Kepedulian terhadap kesehatan, Lapas IIB Bangko Bagikan Masker dan Vitamin  kepada Penguna Jalan,

Kepedulian terhadap kesehatan, Lapas IIB Bangko Bagikan Masker dan Vitamin kepada Penguna Jalan,

September 11, 2026
Kepedulian terhadap kesehatan, Lapas IIB Bangko Bagikan Masker dan Vitamin  kepada Penguna Jalan,

SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Jumat 11 September 2026 ,--
Merangin Jambi ,--

Bangko ,
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko melalui kegiatan Bakti Sosial Jumat Berkah. Di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah Bangko dan sekitarnya, jajaran Lapas Bangko membagikan vitamin dan masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian serta upaya membantu menjaga kesehatan di tengah menurunnya kualitas udara.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Lapas Bangko untuk tidak hanya menjalankan tugas pemasyarakatan, tetapi juga hadir juga  memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Pembagian masker dilakukan sebagai langkah sederhana untuk membantu mengurangi paparan langsung partikel asap, sementara vitamin diberikan sebagai dukungan untuk menjaga kondisi tubuh masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Syaikoni, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kondisi kabut asap membutuhkan perhatian bersama, khususnya dalam menjaga kesehatan masyarakat.

“Melalui Jumat Berkah ini, kami ingin hadir dan berbagi dengan masyarakat. Masker dan vitamin yang kami berikan memang sederhana, tetapi kami berharap dapat membantu masyarakat menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap yang terjadi saat ini,” ujar Syaikoni.

Ia menambahkan, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari semangat Pemasyarakatan yang berdampak, di mana jajaran pemasyarakatan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.



Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, Lanjut Syaikoni,AMd IP SH MH kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat diimbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan serta memperhatikan kondisi kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.

" Melalui semangat Jumat Berkah, Lapas Bangko terus berupaya menghadirkan aksi-aksi sederhana yang memiliki manfaat nyata," Ungkap nya 

( Kabiro Jambi Yan SBN )
Jaga Kesehatan, Perkuat Pembinaan, Warga Binaan Lapas Bangko Jalani Pemeriksaan Kesehatan,

Jaga Kesehatan, Perkuat Pembinaan, Warga Binaan Lapas Bangko Jalani Pemeriksaan Kesehatan,

September 11, 2026
Jaga Kesehatan, Perkuat Pembinaan, Warga Binaan Lapas Bangko Jalani Pemeriksaan Kesehatan,

SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Jumat 11 September 2026 ,---
Merangin Jambi ,--

Bangko ,
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bangko terus berkomitmen memenuhi hak pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan di Klinik Rakyat Kabupaten Merangin.

Kegiatan ini didukung oleh tenaga kesehatan berupa dokter dan perawat dari Puskesmas setempat. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan Warga Binaan sekaligus mendeteksi secara dini apabila terdapat keluhan atau gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan mendapatkan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan sesuai kondisi masing-masing. Tenaga medis juga memberikan arahan serta edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat selama menjalani masa pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Syaikoni, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan, Serta Memenuhi Hak hak Warga binaan 

“Warga Binaan memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Melalui sinergi dengan tenaga kesehatan dan Puskesmas, kami berupaya memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terpantau sehingga dapat mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik,” ujarnya.

Ia Juga Menambahkan Bahwa  Lapas Bangko akan terus memperkuat sinergi dengan instansi kesehatan sebagai bentuk komitmen dan Bukti Nyata menghadirkan pelayanan yang humanis, optimal, dan berkelanjutan dan Memenuhi hak hak WBP ,

" Dengan tubuh yang sehat, Warga Binaan diharapkan dapat menjalani proses pembinaan secara maksimal, memperbaiki diri, serta mempersiapkan diri untuk kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat," ungkap nya.

( Kabiro Jambi Yan SBN )
Panjatkan Doa Bersama untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak,

Panjatkan Doa Bersama untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak,

September 11, 2026
Panjatkan Doa Bersama untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak,

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Jumat 11 September 2026 ,--
Merangin Jambi ,--

Bangko ,
Keluarga besar Pemasyarakatan Jambi, khususnya Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bangko, menggelar doa bersama sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar untuk keselamatan lima orang jurnalis dan tiga orang awak kapal yang dilaporkan hilang kontak saat melaksanakan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Kegiatan doa bersama tersebut diikuti oleh jajaran petugas serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Bangko, Dalam suasana penuh keprihatinan, Kalapas dan Pejabat utama bersama-sama memanjatkan doa Kepada Allah SWT agar seluruh jurnalis dan awak kapal yang sedang menjalankan tugas diberikan keselamatan, perlindungan, serta segera ditemukan dalam keadaan selamat Semua.

Doa bersama menjadi wujud solidaritas keluarga besar Pemasyarakatan Jambi terhadap para insan pers yang menjalankan tugas jurnalistik di lapangan. Tugas peliputan merupakan bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, terlebih ketika berada di tengah kondisi dan lokasi yang memiliki risiko keselamatan.

Kalapas Bangko Syaikoni,AMd .IP SH MH menyampaikan bahwa doa bersama ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan moril dari keluarga besar Lapas Bangko.

"Kami bersama seluruh jajaran dan Warga Binaan turut prihatin atas kondisi yang terjadi. Semoga doa yang kita panjatkan menjadi ikhtiar bersama, dan saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan tugas segera ditemukan dalam keadaan selamat serta dapat kembali berkumpul bersama keluarga," ujar Syaikoni.

Melalui doa bersama ini, Kalapas Syaikoni Menyampaikan Bahwa keluarga besar Lapas Bangko berharap proses pencarian dan pertolongan dapat berjalan lancar. Seluruh peserta juga mendoakan agar setiap pihak yang terlibat dalam upaya pencarian diberikan kekuatan, kemudahan, dan perlindungan.

" Semoga petugas dan Kru Dalam Misi upaya Pencarian Agar di berikan kekuatan dan Kesehatan serta di Lindungi oleh Allah SWT " Harap nya

Lebih Lanjut di tengah keterbatasan untuk dapat membantu secara langsung, doa menjadi bentuk ikhtiar dan solidaritas yang dapat dilakukan bersama. Semoga kabar baik segera datang dan seluruh jurnalis serta awak kapal tersebut dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

( Kabiro Jambi Yan SBN )
Hari Ketiga Operasi SAR, Pencarian Rombongan Jurnalis Dikembangkan di Enam Sektor

Hari Ketiga Operasi SAR, Pencarian Rombongan Jurnalis Dikembangkan di Enam Sektor

September 10, 2026
Hari Ketiga Operasi SAR, Pencarian Rombongan Jurnalis Dikembangkan di Enam Sektor

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Kamis 10 September 2026 ,--
PADEHLANG - BANTEN .--

Pandeglang , 
Operasi pencarian terhadap lima jurnalis, dua awak kapal dan satu pemandu yang dilaporkan mengalami kondisi darurat di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, memasuki hari ketiga pada Kamis (10/09).

Operasi SAR gabungan terus dikembangkan dengan melibatkan seluruh unsur terkait, baik Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah maupun potensi SAR lainnya. Dalam pelaksanaan operasi hari ketiga, pencarian dikembangkan menjadi enam sektor dengan mengoptimalkan unsur laut dan udara.

Dalam kesempatannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa perkembangan operasi tersebut merupakan arahan dan penjelasan dari Kabasarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii yang hadir langsung memantau pelaksanaan operasi SAR gabungan bersama Gubernur Banten Andra Soni.

“Bapak Kabasarnas menyampaikan bahwa operasi SAR hari ini dikembangkan menjadi enam sektor. Pada hari pertama pencarian dilaksanakan di tiga sektor, kemudian hari kedua dikembangkan menjadi lima sektor dan pada hari ketiga ini kembali diperluas menjadi enam sektor,” ujar Irjen Pol Hengki.

Selanjutnya, Irjen Pol Hengki menjelaskan dalam operasi hari ketiga tersebut sebanyak 11 kapal dikerahkan untuk mendukung pencarian, yang terdiri dari kapal KRI, kapal Kepolisian, kapal Basarnas serta kapal dari potensi SAR lainnya.

“Menurut penjelasan Bapak Kabasarnas, sebanyak 11 kapal dikerahkan dalam operasi hari ini. Selain itu, lebih dari 300 personel terlibat, baik yang berada di lapangan maupun yang mendukung pelaksanaan operasi dari posko gabungan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolda Banten menyampaikan bahwa pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan operasi kemanusiaan tersebut. 

“Bapak Kabasarnas juga menegaskan bahwa seluruh unsur terus bekerja sama dan mengumpulkan setiap informasi maupun data yang diperoleh dari lapangan. Hal tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah pencarian berikutnya,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan operasi, pencarian dilakukan dengan mengutamakan unsur laut dan udara. Namun demikian, seluruh kegiatan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan faktor keselamatan personel serta kondisi di lapangan.

“Operasi SAR harus tetap mengikuti ketentuan dan batasan keselamatan. Sebagaimana disampaikan Bapak Kabasarnas, pencarian akan terus dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan operasi udara, tim juga telah melakukan pencarian di wilayah perairan. Namun, kondisi jarak pandang yang terbatas menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam pelaksanaan pencarian.

Kapolda Banten mengatakan bahwa pihaknya juga memberikan trauma healing berupa dukungan psikososial kepada keluarga korban.

"Pendampingan ini dilakukan agar keluarga mendapatkan penguatan dan dapat lebih legowo dalam menghadapi kondisi yang terjadi. Saat ini, keluarga korban masih berada pada fase denial, sehingga pendampingan psikologis terus dilakukan selama proses operasi pencarian berlangsung," katanya.

Diakhir, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan imbauan Kabasarnas kepada masyarakat agar mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah maupun kementerian dan lembaga yang berwenang.

“Bapak Kabasarnas mengimbau kepada masyarakat agar mengikuti ketentuan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah maupun kementerian dan lembaga yang berwenang. Ini penting untuk keselamatan masyarakat, khususnya yang melakukan aktivitas di sekitar Gunung Anak Krakatau,” tutup Irjen Pol Hengki. (Bidhumas).

( Zulfan Tarigan )
Kejati Jambi Tetapkan dan Tahan Tersangka baru, Perkara dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Akses jalan menuju Pelabuhan ujung Jabung

Kejati Jambi Tetapkan dan Tahan Tersangka baru, Perkara dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Akses jalan menuju Pelabuhan ujung Jabung

September 10, 2026
Kejati Jambi Tetapkan dan Tahan Tersangka baru, Perkara dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Akses jalan menuju Pelabuhan ujung Jabung 

SIMAK BERITA NEWS COM 

Kamis 10 September 2026


Jambi 
Tim Penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi Jambi Kembali  menetapkan EF, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tahun 2020–2022, sebagai tersangka ke-4 dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Akses Jalan Menuju Pelabuhan Ujung Jabung pada Dinas PUPR Provinsi Jambi tahun 2019–2023. Kamis 10/09/2026

Tersangka EF Langsung  dilakukan penahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Jambi selama 20 hari, terhitung 10 September hingga 29 September 2026.

Kasus dan Modus Operandi yang dilakukan nya adalah 

EF selaku PPK diduga meminta imbalan kepada LK, selaku Reviewer KJPP Agus, Ali, Firdaus dan Rekan, dengan meminta penawaran di bawah anggaran untuk pekerjaan penilaian tanah. Setelah KJPP mendapatkan pekerjaan tersebut, EF menerima uang dari LK secara bertahap sesuai kesepakatan.

Berdasarkan hasil Penilaian KJPP, dilakukan pembayaran ganti kerugian terhadap 551 bidang tanah secara bertahap dengan total Rp55.698.505.995. Pembayaran tersebut diduga dilakukan tanpa dilengkapi dokumen atas hak kepemilikan yang sah.

Dalam prosesnya, ditemukan sejumlah data tanah dalam Daftar Nominatif yang tidak memiliki bukti kepemilikan yang sah. Sebagian tanah yang telah dibayarkan juga hingga kini belum memiliki alas hak atas nama Pemerintah Provinsi Jambi dan belum dapat dicatat sebagai aset daerah.

Perbuatan tersangka EF bersama pihak lainnya AS, DS serta LK diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara berdasarkan hasil perhitungan Auditor Sebesar Rp11.929.466.700,-

Alat Bukti dan Kerugian Negara

Tim Penyidik Pidsus Kejati Jambi telah memperoleh alat bukti Cukup  berupa keterangan saksi, keterangan ahli, surat/dokumen, dan barang bukti Sebagaimana Telah diatur dalam KUHAP.

Dalam Proses penyidikan, kerugian negara yang berkaitan dengan perbuatan tersangka bersama dengan tersangka lainnya, yakni AS dan DS serta LK, disampaikan sebesar Rp11.648.537.700.

Adapun Pasal di Sangka kan adalah 

Primair: Pasal 603 UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo. Pasal 622 Ayat (1) huruf I UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo. Pasal 20 huruf a dan c UU RI Nomor 1 Tahun 2023 jo. Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001.

Subsidiair: Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 3 Ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 2023 jo. UU RI Nomor 1 Tahun 2026 jo. Pasal 20 huruf a dan c UU RI Nomor 1 Tahun 2023 jo. Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001.


Hal ini dibenarkan oleh Kasi Penerangan Hukum Kejati Jambi Noly Wiyaya SH MH Ketika di Konfirmasi Melalui Percakapan WhatsApp Menyampaikan Rilisnya kepada awak Media Simak berita News com Kamis 10 /09/2026

" Ya Benar , Penyidik Pidsus Kejati Jambi Kembali telah menetapkan dan Menahan Tersangka baru Selaku  Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Inisal EF " Ujar nya 

Noly Wiyaya SH MH Menambahkan Kejaksaan Tinggi Jambi menegaskan  bahwa penyidikan masih terus berlangsung secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum guna mengungkap seluruh rangkaian Perbuatan Kejahatan Tindak Pidana Korupsi, serta pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam Peristiwa tersebut. 

" Penyidikan dilakukan  oleh penyidik Pidsus Terus berjalan Secara Propesional dan Transparan " Ungkap 

Noly Wiyaya SH MH secara Tegas Mengatakan Kejati Jambi Terus  Berkomitmen mengawal penegakan hukum dan pemberantasan tindak pidana korupsi, khususnya perkara yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara dan merugikan kepentingan masyarakat.

" Kejati Jambi Berkomitmen dan Mengawal terus Penegakan Hukum dalam Tindak Pidana Korupsi  serta kerugian Negara  "Tutur nya 

Kabiro Yan SBN 
Program MBG Itu Baik, Tapi Dapat Merusak Nama Baik Presiden Dan Menjadi Bom Waktu Politik

Program MBG Itu Baik, Tapi Dapat Merusak Nama Baik Presiden Dan Menjadi Bom Waktu Politik

September 10, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Kamis 10 September 2026 ,--
JAKARTA .--

JAKARTA - Program Makan yg yg Bergizi Gratis atau MBG adalah gagasan besar yang patut diapresiasi. .

Di tengah tantangan gizi anak Indonesia, negara hadir langsung ke sekolah dengan makanan gratis. 

Tujuannya mulia: memastikan setiap anak mendapat asupan bergizi, tumbuh sehat, dan bisa belajar dengan maksimal. 

Program ini adalah bentuk nyata keberpihakan negara kepada rakyat kecil.Namun niat baik itu kini diuji oleh realita di lapangan. 

Dalam beberapa bulan terakhir kita mendengar kabar yang sama berulang kali: siswa-siswi keracunan setelah menyantap MBG. Dari satu daerah ke daerah lain, jumlahnya terus bertambah. 

Ini bukan kasus isolated. Ini sudah menjadi pola yang harus dihentikan segera.Badan Gizi Nasional sebagai penanggung jawab utama program ini harus menjadi pihak paling depan dalam mengambil sikap. BGN tidak bisa hanya mengeluarkan pernyataan menyesal. 

BGN harus turun, audit, dan membenahi sistem dari hulu ke hilir. 

Karena ketika negara memberi makan, maka negara juga wajib menjamin keamanannya.Yang paling mengkhawatirkanadalah, setiap kasus keracunan tidak berhenti pada korban. 

Ia merambat dan langsung menghantam nama baik Presiden. Publik tidak melihat dapur SPPG. Publik melihat istana. 

Publik melihat Presiden Prabowo sebagai pemilik program. 

Satu anak keracunan, seribu orang di media sosial menyalahkan kebijakan.Program MBG memang sensitif. 

Ia menyangkut perut dan kesehatan jutaan anak. Tidak ada ruang untuk trial and error. Tidak ada kata "wajar ada kesalahan kecil". Di sini yang dipertaruhkan adalah nyawa. 

Dan ketika nyawa dipertaruhkan, standar tertinggi harus diterapkan. Tidak boleh kompromi.

Program sebaik apa pun bisa berubah menjadi bumerang politik jika tidak dijaga. MBG yang lahir untuk menaikkan kesejahteraan, jangan sampai berbalik menjadi bencana bagi pemerintahan Presiden Prabowo. 

Sejarah mencatat, program sosial yang gagal dieksekusi bisa melahirkan ketidakpercayaan massal dalam waktu singkat. 

Di titik inilah peran SPPG menjadi krusial. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi adalah dapur, adalah tangan yang menyentuh langsung makanan anak. Kualitas bahan, kebersihan, proses masak, sampai distribusi, semua ada di tangan mereka. 

Jika satu SPPG lalai, maka seluruh rantai dan seluruh nama baik negara ikut tercoreng.Karena itu sudah saatnya penegakan hukum berbicara. 

SPPG yang terbukti menyajikan makanan hingga menyebabkan siswa keracunan harus diperiksa secara menyeluruh. 

Dan jika ditemukan unsur kelalaian atau kesengajaan, maka harus ditindak secara pidana. 

Tidak cukup hanya dicabut izinnya. Harus ada efek jera.Kita harus memahami bahwa masalah ini bukan hanya tentang satu dua anak yang dirawat di rumah sakit. 

Ini tentang kepercayaan orang tua yang menitipkan anaknya ke sekolah dan ke negara. Ketika kepercayaan itu dikhianati oleh makanan yang tidak layak, maka lukanya dalam dan panjang.

Lebih dari itu, ini menyangkut marwah bangsa di mata dunia. Di era Algoritma saat ini, berita siswa keracunan karena program pemerintah menyebar sangat cepat. 

Negara lain akan bertanya: bagaimana Indonesia mengurus anak-anaknya? Citra Indonesia sebagai negara yang mampu mengurus rakyatnya akan dipertanyakan.

Dan yang paling langsung terasa adalah nama baik Presiden. Di mata rakyat, Presiden adalah simbol negara. 

Di mata dunia, Presiden adalah wajah Indonesia. Ketika program unggulan Presiden memakan korban, maka serangan akan langsung tertuju ke beliau. 

Padahal niatnya baik, tapi eksekusinya yang menjatuhkan.Situasi ini menjadi semakin rawan karena kita sudah masuk dalam suasana menjelang tahun politik. Setiap kebijakan pemerintah akan dibedah, disorot, dan dipolitisasi. 

Lawan politik akan mencari celah sekecil apa pun untuk menyerang. 

Dan MBG dengan kasus keracunannya adalah celah paling besar saat ini.Tidak menutup kemungkinan ada pihak yang sengaja memanfaatkan kelalaian SPPG untuk membuat gaduh. 

Ada yang ingin agar program ini gagal. Ada yang ingin agar rakyat marah kepada Presiden. Dalam politik, kegagalan teknis bisa diubah menjadi narasi kegagalan moral kepemimpinan. 

Imbasnya jelas akan kembali ke Presiden Prabowo. Rakyat tidak akan membedakan antara kesalahan dapur di daerah dengan kebijakan di pusat. 

Yang mereka ingat adalah: ini programnya Presiden. 

Jika tidak segera dibenahi dan ditindak tegas, maka sentimen negatif akan terus menggunung. 

Maka sikap negara harus tegas dan tanpa kompromi: Tangkap dan pidanakan seluruh SPPG yang makanannya menyebabkan siswa keracunan. 

Dapur milik siapa pun itu. Besar atau kecil. Punya pejabat atau swasta. 

Jika lalai, proses hukum. Jika sengaja, hukum seberat-beratnya. Ini bukan kejam. 

Ini melindungi jutaan anak lain.Negara tidak boleh ragu. Jangan sampai karena takut menyinggung pengusaha katering atau takut citra program rusak, lalu pembiaran terjadi. 

Pembiaran justru yang akan merusak segalanya. Hukum harus ditegakkan agar publik melihat bahwa negara serius menjaga anak-anaknya.

Program MBG itu baik. Sangat baik. Tapi kebaikan itu hanya akan bermakna jika dijalankan dengan benar. 

Selamatkan MBG dengan memperbaiki sistem dan menindak tegas yang lalai. Dengan begitu kita bukan hanya menyelamatkan anak-anak Indonesia, tetapi juga menyelamatkan nama baik Presiden, pemerintah, dan bangsa di mata dunia.

*) Praktisi Hukum/Akademisi/Ketum PWRI.Oleh, Dr. Suriyanto.Pd.,SH.,MH.,Mkn.(ZULFAN TARIGANZulfan Tarigan )
Pemkot Bekasi Dan DPRD Tandatangani Perubahan KUA-PPAS.

Pemkot Bekasi Dan DPRD Tandatangani Perubahan KUA-PPAS.

September 10, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Kamis 10 September 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI ,--

KOTA- BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi bersama Pemerintah Kota Bekasi resmi menandatangani Perubahan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Tahun Anggaran 2026 dan Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Tahun Anggaran 2027.

Penandatanganan tersebut dilakukan dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang paripurna, Gedung DPRD Kota Bekasi.Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe hadir mendampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. 

Wawali Harris Bobihoe berkesempatan menyampaikan sambutan pada rapat paripurna tersebut. 

Ia menyampaikan, penandatanganan nota kesepakatan bukan sekedar bentuk formalitas, tetapi merupakan komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif dalam memastikan arah pembangunan Kota Bekasi dapat berjalan sejalan dengan kebutuhan masyarakat serta kemampuan keuangan daerah..

Wawali Harris Bobihoe juga mengucapkan terimakasih kepada pimpinan dan anggota DPRD atas semangat kebersamaan, komitmen dan kerja kerasnya dalam melaksanakan seluruh rangkaian pembahasan perubahan KUA dan perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026 dan Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Tahun Anggaran 2027. sebagai amanat perundang-undangan.“Bentuk komitmen dan semangat kemitraan serta sinergitas antara eksekutif dan legislatif dapat terjaga dengan baik. 

Kondisi ini modal utama untuk membangun Kota Bekasi pada masa yang akan datang, sehingga semua harapan masyarakat dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Wawali Harris BobihoeIa juga menyapaikan, kondisi fiskal nasional saat ini juga memberikan dampak terhadap kapasitas pendanaan daerah, termasuk pemerintah Kota Bekasi.   

Kondisi itu, lanjutnya menyapaikan menjadi pertimbangan penting dalam perubahan APBD, namun pemerintah Kota Bekasi terus berupaya dalam mengoptimalkan PAD, memperkuat sinergi  dengan pemerintah provisi maupun pusat. 

Oleh karena itu pemerintah Kota Bekasi perlu menyesuaikan diri dengan dinamika tersebut melalui pengelolaan keuangan daerah yang efisien, transparan, dan akuntabel. 

( GEOFFREY .M )