifin, menegaskan pentingnya memperkuat hulu perkebunan rakyat serta strategi diplomasi internasional di tengah lonjakan kebutuhan energi domestik dan pengetatan aturan perdagangan global."Sawit berkelanjutan adalah keniscayaan nasional, bukan sekadar respons atas desakan luar negeri. Kunci daya saing kita ke depan terletak pada peremajaan 

kebun rakyat untuk memangkas _yield gap_, percepatan sertifikasi ISPO/RSPO, serta penguatan kemitraan adil antara petani, BUMN, dan swasta," ujar Prof. Bustanul Arifin yang juga merupakan pakar ekonomi pertanian ini. 

Pandangan tentang peran media dan kepentingan nasional juga disampaikan Agus Sudibyo, Ketua Bidang Pendidikan  PWI Pusat. 

Ia menekankan bahwa kebebasan pers harus berjalan beriringan dengan kesadaran terhadap kepentingan nasional."Kebebasan pers itu universal. Tetapi kesejahteraan nasional itu nilainya lebih tinggi. 

Bagi mereka (negara luar), kebebasan pers adalah instrumen untuk mencapai hal yang lebih tinggi, yaitu kepentingan nasional dan kejayaan bangsa sendiri. Makanya, mereka sangat protektif terhadap produk-produk yang mereka hasilkan," ujar Mantan Anggota Dewan Pers ini.

Oleh karena itu, Agus setuju pers harus memberitakan kelapa sawit Indonesia tanpa kehilangan sikap kritis dan tanpa membebek pada industri. Namun, media juga harus sadar bahwa sawit memiliki peran strategis:
1. *Penyumbang devisa non-migas terbesar
*2. *Menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar
* 3. *Menopang perekonomian daerah
*4. *Mendukung ketahanan serta kemandirian energi dan pengembangan biodiesel
*5. *Mendukung penyediaan minyak nabati dan bahan baku industri pangan*"Perhatian kita terhadap isu lingkungan dan masalah lainnya terkait sawit minimal harus seimbang dengan apresiasi, pembelaan, dan pengakuan kita bahwa sawit adalah _saka guru_ atau pilar utama perekonomian nasional. Minimal harus seimbang," tegasnya.

Ia menambahkan, di negara lain pembelaan terhadap produk sawit atau minyak nabati domestik justru lebih kuat, sementara kritiknya lebih sedikit. "Oleh sebab itu, kebebasan pers, profesionalisme media, dan sikap kritis terhadap industri sawit jangan sampai hilang jika memang ada masalah. 

Tetapi, kita juga harus semakin sadar mengenai apa kepentingan nasional kita dalam diskursus tentang minyak nabati global," pungkas Agus Sudibyo.

Melalui forum edukatif ini, PWI dan GAPKI berharap insan pers memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terkait dinamika sawit nasional, sehingga karya jurnalistik yang dihasilkan selalu jernih, objektif, dan mencerdaskan publik.

( GEOFFREY . M )
Perkuat Pengawasan MBG, Pemkot Bekasi Pastikan Pelaksanaan di 249 SPPG Berjalan Tepat Sasaran

Perkuat Pengawasan MBG, Pemkot Bekasi Pastikan Pelaksanaan di 249 SPPG Berjalan Tepat Sasaran

Agustus 28, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--
.
Jumat 28 Agustus 2026 --
KOTA  --  BEKASI,--

.KOTA - BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat koordinasi dan pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), seiring semakin luasnya layanan program tersebut di Kota Bekasi.

Pemerintah Kota Bekasi memandang aspek keamanan pangan sebagai bagian penting yang harus dikawal bersama dalam pelaksanaan program tersebut.

Hal tersebut diungkapakn Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat memimpin rapat koordinasi sinergitas pelaksanaan MBG bersama jajaran terkait di Aula Nonon Sonthanie, Jumat (28/8/2026).

Saat ini, sekitar 249 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) beroperasi di Kota Bekasi untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat.“Dengan jumlah dapur SPPG yang sudah mencapai sekitar 249, tentu koordinasi harus semakin kuat. 

Kita ingin program makan bergizi gratis ini berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Tri Adhianto.
.
Tri menyampaikan bahwa semakin luasnya cakupan MBG perlu diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan. Berbagai kejadian yang muncul di sejumlah daerah, termasuk persoalan keamanan pangan, menjadi pembelajaran agar pelaksanaan program di Kota Bekasi mendapat pengawasan yang lebih baik.“Kita tentu belajar dari berbagai kejadian yang terjadi di daerah lain. 

Karena yang kita layani adalah anak-anak dan masyarakat, maka keamanan pangan, kebersihan dan kualitas makanan harus menjadi perhatian utama,” katanya.

Ia meminta seluruh pihak yang terlibat memperhatikan setiap tahapan, mulai dari pemilihan dan penyediaan bahan makanan, proses pengolahan, hingga distribusi kepada penerima manfaat.“Jangan sampai karena kita ingin program ini berjalan cepat, kemudian aspek keamanan dan kualitasnya terabaikan. 

Kita ingin MBG memberikan manfaat, tetapi juga harus aman bagi penerima manfaat,” ujar Tri.Tri juga mendorong komunikasi yang lebih intensif antara Pemerintah Kota Bekasi, pengelola SPPG dan seluruh unsur yang terlibat. 

Evaluasi terhadap pelaksanaan di lapangan perlu dilakukan secara berkala agar persoalan yang muncul dapat segera ditangani.

Menurutnya, dukungan Pemerintah Kota Bekasi terhadap MBG diwujudkan melalui kolaborasi dan pengawalan pelaksanaan program, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara optimal.“Program ini harus kita kawal bersama. 

Pemerintah Kota Bekasi siap bersinergi agar pelaksanaannya semakin baik, aman, tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.Dengan SPPG yang saat ini beroperasi, Pemerintah Kota Bekasi akan terus mendorong penguatan koordinasi, kualitas gizi, keamanan pangan dan ketepatan distribusi dalam pelaksanaan MBG di wilayah Kota Bekasi.

( GEOFFREY . M )
Tinjau Kembali Penataan Pasar Baru, Walikota Bekasi Lakukan Percepatan Penataan

Tinjau Kembali Penataan Pasar Baru, Walikota Bekasi Lakukan Percepatan Penataan

Agustus 28, 2026
SIMAK BERITA NEWS .COM --

Jumat 28 Agustus 2025 --
KOTA. --  BEKASI, --

KOTA - BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi Pasar Baru Bekasi setelah lapak pedagang yang sebelumnya berada di sepanjang Jalan Prof. Moh. Yamin direlokasi. 

Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan penataan sekaligus memastikan aktivitas perdagangan tetap berjalan dengan baik.

Tri juga mengecek sejumlah lokasi yang sedang menjalani proses renovasi, khususnya di Blok 2 Pasar Baru. 

Penataan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk PT Mitra Patriot (PTMP), sebagai bagian dari upaya memperbaiki kondisi pasar dan memberikan fasilitas yang lebih layak bagi pedagang maupun pengunjung.

Tidak hanya melihat kondisi fisik pasar, Tri juga berinteraksi langsung dengan para pedagang untuk mendengarkan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Sejumlah pedagang menyampaikan keluhan mengenai harga sewa lapak yang dinilai cukup tinggi serta kondisi pengunjung yang masih sepi.
.
Berdasarkan keluhan yang disampaikan, harga sewa lapak saat ini berada di kisaran Rp500 ribu hingga Rp700 ribu per bulan. 

Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang akan dibahas lebih lanjut oleh Pemerintah Kota Bekasi bersama PTMP.“Penataan pasar harus dilakukan dengan melihat kondisi dan keberlangsungan pedagang. Kita tidak hanya membenahi bangunannya, tetapi juga harus mendengarkan apa yang menjadi keluhan mereka, termasuk soal harga sewa dan aktivitas pengunjung,” ujar Tri.

Tri mengatakan, pemerintah bersama PTMP akan mengkaji berbagai persoalan tersebut secara menyeluruh. 

Pembahasan lanjutan direncanakan dilakukan pada Senin mendatang agar dapat ditemukan solusi yang tepat dan tetap memperhatikan kepentingan pedagang.“Kita akan diskusikan untuk mencari solusi terbaiknya. 

Targetnya bukan hanya pasar menjadi lebih tertata, tetapi bagaimana pedagang bisa berusaha dengan nyaman dan pengunjung kembali ramai datang ke Pasar Baru,” katanya.

Salah seorang pedagang, Berlan (54), menyampaikan harapannya agar penataan yang dilakukan pemerintah dapat diikuti dengan upaya meningkatkan jumlah pengunjung.“Kami para pedagang berharap pasar semakin ramai dan kembali laris dagangannya. 

Kalau tempatnya sudah diperbaiki, kami juga berharap harga sewanya bisa disesuaikan agar tidak terlalu memberatkan pedagang,” ungkap Berlan.

Pemerintah Kota Bekasi menegaskan bahwa pembenahan Pasar Baru akan dilakukan secara bertahap. 

Selain memperbaiki dan menata fasilitas, pemerintah juga perlu mencari strategi agar Pasar Baru kembali menjadi salah satu pusat aktivitas perdagangan yang ramai dan mampu meningkatkan kesejahteraan para pedagang.

( GEOFFREY  M )
DLH Kota Bekasi Gandeng KP2C dan Tim Marinir TNI AL Susur DAS Kali Bekasi

DLH Kota Bekasi Gandeng KP2C dan Tim Marinir TNI AL Susur DAS Kali Bekasi

Agustus 28, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Jumat 28 Agustus 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI ,--

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi bersama Komunitas Peduli Sungai Cileungsi dan Cikeas (KP2C) serta Tim Marinir TNI AL melaksanakan kegiatan susur sungai di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Bekasi, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemantauan dan pengawasan kondisi lingkungan serta mengidentifikasi potensi sumber pencemar di sepanjang aliran Kali Bekasi. Penyusuran dilakukan menggunakan empat perahu dengan melibatkan unsur pemerintah, komunitas lingkungan, dan TNI.

Kegiatan susur sungai dipimpin oleh Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup dan Penegakan Hukum (PPKLH-PH) DLH Kota Bekasi, 

Wulan Agustina, bersama Tim Laboratorium Lingkungan Hidup DLH Kota Bekasi. 

Tim melakukan pemantauan secara langsung terhadap kondisi sungai, termasuk mengidentifikasi adanya indikasi aktivitas pembuangan limbah maupun sumber pencemar lainnya.

Penyusuran dimulai dari ruas Sungai Cileungsi yang berada di wilayah Kota Bekasi dan dilanjutkan mengikuti aliran Kali Bekasi hingga berakhir di kawasan Delta Pekayon.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, tim tidak menemukan adanya sumber pencemar yang terindikasi berasal dari aktivitas industri di sepanjang jalur penyusuran. 

Tim juga tidak menemukan pipa pembuangan limbah industri yang aktif maupun aktivitas pembuangan limbah industri secara langsung ke badan Kali Bekasi.Ketua KP2C, 

Puarman, mengatakan bahwa kegiatan penyusuran dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus menelusuri kemungkinan adanya sumber pencemar yang masuk ke aliran Kali Bekasi.> “Kami tidak menemukan pipa-pipa siluman atau aktivitas pembuangan limbah industri di Kali Bekasi,” ujar Puarman.

Sementara itu, Wulan Agustina menegaskan bahwa kegiatan pemantauan dan pengawasan terhadap Kali Bekasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur terkait.“DLH Kota Bekasi akan terus berkomitmen untuk menjaga ekosistem kali, khususnya di wilayah administrasi Kota Bekasi, dengan melakukan pengawasan bersama unsur pemerintah, komunitas lingkungan, dan Tim Patroli TNI,” tegas Wulan.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas lingkungan dan ekosistem sungai. Pemantauan lapangan juga diperlukan untuk memperoleh gambaran kondisi sungai secara langsung serta memastikan setiap indikasi pencemaran dapat ditindaklanjuti berdasarkan hasil pengawasan dan pemeriksaan lingkungan.

DLH Kota Bekasi bersama KP2C dan unsur TNI akan terus mendorong pengawasan kolaboratif sebagai langkah preventif dalam menjaga Kali Bekasi agar tetap berfungsi sebagai bagian penting dari ekosistem dan lingkungan hidup masyarakat Kota Bekasi. ( GEOFFREY . M )
Agus Salim, Juhendri, Kiki Yanita Budi Utama, Tiga Pejabat Eselon II di Lantik Wakil Bupati Merangin

Agus Salim, Juhendri, Kiki Yanita Budi Utama, Tiga Pejabat Eselon II di Lantik Wakil Bupati Merangin

Agustus 28, 2026
Agus Salim, Juhendri, Kiki Yanita Budi Utama, Tiga Pejabat Eselon II di Lantik Wakil Bupati Merangin 

SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Kamis 27 Agustus 2026 ,--
Merangin Jambi ,--

Bangko .
Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, melantik tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Kamis, (27/8).

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Merangin Nomor 311/BKPSDMD/2026 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Tiga pejabat yang dilantik yaitu Agus Salim, S.Pd., MM sebagai Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Juhendri, S.Pd sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Kiki Yanita Budi Utama, S.STP sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang).

Dalam sambutannya, Wabup A. Khafidh menyampaikan amanat Bupati Merangin, M. Syukur agar para pejabat yang dilantik dapat menyesuaikan diri dengan jabatan baru. Ia juga menginstruksikan para pimpinan OPD yang lain untuk memperkuat disiplin kerja di instansi masing-masing.

"Disiplin adalah fondasi fundamental. Saya minta para pejabat yang baru dilantik mengajak seluruh jajaran di OPD masing-masing untuk terus meningkatkan kedisiplinan," ujarnya.

Acara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari Wabup dan pejabat jajaran Pemkab Merangin kepada Pejabat yang baru dilantik.( M.Yaz . S.B. N )
Sambut Harlah Kejaksaan ke - 81, Kajati Jambi Bagikan 4.000  Masker Kepada Masyarakat

Sambut Harlah Kejaksaan ke - 81, Kajati Jambi Bagikan 4.000 Masker Kepada Masyarakat

Agustus 28, 2026

Sambut Harlah Kejaksaan ke - 81,
Kajati Jambi Bagikan Masker 4.000 Masker Kepada Masyarakat

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Jumat 28 Agustus 2026 ,-

JAMBI,--


Jambi
Dalam rangka menyambut Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menggelar kegiatan “Sehat Bersama Kejati Jambi” melalui Pembagian masker gratis dan Pemeriksaan kesehatan secara Gratis kepada Masyarakat Kota Jambi, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan Pembagian Masker di Halaman kantor Kejaksaan Jambi  langsung di Pimpin  oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Sugeng Hariadi, S.H., M.H., tersebut beserta Pejabat utama dan Jajaran nya Kejati Jambi, hal ini merupakan bentuk Rasa Empati dan kepedulian Serta  perhatian Kejati Jambi terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi dampak paparan Udara dari kabut asap yang berpotensi Mengganggu Pernapasan Terhadap Kesehatan.

Kejati Jambi Membangikan Sebanyak 4.000 masker secara gratis kepada masyarakat, terutama para pengguna jalan yang melintas di sejumlah titik strategis di Kota Jambi.


Selain Pembagian masker, Kejati Jambi juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk lebih Peduli Terhadap kondisi kesehatan diri  dan keluarga.

Adapun Kegiatan Pembagian Masker  dimulai pada pukul 08.00 WIB,
Kegiatan dilaksanakan secara serentak di lima titik, antara lain

1. Simpang Bank Indonesia (BI)

2. Simpang Tugu Broni

3. Simpang Mayang /Jamtos

4. Simpang Pulai /Tugu depan Kantor Lantas

5. Depan Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi.



Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Sugeng Hariadi,SH MH menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, tetapi juga merupakan wujud nyata kehadiran Kejati Jambi Berada di Tengah Tengah masyarakat Saat ini.

Melalui kegiatan “Sehat Bersama Kejati Jambi”, masyarakat diingatkan untuk senantiasa menjaga kesehatan, terutama dengan menggunakan masker secara benar ketika berada di lingkungan dengan kualitas udara yang kurang baik.

“dengan ada nya  kegiatan ini, kami ingin mengajak Seluruh  masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan, melindungi diri, sekaligus melindungi orang-orang di sekitar dari potensi bahaya kabut asap,” ujar Kajati  Sugeng Hariadi.SH MH

Dengan ada nya Kegiatan Tersebut  Mendapat respons Positif dari masyarakat, Serta  Pembagian masker dan pemeriksaan kesehatan gratis diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan.


Kegiatan Pembagian Masker sebanyak 4.000 oleh Kejati jambi ini dibenarkan Oleh Kasi Penerangan hukum Kejati Jambi Noly Wiyaya SH MH Ketika di Konfirmasi Jumat 28/08/2026  Melalui Percakapan WhatsApp

" Melalui Pembagian Masker 4.000 Serta Pemeriksaan Kesehatan gratis, hal ini Menjadi Wujud Kepedulian Nyata Kejati Jambi Hadir di tengah Masyarakat dan Peduli Terhadap Kesehatan Akibat dari Paparan Kabut asap Sedang Terjadi Saat ini" Ujar Noly Wiyaya SH MH


Noly Menerangkan Bahwa Kejati Jambi terus berkomitmen untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan Pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat

" Kejati Jambi Terus komitmen dan Hadir memberikan Manfaat kepada Masyarakat" Tutur nya Noly Wiyaya SH MH

( Kabiro Jambi Yan SBN )