Ketua Dekranasda Kota Bekasi Tampil di Kriyanusa 2026, Angkat Pesan Kriya Berkelanjutanv.

Ketua Dekranasda Kota Bekasi Tampil di Kriyanusa 2026, Angkat Pesan Kriya Berkelanjutanv.

September 29, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa 29 September 2026 ,--
JAKARTA 

JAKARTA – Ketua Dekranasda Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, turut tampil dalam rangkaian Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Senin kemarin (28/9/2026).

Kriyanusa 2026 merupakan pameran kerajinan Nusantara yang mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”. Kegiatan ini berlangsung pada 26 hingga 30 September 2026 dan menghadirkan ratusan peserta serta booth dari berbagai daerah di Indonesia. (Kementerian Komunikasi dan Digital)

Dalam rangkaian acara tersebut, Wiwiek Hargono mengikuti fashion show yang menampilkan karya busana dari para Ketua Dekranasda kabupaten dan kota se-Indonesia. Berdasarkan rangkaian yang disiapkan panitia, kegiatan fashion tersebut diikuti oleh 92 penampil busana yang membawa kekayaan wastra dan kriya dari berbagai daerah.

Kehadiran para Ketua Dekranasda dalam fashion show menjadi bagian dari upaya memperkenalkan wastra dan produk kriya daerah melalui pendekatan fashion yang lebih modern, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. 

Kriyanusa sendiri turut menghadirkan fashion show, parade wastra, talk show, workshop hingga pengalaman digital sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pameran.

Pada kesempatan tersebut, Wiwiek Hargono tampil mengenakan busana bernuansa biru dengan motif khas yang memberikan sentuhan elegan pada keseluruhan penampilannya. 

Dengan balutan busana tersebut, Wiwiek tampil anggun sekaligus membawa semangat untuk terus memperkenalkan karya kriya dan wastra daerah ke ruang yang lebih luas.

Rangkaian fashion show tersebut juga menjadi salah satu momentum untuk menunjukkan bahwa kekayaan wastra Nusantara dapat terus dikembangkan melalui kreativitas dan inovasi tanpa meninggalkan nilai budaya yang menjadi identitas setiap daerah.Kegiatan Kriyanusa 2026 turut dihadiri Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, bersama jajaran 

Dekranas serta perwakilan Dekranasda dari berbagai daerah di Indonesia.Booth Dekranasda Kota Bekasi Angkat Konsep “Lotus in Kresek Bloom”Selain berpartisipasi dalam fashion show, Dekranasda Kota Bekasi juga menghadirkan booth yang membawa konsep “Lotus in Kresek Bloom”.Konsep tersebut mengangkat pesan mengenai transformasi, harapan, dan keindahan yang dapat lahir dari sesuatu yang selama ini dipandang sebagai limbah.

Terinspirasi dari bunga teratai (lotus) yang mampu tumbuh bersih dan anggun di atas air yang berlumpur, konsep ini mengadopsi filosofi serupa dengan memanfaatkan material yang kerap dianggap sebagai salah satu sumber permasalahan lingkungan, yakni limbah kantong plastik atau kresek.

Melalui kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan, limbah kantong kresek diolah menjadi karya estetis yang memiliki nilai guna dan keindahan. Konsep tersebut sekaligus membawa pesan bahwa sesuatu yang dianggap tidak bernilai dapat ditransformasikan menjadi karya yang memberikan manfaat dan inspirasi.

Melalui tema tersebut, booth Kota Bekasi tidak hanya menampilkan produk kerajinan, tetapi juga membawa pesan mengenai pentingnya kreativitas, keberlanjutan, kepedulian lingkungan, inklusivitas, serta pengembangan potensi para pelaku kriya dan UMKM.Sejumlah produk yang ditampilkan dalam booth 

Dekranasda Kota Bekasi di antaranya tas kulit batik dari Kina and Jade, jilbab dari Kalana Scarve, wastra ecoprint dari desainer Tiaanton, ecoprint dari Edit House, serta aksesori dari Dejireti.Booth tersebut juga menghadirkan Disabilitas Corner yang diisi dengan berbagai karya kerajinan dari teman-teman Talenta Center. 

Selain itu, ditampilkan pula Batik Ciprat dari Sikat Palu, karya teman-teman penyandang disabilitas binaan Kementerian Sosial.Sementara itu, turut ditampilkan wastra batik karya desainer Indira Safa, melengkapi keberagaman produk yang dibawa Dekranasda Kota Bekasi dalam ajang Kriyanusa 2026.

Kehadiran Kota Bekasi dalam Kriyanusa 2026 diharapkan menjadi ruang promosi sekaligus membuka peluang lebih luas bagi para perajin, pelaku UMKM, desainer, serta komunitas kreatif Kota Bekasi untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat dari berbagai daerah.

Melalui semangat “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”, Dekranasda Kota Bekasi terus mendorong agar karya-karya lokal tidak hanya memiliki nilai estetika dan budaya, tetapi juga mampu berkembang, berinovasi, serta memiliki peluang pasar yang semakin luas.
(Nara sumber: Discominfo Standy kota Bekasi)

( RIANA SARI S.B.N )
Editor Geoffrey . M 
Wali Kota Bekasi Dorong Kreasi Menu Bergizi Berbasis Pangan Lokal untuk Dukung Pemenuhan Gizi Masyarakat

Wali Kota Bekasi Dorong Kreasi Menu Bergizi Berbasis Pangan Lokal untuk Dukung Pemenuhan Gizi Masyarakat

September 29, 2026
SIMAK BERITA NEWS .COM,--.

Selasa 29 September 2026 ,--
KOTA  -  BEKASI ,--

Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi mendorong inovasi pangan lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bekasi dalam kegiatan Lomba Cipta Menu Berdaya Lokal dengan tema “Menu Emas Harga Pas untuk Balita Sehat: Kreasi Menu B25A Berbasis Ubi dan Protein Nabati”.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bekasi menekankan pentingnya peningkatan konsumsi protein masyarakat, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak. 

Menurutnya, pemenuhan gizi tidak hanya bergantung pada jumlah makanan yang dikonsumsi, tetapi juga kualitas dan keseimbangan kandungan nutrisinya.“Konsumsi protein harus terus ditingkatkan. 

Kita perlu membangun kesadaran bahwa makanan bergizi tidak harus mahal. Dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah didapat, masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarga,” ujar Wali Kota Bekasi.


Wali Kota juga berpesan pentingnya pengembangan sumber pangan lokal sebagai alternatif bahan pangan utama. 

Salah satu upaya yang pernah didorong Pemerintah Kota Bekasi adalah penguatan penanaman sukun sebagai pilihan sumber karbohidrat lokal yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan berbasis terigu.

Menurutnya, pola hidup sehat tidak hanya ditentukan oleh makanan, tetapi juga harus diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup. Perubahan gaya hidup masyarakat saat ini perlu menjadi perhatian bersama, terutama dengan meningkatnya konsumsi makanan cepat saji dan penggunaan gadget yang berlebihan.“Lifestyle sehat itu bukan hanya soal makanan, tetapi juga bagaimana kita bergerak dan menjaga keseimbangan hidup. Penggunaan karbohidrat yang berlebihan dan kurangnya aktivitas fisik perlu kita perbaiki bersama,” katanya.

Melalui berbagai program pangan dan kesehatan masyarakat, Pemerintah Kota Bekasi ingin membangun kesadaran bahwa makanan segar, bergizi, dan berbasis bahan lokal dapat menjadi pilihan utama dibandingkan konsumsi makanan instan atau junk food.

Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali mengenal dan menikmati makanan tradisional yang kaya nilai gizi. 

Ia mencontohkan berbagai kuliner daerah yang memiliki komposisi pangan seimbang, seperti tahu campur khas Jawa Timur yang mengombinasikan bahan nabati dari tahu dengan tambahan sumber protein lainnya.“Generasi sekarang perlu kembali mengenal makanan tradisional. 

Banyak makanan daerah yang sebenarnya memiliki nilai gizi baik karena menggunakan bahan segar dan berkualitas,” jelasnya.Selain melalui lomba cipta menu, Pemerintah Kota Bekasi memastikan program pemenuhan gizi masyarakat dapat berjalan secara terintegrasi dan tidak berdiri sendiri. 

Implementasi program harus mampu menjangkau kebutuhan kecukupan gizi masyarakat Kota Bekasi secara menyeluruh, mulai dari edukasi, penyediaan pangan, hingga pengawasan.
Dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Wali Kota menegaskan pentingnya pengawasan secara berkelanjutan agar kualitas menu yang diberikan tetap sesuai standar gizi. Lomba kreasi menu MBG juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan motivasi masyarakat dalam menciptakan inovasi makanan sehat berbasis potensi lokal.“Menu-menu kreatif hasil karya masyarakat Kota Bekasi nantinya dapat dikembangkan dan dipublikasikan sebagai inspirasi bersama. 

Kita ingin masyarakat ikut berperan dalam menciptakan menu sehat, bergizi, dan terjangkau,” ungkapnya.

Pada Jumat mendatang, Pemerintah Kota Bekasi juga akan menggelar program Gebrak Pasar (Gerakan Kembali ke Pasar) sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat memilih bahan pangan segar dan mendukung keberadaan pasar rakyat.

( GEOFFREY .M )
Editor: Geoffrey . M

Saat Apel, Wali Kota Apresiasi Para Siswa Peraih Penghargaan Serta Bubuhkan 2 MoU Kerjasama.

Saat Apel, Wali Kota Apresiasi Para Siswa Peraih Penghargaan Serta Bubuhkan 2 MoU Kerjasama.

September 29, 2026
SIMAK BERITA NEWS .COM ,--

Selasa 29 September 2026 ,--
KOTA  -  BEKASI ,--

Pemerintah Kota Bekasi melaksanakan apel pagi Senin 28-9 -2926 kemarin yang dirangkaikan dengan penandatanganan serta pemberian penghargaan. 

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengapresiasi capaian yang telah diraih sekaligus mendorong seluruh pihak untuk terus meningkatkan kinerja.

Dalam amanatnya, disampaikan bahwa capaian yang diperoleh merupakan hasil dari proses dan kerja keras yang telah dilakukan. Salah satu capaian tersebut adalah keberhasilan Kota Bekasi meraih penghargaan dalam lima kategori di tingkat Provinsi Jawa Barat. ..

Capaian tersebut dinilai sebagai sesuatu yang tidak mudah untuk diraih dan menjadi hasil dari kerja keras yang telah dilakukan.Selain capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat, 
..
kegiatan tersebut juga turut memberikan apresiasi kepada pelajar dari SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 10. Pemberian penghargaan menjadi bagian dari apresiasi atas capaian yang telah diraih sekaligus menjadi dorongan untuk terus menghasilkan prestasi.

Wali Kota Bekasi menyampaikan bahwa berbagai hasil yang telah dicapai merupakan bagian dari proses yang masih terus berjalan. Penghargaan yang diterima bukan menjadi akhir dari perjalanan, melainkan menjadi hasil dari kerja keras yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan.“Proses kerja keras dan ini adalah hasilnya. Baru awal perjalanan,” ujar Wali Kota Bekasi.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Bekasi juga menekankan pentingnya memastikan setiap proses kerja menghasilkan sesuatu yang dapat dibuktikan. 

Hal tersebut juga berlaku dalam kegiatan studi banding yang dilakukan, sehingga hasil yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan seremonial.“Studi banding jangan hanya ceremonial, tapi harus ada rasa yang dibuktikan,” tegasnya.

Apel yang dirangkaikan dengan penandatanganan dan pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk terus mendorong proses kerja yang menghasilkan capaian nyata. 

Berbagai penghargaan dan capaian yang diraih menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras yang telah dilakukan sekaligus menjadi dorongan untuk melanjutkan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

( GEOFFREY .M )
Editor: Geoffrey. M

Pimpin Apel Pagi, Tri Adhianto Dorong UMKM dan ASN Kembali Berbelanja di Pasar Lewat Program Gebrak Pasar

Pimpin Apel Pagi, Tri Adhianto Dorong UMKM dan ASN Kembali Berbelanja di Pasar Lewat Program Gebrak Pasar

September 29, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa 29 September 2026 ,--
KOTA  -  BEKASI,--

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mendorong penguatan ekonomi lokal dengan mengajak aparatur dan masyarakat kembali berbelanja di pasar tradisional. Upaya tersebut diwujudkan melalui program Gebrak Pasar (Gerakan Belanja ke Pasar) yang akan mulai dilaksanakan pada Jumat mendatang.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin Apel Pagi jajaran aparatur Pemerintah Kota Bekasi di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (28/9/2026).

Menurutnya, program Gebrak Pasar menjadi salah satu langkah untuk menggerakkan kembali aktivitas ekonomi para pedagang pasar tradisional sekaligus memperkuat ekosistem UMKM di Kota Bekasi.

Ia menginstruksikan jajaran Pemkot Bekasi untuk turut berbelanja berbagai kebutuhan di pasar tradisional setelah kegiatan senam bersama yang akan dilaksanakan di Pasar Baru.

Tri menilai kondisi pasar di Kota Bekasi saat ini semakin baik, baik dari sisi kebersihan, keamanan maupun penataan. 

Selain itu, harga sejumlah kebutuhan di pasar juga dinilai kompetitif sehingga masyarakat memiliki pilihan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membantu menggerakkan perekonomian pedagang.Tri menjelaskan, pelaksanaan Gebrak Pasar akan diselaraskan dengan momentum tanggal muda, ketika masyarakat dan aparatur umumnya mulai memenuhi kebutuhan belanja bulanan.

Melalui program tersebut, ia berharap sebagian kebutuhan belanja pegawai dapat dialihkan dari pusat perbelanjaan ke pasar rakyat sehingga perputaran uang dapat dirasakan secara langsung oleh pedagang dan pelaku UMKM.“Kita inisiasi setiap awal bulan di tanggal muda dengan harapan belanja bulanan pegawai beralih ke pasar. Jika rata-rata belanjanya Rp100.000 dan dihadiri sekitar 1.500 orang, setidaknya ada Rp150 juta perputaran uang yang beredar di pasar pada hari itu,” ujar Tri Adhianto.

Menurutnya, gerakan tersebut bukan semata-mata aktivitas berbelanja, tetapi bagian dari upaya membangun kebiasaan masyarakat untuk menjadikan pasar tradisional sebagai salah satu pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.Dengan semakin banyaknya masyarakat yang berbelanja di pasar, diharapkan aktivitas perdagangan meningkat dan memberikan dampak terhadap pendapatan pedagang serta pelaku UMKM.

Dalam apel tersebut, Tri juga menekankan pentingnya percepatan penanganan persoalan sampah di Kota Bekasi.Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mengambil langkah yang lebih cepat dan solutif, termasuk dalam penanganan sampah di sungai serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah dari rumah.

Tri meminta hasil studi maupun pembelajaran dari daerah lain tidak berhenti pada kegiatan studi banding, tetapi dapat diterapkan dalam bentuk program konkret yang sesuai dengan kondisi Kota Bekasi.

Selain persoalan ekonomi dan lingkungan, Tri turut menyoroti kedisiplinan aparatur, khususnya terkait kehadiran dalam apel pagi.

Ia menginstruksikan BKPSDM Kota Bekasi untuk mengkaji dan menyatukan sistem presensi Beetri dan fingerprint guna memastikan sistem kehadiran berjalan lebih efektif serta meminimalkan potensi manipulasi presensi.Dalam kesempatan tersebut, 

Tri juga menyampaikan rencana penyerahan bantuan kemanusiaan Pemerintah Kota Bekasi sebesar Rp2,1 miliar beserta pakaian layak pakai untuk Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).Apresiasi turut disampaikan atas capaian prestasi DPPKB di tingkat Jawa Barat serta prestasi para siswa SMAN 1 dan SMAN 10 Kota Bekasi.

(Ndoet)


Tertibkan Blok Hunian, Lapas Bangko Gelar Razia dan Penertiban Fasilitas Kamar WBP

Tertibkan Blok Hunian, Lapas Bangko Gelar Razia dan Penertiban Fasilitas Kamar WBP

September 29, 2026
Tertibkan Blok Hunian, Lapas Bangko Gelar Razia dan Penertiban Fasilitas Kamar WBP

SIMAK BERITA NEWS COM 

Selasa 29 September 2026

Merangin Jambi 

.Kasi KPLP Budi ketika pimpin Apel                     Kesiapan Razia blok hunian WBP 

Bangko
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko terus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Pada hari ini, jajaran Lapas Bangko menggelar kegiatan pemeriksaan dan penertiban menyeluruh terhadap bangunan, ruangan, dan fasilitas pada blok dan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Selasa 29 September 2026

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) dan diikuti oleh Kasi Adm Kamtib, Kasubbag TU, Kasi Binadik & Giatja, Kaur Umum beserta jajaran Staf.

         Razia Blok Hunian WBP 

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyisir setiap blok hunian untuk memastikan seluruh fasilitas sesuai dengan fungsi dan peruntukannya. Bangunan atau penambahan fasilitas yang tidak sesuai ketentuan langsung dibongkar dan ditertibkan.

Sementara itu  ruangan atau fasilitas yang digunakan WBP tidak sesuai fungsinya segera dikosongkan dan dikembalikan sebagaimana mestinya.
Termasuk bangunan-bangunan yang bersumber dari anggaran negara (APBN) dipastikan kembali pada fungsi utamanya yaitu untuk pembinaan Warga Binaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Bangko Syaikoni  melalui Ka. KPLP Budi  menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.dan Memastikan Kondisi tetap Kondusif dan Aman.

"Penertiban ini kita lakukan untuk memastikan Lapas tetap dalam kondisi aman, tertib, dan semua fasilitas kembali ke fungsi pembinaan. Tidak ada lagi fasilitas liar di dalam blok. Semua kita kembalikan sesuai aturan," tegasnya.

Kasi KPLP Budi Menerangkan Bahwa Seluruh rangkaian kegiatan pemeriksaan dan penertiban berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya perlawanan dari WBP di blok hunian

" Kegiatan Berjalan Lancar dan Aman serta Kondusif " Tutur nya 

Kabiro Jambi YN SBN
Komwil III APEKSI Rumuskan Solusi Konkret Hadapi Krisis Global

Komwil III APEKSI Rumuskan Solusi Konkret Hadapi Krisis Global

September 29, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa 29 September 2026 ,--
KOTA. -  BOGOR ---

KOTA - BOGOR - Mewakili Wali Kota Bekasi, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri Welcome Dinner KDH dalam rangkaian kegiatan Hari ke-1Mayors Talk: Climate and Urban Resilience Tahun 2026 bersama Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah III bertempat di Plaza Balai Kota Bogor.

Dalam agenda nasional tersebut, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe didampingi Kepala BPKAD Kota Bekasi Yudi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Kiswatiningsih.Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor secara resmi dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan forum strategis Mayor’s Talk Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 yang berlangsung pada 27 hingga 30 September 2026.

Mengusung tema utama “Climate and Resilient Cities”, ajang nasional ini menghimpun para kepala daerah dari Komwil III APEKSI untuk merumuskan solusi konkret dalam menghadapi krisis iklim global serta tantangan pengelolaan lingkungan perkotaan.Ketua Komwil III APEKSI sekaligus Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, menegaskan bahwa koordinasi antar-kepala daerah merupakan agenda penting untuk menyikapi dinamika serta isu-isu strategis mendatang. 

Menurutnya, fondasi utama dari sebuah ‘Kota Tangguh’ berawal dari integritas dan kepemimpinan para kepala daerahnya.
Ditempat yang sama Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyambut baik kegiatan tersebut, karena Pemkot Bekasi sangat fokus dan semangat dalam penanganan lingkungan. 

Terlebih Kota Bekasi juga menjadi salah satu kota yang menjadi bagian dalam Proyek Strategi Nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Disamping itu Pemkot Bekasi juga giat dalam kegiatan pemulihan iklim dengan terus fokus dalam program strategis bernama Program Kampung Iklim atau dikenal dengan ProKlim. Tentunya program strategis ini dirancang untuk menciptakan sinergi antara kebijakan nasional dan pelaksanaan di tingkat lokal, serta memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, pemerintah, sektor swasta, dan lembaga swadaya masyarakat.

Dan untuk menjawab tantangan perubahan iklim, pemerintah daerah terus melakukan dengan pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan berbasis lokal dengan melibatkan masyarakat secara langsung, 

Proklim diharapkan mampu mendorong aksi nyata yang berdampak besar bagi ketahanan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui proklim, Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan dengan perlindungan iklim di tingkat akar rumput. 

Disamping itu, Wawali Harris Bobihoe juga membahas terkait penanganan bencana banjir yang diharapkan bisa dilakukan secara kolaborasi, terintegrasi antar daerah sehingga dapat menjadi solusi bersama. 

Ia juga menyinggung terkait dengan pencemaran air yang terjadi di kota bekasi belakangan ini, tentunya ini harus ada solusi nyata serta penanganan serius serta kepastian hukum yang jelas mengingat Kota Bekasi masih bergantung pada kali Bekasi sebagai sumber air baku.

Lanjutnya mengatakan Kota Bekasi juga terus berupaya dalam pengelolaan sampah di tingkat akar rumput, menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam memilah serta mengelola sampah dari tingkat rumah tangga. 

Ia juga menyampaikan agar pemerintah pusat juga turut membantu dalam penganggaran pengelolaan sampah ditingkat kecamatan.Adapun puncak rangkaian acara Mayor’s Talk yang berlokasi di IPB International Convention Center (IICC) Bogor menghadirkan para pemangku kebijakan tingkat nasional dan praktisi lapangan.Rangkaian kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Menko Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq, serta menghadirkan narasumber utama seperti Kepala BMKG, Menteri Lingkungan Hidup atau yang mewakili, akademisi perguruan tinggi, hingga praktisi pengelolaan sampah seperti Rekosistem.

Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, menjelaskan bahwa Komwil III merupakan komwil terbesar di APEKSI yang menaungi 25 kota. Pemilihan Kota Bogor sebagai lokasi penyelenggaraan didasari atas antusiasme dan inovasi nyata yang telah diterapkan Pemkot Bogor, terutama dalam aspek pengelolaan sampah dan lingkungan. 

( Red )
Editor: Geoffrey .M

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi, Terima Piagam Pelayanan Publik Predikat Prima dari Kapolda Jambi

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi, Terima Piagam Pelayanan Publik Predikat Prima dari Kapolda Jambi

September 29, 2026
Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi, Terima Piagam Pelayanan Publik Predikat Prima dari Kapolda Jambi

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Selasa 29 September 2026 ,--

Merangin  Jambi ,--

Bangko ,
Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K.,M.H. menerima Piagam Pelayanan Publik Predikat Prima yang diserahkan langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K.,M.H.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja jajaran Polres Merangin dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.

Penyerahan piagam tersebut juga menjadi momentum bagi Polres Merangin untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian agar semakin profesional, transparan, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi melalui Kasi Humas AKP Sakirman mengatakan bahwa predikat tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran personel Polres Merangin.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Merangin untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami akan terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar kualitas pelayanan semakin baik,” ucap Kasi Humas, AKP Sakirman

Ia menambahkan, penghargaan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi tanggung jawab bagi jajaran Polres Merangin untuk mempertahankan dan meningkatkan standar pelayanan publik.

Dengan diterimanya Piagam Pelayanan Publik Predikat Prima, Polres Merangin berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian.

( Kabiro Jambi YN SBN )