Polres Merangin Kembali terima 11 Pucuk Senjata Api Rakitan dari Warga SAD

Polres Merangin Kembali terima 11 Pucuk Senjata Api Rakitan dari Warga SAD

Oktober 31, 2026
Polres Merangin Kembali terima 11 Pucuk Senjata Api Rakitan dari Warga SAD

SIMAK BERITA NEWS COM 

Sabtu 31 Oktober 2026

Merangin Jambi

Bangko
Polres Merangin kembali menerima penyerahan sebanyak 11 pucuk senjata api rakitan jenis kecepek dari warga Suku Anak Dalam (SAD), Sabtu (31/10/2026). Penyerahan tersebut berlangsung di Mapolres Merangin dan diterima langsung oleh Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., didampingi Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jambi AKBP Wan Agus Hendrawijaya, S.E.

Penyerahan senjata api rakitan tersebut merupakan bentuk kesadaran dan partisipasi warga SAD dalam mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah Kabupaten Merangin.

Sebanyak 11 pucuk senjata api rakitan itu diserahkan oleh para Temenggung dari tiga wilayah hukum Polsek jajaran Polres Merangin. Denga Rinciannya, dari Polsek Pamenang sebanyak empat pucuk, masing-masing dua pucuk diserahkan melalui Temenggung Carak dan dua pucuk melalui Temenggung Jon.

Sementara itu, dari wilayah hukum Polsek Bangko diserahkan sebanyak dua pucuk senjata api rakitan melalui Temenggung Braham. Adapun dari wilayah hukum Polsek Tabir diserahkan lima pucuk senjata api rakitan melalui Temenggung Roni.

Dengan adanya penyerahan terbaru tersebut, total senjata api rakitan jenis kecepek yang telah diserahkan oleh warga SAD kepada Polres Merangin pasca penangkapan pelaku penyerangan Mapolres Merangin mencapai 22 pucuk.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para Temenggung serta seluruh warga SAD yang telah menunjukkan kesadaran dan kepedulian dengan menyerahkan senjata api rakitan secara sukarela kepada pihak kepolisian.

Menurut Kapolres, penyerahan tersebut merupakan langkah positif dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Kepemilikan dan penggunaan senjata api tanpa izin berpotensi menimbulkan bahaya serta mengancam keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

"Kami mengapresiasi kesadaran dan kerja sama para Temenggung serta warga Suku Anak Dalam yang telah menyerahkan senjata api rakitan kepada Polres Merangin. Ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Merangin," ujar AKBP Kiki Firmansyah Effendi.

Kapolres juga mengimbau kepada seluruh warga SAD maupun masyarakat Kabupaten Merangin lainnya yang masih menyimpan atau memiliki senjata api rakitan maupun senjata api ilegal agar segera menyerahkannya kepada Polres Merangin atau Polsek terdekat. Masyarakat diharapkan tidak menyimpan, membawa, ataupun menggunakan senjata api tanpa izin sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Jangan ragu untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Mari kita bangun kebersamaan, saling menghormati, dan menjaga kedamaian di Kabupaten Merangin. Polisi Bersama Masyarakat," tutup Kapolres Merangin.

Reporter L Mila /  YN
Editor Geofrey M 
Berdarah Indonesia, Walkot asal Kanada Alvin Tedjo Ingin Jajaki Sister City dengan Bekasi? Ini Kata Tri Adhianto.

Berdarah Indonesia, Walkot asal Kanada Alvin Tedjo Ingin Jajaki Sister City dengan Bekasi? Ini Kata Tri Adhianto.

Oktober 30, 2026
SINAK BERITA NEWS .COM ,--

Sabtu 31 Oktober 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI,--

KOTA - BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto merespons kabar ketertarikan Alvin Tedjo, Wali Kota Terpilih Mississauga, Ontario, Kanada, untuk menjajaki kerja sama sister city dengan salah satu kota di Indonesia.Alvin Tedjo menjadi perhatian setelah memenangkan pemilihan Wali Kota Mississauga pada 26 Oktober 2026. 

Politikus berusia 43 tahun tersebut merupakan keturunan Tionghoa-Indonesia. Kedua orang tuanya berasal dari Indonesia dan menetap di Kanada sejak 1970-an.

Dalam wawancara eksklusif dengan Kompas.com pada Kamis (29/10/2026), Alvin mengungkapkan tengah mencari kota di Indonesia yang memiliki karakteristik ekonomi serupa dengan Mississauga. 

Ia menyebut kota tersebut berada di sekitar Jakarta dan memiliki nama berawalan huruf B.Menanggapi hal tersebut, Tri mengatakan Pemerintah Kota Bekasi terbuka apabila ada peluang komunikasi dan penjajakan kerja sama dengan Mississauga."Ya, tentu kita menyambut baik. Kalau memang ada ketertarikan untuk menjalin komunikasi dan menjajaki kerja sama dengan Kota Bekasi, tentu kita terbuka," ujar Tri.
.
Menurut Tri, kerja sama antarkota harus dibangun berdasarkan kesamaan potensi dan kebutuhan masing-masing daerah. Dengan begitu, hubungan yang terjalin dapat menghasilkan program konkret dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menilai sejumlah sektor yang menjadi kekuatan Mississauga, seperti farmasi, ilmu hayati, aerospace, manufaktur maju, penelitian dan teknologi, menarik untuk dipelajari lebih jauh."Kalau kita bicara farmasi, teknologi, manufaktur atau pengembangan industri, tentu menarik untuk kita pelajari. 

Bekasi juga punya aktivitas industri dan ekonomi yang cukup besar. Kita ingin melihat peluang apa yang bisa dikembangkan bersama, termasuk investasi, pertukaran pengetahuan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun pengembangan teknologi," katanya.

Tri menjelaskan, perluasan jejaring kerja sama internasional juga sejalan dengan arah pembangunan Kota Bekasi dalam RPJMD 2025–2029. 

Pemerintah Kota Bekasi telah memasukkan pengembangan kerja sama sister city sebagai salah satu agenda untuk memperluas kolaborasi dan meningkatkan daya saing daerah.

Menurutnya, hubungan antarkota di tingkat internasional dapat membuka ruang pertukaran pengalaman dalam berbagai sektor, mulai dari pengembangan ekonomi, pendidikan, teknologi, pelayanan publik hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia."Kita memang punya rencana untuk menambah jejaring sister city dengan beberapa kota di luar negeri. Jadi, peluang seperti ini tentu menarik," ungkapnya."

Jadi kita lihat saja perkembangannya. yang penting ada komunikasi dulu. Kalau memang cocok dan ada manfaatnya bagi kedua kota, tentu akan kita tindak lanjuti," tutupnya.

( GEOFFREY. MAKSURILLA )
Editor : Geoffrey .M 

H. Darkam Suryadi Kembali Nahkodai Karang Taruna Kota Bekasi, Wali Kota Siapkan Dukungan Pemberdayaan Pemuda

H. Darkam Suryadi Kembali Nahkodai Karang Taruna Kota Bekasi, Wali Kota Siapkan Dukungan Pemberdayaan Pemuda

Oktober 30, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Sabtu 31 Oktober 2025,--
KOTA. -  BEKASI , --

KOTA - BEKASI – H. Darkam Suryadi kembali dipercaya memimpin Karang Taruna Kota Bekasi untuk masa bakti 2026–2031. 

Pelantikan kepengurusan berlangsung pada Jumat malam (30/10/2026) di Plaza Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bekasi, Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Barat Ahmad Taufik, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi, serta jajaran pengurus Karang Taruna dan tamu undangan lainnya.

Pelantikan ini sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna Tingkat Kota Bekasi Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat peran pemuda dalam kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi menyampaikan ucapan selamat kepada H. Darkam Suryadi beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. 

Ia berharap kepengurusan periode 2026–2031 dapat membangun sinergi dengan pemerintah daerah serta meningkatkan solidaritas, kebersamaan, dan semangat gotong royong.

Menurutnya, Karang Taruna memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial dan pemberdayaan masyarakat.“Karang Taruna merupakan pengabdian nyata yang menunjukkan kehadiran pemuda saat masyarakat benar-benar membutuhkan. Karang Taruna juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam akselerasi kesejahteraan sosial dan pembangunan daerah,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen mendukung penguatan kelembagaan Karang Taruna agar mampu menjadi wadah pemberdayaan generasi muda sekaligus kekuatan penggerak pembangunan di lingkungan masyarakat.

Salah satu bentuk dukungan tersebut berkaitan dengan alokasi Dana Lingkar Keren. Wali Kota menyampaikan bahwa pada tahun 2028, anggaran 

Dana Lingkar Keren direncanakan bertambah sebesar Rp150 juta untuk mendukung kebutuhan Karang Taruna sebagai bagian dari kontribusi kepemudaan di wilayah.Lebih lanjut, 

ia menyoroti pentingnya keterlibatan pemuda dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, tantangan bonus demografi, serta perkembangan era digital. Karang Taruna diharapkan mampu mengembangkan berbagai kegiatan produktif, mulai dari bakti sosial, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi lokal, hingga menciptakan ruang inklusif bagi masyarakat.

Momentum pelantikan tahun ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang jatuh pada 28 Oktober 2026. 

Mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, Wali Kota mengajak seluruh pemuda Kota Bekasi untuk menerapkan nilai-nilai tersebut melalui tindakan nyata.

Ia berharap semangat patriotik diwujudkan melalui pengabdian kepada daerah, kegigihan ditunjukkan melalui kemauan untuk terus belajar dan berinovasi, sedangkan empati diwujudkan melalui kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
.
Melalui kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna, pemerintah juga berharap lahir berbagai gagasan dan program kreatif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. 

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang pengembangan kepemimpinan, kreativitas, serta kapasitas generasi muda dalam menjawab tantangan pembangunan.Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah untuk terus memperkuat kemitraan dengan Karang Taruna. 

Ia berharap kepengurusan yang baru dapat memperluas kontribusi organisasi serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial di Kota Bekasi.Dengan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan H. 

Darkam Suryadi, Karang Taruna Kota Bekasi diharapkan semakin aktif menjalankan fungsi sosialnya, memperkuat pemberdayaan pemuda, dan menjadi bagian dari pembangunan Kota Bekasi selama periode 2026–2031.

( Reporter  : JAMALLUDIN S.B.N .)
  Editor : Geoffrey. M .

Patroli Humanis Polres Merangin di Pemukiman Suku Anak Dalam, 3 Pucuk Senjata Diamankan, 2 Diserahkan Sukarela

Patroli Humanis Polres Merangin di Pemukiman Suku Anak Dalam, 3 Pucuk Senjata Diamankan, 2 Diserahkan Sukarela

Oktober 30, 2026
Patroli Humanis Polres Merangin di Pemukiman Suku Anak Dalam, 3 Pucuk Senjata Diamankan, 2 Diserahkan Sukarela

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Sabtu 31 Oktober 2026 ,--
Merangin Jambi ,--


Bangko
Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pascakejadian kerusuhan yang melibatkan warga Suku Anak Dalam (SAD), Polres Merangin bersama personel Kompi III Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jambi melaksanakan patroli soft approach ke dua lokasi permukiman warga SAD, yakni Desa Sungai Ulak dan Desa Mentawak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Jumat (30/10/2026). 

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Patroli gabungan dipimpin Kabag Ops Polres Merangin AKP Edi Bernawan, S.Sos., S.H. diikuti para pejabat utama Polres Merangin, personel Polres Merangin, serta personel Yon B Pelopor Satbrimob Polda Jambi. Dalam arahannya, seluruh personel diminta mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan terukur serta menghindari tindakan arogan selama pelaksanaan patroli.

Sekitar pukul 16.20 WIB, personel gabungan tiba di permukiman SAD Desa Sungai Ulak yang sudah kosong dan kelompok tersebut sudah berpindah. Selanjutnya, pada pukul 16.50 WIB, rombongan melanjutkan patroli ke permukiman SAD Desa Mentawak. Di lokasi tersebut, Kabag Ops Polres Merangin AKP Edi Bernawan menyampaikan himbauan Kamtibmas kepada warga SAD, termasuk Tumenggung Sikar, agar senantiasa menjaga ketertiban, tidak membawa senjata api ke jalan raya maupun permukiman masyarakat, serta segera menyerahkan senjata api rakitan yang masih dimiliki kepada pihak kepolisian.

Dalam kegiatan patroli tersebut, petugas mengamankan tiga pucuk senjata, terdiri dari dua pucuk senjata api rakitan jenis kecepek dan satu pucuk senapan angin jenis PVC. Dua pucuk senjata api rakitan tersebut diserahkan secara langsung oleh warga SAD kepada Kabag Ops Polres Merangin AKP Edi Bernawan.

Seluruh senjata yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolres Merangin untuk penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut. Dengan demikian, jumlah keseluruhan senjata yang telah diamankan Polres Merangin mencapai 12 pucuk, terdiri dari sembilan pucuk hasil penyerahan sukarela warga SAD dan tiga pucuk hasil patroli gabungan.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kepolisian mengedepankan langkah persuasif dan pendekatan kekeluargaan dalam menjaga keamanan di tengah masyarakat. 

"Kami menghimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Suku Anak Dalam di wilayah hukum Polres Merangin, agar tidak memiliki, membawa, menyimpan, maupun menggunakan senjata api rakitan tanpa hak. Apabila masih ada yang memiliki senjata tersebut, segera serahkan secara sukarela kepada pihak kepolisian. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain," tegas Kapolres.

Kapolres juga mengingatkan bahwa kepemilikan, penguasaan, penyimpanan, maupun penggunaan senjata api tanpa hak dapat berujung pada konsekuensi hukum yang serius. Berdasarkan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, khususnya Pasal 1 ayat (1), pelanggaran terkait senjata api, amunisi, atau bahan peledak tanpa hak dapat diancam pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara sementara paling lama 20 tahun, sesuai unsur dan pembuktian perkara. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak menyimpan atau menggunakan senjata api rakitan dengan alasan apa pun di luar ketentuan hukum yang berlaku.

Seluruh rangkaian patroli gabungan berakhir pada pukul 18.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan apel konsolidasi di Mapolres Merangin pada pukul 20.15 WIB untuk pengecekan personel dan evaluasi kegiatan. 

Polres Merangin menegaskan akan terus mengedepankan langkah preventif, dialog, dan pendekatan humanis guna menjaga stabilitas keamanan serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis di Kabupaten Merangin.

( Reporter L .Mila  /, Ka biro YAN Jambi )
    Editor Geofrey M 
Wali Kota Bekasi Teken PKS dengan PT. Triputri Natama, Dorong Optimalisasi Aset dan PAD di BETOS

Wali Kota Bekasi Teken PKS dengan PT. Triputri Natama, Dorong Optimalisasi Aset dan PAD di BETOS

Oktober 30, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--.

Jumat 30 Oktober 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI , -- 

KOTA - BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi resmi menandatangani perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Barang Milik Daerah dengan PT Triputri Natatama untuk pengembangan sebagian tanah, bangunan, dan sarana pendukung di Komplek Karang Kitri, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/10/2026).

Penandatanganan yang berlangsung di Gedung Teknis Bersama tersebut menjadi langkah Pemerintah Kota Bekasi dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah agar lebih produktif dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian serta masyarakat.Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan bahwa kerja sama tersebut bukan sekadar penyelesaian proses administrasi, melainkan bentuk komitmen bersama dalam mengelola aset daerah secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab
.
Menurutnya, aset milik pemerintah daerah harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mendorong aktivitas ekonomi, hingga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.“

Kerja sama pemanfaatan Komplek Karang Kitri ini harus kita tempatkan dalam perspektif yang lebih luas. 
.
Bagaimana aset yang dimiliki pemerintah dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi, memperkuat Pendapatan Asli Daerah, membuka kesempatan kerja, serta menciptakan kawasan yang lebih tertata dan bernilai bagi Kota Bekasi,” ujar Tri Adhianto.

Melalui kerja sama pemanfaatan atas lahan seluas 97.320 meter persegi tersebut, kawasan akan dikembangkan melalui pembangunan 36 unit rumah toko (ruko), hotel bintang tiga, pengembangan kavling big tenant, serta revitalisasi dan pengelolaan bangunan maupun fasilitas kawasan yang telah tersedia.

Tri Adhianto berharap PT Triputri Natatama dapat menjalankan seluruh komitmen investasi sesuai perjanjian, termasuk menjaga kualitas bangunan dan fasilitas, memenuhi kewajiban kontribusi kepada daerah, serta melaksanakan pengelolaan secara transparan dan akuntabel.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan kerja sama tidak hanya diukur dari besarnya nilai investasi, tetapi juga dari kualitas pembangunan dan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat.Di sisi lain, 

Tri Adhianto turut menyoroti pentingnya penyelesaian administrasi dan legalitas aset yang menjadi objek kerja sama. Aset tersebut merupakan bagian dari Barang Milik Daerah yang berasal dari peralihan aset Kabupaten Bekasi kepada Pemerintah Kota Bekasi. 

Namun, proses administrasi pertanahan terkait peralihan Hak Pengelolaan (HPL) hingga saat ini masih berjalan.Untuk itu, 

ia meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) agar terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat penyelesaian proses peralihan HPL sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.“Kita perlu memastikan bahwa optimalisasi pemanfaatan aset berjalan seiring dengan penuntasan administrasi dan kepastian hukumnya. 

Pengelolaan aset yang produktif harus ditopang oleh legalitas yang jelas dan tertib administrasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Tri Adhianto berharap pengembangan kawasan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang aktif. 

Salah satunya melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan dan event di kawasan BETOS yang dapat menarik kunjungan masyarakat, mendorong aktivitas UMKM, serta memperluas peluang usaha.

Pemerintah Kota Bekasi, lanjutnya, siap berkolaborasi dalam menghidupkan kawasan tersebut dengan tetap memperhatikan peran, kewenangan, dan tanggung jawab masing-masing pihak.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk mengawal pelaksanaan perjanjian melalui pengawasan, evaluasi, dan koordinasi secara berkala agar setiap kewajiban dapat terlaksana sesuai kesepakatan.“Setelah penandatanganan ini, yang lebih penting adalah membuktikan bahwa perjanjian tersebut menghasilkan perubahan yang nyata. Ukuran keberhasilan pemerintah bukan hanya pada kemampuan membuat kesepakatan, tetapi pada kemampuannya memastikan bahwa kesepakatan itu menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat,” tutup Tri Adhianto.

( Reporter JAMALLUDIN SBN )
Editor : Geoffrey .M.
Pembangunan Flyover Bulak Kapal Segera Dimulai, Akses Ampera dan Muhammad Yamin Disiapkan sebagai Alternatif .

Pembangunan Flyover Bulak Kapal Segera Dimulai, Akses Ampera dan Muhammad Yamin Disiapkan sebagai Alternatif .

Oktober 30, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Jumat 30 Oktober 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI ,--¹

KOTA - BEKASI – Wali Kota Bekasi menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mempercepat penyelesaian persoalan pembebasan lahan serta mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur strategis saat mendampingi kunjungan lapangan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Kota Bekasi.

Kunjungan tersebut mencakup dua titik strategis, yakni pekerjaan penggantian Jembatan Kemang Pratama serta rencana pembangunan Flyover Bulak Kapal. Kedua proyek tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, dan mengurangi kepadatan lalu lintas di Kota Bekasi.

Dalam peninjauan, Wali Kota Bekasi menjelaskan bahwa proses pembebasan lahan terus berjalan. 

Dari total 76 bidang tanah yang dibutuhkan, sebanyak 40 bidang telah diselesaikan. 

Sementara itu, masih terdapat sekitar 36 bidang yang perlu dituntaskan.“Kalau melihat bidangnya, dari 76 bidang yang dibutuhkan, 40 sudah selesai. 

Sisanya sekitar 36 bidang. Sebagian merupakan milik PJT, Kementerian Sosial, serta terdapat lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum. Ini sedang kita rumuskan agar ada upaya percepatan,” jelas Wali Kota Bekasi.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta dukungan Menko AHY untuk membantu komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, khususnya dalam penyelesaian administrasi dan pemanfaatan lahan. 

Pemerintah Kota Bekasi juga tetap bertanggung jawab terhadap setiap keputusan yang berkaitan dengan penggunaan lahan tersebut.

Wali Kota Bekasi menambahkan, penyelesaian pembebasan lahan ditargetkan pada 2 November 2026. 

Apabila terdapat bidang tanah yang belum dapat diselesaikan melalui mekanisme pembayaran langsung, pemerintah akan menempuh mekanisme konsinyasi atau penitipan uang ganti kerugian di pengadilan agar pelaksanaan pembangunan tidak terhambat.

Terkait tahapan pekerjaan, Wali Kota menyebut proses pembangunan masih berjalan sesuai rencana. 

Kontrak pekerjaan dijadwalkan pada 14 November 2026 sehingga pekerjaan di lapangan diharapkan dapat dimulai pada 15 November 2026.

Ia juga telah menginstruksikan jajaran terkait untuk memastikan bidang tanah yang telah dibayarkan segera dikosongkan. 

Pemilik lahan diberikan waktu sekitar satu minggu setelah pembayaran untuk melakukan pembongkaran secara mandiri. 

Apabila tidak dilaksanakan, pemerintah akan melakukan pembongkaran sesuai ketentuan yang berlaku..

Selain pembebasan lahan, Pemerintah Kota Bekasi juga menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak pekerjaan terhadap aktivitas masyarakat. 

Koordinasi dilakukan bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air/PUPR guna memastikan pengaturan lalu lintas serta kesiapan infrastruktur pendukung.Mengenai rekayasa lalu lintas, 

Wali Kota menjelaskan bahwa jalur alternatif melalui kawasan Ampera dan Jalan Muhammad Yamin dapat dimanfaatkan untuk menjaga kelancaran mobilitas kendaraan. 

Pemerintah Kota Bekasi juga tengah mengomunikasikan kemungkinan pemanfaatan jalan frontage milik perkeretaapian sebagai jalur konektivitas tambahan yang menghubungkan kawasan Rawapanjang, Bulak Kapal, Ampera, hingga Jalan Muhammad Yamin.

Menurutnya, konektivitas tersebut tidak hanya membantu mengurai kepadatan lalu lintas, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat.

Wali Kota Bekasi turut menegaskan pentingnya dukungan masyarakat dalam menyukseskan pembangunan. 

Terlebih, proyek tersebut mendapatkan perhatian pemerintah pusat dengan nilai anggaran pembangunan yang mencapai hampir Rp188 miliar.“Anggarannya cukup besar, hampir Rp188 miliar. 

Kalau harus ditanggung melalui APBD, tentu cukup berat bagi pemerintah daerah. 

Karena itu, perhatian dan dukungan pemerintah pusat ini harus kita tangkap dengan baik. 

Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung agar pembangunan ini bisa segera dirasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait rencana pembangunan Flyover Bulak Kapal, Wali Kota Bekasi menilai pembangunan tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus kendaraan, khususnya di kawasan perlintasan sebidang kereta api yang selama ini menjadi salah satu titik kepadatan lalu lintas.

Ia juga menyampaikan bahwa setelah flyover beroperasi, penutupan perlintasan sebidang perlu menjadi bagian dari penataan lalu lintas guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan mengurangi potensi konflik antara kendaraan dengan perjalanan kereta api.

( GEOFFREY . MAKSURILLA )
Editor : Geoffrey . M.

Kurang dari 24 Jam, Polres Merangin Amankan 8 Terduga Pelaku Penyerangan Mako Polres Merangin dan sita Senjata Api Rakitan

Kurang dari 24 Jam, Polres Merangin Amankan 8 Terduga Pelaku Penyerangan Mako Polres Merangin dan sita Senjata Api Rakitan

Oktober 30, 2026
Kurang dari 24 Jam, Polres Merangin Amankan 8 Terduga Pelaku Penyerangan Mako Polres Merangin dan sita Senjata Api Rakitan

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Jumat 30 Oktober 2026 ,--
Merangin Jambi ,--

.      Kapolres Merangin AKBP Kiki F.E

Bangko ,ll
Gerak cepat jajaran Polres Merangin bersama personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jambi berhasil mengamankan delapan orang terduga pelaku penyerangan dan penembakan di Markas Komando (Mako) Polres Merangin. Penangkapan dilakukan pada Kamis (29/10/2026) di Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, sebagai tindak lanjut atas instruksi Kapolda Jambi untuk mengungkap kasus tersebut dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Penangkapan dipimpin langsung Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., bersama Tim URC Satreskrim Polres Merangin dan personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jambi. Langkah penegakan hukum ini dilakukan setelah insiden penyerangan dan penembakan di Mako Polres Merangin yang menjadi perhatian serius kepolisian. Petugas bergerak menuju lokasi tempat tinggal para terduga pelaku untuk melakukan upaya penangkapan sesuai prosedur hukum.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, personel Unit Opsnal Satreskrim Polres Merangin mulai bergerak dari Mako Polres menuju Desa Sungai Ulak sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah melakukan upaya penindakan, 8 orang terduga pelaku berhasil diamankan sekitar pukul 17.25 WIB. Kedelapan orang tersebut masing-masing berinisial P, D, J, PJ, PL, JE, SC, dan B. Serta mengamankan 5 pucuk Senjata Api Rakitan Laras panjang jenis Kecepek dan PCV. Seluruhnya kemudian dibawa ke Mako Polres Merangin sebelum diberangkatkan ke Polda Jambi untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.

Sekitar pukul 18.02 WIB, kedelapan terduga pelaku diberangkatkan menuju Polda Jambi dengan pengawalan personel Polres Merangin. Rombongan dipimpin Kasat Reskrim Polres Merangin IPTU Dimas Wahyu Dwiputra, S.Tr.K,.S.I.K., M.Si., bersama Tim URC dan personel Opsnal Satreskrim Polres Merangin serta didukung personel Kompi III Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jambi. Perjalanan menggunakan tiga unit kendaraan roda empat dengan pengawalan Satlantas Polres Merangin guna memastikan proses pemindahan berlangsung aman dan tertib.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kasus tersebut secara profesional, tegas, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

“Kami bergerak cepat menindaklanjuti kejadian ini sesuai instruksi Kapolda Jambi. Sebanyak 8 orang telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kami menghimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak terprovokasi, serta mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian,” tegas Kapolres. 

Ia juga menekankan bahwa setiap tindakan kekerasan terhadap petugas maupun fasilitas kepolisian akan ditangani sesuai hukum, tanpa mengesampingkan asas praduga tak bersalah.

Kapolres Merangin juga menghimbau masyarakat, khususnya warga Suku Anak Dalam (SAD) yang masih menyimpan atau menguasai senjata api rakitan, agar segera menyerahkannya kepada Polres Merangin atau kantor kepolisian terdekat. Kepemilikan, penguasaan, membawa, maupun menggunakan senjata api tanpa hak dapat menimbulkan risiko serius bagi keselamatan masyarakat dan berkonsekuensi pidana. Himbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan agar senjata api tidak disalahgunakan serta untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Kepolisian mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif, sekaligus memastikan setiap proses penyerahan maupun penanganan senjata dilakukan sesuai prosedur.

Terkait ancaman pidana, penggunaan atau penguasaan senjata api rakitan tanpa hak dapat dijerat ketentuan perundang-undangan mengenai senjata api dan bahan peledak, dapat dijerat Pasal 306 UU No.1 th 2023 tentang KUHP .

Sementara itu tindakan penyerangan terhadap petugas kepolisian yang sedang menjalankan tugas dapat dipidana

Tindakan penyerangan dan penembakan di Mako Polres Merangin dapat dijerat dengan pasal-pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang sesuai dengan perbuatan dan akibatnya, termasuk ketentuan mengenai kekerasan terhadap pejabat atau petugas yang sedang menjalankan tugas, penganiayaan, perusakan, maupun percobaan pembunuhan apabila unsur-unsurnya terbukti. Penerapan pasal dan ancaman hukuman akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan, alat bukti, serta ketentuan hukum yang berlaku.

Pasca penangkapan, personel Polres Merangin bersama Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jambi tetap bersiaga untuk mengantisipasi perkembangan situasi dan menjaga keamanan di sekitar Mako Polres Merangin. 

Kapolres Merangin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta tidak melakukan tindakan balasan. Kepolisian memastikan proses penanganan perkara terus berjalan dan mengedepankan penegakan hukum yang profesional demi menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di Kabupaten Merangin.

( Reporter L Mila /, Ka biro Jambi YAN )
Editor Geofrey M