Hari Lansia Sedunia di Bekasi, 1.500 Lansia Ikut Fashion Show hingga Tampil Bermain Angklung .

Hari Lansia Sedunia di Bekasi, 1.500 Lansia Ikut Fashion Show hingga Tampil Bermain Angklung .

Oktober 01, 2026
SIMAK BERITA NEWS.  COM ,--.

Kamis 01 Oktober 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI – Sekitar 1.500 lansia berkumpul di GOR Bang Yan, Kota Bekasi, Kamis (1/10/2026), dalam peringatan Hari Lansia Sedunia dan Hari Kesehatan Mental Nasional.Mengusung tema “Lansia Sehat, Jiwa Raga, Berdaya, Bermartabat Bersama PDI Perjuangan”, 

kegiatan tersebut dihadiri Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan Ribka Tjiptaning, jajaran fraksi dan anggota PDI Perjuangan, serta Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

Beragam kreativitas ditampilkan para lansia dalam kegiatan tersebut, mulai dari fashion show, permainan angklung, hingga tarian Bali. Penampilan itu menjadi ruang bagi para lansia untuk tetap aktif, berkarya, dan tampil percaya diri di tengah masyarakat.

Para peserta juga mendapatkan layanan kesehatan gratis, di antaranya pemeriksaan kesehatan mata serta pemberian kacamata bagi lansia yang membutuhkan. 

Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong para lansia untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, Kota Bekasi dinilai tepat menjadi lokasi peringatan Hari Lansia karena telah memiliki Sekolah Lansia KUN (Kasih Untuk Negeri) yang berjalan sejak 2022. Saat ini, sekitar 3.800 lansia telah terdaftar dalam program tersebut.

Menurut Tri, Sekolah Lansia menjadi ruang bagi para lansia untuk mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan sekaligus beraktivitas dan bersosialisasi.“Sekolah Lansia di Kota Bekasi sudah berjalan sejak 2022. 

Saya sangat mengapresiasi lansia yang tetap ingin terus belajar, beraktivitas, bersosialisasi dan menjaga kesehatan. 

Sehingga masa lanjut usia tetap dapat dijalani dengan kegiatan yang positif,” ujar Tri.

Tri mengatakan, keberadaan Sekolah Lansia merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang mendukung kelompok lanjut usia agar tetap sehat, aktif, dan memiliki ruang untuk berkontribusi di tengah masyarakat.

Hal tersebut mendapat apresiasi dari Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. 

Ia menilai keberadaan Sekolah Lansia di Kota Bekasi dapat menjadi ruang komunikasi, edukasi kesehatan, sekaligus aktivitas sosial bagi masyarakat lanjut usia.“Tadi disampaikan oleh Pak Wali Kota Bekasi, Pak Tri Adhianto, bahwa Kota Bekasi telah memiliki sekolah lansia. 

Program seperti ini akan kami dorong menjadi kebijakan strategis di daerah-daerah yang dipimpin kader PDI Perjuangan. 

Sekolah lansia bisa menjadi ruang komunikasi, edukasi kesehatan, hingga aktivitas sosial bagi para lansia,” ungkap Hasto.Hasto juga mengapresiasi terobosan Pemkot Bekasi yang telah membangun wadah pemberdayaan lansia secara terstruktur. 

Menurutnya, perhatian terhadap lansia perlu ditempatkan sebagai bagian dari gerak kebudayaan agar mereka tetap memiliki ruang interaksi dan tidak merasa sendiri.“Komitmen kepedulian terhadap lansia kami tempatkan sebagai gerak kebudayaan. 

Kader-kader partai akan ditugaskan mengunjungi para lansia dan mendorong kebijakan yang berpihak kepada mereka agar tidak merasa sendiri, mendapatkan pelayanan kesehatan, dan memiliki ruang sosialisasi yang baik,” ujarnya.

Hasto mengatakan, Pemkot Bekasi telah merancang kurikulum dan program Sekolah Lansia sejak 2022. 

Menurutnya, ruang edukasi tersebut dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan interaksi dan aktivitas bagi kelompok lanjut usia.“Kami melihat struktur penduduk usia lanjut di Kota Bekasi cukup besar. 

Kami tidak ingin lansia menjadi beban, tetapi justru menjadi faktor pendorong pembangunan Kota Bekasi melalui pengalaman, pemikiran, dan keteladanan yang mereka miliki,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tri juga memaparkan sejumlah upaya Pemkot Bekasi dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, mulai dari pembangunan polder untuk penanganan banjir, pengembangan PSEL Bantargebang, perluasan akses jaminan kesehatan, penataan kawasan Pasar Baru dan Pondok Gede, hingga pengembangan taman dan ruang terbuka hijau.

Pemberdayaan masyarakat juga dilakukan melalui urban farming, budidaya ayam petelur, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal, beasiswa perguruan tinggi, pengembangan perpustakaan modern, serta penataan kawasan Kalimalang dan Danau Duta.

Tri mengatakan, pembangunan kota perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat, termasuk kelompok lanjut usia.“Kita ingin pembangunan di Kota Bekasi tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga bagaimana masyarakatnya bisa hidup sehat, aktif, produktif dan mendapatkan ruang untuk berinteraksi. 

Lansia juga harus menjadi bagian dari pembangunan dan memiliki kesempatan untuk terus berkarya,” katanya.

Peringatan Hari Lansia Sedunia dan Hari Kesehatan Mental Nasional tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian terhadap kesehatan fisik dan mental lansia, sekaligus membuka lebih banyak ruang agar mereka tetap aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

Pemerintah Kota Bekasi berharap keberadaan Sekolah Lansia dan berbagai kegiatan pemberdayaan lainnya dapat terus berkembang, sehingga para lansia memiliki lingkungan yang mendukung untuk tetap sehat, aktif, dan berdaya 

( GEOFFREY . M )
Editor: Geoffrey.M 
Warga Binaan Lapas Sarolangun Saksikan Film Mantagi : Air dan Manusia, Hadirkan Pesan Budaya dan Moral

Warga Binaan Lapas Sarolangun Saksikan Film Mantagi : Air dan Manusia, Hadirkan Pesan Budaya dan Moral

Oktober 01, 2026
Warga Binaan Lapas Sarolangun Saksikan Film Mantagi : Air dan Manusia, Hadirkan Pesan Budaya dan Moral

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Kamis 01 Oktober 2026 ,--
JAMBI ,--

Sarolangun ,
Suasana berbeda terlihat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun. Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengikuti kegiatan nonton bareng film Mantagi: Air dan Manusia, sebuah film yang mengangkat tema kebudayaan, lingkungan, serta pentingnya air bagi kehidupan manusia.

Kegiatan nonton bareng ini menjadi ruang bagi warga binaan untuk mendapatkan hiburan sekaligus pembelajaran melalui karya film yang sarat dengan pesan moral. Film Mantagi: Air dan Manusia menyajikan cerita dari berbagai latar budaya dan kehidupan masyarakat, dengan air sebagai bagian penting yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia.

Film tersebut disutradarai oleh Taufik Hidayat Rusti. Kehadirannya di Lapas Kelas IIB Sarolangun menjadi pengalaman tersendiri karena karya film Mantagi untuk pertama kalinya diputar dan disaksikan secara langsung oleh warga binaan di dalam lingkungan pemasyarakatan.

Selain Mantagi: Air dan Manusia, warga binaan juga menyaksikan film berjudul Catatan Daun, yang disutradarai oleh Mas Bayu Kumara, selaku Kasi Binapigiatja Lapas Kelas IIB Sarolangun.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan kegiatan positif bagi warga binaan melalui seni dan budaya. Film menjadi media untuk menyampaikan pesan tentang kehidupan, kepedulian terhadap lingkungan, hubungan manusia dengan alam, serta nilai-nilai sosial yang dapat direnungkan bersama.

Kalapas: Film Menjadi Media Pembelajaran dan Refleksi

Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun menyampaikan bahwa kegiatan nonton bareng film merupakan salah satu bentuk kegiatan positif yang dapat memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi warga binaan.

«“Kami menyambut baik kegiatan pemutaran film ini di Lapas Sarolangun. Film bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga dapat menjadi media pembelajaran dan refleksi bagi warga binaan. Melalui cerita yang disampaikan, mereka dapat melihat berbagai persoalan kehidupan, kebudayaan, lingkungan, serta pentingnya menjaga air sebagai sumber kehidupan,” ujar Kalapas.»

Menurutnya, kegiatan seperti ini sejalan dengan semangat pembinaan di Lapas, yaitu memberikan ruang bagi warga binaan untuk mendapatkan pengalaman positif selama menjalani masa pidana.

«“Kami berharap kegiatan ini dapat membuka ruang kreativitas, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan budaya, serta memberikan inspirasi kepada warga binaan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk belajar, berubah, dan menghasilkan sesuatu yang positif,” tambahnya.»

Kesan Warga Binaan: Film Memberikan Pesan yang Dekat dengan Kehidupan

Salah seorang warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku mendapatkan pengalaman dan pesan baru setelah menyaksikan Mantagi: Air dan Manusia.

«“Film ini bukan hanya bercerita tentang air, tetapi juga tentang kehidupan manusia dan bagaimana kita harus menghargai alam. Banyak pesan yang bisa kami ambil. Setelah menonton, kami jadi berpikir bahwa sesuatu yang selama ini dianggap biasa, seperti air, ternyata memiliki arti yang sangat besar bagi kehidupan,” ungkapnya

Warga binaan lainnya juga mengapresiasi kesempatan menyaksikan karya film secara langsung di dalam Lapas.

«“Kami senang bisa mengikuti kegiatan seperti ini. Selain menghibur, filmnya memberikan pelajaran. Apalagi ceritanya berkaitan dengan budaya dan kehidupan masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus ada di Lapas,” tuturnya.»

Sutradara Mantagi: Sebuah Pengalaman yang Berkesan

Sutradara Mantagi: Air dan Manusia, Taufik Hidayat Rusti, mengungkapkan kesan mendalam saat karya yang dibuatnya dapat diputar di Lapas Kelas IIB Sarolangun dan disaksikan langsung oleh warga binaan.

«“Ini menjadi pengalaman pertama bagi saya memutar film Mantagi di dalam Lapas. Ada perasaan yang berbeda ketika melihat film yang kami buat bisa bertemu dengan penonton dari ruang yang berbeda, termasuk warga binaan. Saya melihat mereka menikmati film, menyimak ceritanya, dan mudah-mudahan pesan yang kami sampaikan dapat sampai kepada mereka,” ujar Taufik.»

Ia berharap pemutaran film tersebut tidak berhenti sebagai tontonan, tetapi dapat menjadi ruang pertemuan antara karya seni, manusia, dan nilai-nilai kehidupan.

«“Bagi saya, film bukan hanya tentang layar dan cerita. Film adalah ruang untuk bertemu, berdialog dan saling memahami. Ketika Mantagi diputar di Lapas Sarolangun, saya merasa film ini menemukan ruang pertemuan baru dengan penontonnya,” katanya.»

Berteman, Bertemu Mantagi di Lapas Sarolangun .

Kegiatan pemutaran film Mantagi: Air dan Manusia di Lapas Kelas IIB Sarolangun membawa sebuah pesan sederhana namun kuat melalui tagline:

“Berteman, Bertemu Mantagi di Lapas Sarolangun.”

Tagline tersebut menggambarkan semangat bahwa film dapat menjadi jembatan pertemuan antara manusia, budaya, lingkungan, dan berbagai latar kehidupan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Sarolangun menunjukkan bahwa pembinaan warga binaan tidak hanya dilakukan melalui program keterampilan dan pembinaan kepribadian, tetapi juga dapat dilakukan melalui seni, film, budaya, dan ruang refleksi.

Film menjadi jendela untuk melihat kehidupan dari sudut pandang yang berbeda. Dan di balik tembok Lapas Sarolangun, Mantagi: Air dan Manusia hadir membawa cerita tentang air, budaya, kehidupan, serta pesan bahwa setiap manusia selalu memiliki ruang untuk belajar dan menemukan makna baru.

( Kabiro Jambi YN SBN )
Editor. : Geoffrey . M 
Di Balik Tembok Lapas, Semangat Pancasila Tetap Menyala, Petugas Lapas Bangko Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026

Di Balik Tembok Lapas, Semangat Pancasila Tetap Menyala, Petugas Lapas Bangko Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026

September 30, 2026
Di Balik Tembok Lapas, Semangat Pancasila Tetap Menyala, Petugas Lapas Bangko Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Kamis 01 Oktober 2026 ,--

Merangin Jambi ,--


  Kalapas Bangko Syaikoni,Amd IP SH MH 

Bangko ,
Suasana khidmat menyelimuti halaman Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bangko, Kamis (1/10/2026) pagi. Seluruh petugas Lapas Bangko berbaris rapi dalam seragam lengkap untuk mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026.

Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Bangko, Syaikoni, Amd IP SH MH yang bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh petugas Lapas Bangko, mulai dari jajaran pejabat struktural hingga petugas pengamanan dan staf, tanpa terkecuali.

Sejak awal, jalannya upacara berlangsung tertib dan penuh kedisiplinan. Barisan peserta tampak tegap dan kompak mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, hingga penghormatan kepada inspektur upacara. Kekompakan itu mencerminkan semangat kebersamaan dan kedisiplinan yang menjadi nilai utama insan pemasyarakatan.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh setiap 1 Oktober menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa atas teguhnya Pancasila sebagai dasar negara yang mampu bertahan menghadapi berbagai ancaman terhadap persatuan dan kedaulatan bangsa, termasuk peristiwa G30S/PKI pada 1965.

Usai pelaksanaan upacara, Syaikoni menegaskan bahwa momentum ini tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan semata Saja tetapi akan kita ambil dari makna nilai nilai tersebut.

"Melalui upacara ini, kami mengajak seluruh petugas untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas sebagai insan pemasyarakatan," ujar Syaikoni.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam sikap dan perilaku petugas, baik dalam pengamanan maupun pembinaan warga binaan pemasyarakatan. Integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang humanis disebut sebagai bentuk nyata pengamalan Pancasila di lingkungan lapas.

Syaikoni berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan semangat persatuan di antara seluruh jajaran, memperkuat integritas, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan kepada warga binaan.

" Dengan terlaksananya upacara ini, Lapas Bangko berkomitmen untuk terus meneguhkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pelaksanaan tugas demi mewujudkan pemasyarakatan yang bersih, profesional, dan berintegritas," Ungkap 

( Kabiro Jambi YN SBN )
Editor : Geoffrey. M
Semarak HUT DWP ke-27, Lomba Menyanyi Solo Antar Dinas/Instansi Meriahkan Kota Bekasi.

Semarak HUT DWP ke-27, Lomba Menyanyi Solo Antar Dinas/Instansi Meriahkan Kota Bekasi.

September 30, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Kamis 01 Oktober 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-27 Tahun 2026 terasa semakin meriah melalui Lomba Menyanyi Solo Antar Dinas/Instansi Tingkat Kota Bekasi. 

Kegiatan tersebut mempertemukan perwakilan dari berbagai dinas dan instansi di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi dalam suasana penuh semangat, kreativitas, dan kebersamaan.Para peserta tampil membawakan lagu pilihan masing-masing dengan penuh percaya diri. 

Tidak hanya menampilkan kemampuan olah vokal, setiap penampilan juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan ekspresi, kreativitas, serta semangat kebersamaan dalam memeriahkan HUT DWP ke-27.Ketua DWP Kota Bekasi, 

Fitrotun Junaedi, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.“Lomba ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita dapat membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan memberikan ruang bagi anggota DWP serta perwakilan dari berbagai instansi untuk menyalurkan bakat dan kreativitasnya. 

Saya sangat mengapresiasi semangat seluruh peserta yang telah tampil dengan penuh percaya diri,” ujar Fitrotun Junaedi.

Menurutnya, kegiatan dalam rangka HUT DWP diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.“Semoga semangat yang muncul dalam kegiatan ini dapat terus terjaga dan menjadi energi positif bagi kita semua. DWP akan terus mendukung berbagai kegiatan yang mampu mempererat persatuan, meningkatkan kreativitas, serta memberikan manfaat bagi keluarga besar Pemerintah Kota Bekasi dan masyarakat,” tambahnya.

Setelah melalui seluruh rangkaian perlombaan dan penilaian, berikut daftar pemenang Lomba Menyanyi Solo Antar Dinas/Instansi Tingkat Kota Bekasi:
🏆 Juara 1: RSUD CAM — No. Urut 3

🥈 Juara 2: Perumda Tirta Bhagasasi — No. Urut 7🥉 Juara

 3: SETDA — No. Urut 

4✨ Juara Harapan 1: DINKES — No. Urut 

6✨ Juara Harapan 2: Kesbangpol — 
No. Urut 2
✨ Juara Harapan 3: DPMPTSP — No. Urut 8Kemeriahan lomba tidak hanya terlihat dari antusiasme para peserta, tetapi juga dari dukungan dan semangat yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Setiap penampilan menjadi bagian dari suasana perayaan HUT DWP ke-27 yang mengedepankan kebersamaan dan silaturahmi.

Selamat kepada seluruh pemenang atas prestasi yang diraih. 
Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan memberikan penampilan terbaiknya.

Melalui rangkaian kegiatan HUT DWP ke-27 Tahun 2026, diharapkan semangat kebersamaan, kreativitas, dan pengabdian semakin kuat, sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun keluarga besar Pemerintah Kota Bekasi yang harmonis dan solid.

( Reporter : RIANA SARI SBN )
Editor :; Geoffrey .M


1 Oktober ,Polres Merangin Dapat  Spanduk Dukungan Masyarakat

1 Oktober ,Polres Merangin Dapat Spanduk Dukungan Masyarakat

September 30, 2026
1 Oktober ,Polres Merangin Dapat  Spanduk Dukungan Masyarakat 

SIMAK BERITA NEWS COM  ,--

Kamis 01 Oktober 2026 ,--

Merangin - Jambi ,--

Bangko ,
Ada hal yang menarik tepat di tanggal 1 Oktober 2026, halaman depan polres Merangin,Dapat kado indah berupa sepanduk dan papan bunga,bentuk dukungan dari berbagai elemen masyarakat yang merasa memiliki polres Merangin.

Spanduk dengan kalimat kalimat  dan ucapan penyemangat, Di pasang di pagar polres dan di depan taman kota di seberang kantor polres Merangin, meskipun hanya sepanduk yang di pasang, ini membuktikan bahwa apa yang sudah di lakukan jajaran polres Merangin,di rasakan langsung oleh masyarakat Merangin.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah,Saat di konfirmasi terkait dengan sepanduk yang terpasang di halaman kantornya, mengatakan bahwa dirinya benar benar tidak mengetahui,siapa yang memasang spanduk di pagar dan halaman Polres Merangin.

" Saya malah tidak mengetahui,dari mana dan masyarakat mana yang memasang sepanduk di sini,kalimat kalimat sederhana tapi menyentuh semangat kami, terima kasih atas dukungan yang di berikan oleh elemen masyarakat Merangin,ini menjadi penyemangat kerja kami" ungkap Kapolres Merangin,(1/10).

Bahkan di katakan Kapolres Merangin, bahwa dinamika di tengah masyarakat atas kerja polisi, merupakan hal yang wajar,dan polres Merangin juga tidak anti kritik dari masyarakat,bahkan kritikan yang masuk jadi bahan evaluasi kerja jajaran polres Merangin.

" Kami sangat menyadari bahwa tugas polisi harus selalu siap di semua situasi,dan memiliki jiwa yang melindungi, mengayomi dan melayani semua masyarakat Merangin,dan yang jelas kami tidak anti kritik,masukan dari masyarakat akan kami jadikan evaluasi pada kinerja di jajaran polres Merangin" ujarnya lagi.

Sementara itu, dengan dukungan dari masyarakat melalui spanduk yang terpasang,menjadi motivasi personil polres Merangin.

" Tentu saya ucapkan terimakasih,atas apresiasi masyarakat Merangin,kami sangat menyadari bahwa kerja kami belumlah sempurna dalam melayani masyarakat Merangin,kami akan terus berbenah demi keamanan dan ketertiban masyarakat Merangin " ucapnya singkat.

Di pagar polres Merangin,terlihat ada dua sepanduk yang di kirim dari forum masyarakat anti hoax,aliansi masyarakat peduli Merangin, masyarakat pecinta polisi,dan papan bunga dari forum masyarakat cinta damai.

( Kabiro Jambi YN SBN )
Editor : Geoffrey . M

SEMARAK KELUARGA TANGGUH 2026 MERIAHKAN PUNCAK HKG PKK KE-54 DAN HARUVKELUARGA NASIONAL TINGKAT KOTA BEKASI

SEMARAK KELUARGA TANGGUH 2026 MERIAHKAN PUNCAK HKG PKK KE-54 DAN HARUVKELUARGA NASIONAL TINGKAT KOTA BEKASI

September 30, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Rabu 30 September 2026:,--
KOTA  -  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI — Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat Kota Bekasi berlangsung meriah melalui kegiatan “Semarak Keluarga Tangguh Tahun 2026” yang digelar di Grand Galaxy Function Hall, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh TP PKK Kota Bekasi berkolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto, Wakil Ketua TP PKK Kota Bekasi, serta para kader PKK dari seluruh kecamatan di Kota Bekasi.Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat, Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi, Ketua TP PKK Kota Bogor, Ketua TP PKK Kota Cirebon, Ketua TP PKK Kota Sukabumi, serta perwakilan Ketua TP PKK Kota Depok.Mengusung semangat “Semarak Keluarga Tangguh, PKK Bergerak, Indonesia Maju”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran keluarga sekaligus mengapresiasi pengabdian para kader PKK dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan keluarga di tengah masyarakat.

Semarak kegiatan semakin terasa dengan penampilan yel-yel dari para kader PKK yang mewakili masing-masing kecamatan. Kreativitas, kekompakan, dan semangat para kader menghadirkan suasana meriah sekaligus menggambarkan kebersamaan gerakan PKK di seluruh wilayah Kota Bekasi.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan berbagai unjuk bakat dari para kader dan unsur terkait, teatrikal dari Duta Genre, serta peluncuran lagu PUSPAGA Kota Bekasi. Berbagai penampilan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi dan kampanye mengenai ketahanan keluarga, pengasuhan, perlindungan anak, serta pentingnya menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung tumbuh kembang anak.

Dalam kesempatan tersebut, TP PKK Kota Bekasi turut menghadirkan inovasi pembelajaran Al-Qur’an melalui Al-Qur’an Digital dengan metode Yatsir.

Inovasi ini dihadirkan sebagai sarana pembelajaran bagi para kader PKK untuk mempelajari Al-Qur’an, termasuk menghafal serta memahami dan memaknai kandungannya.

Melalui pemanfaatan teknologi digital, pembelajaran Al-Qur’an dengan metode Yatsir diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi kader dan masyarakat dalam memperdalam pemahaman keagamaan secara lebih praktis dan terarah.

Tidak hanya menghadirkan inovasi dalam pembelajaran keagamaan, rangkaian Semarak Keluarga Tangguh 2026 juga menjadi momentum peluncuran Komik dan Novel “Ratu Kali Bagasasi” karya Ketua TP PKK Kota Bekasi sekaligus Bunda Literasi Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto.Karya tersebut mengangkat sejarah, cerita, dan budaya Kota Bekasi yang dikemas dalam bentuk komik dan novel agar lebih dekat dengan generasi saat ini. 

Melalui kedua karya tersebut, cerita mengenai Kota Bekasi dihadirkan dengan pendekatan yang lebih menarik untuk dikenal, dibaca, sekaligus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Versi komik menyajikan cerita melalui pendekatan visual yang lebih komunikatif, sedangkan versi novel memberikan ruang yang lebih luas untuk mengembangkan cerita, latar, serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.Karya “Ratu Kali Bagasasi” nantinya diharapkan dapat hadir di berbagai Perpustakaan Mini dan Taman Baca yang tersebar di Kota Bekasi, sehingga dapat lebih mudah diakses masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda. 

Ke depan, karya tersebut juga diharapkan dapat menjangkau masyarakat lebih luas melalui jaringan toko buku seperti Gramedia.Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto menyampaikan bahwa momentum Hari Keluarga Nasional menjadi pengingat bahwa berbagai gerakan pembangunan keluarga pada dasarnya berawal dari lingkungan keluarga itu sendiri.“Tema kita hari ini adalah Semarak Keluarga Tangguh, PKK Bergerak, Indonesia Maju.

Hari Keluarga Nasional mengingatkan kita bahwa semua gerakan itu berawal dari rumah. Mari kita mulai dari keluarga kita masing-masing, dari rumah yang penuh kasih sayang, lingkungan yang sehat dan aman bagi anak-anak, serta nilai gotong royong yang kita tanamkan kepada generasi penerus,” ujar Wiwiek.

Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, menciptakan lingkungan yang sehat, serta menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi penerus. Karena itu, penguatan keluarga perlu dilakukan secara bersama-sama melalui kolaborasi pemerintah, PKK, masyarakat, dan berbagai unsur terkait.Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK Kota Bekasi yang selama ini telah menjalankan berbagai program dan mendampingi masyarakat di tingkat keluarga.

Ia menilai keberadaan kader PKK sangat dekat dengan kehidupan masyarakat karena gerakan PKK bersentuhan langsung dengan unit terkecil pembangunan, yakni keluarga. 

Berbagai upaya yang dilakukan kader tidak selalu terlihat secara langsung, tetapi hasilnya dapat dirasakan dan memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat.Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat semangat pengabdian dalam menjalankan gerakan PKK.“PKK hadir dekat dengan keluarga dan turut bergerak langsung di tengah masyarakat. 

Banyak pekerjaan kader yang mungkin tidak selalu terlihat, tetapi hasilnya memberikan dampak dan manfaat nyata. 

Mari kita terus menjaga kebersamaan dan memperkuat semangat pengabdian untuk keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa pembangunan Kota Bekasi tidak hanya berbicara mengenai pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik, tetapi juga mengenai pembangunan manusia yang dimulai dari keluarga.

Menurutnya, keluarga menjadi lingkungan pertama dalam membentuk karakter, menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, serta membangun generasi yang berkualitas. 

Karena itu, penguatan ketahanan keluarga perlu menjadi perhatian bersama.Wali Kota juga mengapresiasi peran TP PKK dan seluruh kader yang terus bergerak di tengah masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan keluarga.

Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kota Bekasi, TP PKK, DPPKB, kader, serta masyarakat dapat terus diperkuat untuk menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi keluarga.

Selain rangkaian peluncuran dan pertunjukan, kegiatan juga dirangkaikan dengan Tasyakuran Puncak Hari Keluarga Nasional tingkat Kota Bekasi. Suasana kebersamaan turut diwujudkan melalui perayaan ulang tahun bagi para kader PKK yang lahir pada bulan September.

Momentum tersebut menjadi bentuk kebersamaan sekaligus apresiasi terhadap para kader yang selama ini menjadi bagian penting dalam menggerakkan program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga di tengah masyarakat.

Kegiatan juga diisi dengan pemasangan dan pemberian tanda mata prestasi kepada para kader dari berbagai wilayah yang telah menunjukkan prestasi maupun mendedikasikan waktu dan pengabdiannya dalam gerakan PKK. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi para kader dalam menjalankan berbagai program yang memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat Kota Bekasi.

Suasana semakin semarak dengan persembahan angklung dan paduan suara yang membawakan lagu Gerak PKK, serta penampilan spesial penyanyi Nia Daniaty yang mendapat sambutan meriah dari para peserta.Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang berbagai lomba kader PKK tingkat Kota Bekasi. 

Adapun kategori lomba yang diumumkan meliputi Lomba Kreatif, Inovatif dan Kolaborasi (Kreasi PKK), Lomba Penampilan Yel-Yel Terbaik, Lomba Pengelolaan Media Sosial PKK Tingkat Kota Bekasi, Lomba Video “Ayah Hadir”, Lomba Cipta Menu, serta Lomba Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Kota Bekasi.

Berbagai perlombaan tersebut menjadi ruang bagi para kader untuk menunjukkan kreativitas, inovasi, kekompakan, serta kemampuan dalam mengembangkan program PKK yang sesuai dengan kebutuhan keluarga dan masyarakat.

Melalui peringatan HKG PKK ke-54 dan Hari Keluarga Nasional tingkat Kota Bekasi ini, TP PKK Kota Bekasi bersama DPPKB Kota Bekasi terus mendorong penguatan keluarga sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang sehat, berdaya, harmonis, dan tangguh.“Semarak Keluarga Tangguh Tahun 2026” sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, kader PKK, dan masyarakat dalam mewujudkan keluarga berkualitas serta mendukung pembangunan Kota Bekasi.

(:RIANA SARI S.B.N )
Editor : Geoffrey. M
Hari Keluarga Nasional Ke-54, Wali Kota Bekasi: Bersama PKK Ciptakan Keluarga Tangguh

Hari Keluarga Nasional Ke-54, Wali Kota Bekasi: Bersama PKK Ciptakan Keluarga Tangguh

September 30, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Rabu 30 September 2026 ,--
KOTA -  BEKASI,--

KOTA - BEKASI – Tim Penggerak PKK Kota Bekasi bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi menggelar 

Semarak Keluarga Tangguh dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-54, Rabu (30/9/2026). 

Acara berlangsung meriah di Grand Galaxy Convention Hall dan diikuti antusias oleh kader serta anggota PKK dari berbagai wilayah di Kota Bekasi.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum memperkuat peran keluarga, tetapi juga diisi dengan sejumlah peluncuran karya dan inovasi. 

Diantaranya peluncuran Alquran Digital Apresiasi, lagu Puspaga Kota Bekasi, serta novel Putri Kali Bhagasasi yang ditulis oleh 

Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono.Wali Kota Bekasi menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan anggota PKK yang selama ini turut berkontribusi dalam berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.“PKK memiliki peran yang sangat dekat dengan masyarakat. 

Saya mengapresiasi seluruh kader yang terus bergerak dan memberikan kontribusi nyata, mulai dari lingkungan keluarga sampai berbagai kegiatan sosial di wilayah. 

Semangat ini menjadi bagian penting dalam membangun Kota Bekasi yang keren dan sejahtera,” ujar Tri.

Menurutnya, peran keluarga menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun lingkungan masyarakat yang kuat. 

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan kader PKK perlu terus dijaga agar berbagai program dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.“Semarak Keluarga Tangguh ini menjadi pengingat bahwa keluarga adalah bagian penting dalam membangun kota. 

Mari terus kita perkuat kebersamaan, kepedulian, dan peran keluarga agar lahir generasi yang baik serta lingkungan masyarakat yang semakin positif,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono mengatakan berbagai karya yang diluncurkan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan inovasi sekaligus ruang kreativitas bagi masyarakat.“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menjadi peringatan, tetapi juga menghadirkan sesuatu yang bisa memberikan manfaat dan inspirasi. 

Alquran digital, lagu Puspaga, dan novel Putri Kali Bhagasasi menjadi bagian dari semangat untuk terus berkarya dan memberikan apresiasi bagi keluarga serta masyarakat,” ujar Wiwiek.

Melalui kegiatan Semarak Keluarga Tangguh, PKK Kota Bekasi bersama Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong pentingnya peran keluarga dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, mandiri, dan sejahtera.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan para kader diharapkan terus menjadi kekuatan untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang bermanfaat serta mendukung pembangunan Kota Bekasi yang semakin baik.

( GEOFFREY .M )
Editor : Geoffrey .M.