Antisipasi Musim Kemarau, Wali Kota Bekasi Lepas 11 Armada Water Trucking untuk Warga

Antisipasi Musim Kemarau, Wali Kota Bekasi Lepas 11 Armada Water Trucking untuk Warga

Agustus 03, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Senin 03' Agustus 2026 ,---
KOTA -- BEKASI ,--

Pemerintah Kota Bekasi memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dengan melepas 11 armada water trucking sebagai upaya mengantisipasi potensi kekurangan pasokan air bersih bagi masyarakat. 

Pelepasan armada dilakukan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, di kawasan PSN SPAM Regional Jatiluhur I, Kota Bekasi.
.

Kolaborasi antara Pemerintah Kota Bekasi dan PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang berpotensi menyebabkan penurunan debit sumber air baku sekaligus meningkatnya kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa kehadiran armada water trucking merupakan bentuk kesiapsiagaan pemerintah agar pelayanan distribusi air bersih dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi gangguan pasokan di wilayah Kota Bekasi.Sebanyak 11 armada disiagakan dari berbagai perangkat daerah, terdiri atas 2 unit milik BPBD Kota Bekasi, 3 unit Perumda Tirta Patriot, 3 unit Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), serta armada pendukung dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat).

Menurut Tri, sinergi lintas perangkat daerah ini menjadi kekuatan dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.Usai melepas armada, Tri Adhianto juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan. 

Ia mengajak seluruh warga membangun budaya hemat air sebagai langkah sederhana namun berdampak besar dalam menjaga ketersediaan air bersih bagi seluruh masyarakat.“Pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi, namun keberhasilan menghadapi musim kemarau juga memerlukan partisipasi masyarakat dengan menggunakan air secara hemat dan tidak melakukan penimbunan secara berlebihan,” ujar Tri.

Melalui kesiapsiagaan armada water trucking dan kolaborasi seluruh pihak, Pemerintah Kota Bekasi berharap pelayanan air bersih tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan aman dan nyaman selama musim kemarau.

( GEOFFREY . M )

PWI Bekasi Raya Sambut Kapolres Baru, Harapkan Kemitraan Polri - Pers Tanpa Sekat

PWI Bekasi Raya Sambut Kapolres Baru, Harapkan Kemitraan Polri - Pers Tanpa Sekat

Agustus 03, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM,--

Senin 03 Agustus 2026 ,--
KOTA - BEKASI ,--

KOTA BEKASI — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kombes Pol. Putu Kholis Aryana sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota.

PWI Bekasi Raya berharap kepemimpinan baru di Polres Metro Bekasi Kota dapat menjadi momentum memperkuat kembali komunikasi, keterbukaan informasi, serta hubungan kemitraan yang sehat antara kepolisian dengan insan pers di Kota Bekasi.

Ketua PWI Bekasi Raya Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi Ade Muksin S H.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., mengatakan hubungan Polri dan pers memiliki posisi strategis karena keduanya memiliki kepentingan yang sama dalam menjaga kepentingan publik, keamanan, keterbukaan informasi, serta kondusivitas masyarakat.

Namun demikian, menurutnya terdapat sejumlah hal yang perlu menjadi bahan evaluasi dalam membangun pola komunikasi dan kemitraan ke depan, khususnya hubungan Polres Metro Bekasi Kota dengan media dan organisasi profesi wartawan.“Kami mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kombes Pol. Putu Kholis Aryana. 

Kami berharap kehadiran Kapolres baru membawa semangat baru dalam membangun komunikasi dan kemitraan dengan insan pers di Kota Bekasi,” ujar Ade, Senin (3/8/2026).

Menurut Ade, kemitraan kepolisian dengan pers idealnya dibangun secara terbuka, profesional, setara, dan tidak membedakan wartawan berdasarkan media maupun organisasi profesi tempat mereka bernaung.“Jangan ada sekat antara media yang satu dengan media lainnya, ataupun antara organisasi wartawan yang satu dengan organisasi lainnya. 

Sepanjang wartawan menjalankan profesinya secara profesional dan organisasinya memiliki legitimasi, ruang komunikasi seharusnya terbuka. 

Kemitraan bukan berarti menghilangkan independensi pers, tetapi membangun komunikasi yang sehat untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.*Belajar dari Pola Komunikasi Masa Lalu*PWI Bekasi Raya mencatat bahwa hubungan antara kepolisian dan insan pers di Kota Bekasi pernah terbangun cukup dekat pada masa kepemimpinan Hengki, yang kini menjabat sebagai Kapolda Banten.

Ka Polres Kota Bekasi Kombes Pol Putu Kholis Aryana..

Pada periode tersebut, komunikasi dengan kalangan jurnalis dinilai berjalan baik. Bahkan, ruang khusus bagi wartawan sempat disediakan sebagai salah satu fasilitas untuk menunjang aktivitas jurnalistik dan komunikasi antara kepolisian dengan awak media.

Menurut Ade, hal tersebut menjadi contoh bahwa kedekatan institusional dengan wartawan tidak harus mengurangi profesionalitas maupun independensi masing-masing pihak.“Kami pernah merasakan bagaimana komunikasi antara Kapolres dan wartawan dapat dibangun dengan sangat baik. Ada ruang bagi wartawan, komunikasi berjalan, dan keberadaan jurnalis dipandang sebagai mitra strategis. 

Pola seperti inilah yang menurut kami patut kembali dibangun dan tentunya dapat dikembangkan menjadi lebih baik,” katanya.

Dalam beberapa periode setelahnya, PWI Bekasi Raya menilai intensitas komunikasi dan kedekatan institusional antara pimpinan kepolisian dengan organisasi profesi wartawan belum berjalan sebagaimana yang diharapkan. 

Termasuk dalam beberapa agenda organisasi wartawan, kehadiran langsung pimpinan kepolisian masih dirasakan terbatas.Kondisi tersebut, menurut PWI Bekasi Raya, sebaiknya menjadi bahan evaluasi bersama, bukan untuk menyalahkan kepemimpinan sebelumnya, melainkan sebagai pijakan membangun pola hubungan yang lebih komunikatif ke depan.*Harapkan Perubahan Signifikan*PWI Bekasi Raya berharap Kombes Pol. Putu Kholis Aryana dapat membuka babak baru hubungan Polres Metro Bekasi Kota dengan insan pers.Komunikasi tersebut tidak hanya dibangun ketika kepolisian membutuhkan publikasi ataupun ketika muncul suatu perkara yang menjadi perhatian masyarakat, tetapi menjadi hubungan kelembagaan yang berkesinambungan.“Kami berharap ada perubahan yang signifikan. Kapolres dapat membuka ruang komunikasi dengan seluruh insan pers tanpa membedakan medianya dan tanpa melihat organisasi profesinya. 


Kami ingin membangun sinergitas, tetapi tetap dalam koridor masing-masing: polisi menjalankan tugas penegakan hukum dan menjaga keamanan, sedangkan wartawan menjalankan fungsi jurnalistik serta kontrol sosial,” ujar Ade.PWI Bekasi Raya juga berharap Polres Metro Bekasi Kota dapat  
mempertimbangkan kembali penyediaan ruang yang representatif bagi wartawan yang melakukan peliputan di lingkungan Polres.

Keberadaan ruang tersebut bukan sekadar persoalan fasilitas, tetapi dapat menjadi simbol keterbukaan dan kemitraan antara kepolisian dengan insan pers.“Pers yang profesional membutuhkan kepolisian yang terbuka terhadap informasi publik. 

Sebaliknya, kepolisian juga membutuhkan pers yang profesional agar informasi mengenai penegakan hukum, pelayanan dan keamanan masyarakat dapat disampaikan secara akurat dan bertanggung jawab,” katanya.PWI Bekasi Raya menyatakan siap membangun komunikasi dan sinergitas dengan Kapolres Metro Bekasi Kota yang baru dengan tetap menjaga independensi, profesionalitas, dan fungsi kontrol sosial pers.“Selamat datang dan selamat bertugas kepada Kombes Pol. Putu Kholis Aryana. PWI Bekasi Raya siap bersinergi. 

Mari kita bangun hubungan Polri dan pers yang profesional, terbuka, setara, dan tanpa sekat demi kepentingan masyarakat Kota Bekasi,” pungkas Ade Muksin. 

( GEOFFREY .M )

Wali Kota Serukan Peningkatkan Kinerja, Perkuat Sinergi dan Beri Apresiasi Berbagai Prestasi dimoment Apel Pagi

Wali Kota Serukan Peningkatkan Kinerja, Perkuat Sinergi dan Beri Apresiasi Berbagai Prestasi dimoment Apel Pagi

Agustus 02, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Senin 03 Agustus 2026 --
KOTA -- BEKASI ,--

 Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memimpin apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bekasi, Selasa (4/8), sekaligus menyampaikan sejumlah capaian membanggakan yang berhasil diraih Kota Bekasi serta memberikan arahan terkait peningkatan tata kelola pemerintahan dan efisiensi anggaran.

Dalam amanatnya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas peningkatan kinerja pelayanan publik melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). 

Kota Bekasi berhasil menempati peringkat keempat pelayanan perizinan terbaik, berada di bawah Kota Bandung dan Kota Cimahi.“Ini menjadi motivasi bagi kita semua. Tata kelola pemerintahan perlahan namun pasti terus mengalami perbaikan. 

Dulu Kota Bekasi berada di peringkat 92 dari 93 kabupaten/kota, kemudian naik ke peringkat 60-an, dan kini sudah berada di posisi 80-an dalam berbagai indikator tata kelola. Artinya, kita berada di jalur yang benar dan harus terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Tri Adhianto.

Wali Kota juga mengapresiasi prestasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi yang berhasil meraih penghargaan dalam peringatan Hari Anak Nasional. 

Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari kolaborasi lintas perangkat daerah.“Satu kegiatan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu dinas, tetapi hasil sinergi bersama. 

Mulai dari Damkar, BPBD, Disdik hingga seluruh perangkat daerah bergerak bersama untuk memberikan pelayanan terbaik. Kita harus optimis terhadap masa depan anak-anak kita dan menciptakan generasi yang hebat serta luar biasa,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Tri Adhianto juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar segera melakukan penyesuaian terhadap proses penganggaran. 

Ia meminta seluruh jajaran kembali melakukan efisiensi belanja mengingat masih terdapat kondisi fiskal yang perlu diselaraskan.“Proses penganggaran harus segera disesuaikan dengan kemampuan belanja. 

Kita masih menghadapi kondisi minus sehingga efisiensi harus terus dilakukan agar program prioritas tetap berjalan optimal,” tegasnya.

Pada apel pagi tersebut, Wali Kota Bekasi turut menyerahkan sejumlah penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih masyarakat dan institusi di Kota Bekasi, di antaranya:* Koperasi Konsumen Sahabat Vida Sejahtera (SAVIRA) sebagai Koperasi Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.* Ir. Pere Sumbada Sudarma, pengurus Koperasi Syariah Kranggan Lembur Mandiri, sebagai Tokoh Penggerak Koperasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.* SMP Negeri 28 Kota Bekasi sebagai Juara I Lomba Video Kreatif Koperasi Nanjeur Tingkat Provinsi Jawa Barat.Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada atlet Kota Bekasi yang mengharumkan nama daerah pada Kejuaraan 

Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 cabang olahraga voli pasir, yakni Muhammad Fajri Ilham dan Fahri Dzahwan yang berhasil meraih Juara II.

( GEOFFREY . M )


Gercep! Aplikasi Si Brama Damkar Merangin Hadir, Cukup Scan Barcode Laporan Langsung Ditindaklanjuti

Gercep! Aplikasi Si Brama Damkar Merangin Hadir, Cukup Scan Barcode Laporan Langsung Ditindaklanjuti

Agustus 02, 2026
Gercep! Aplikasi Si Brama Damkar Merangin Hadir, Cukup Scan Barcode Laporan Langsung Ditindaklanjuti

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Merangin Jambi ,--
Senin 03 Juli 2026 ,--

Bangko
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Merangin terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kini, masyarakat dapat melaporkan kejadian kebakaran maupun kondisi yang memerlukan bantuan penyelamatan dengan lebih mudah melalui aplikasi Si Brama, (Bantuan Cepat Respon Masyarakat) yang dapat diakses hanya dengan melakukan scan barcode.

Inovasi ini merupakan langkah nyata Dinas Damkar dan Penyelamatan Merangin dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif. Melalui barcode yang telah disediakan, masyarakat akan langsung diarahkan ke layanan pelaporan sehingga informasi dapat segera diterima oleh petugas untuk ditindaklanjuti.

Kehadiran Si Brama diharapkan mampu memangkas waktu pelaporan sekaligus mempercepat respons petugas di lapangan. Dengan sistem yang lebih praktis, masyarakat tidak lagi kesulitan mencari akses layanan ketika menghadapi keadaan darurat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Merangin Deffi Martika, menyampaikan, bahwa inovasi Si Brama merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

"Kami ingin memastikan setiap laporan yang masuk dapat diterima dengan cepat dan segera ditindaklanjuti oleh petugas. Melalui Si Brama berbasis barcode, masyarakat cukup melakukan scan untuk mengakses layanan pelaporan. Harapannya, respons petugas semakin cepat sehingga keselamatan masyarakat dapat lebih terjamin," ujarnya, Senin (03/08/2026).

Dikatakan Deffi, selain melayani penanganan kebakaran, Dinas Damkar dan Penyelamatan Merangin juga siap memberikan layanan penyelamatan atau rescue, seperti evakuasi hewan berbahaya, penyelamatan korban dalam kondisi darurat, serta berbagai pelayanan penyelamatan lainnya sesuai kewenangan.

"Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Merangin mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Si Brama secara bijak dan hanya digunakan untuk laporan yang benar-benar membutuhkan penanganan. Partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi yang cepat dan akurat akan sangat membantu petugas dalam memberikan pelayanan terbaik,"jelasnya. 

Dengan hadirnya aplikasi Si Brama berbasis barcode, Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Merangin optimistis pelayanan publik akan semakin efektif, cepat, dan profesional sebagai wujud komitmen menghadirkan layanan yang selalu siap melindungi masyarakat kapan pun dibutuhkan.

"Karena ini sifatnya darurat jadi pelayanan kita harus siaga 24 Jam. Kapanpun masyarakat membutuhkan anggota kami selalu siap gerak cepat (Gercep)," pungkasnya. 

( Reporter : Yazdi Awan SBN )
Gercep ! Aplikasi Si Brama Damkar Merangin Hadir, Cukup Scan Barcode Laporan Langsung Ditindaklanjuti

Gercep ! Aplikasi Si Brama Damkar Merangin Hadir, Cukup Scan Barcode Laporan Langsung Ditindaklanjuti

Agustus 02, 2026
Gercep ! Aplikasi Si Brama Damkar Merangin Hadir, Cukup Scan Barcode Laporan Langsung Ditindaklanjuti

SIMAK BERITA NEWS COM 

Merangin Jambi 

Senin 03 Juli 2026
Bangko
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Merangin terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kini, masyarakat dapat melaporkan kejadian kebakaran maupun kondisi yang memerlukan bantuan penyelamatan dengan lebih mudah melalui aplikasi Si Brama, (Bantuan Cepat Respon Masyarakat) yang dapat diakses hanya dengan melakukan scan barcode.

Inovasi ini merupakan langkah nyata Dinas Damkar dan Penyelamatan Merangin dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif. Melalui barcode yang telah disediakan, masyarakat akan langsung diarahkan ke layanan pelaporan sehingga informasi dapat segera diterima oleh petugas untuk ditindaklanjuti.

Kehadiran Si Brama diharapkan mampu memangkas waktu pelaporan sekaligus mempercepat respons petugas di lapangan. Dengan sistem yang lebih praktis, masyarakat tidak lagi kesulitan mencari akses layanan ketika menghadapi keadaan darurat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Merangin Deffi Martika, menyampaikan, bahwa inovasi Si Brama merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

"Kami ingin memastikan setiap laporan yang masuk dapat diterima dengan cepat dan segera ditindaklanjuti oleh petugas. Melalui Si Brama berbasis barcode, masyarakat cukup melakukan scan untuk mengakses layanan pelaporan. Harapannya, respons petugas semakin cepat sehingga keselamatan masyarakat dapat lebih terjamin," ujarnya, Senin (03/08/2026).

Dikatakan Deffi, selain melayani penanganan kebakaran, Dinas Damkar dan Penyelamatan Merangin juga siap memberikan layanan penyelamatan atau rescue, seperti evakuasi hewan berbahaya, penyelamatan korban dalam kondisi darurat, serta berbagai pelayanan penyelamatan lainnya sesuai kewenangan.

"Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Merangin mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Si Brama secara bijak dan hanya digunakan untuk laporan yang benar-benar membutuhkan penanganan. Partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi yang cepat dan akurat akan sangat membantu petugas dalam memberikan pelayanan terbaik,"jelasnya. 

Dengan hadirnya aplikasi Si Brama berbasis barcode, Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Merangin optimistis pelayanan publik akan semakin efektif, cepat, dan profesional sebagai wujud komitmen menghadirkan layanan yang selalu siap melindungi masyarakat kapan pun dibutuhkan.

"Karena ini sifatnya darurat jadi pelayanan kita harus siaga 24 Jam. Kapanpun masyarakat membutuhkan anggota kami selalu siap gerak cepat (Gercep)," pungkasnya. 

Reporter : Yazdi Awan
Puluhan Bangli di Pejuang Segera Ditertibkan Demi Atasi Banjir

Puluhan Bangli di Pejuang Segera Ditertibkan Demi Atasi Banjir

Agustus 02, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Minggu 02 Agustus 2926 ,--
KOTA - BEKASI ,--

Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung lokasi bangunan liar (bangli) yang berdiri di atas saluran kali di Jalan Tanafit, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Minggu (2/8/2026).

Peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan warga terkait banjir air limbah rumah tangga yang telah berlangsung dalam waktu lama akibat terhambatnya aliran kali.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi Idi Sutanto, Camat Medan Satria Budi Rahman, serta jajaran perangkat daerah terkait. 

Mereka meninjau kondisi saluran secara langsung sekaligus mengidentifikasi langkah-langkah percepatan penanganan di lapangan.

Berdasarkan hasil peninjauan, diketahui sepanjang kurang lebih 500 meter saluran kali telah dipenuhi sekitar 80 bangunan liar yang berdiri hingga sekitar 13 meter dari bibir jalan. Keberadaan bangunan tersebut menutup akses aliran air sekaligus menyulitkan proses pembersihan dan pemeliharaan saluran oleh petugas.

Akibat kondisi tersebut, aliran air limbah rumah tangga tidak dapat mengalir dengan baik sehingga meluap ke lingkungan permukiman warga. 

Air yang menggenang bukan berasal dari luapan sungai saat hujan, melainkan dari saluran pembuangan domestik yang berwarna hitam, berbau tidak sedap, dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat.

Mendengar langsung aspirasi warga, Tri Adhianto menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku. 

Menurutnya, keberadaan bangunan liar yang menghambat fungsi saluran air tidak boleh dibiarkan karena menyangkut keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan masyarakat.

“Fungsi utama saluran air adalah mengalirkan air dengan lancar, bukan tertutup oleh bangunan. Kami akan mempercepat proses penertiban sesuai prosedur agar normalisasi dapat segera dilakukan dan persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat bisa diselesaikan secara tuntas,” tegas Tri.

Ia menjelaskan bahwa normalisasi kali merupakan bagian dari upaya jangka panjang Pemerintah Kota Bekasi dalam memperbaiki sistem drainase dan mengurangi titik-titik genangan di berbagai wilayah. 

Oleh sebab itu, seluruh perangkat daerah diminta mempercepat koordinasi agar proses penanganan tidak berlarut-larut.

Tri juga menginstruksikan Dinas BMSDA bersama aparatur wilayah untuk segera menyusun langkah teknis, termasuk percepatan penertiban bangunan liar, pembukaan akses alat berat, serta pelaksanaan normalisasi saluran setelah area dinyatakan bersih.“Saya meminta seluruh perangkat daerah bergerak cepat dan bekerja secara terpadu. 

Jangan sampai masyarakat terus hidup berdampingan dengan genangan air limbah yang mengganggu kesehatan. Setelah penertiban dilakukan, normalisasi harus segera dilaksanakan agar saluran kembali berfungsi optimal dan lingkungan menjadi lebih bersih serta sehat,” tambahnya.

Warga yang hadir menyampaikan harapan agar persoalan tersebut dapat segera diselesaikan. Mereka mengaku telah bertahun-tahun menghadapi genangan air limbah yang mengganggu aktivitas sehari-hari, menimbulkan bau tidak sedap, serta meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit.

Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk mengembalikan fungsi saluran air sebagaimana mestinya. 

Penertiban bangunan liar dan percepatan normalisasi diharapkan menjadi solusi nyata dalam mengatasi banjir air limbah, meningkatkan kualitas lingkungan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Kecamatan Medan Satria.

( GEOFFREY . M )


Perkuat Ruang Hijau Kota, Wali Kota Bekasi Tanam 200 Pohon di Danau Duta Harapan

Perkuat Ruang Hijau Kota, Wali Kota Bekasi Tanam 200 Pohon di Danau Duta Harapan

Agustus 02, 2026
SIMAK BERITA NEWS .COM ,--

Minggu 02 Agustus 2026 ,--
KOTA - BEKASI,--

Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memimpin kegiatan penanaman pohon di kawasan Danau Duta Harapan, Kecamatan Bekasi Utara, Minggu (2/8/2026). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menyukseskan program penanaman 3 juta pohon sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus memperluas ruang terbuka hijau di KotaBekasi.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 200 pohon ditanam di area sekitar danau. Penanaman dilakukan bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswatiningsih, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA), Idi Sutanto, Forum RW, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang ikut berpartisipasi secara aktif.

Tri Adhianto mengatakan bahwa penanaman pohon merupakan langkah nyata untuk menjaga keseimbangan lingkungan. Selain mempercantik kawasan, keberadaan pohon juga memiliki manfaat besar dalam menyerap air hujan, mengurangi suhu udara, meningkatkan kualitas udara, serta mendukung upaya pengendalian perubahan iklim.

Menurutnya, keberhasilan program penanaman 3 juta pohon tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. 

Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan warga harus terus diperkuat agar gerakan penghijauan menjadi budaya bersama.“Hari ini kita menanam 200 pohon sebagai bagian dari percepatan target program 3 juta pohon. Ini bukan sekadar menanam, tetapi menyiapkan warisan lingkungan yang lebih baik untuk anak cucu kita. 

Semakin banyak pohon yang tumbuh, semakin besar manfaat yang akan dirasakan masyarakat di masa depan,” ujar Tri.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak berhenti pada kegiatan penanaman saja, melainkan turut menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Menurut Tri, kawasan Danau Duta Harapan memiliki potensi besar menjadi ruang hijau yang nyaman bagi masyarakat sekaligus berfungsi sebagai kawasan resapan air. 

Karena itu, penghijauan di sekitar danau menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Keberhasilan program ini diukur bukan hanya dari jumlah pohon yang ditanam, tetapi dari seberapa baik kita merawatnya. 

Saya mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga pohon-pohon ini agar tumbuh subur, sehingga Kota Bekasi menjadi lebih hijau, lebih sejuk, dan lebih nyaman untuk dihuni,” tambahnya.

Kegiatan penanaman berlangsung dengan penuh semangat dan gotong royong. Forum RW, masyarakat, serta jajaran perangkat daerah bahu-membahu menanam pohon di sejumlah titik yang telah disiapkan. Kebersamaan tersebut mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap program penanaman 3 juta pohon dapat terus berjalan secara berkelanjutan. 

Dengan semakin banyak ruang hijau yang tercipta, kualitas lingkungan akan semakin baik, daya dukung kawasan terhadap air hujan meningkat, serta masyarakat dapat menikmati udara yang lebih bersih dan lingkungan yang lebih sehat di masa mendatang.

( JAMALUDIN SBN )