PWI Bekasi Raya Audiensi dengan Kapolres Metro Bekasi, Perkuat Sinergitas Pers dan Polri

PWI Bekasi Raya Audiensi dengan Kapolres Metro Bekasi, Perkuat Sinergitas Pers dan Polri

April 02, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Kamis 02 April 2026 ,--
Kabupaten -- Bekasi ,--

KABUPATEN BEKASI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya melakukan audiensi dengan Kapolres Metro Bekasi pada Kamis (2/4/2026), 

Dalam rangka memperkuat sinergitas antara organisasi wartawan dengan institusi Kepolisian Republik Indonesia di wilayah Kabupaten Bekasi.

Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin, S.H., Sekretaris Michael Lengkong, Bendahara Nina Melani Paradewi, serta Anggota Deni Norviansyah.Sementara dari pihak kepolisian, audiensi dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih terbuka, profesional, dan berkelanjutan antara insan pers dan aparat penegak hukum.Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, menegaskan bahwa hubungan antara pers dan kepolisian harus ditempatkan sebagai kemitraan strategis dalam menjaga stabilitas informasi publik.“Pers dan Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keterbukaan informasi sekaligus menciptakan situasi yang kondusif di tengah masyarakat. 

Ketua PWI Bekasi Raya Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi Ade Muksin S.H.

Sinergitas ini harus dibangun di atas dasar saling menghormati fungsi dan kewenangan masing-masing,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa PWI Bekasi Raya siap menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi kepolisian, khususnya dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Sumarni, menyambut baik audiensi tersebut dan menegaskan komitmen Polri untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan insan pers.

"Kami terbuka untuk bersinergi dengan rekan-rekan wartawan. Media merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang benar, menangkal hoaks, serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ungkapnya.

Dalam audiensi tersebut, turut dibahas berbagai hal strategis, mulai dari peningkatan akses  informasi publik, mekanisme konfirmasi pemberitaan, hingga pentingnya menjaga profesionalitas dan etika jurnalistik.PWI Bekasi Raya berharap, melalui pertemuan ini, hubungan antara wartawan dan kepolisian di wilayah Bekasi dapat semakin solid, transparan, dan saling mendukung dalam menjalankan fungsi masing-masing demi kepentingan publik.

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya berkomitmen untuk terus menjaga independensi pers, profesionalitas jurnalistik, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam rangka mewujudkan ekosistem informasi yang sehat dan bertanggung jawab. 

( GEOFFREY . M )
*PWI Bekasi Raya Bentuk Panitia Isra Mi’raj, Perkuat Spirit Keislaman dan Solidaritas Wartawan*  *KOTA BEKASI* - Persatuan Wartawan

*PWI Bekasi Raya Bentuk Panitia Isra Mi’raj, Perkuat Spirit Keislaman dan Solidaritas Wartawan* *KOTA BEKASI* - Persatuan Wartawan

April 02, 2026
Kodim 0420/Sarko Dukung Cetak Sawah Rakyat, 433 Hektare Lahan Baru Siap Ditanami

Kodim 0420/Sarko Dukung Cetak Sawah Rakyat, 433 Hektare Lahan Baru Siap Ditanami

April 02, 2026
Kodim 0420/Sarko Dukung Cetak Sawah Rakyat, 433 Hektare Lahan Baru Siap Ditanami

SIMAK BERITA NEWS COM 

Kamis 02 April 2026 

Sarolangun 
Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digencarkan di Kabupaten Sarolangun. Salah satunya melalui program Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang melibatkan peran aktif TNI, khususnya Kodim 0420/Sarko, dalam membantu penyiapan lahan pertanian baru.


Program CSR yang dikerjakan secara swakelola ini mencakup luas sekitar 433 hektare, tersebar di 5 kecamatan dan 12 desa di wilayah Sarolangun. Kehadiran TNI di lapangan menjadi bukti nyata komitmen dalam mendukung sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
Puncak kegiatan ditandai dengan tanam perdana padi sawah di Desa Penarun, Kecamatan Bathin VIII, Rabu (01/04/2026).

Momentum ini menjadi simbol dimulainya pemanfaatan lahan baru secara produktif.
Komandan Kodim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han. yang diwakili oleh Pabung Kodim 0420/Sarko Mayor Chk Dedy Afrizal SH., MH. turut hadir bersama jajaran pemerintah daerah dan instansi terkait dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Kegiatan Cetak Sawah Rakyat ini merupakan salah satu wujud keseriusan TNI menyukseskan Asta Cita Presiden RI utk mencapai Swasembada Pangan. Dalam program Cetak Sawah Rakyat ini TNI khususnya Kodim 0420/Sarko berfungsi sebagai Pelaksana Swakelola dan Pengawal Kebijakan Pemerintah khususnya dalam mengawal program strategis Nasional.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, DIRPOLBANGTAN Yoyon Haryanto, Kepala BRMP Yunimar, serta Kadis TPHP Sarolangun Dulmuin, bersama unsur TNI, penyuluh pertanian, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sarolangun menegaskan bahwa program cetak sawah rakyat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produksi pangan daerah sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. Ia juga mengapresiasi keterlibatan TNI yang konsisten hadir mendampingi masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian.


Sementara itu, DIRPOLBANGTAN menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengoptimalkan lahan pertanian baru agar memberikan hasil maksimal dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani.
Rangkaian kegiatan dimulai dari pembukaan, sambutan, hingga prosesi tanam perdana padi sawah di lokasi CSR Desa Penarun. 


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama, wawancara, serta diskusi antara pemerintah, TNI, penyuluh pertanian, dan masyarakat mengenai langkah pengembangan pertanian ke depan.

Dengan adanya program ini, diharapkan mampu meningkatkan semangat petani dalam mengelola lahan serta memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Sarolangun.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman.

Reporter Yendri SBN
Kebakaran SPBE Cimuning, Pemkot Bekasi Pastikan Seluruh Korban Ditanggung BEKASI -

Kebakaran SPBE Cimuning, Pemkot Bekasi Pastikan Seluruh Korban Ditanggung BEKASI -

April 02, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Kamis 02 April 2026 ,--
KOTA -- BEKASI,--

Pemerintah Kota Bekasi memastikan seluruh korban terdampak kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustika Jaya, mendapatkan penanganan medis secara menyeluruh.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas musibah yang terjadi pada Rabu malam (01/04/2026).

Selain itu, pemerintah daerah juga menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan dan perawatan korban akan ditanggung penuh, baik melalui BPJS Kesehatan maupun skema pembiayaan lainnya.

Peristiwa kebakaran tersebut diduga dipicu oleh kebocoran gas saat proses pengisian tabung, yang kemudian memicu api dan menyebabkan kerusakan di area sekitar.Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe,.

 menyampaikan bahwa kejadian tersebut berdampak cukup luas, termasuk terhadap permukiman warga di sekitar lokasi."Dampak yang ada di sekitar sini tentunya rumah warga beberapa yang terdampak dan korban kurang lebih hampir 14 orang," ujarnya Wakil Wali Kota Bekasi saat meninjau lokasi kejadian, Kamis (02/04/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut, meskipun sejumlah korban mengalami luka bakar serius, bahkan hingga mencapai 90 persen.

"Para korban sudah kita evakuasi ke Rumah Sakit Tipe A kita. Baik, di RSUD Chasbullah maupun rujukan ke RS Cipto Mangunkusumo agar mendapatkan penanganan yang baik," katanya.

Pemerintah Kota Bekasi, lanjutnya, akan memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan terbaik hingga proses pemulihan selesai."Karena ini adalah musibah yang tidak bisa diprakirakan. 

Insya Allah semua korban itu akan menjadi tanggungan dari Pemerintah Kota Bekasi," tegasnya.

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi mengungkapkan bahwa laporan kebakaran pertama kali diterima pada pukul 21.08 WIB.

Pelaksana Tugas Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi, Heryanto, menyatakan bahwa petugas segera dikerahkan ke lokasi begitu laporan diterima."Dengan adanya kejadian tersebut, petugas langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan proses pemadaman api,"

 jelasnya.Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan guna mengendalikan kobaran api yang berpotensi memicu ledakan lanjutan, mengingat lokasi merupakan area pengisian gas."Lantaran situasi di lokasi kejadian merupakan tempat pengisian gas yang rentan terjadinya bahan-bahan yang mudah meledak," ujarnya.

Berdasarkan hasil investigasi sementara, kebakaran dipicu oleh kebocoran gas saat proses pengisian ke tabung utama. Akibatnya, area seluas kurang lebih 2.000 meter persegi terdampak.

Selain itu, sejumlah korban, termasuk warga sekitar, masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka yang dialami.Kini, kondisi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan terkendali setelah api berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.45 WIB.

"Dengan api dipadamkan petugas pukul 03.45 WIB, kini tengah dilakukan proses pendinginan lebih lanjut agar tidak menimbulkan percikan api kembali," pungkasnta.

Heryanto.Pemerintah Kota Bekasi pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta menunggu hasil investigasi lanjutan guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

( Red S.B..N )
*Wakil Wali Kota Bekasi Dukung Langsung Tim Elite Pro Academy (EPA) U-19 ke Championship PSSI Bekasi*

*Wakil Wali Kota Bekasi Dukung Langsung Tim Elite Pro Academy (EPA) U-19 ke Championship PSSI Bekasi*

April 01, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Rabu 01 April 2026 ,--
KOTA -- BEKASI,--

Wakil Wali Kota Bekasi menghadiri kegiatan pelepasan Tim U-19 FC Bekasi City yang akan berlaga dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) Championship PSSI. 

Kegiatan tersebut digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026).

Momentum pelepasan ini menjadi bagian penting dalam upaya mendorong pengembangan sepak bola usia muda di daerah. Selain itu, kehadiran pemerintah daerah turut memberikan semangat dan motivasi bagi para pemain yang akan bertanding di tingkat nasional.Dalam kegiatan tersebut, turut hadir manajer FC Bekasi City, pelatih, staf, jajaran pengurus, serta seluruh pemain U-19 yang akan berkompetisi. Kehadiran mereka mencerminkan kesiapan tim dalam menghadapi persaingan di EPA Championship 

PSSI.Wakil Wali Kota Bekasi dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh kepada tim. Ia menekankan pentingnya kerja keras, disiplin, serta menjaga nama baik Kota Bekasi selama mengikuti kompetisi.

“Kami berharap seluruh pemain dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dan menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.” Ujar Wakil Wali Kota Bekasi

Ia juga menambahkan bahwa kesempatan ini harus dimanfaatkan sebagai ajang pembuktian diri sekaligus pengalaman berharga bagi para pemain muda untuk meniti karier di dunia sepak bola profesional.

Sementara itu, suasana pelepasan berlangsung penuh semangat dan optimisme. Para pemain tampak antusias dan siap memberikan performa maksimal demi meraih hasil terbaik dalam kompetisi tersebut.

Dengan persiapan yang matang serta dukungan dari berbagai pihak, Tim EPA U-19 Bekasi City diharapkan mampu bersaing secara kompetitif dan membawa prestasi yang membanggakan bagi Kota Bekasi.

( GEOFFREY . M )
Kejari Merangin Pantau Sanksi Sosial Anak RE, Jalani Kerja Sosial Bersihkan Masjid selama 14 Hari

Kejari Merangin Pantau Sanksi Sosial Anak RE, Jalani Kerja Sosial Bersihkan Masjid selama 14 Hari

April 01, 2026
Kejari Merangin Pantau Sanksi Sosial Anak RE, Jalani Kerja Sosial Bersihkan Masjid selama 14 Hari

SIMAK BERITA NEWS COM 

Rabu 01 April 2026 

Merangin Jambi 
Bangko 
Kejaksaan Negeri Merangin terus memastikan pelaksanaan penyelesaian perkara melalui mekanisme Keadilan Restoratif berjalan efektif dan memberikan nilai pembinaan bagi pelaku, khususnya anak yang berhadapan dengan hukum.


Dalam perkara atas nama Anak RE, Kejari Merangin menerapkan sanksi sosial berupa kegiatan pembinaan atau kerja sosial dengan membersihkan salah satu masjid di Desa Lantak Seribu, Kabupaten Merangin, selama 14 hari.

Ibu Kejari  Yusmanelly,SH MH  turun langsung melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan sanksi sosial tersebut guna memastikan proses pembinaan berjalan sesuai tujuan restorative justice.
Dari hasil pemantauan, Anak RE diketahui menjalani seluruh kewajibannya dengan baik yang bersangkutan bersikap kooperatif, disiplin dalam melaksanakan tugas membersihkan masjid, serta menunjukkan kepatuhan selama menjalani masa sanksi sosial.
Selain aktif menjalankan kegiatan kerja sosial, hingga saat ini Anak RE juga tidak tercatat melakukan pelanggaran hukum lain selama proses pembinaan berlangsung.


Pelaksanaan sanksi sosial ini menjadi bentuk pendekatan humanis Kejaksaan Negeri Merangin dalam menangani perkara anak, dengan mengedepankan pemulihan, pembinaan karakter, serta tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.
Lebih lanjut Melalui mekanisme Restorative justice,(RJ) Kejari Merangin berharap anak yang bersangkutan dapat mengambil pelajaran, memperbaiki perilaku, dan kembali tumbuh sebagai pribadi yang lebih baik serta bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya


Reporter Yendri SBN
Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Peresmian SPKLU Berkapasitas Besar di Summarecon Mall Bekasi

Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Peresmian SPKLU Berkapasitas Besar di Summarecon Mall Bekasi

April 01, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Rabu 01 April 2926 ,--
KOTA -- BEKASI,--

KOTA -- BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transisi energi ramah lingkungan. 

Hal ini ditandai dengan kehadiran Wakil Wali Kota Bekasi dalam acara peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging di area parkir barat Summarecon Mall Bekasi, Rabu, (01/04).

SPKLU tersebut memiliki kapasitas besar yang tersebar di Indonesia, yakni mencapai 2,7 Mega Volt Ampere (MVA). Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mempercepat adopsi kendaraan listrik di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Selain itu, peresmian ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur pendukung kendaraan listrik. Dengan demikian, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah dan cepat untuk melakukan pengisian daya kendaraan listrik.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai sektor. Di antaranya Center Director Summarecon Mall Bekasi, Ugi Cahyono, Ketua Bidang Migas dan Energi Terbarukan Hansen Setiawan, serta Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany Ghana Akmalaputri.Hadir pula Direktur Niaga PT PLN (Persero) Adi Priyanto, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bekasi, serta para undangan lainnya yang turut menyaksikan momentum penting tersebut.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan BUMN dalam mendukung pengembangan energi bersih di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Bekasi menyampaikan apresiasi atas terwujudnya fasilitas SPKLU Ultra Fast Charging di Kota Bekasi. 

Ia menilai bahwa pembangunan infrastruktur ini menjadi langkah konkret dalam menjawab tantangan perubahan iklim sekaligus kebutuhan transportasi masa depan.

“Pemerintah Kota Bekasi menyambut baik hadirnya SPKLU Ultra Fast Charging ini sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik di tengah masyarakat,” ujarnya Wakil Wali Kota Bekasi

Lebih lanjut, ia berharap fasilitas ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan teknologi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap pengurangan emisi karbon di wilayah perkotaan.

"Dengan adanya fasilitas ini, kami berharap masyarakat semakin percaya diri untuk beralih ke kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan,” tambahnya.
.
Sementara itu, pihak PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jaringan SPKLU di berbagai daerah. Langkah ini dinilai penting guna mendukung target pemerintah dalam mempercepat ekosistem kendaraan listrik nasional.

Dengan diresmikannya SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall Bekasi, Kota Bekasi kini semakin siap menjadi bagian dari transformasi energi bersih. 

Ke depan, kolaborasi lintas sektor diharapkan terus diperkuat demi menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan.


( GEOFFREY. M )