SIMAK BERITA NEWS . COM ,--
Selasa 19 Mei 2026 ,--
PURWAKARTA - JABAR ,--
Hal tersebut disampaikan Teh Ifa, saat audiensi Pangurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purwakarta, bersama Yayasan Al-Muhajirin di Sekretariat Kampus Pusat Al-Muhajirin, Jalan Veteran No. 155 Kebon Kolot, Purwakarta, Jawa Barat, Senin Kemarin.(18/5/2026).,
Menurut Teh Ifa, Lembaga ini resmi diakui serta beroperasi sacara mandiri dengan perizinan dari pemerintah. Mengembangkan Dompet Sabilillah, serta terus menunjukan komitmen dalam bidang sosial dan kemanusiaan."Membangun kepedulian, menebar manfaat dengan membawa kebaikan untuk masyarakat," ungkapnya.
.
Lebih lanjut disampaikan Teh Ifa, selama ini Dompet Sabilillah Al-Muhajirin menjadi salah satu lembaga sosial berbasis pesantren yang aktip menjalankan berbagai program bantuan untuk warga kurang mampu.
Meski ada di lingkungan pesantren, lembaga ini bukan program pemerintah, tapi lembaga amal mandiri yang dijalankan secara profesional, transparan, serta akuntabel."Dana operasional dan santunan yang disalurkeun berasal dari donasi zakat, infak, sedekah, serta wakaf dari masyarakat umum.
Semua pengelolaan dana dilaksanakan dengan tanggung jawab untuk menjaga kapercayaan para donatur dan memastikan bantuan sampai ke yang membutuhkan," terangnya.Berbagai program sosial yang sudah dijalankan Dompet Sabilillah diantaranya, santunan tunai dan sembako untuk anak yatim piatu, bantuan beasiswa pendidikan untuk pelajar kurang mampu, layanan kesehatan, bantuan darurat kamanusiaan, sampai program pemberdayaan ekonomi untuk keluarga prasejahtera..
"Sekarang, Dompet Sabilillah diharapkan bisa jadi jembatan kebaikan antara masyarakat yang memiliki rezeki lebih dengan warga yang memerlukan bantuan.
Selain itu lembaga ini juga terus mengajak masyarakat untuk menguatkan budaya gotong royong, silih asah, silih asih, serta silih asuh dalam kehidupan sehari-hari," pungkas Teh Ifa.
( LAELA )
