Kalapas Bangko Koordinasi dengan Dinas Pendidikan Merangin, Perkuat Program Pendidikan Bagi Warga Binaan

Kalapas Bangko Koordinasi dengan Dinas Pendidikan Merangin, Perkuat Program Pendidikan Bagi Warga Binaan

September 23, 2026
Kalapas Bangko Koordinasi dengan Dinas Pendidikan Merangin, Perkuat Program Pendidikan Bagi Warga Binaan

SIMAK BERITA NEWS COM 

Merangin Jambi 

Rabu 23 September 2026

.                Kalapas IIb Bangko 
               Syaikoni.AMd.IP SH MH 

Bangko
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Bangko, Syaikoni, A.Md.IP., S.H., M.H., melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin dalam rangka memperkuat pelaksanaan program pendidikan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Dalam kegiatan tersebut, Syaikoni didampingi oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Ali Sodikin. Koordinasi dilakukan bersama Misrinadi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin untuk membahas dukungan dan sinergi dalam penyelenggaraan pendidikan bagi WBP di Lapas Kelas IIB Bangko.

Koordinasi ini menjadi bagian dari upaya Lapas Bangko untuk memastikan hak WBP dalam memperoleh layanan pendidikan tetap terpenuhi selama menjalani masa pidana. Program pendidikan diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan sebagai bagian dari proses pembinaan serta persiapan WBP untuk kembali ke tengah masyarakat.

Kalapas Bangko, Syaikoni, menyampaikan bahwa sinergi dengan instansi terkait sangat diperlukan untuk mendukung keberlanjutan program pembinaan, khususnya di bidang pendidikan.

“Pendidikan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan. Melalui koordinasi dan sinergi dengan Dinas Pendidikan, kami berharap program pendidikan bagi WBP dapat terus berjalan dan memberikan manfaat sebagai bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Syaikoni.

Lapas Bangko terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pelaksanaan pembinaan yang berkelanjutan, termasuk dalam bidang pendidikan, keterampilan, dan pembinaan kepribadian bagi WBP.

YN SBN 
Perkara Pengeroyokan di Langling Berakhir Damai, Polres Merangin Terapkan RJ

Perkara Pengeroyokan di Langling Berakhir Damai, Polres Merangin Terapkan RJ

September 23, 2026
Perkara Pengeroyokan di Langling Berakhir Damai, Polres Merangin Terapkan RJ

SIMAK BERITA NEWS COM 

Rabu 23 September 2026

Merangin–Jambi


Bangko
Jambi. Perkara dugaan pengeroyokan yang terjadi di kawasan Simpang Pete, Desa Langling, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, akhirnya diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice (RJ).

Berdasarkan informasi yang didapat media ini bahwa Penyelesaian perkara dilakukan Unit Idik I Satreskrim Polres Merangin pada Selasa (22/9/2026) malam. Perkara tersebut berdasarkan LP Nomor LP/B/178/IX/2026/SPKT/Polres Merangin/Polda Jambi, tertanggal 6 September 2026.

Hal tersebut dibemarkan Kapolres Merangin AKBP. Kiki Firmansyah Melalui Kasat Reskrim Polres Merangin AKP. Eka Putra Y Koto. Bahwa Dalam perkara tersebut dua tersangka, AHR Sinaga dan GRS, sepakat berdamai dengan korban setelah mengakui kesalahan dan menyampaikan permohonan maaf.

” Sebagai bagian dari kesepakatan, tersangka juga telah memberikan bantuan biaya pengobatan dan pemulihan sebesar Rp25 juta kepada pihak korban.” Jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Kasat Reskrim polres Merangin bahwa Korban dan pelapor menerima permohonan maaf tersebut serta sepakat mencabut laporan dan menyelesaikan perkara melalui mekanisme Restorative Justice.

” Dengan tercapainya perdamaian, kedua pihak menyatakan persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.” Tuntasnya.

YN SBN 
SIARAN PERS PEMKOT BEKASI*Sela**RS Siloam Sentosa Hadirkan Layanan SWL dan Laparoskopi, Wali Kota Bekasi: Apresiasi Teknologi Medis Yang Semakin

SIARAN PERS PEMKOT BEKASI*Sela**RS Siloam Sentosa Hadirkan Layanan SWL dan Laparoskopi, Wali Kota Bekasi: Apresiasi Teknologi Medis Yang Semakin

September 22, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa 22 September 2026 ,--
KOTA - BEKASI 


KOTA - BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turut meresmikan Gedung B RS Siloam Sentosa di Bekasi Timur, Selasa (22/9/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari pengembangan fasilitas dan layanan kesehatan di Kota Bekasi, sekaligus pengenalan sejumlah metode penanganan medis dengan teknologi modern.
.
Momentum peresmian ini turut hadir Caroline Rady selaku CEO dan Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Hadi Prabowo, Camat Bekasi Timur Arie Halimatussadiyyah, serta jajaran lurah di wilayah Kecamatan Bekasi Timur.

Salah satu layanan yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah SWL atau Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL). Metode ini merupakan prosedur non-bedah yang menggunakan gelombang kejut dari luar tubuh untuk membantu memecah batu ginjal atau batu saluran kemih.

Selain SWL, RS Siloam Sentosa juga memperkenalkan layanan laparoskopi. Prosedur ini merupakan tindakan bedah minimal invasif dengan sayatan yang lebih kecil untuk membantu pemeriksaan, diagnosis, maupun penanganan gangguan pada organ di dalam rongga perut atau panggul.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan apresiasi atas pengembangan fasilitas kesehatan tersebut. 

Menurutnya, kehadiran layanan dengan teknologi medis yang semakin berkembang dapat menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.“Pemerintah Kota Bekasi tentu menyambut baik pengembangan fasilitas dan layanan kesehatan seperti ini. 

Kehadiran teknologi medis yang semakin maju diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan pelayanan bagi masyarakat,” ujar Tri.

Ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah dan fasilitas kesehatan terus diperkuat, sehingga pelayanan kesehatan di Kota Bekasi dapat berkembang secara berkelanjutan.“Kita ingin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, aman, dan terus mengikuti perkembangan teknologi. 

Karena itu, sinergi dengan rumah sakit dan seluruh tenaga kesehatan menjadi hal yang penting,” katanya.

Sementara itu, Caroline Rady mengatakan pengembangan fasilitas dan layanan di RS Siloam Sentosa merupakan bagian dari komitmen Siloam Hospitals Group untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.“Kami ingin terus menghadirkan layanan kesehatan yang didukung teknologi dan tenaga medis yang kompeten, sehingga masyarakat dapat memperoleh pilihan pelayanan yang semakin lengkap,” ujar Caroline.

Pengembangan fasilitas di RS Siloam Sentosa diharapkan dapat semakin memperkuat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas di Kota Bekasi, khususnya bagi warga di wilayah Bekasi Timur dan sekitarnya. 

Dengan dukungan fasilitas, teknologi medis, serta tenaga kesehatan yang kompeten, kehadiran Gedung B dan layanan seperti SWL serta laparoskopi diharapkan dapat memberikan pilihan penanganan yang lebih beragam sesuai kebutuhan pasien.

(. GEOFFREY. M )
Editor 
Lapas Bangko Gelar Razia Gabungan Bersama TNI-Polri dan Tes Urine Petugas serta Warga Binaan

Lapas Bangko Gelar Razia Gabungan Bersama TNI-Polri dan Tes Urine Petugas serta Warga Binaan

September 22, 2026
Lapas Bangko Gelar Razia Gabungan Bersama TNI-Polri dan Tes Urine Petugas serta Warga Binaan

SIMAK BERITA NEWS COM 

Selasa 22 September 2026

Merangin Jambi 

Bangko 
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko melaksanakan razia gabungan dalam rangka pencegahan dan pemberantasan peredaran handphone serta narkoba, disertai pelaksanaan tes urine terhadap petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (22/9).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Bangko, Syaikoni, A.Md.IP., S.H., M.H., dengan melibatkan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Personel yang terlibat terdiri atas 15 anggota Kodim 0420/Sarko, 37 anggota Polres Merangin, serta 21 anggota Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jambi.

Pelaksanaan razia berlangsung dalam kondisi cuaca hujan. Meskipun demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat petugas dan seluruh personel gabungan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan rencana. Dengan tetap mengedepankan keselamatan dan ketertiban, petugas melaksanakan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kamar dan blok hunian WBP.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam blok hunian, di antaranya besi, korek api, botol kaca, gelas keramik, pisau cutter, serta beberapa barang lainnya. Seluruh barang hasil razia kemudian diamankan untuk didata dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Selain razia, Lapas Bangko juga melaksanakan tes urine terhadap petugas dan WBP sebagai langkah pencegahan serta deteksi dini penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh petugas dan WBP yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif.

Kalapas Bangko, Syaikoni,AMd IP SH MH menyampaikan bahwa kondisi cuaca bukan menjadi penghalang dalam pelaksanaan upaya deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban.

“Meskipun kegiatan dilaksanakan dalam kondisi hujan, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan dengan baik. Ini merupakan bentuk komitmen kami bersama TNI dan Polri untuk menjaga Lapas Bangko tetap aman, tertib, serta bebas dari handphone dan narkoba,” ujar Syaikoni A.Md.IP.SH.MH 
.                 Kasi KPLP Budi 

Lebih lanjut Sinergi antara Lapas Bangko, TNI, dan Polri diharapkan dapat terus diperkuat dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban serta mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di lingkungan Lapas.

YN SBN
Lapas Bangko Gelar Razia Gabungan Bersama TNI-Polri dan Tes Urine Petugas Serta Warga Binaan

Lapas Bangko Gelar Razia Gabungan Bersama TNI-Polri dan Tes Urine Petugas Serta Warga Binaan

September 22, 2026
Lapas Bangko Gelar Razia Gabungan Bersama TNI-Polri dan Tes Urine Petugas Serta Warga Binaan

SIMAK BERITA NEWS COM 

Selasa 22 September 2026

Merangin Jambi 


Bangko 
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko melaksanakan razia gabungan dalam rangka pencegahan dan pemberantasan peredaran handphone serta narkoba, disertai pelaksanaan tes urine terhadap petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (22/9).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Bangko, Syaikoni, A.Md.IP., S.H., M.H., dengan melibatkan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Personel yang terlibat terdiri atas 15 anggota Kodim 0420/Sarko, 37 anggota Polres Merangin, serta 21 anggota Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jambi.

Pelaksanaan razia berlangsung dalam kondisi cuaca hujan. Meskipun demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat petugas dan seluruh personel gabungan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan rencana. Dengan tetap mengedepankan keselamatan dan ketertiban, petugas melaksanakan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kamar dan blok hunian WBP.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam blok hunian, di antaranya besi, korek api, botol kaca, gelas keramik, pisau cutter, serta beberapa barang lainnya. Seluruh barang hasil razia kemudian diamankan untuk didata dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Selain razia, Lapas Bangko juga melaksanakan tes urine terhadap petugas dan WBP sebagai langkah pencegahan serta deteksi dini penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh petugas dan WBP yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif.

Kalapas Bangko, Syaikoni,AMd IP SH MH menyampaikan bahwa kondisi cuaca bukan menjadi penghalang dalam pelaksanaan upaya deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban.

“Meskipun kegiatan dilaksanakan dalam kondisi hujan, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan dengan baik. Ini merupakan bentuk komitmen kami bersama TNI dan Polri untuk menjaga Lapas Bangko tetap aman, tertib, serta bebas dari handphone dan narkoba,” ujar Syaikoni A.Md.IP.SH.MH 

                     Kasi KPLP Budi 

Ia Menambahkan Sinergi antara Lapas Bangko, TNI, dan Polri diharapkan dapat terus diperkuat dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban serta mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di lingkungan Lapas.

" Semoga Sinergi Lapas Bangko dengan  TNI dan Polri agar kedepan Terus Berlanjut Guna menciptakan Keamanan Dan Mencengah barang terlarang masuk di Lingkungan  Lapas IIB Bangko" Pinta nya 

YN SBN 
GEGER!... KPK TANGKAP TANGAN BOS SUMMARECON DAN PEJABAT TOP ATR/BPN!

GEGER!... KPK TANGKAP TANGAN BOS SUMMARECON DAN PEJABAT TOP ATR/BPN!

September 21, 2026

GEGER!... KPK TANGKAP TANGAN BOS SUMMARECON DAN PEJABAT TOP ATR/BPN!

SIMAKBERITANEWS - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggebrak. Senin, 15 September 2026, KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap 8 orang tersangka dalam dugaan suap dan gratifikasi jumbo di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). "Delapan orang ditangkap KPK hari ini, 15 September 2026. Bukan kaleng-kaleng, yang ditahan ada Dirjen ATR/BPN, Kepala Kantor Pertanahan Bogor, Direktur Utama Summarecon, dan 5 orang yang disebut sebagai orang kepercayaan Menteri ATR/BPN."


"Modusnya apa? Dugaan suap Rp1,5 miliar dengan kode 'dua' untuk membuka blokir sertifikat lahan sengketa Summarecon di Bogor. Uang haram itu bahkan diserahkan di sebuah kafe di Jakarta Selatan."

"Dan ini yang bikin kaget, KPK menyita uang tunai total Rp106,3 MILIAR dalam pecahan 5 mata uang asing!"


"KPK bilang, ini bukan cuma soal suap sertifikat, tapi juga ada dugaan jual beli jabatan di ATR/BPN."

"Delapan tersangka kini resmi ditahan di Rutan KPK. Kita kawal terus kasus mafia tanah ini!" (FJR)
EDITOR: ROCHMATILLAH

Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah

Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah

September 21, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Senin 21 September 2026 ,--
TANGERANG - SELATAN ,--

TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Bekasi memperkuat integrasi data pertanahan dan perpajakan melalui pemanfaatan Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA). 

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan ketepatan administrasi, mendukung pengelolaan pajak daerah, serta mendorong pelayanan publik yang lebih tertib.Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antar daerah dan pemanfaatan aplikasi SISGITA yang dihadiri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama sejumlah kepala perangkat daerah di Balai Kota Tangerang Selatan, Senin (21/9/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri sekitar 60 kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.Salah satu fokus kerja sama ini adalah percepatan integrasi Nomor Identifikasi Bidang (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP), serta validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)..

 Integrasi tersebut diharapkan membantu pemerintah daerah mengidentifikasi ketidaksesuaian data bidang tanah dan objek pajak. 

Dengan informasi yang lebih akurat dan saling terhubung, proses administrasi pertanahan dan perpajakan dapat dikelola secara lebih terkoordinasi.Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, pemanfaatan teknologi harus diarahkan pada perbaikan tata kelola pemerintahan dan manfaat nyata bagi masyarakat.“Integrasi data tanah dan pajak ini menjadi langkah penting agar pemerintah daerah memiliki data yang lebih akurat dan saling terhubung.

 Kita ingin administrasi semakin tertib, pelayanan semakin baik, dan pengelolaan daerah semakin terukur,” ujar Tri.Kepala Kantor Pertanahan Kota Bekasi, Tarbarita Simorangkir, menyampaikan bahwa integrasi data membutuhkan koordinasi dan pemutakhiran secara berkelanjutan agar informasi yang digunakan tetap akurat.“Dengan data yang saling terhubung,
.
 kita bisa mengurangi ketidaksesuaian informasi dan membantu pemerintah daerah melakukan penataan administrasi secara lebih akurat. 
.
Kolaborasi ini diharapkan mendukung pelayanan pertanahan dan perpajakan yang lebih tertib bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap integrasi data pertanahan dan perpajakan dapat menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas pelayanan publik, sekaligus mendukung pengelolaan administrasi dan penerimaan daerah yang lebih akuntabel.( Red)