Wawali Harris Bobihoe Buka Kompetisi Sains, Seni, Dan Olahraga Siswa

Wawali Harris Bobihoe Buka Kompetisi Sains, Seni, Dan Olahraga Siswa

Oktober 13, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa 13 Oktober 2926 ,--
KOTA. -  BEKASI ,--

KOTA-BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe secara resmi membuka Avassco XI Al Azhar Festival art, sains and sport competition. 
.
Kehadiran orang nomor dua di Kota Bekasi itu disambut meriah oleh para pelajar.
.
Dalam sambutannya Ia mengapresiasi seluruh peserta, guru, pendamping, orang tua, dan dewan juri yang telah mendukung pelaksanaan kompetisi. 
.
Ia berpesan kepada para juara untuk meningkatkan persiapan sebelum berkompetisi dengan banyak berlatih.

Menurut Wawali Harris Bobihoe, kemampuan seni menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter pelajar. Prestasi akademik, kata dia, perlu berjalan beriringan dengan pengembangan kecerdasan emosional, spiritual, kreativitas, serta bakat seni, dan budaya.“Yang pandai bermain musik, menari, menyanyi, melukis, dari sekarang harus terus diasah dan dilatih untuk menjadi orang-orang yang profesional,” katanya.

Ia juga memberikan semangat kepada peserta yang belum meraih juara agar tidak berkecil hati. Ia menilai kompetisi merupakan bagian dari proses belajar dan kesempatan bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan serta mengaktualisasikan diri.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah pengembangan bakat dan kreativitas generasi muda di bidang seni dan budaya.“Kompetisi ini bertujuan mengembangkan bakat dan kreativitas sekaligus mewadahi generasi muda dalam seni dan budaya,” ujarnyanya.

Al Azhar 8 Festival: Art, Science, and Sport Competition (AVASSCO) XI merupakan kegiatan tahunan di SMAI Al Azhar 8 Summarecon Kota Bekasi yang diselenggarakan untuk pengembangan minat dan bakat murid dalam bidang akademik, seni, dan olahraga, mengapresiasi hasil karya anak didik, serta menerapkan pembelajaran manajemen olahraga dan pertunjukan yang merupakan salah satu materi pada mata pelajaran yang ada di SMAI Al Azhar 8 Summarecon Bekasi. 

( ADE SANJAYA / MALAU , JAMALLUDIN S B N. ).
Editor : Geoffrey. M 
Tri Adhianto Buka Peluang Kerja Sama dengan Delegasi Tiongkok, Kadin Bekasi Siap Jembatani Dunia Usaha

Tri Adhianto Buka Peluang Kerja Sama dengan Delegasi Tiongkok, Kadin Bekasi Siap Jembatani Dunia Usaha

Oktober 13, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Selasa 13 Oktober 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI,--

Pemerintah Kota Bekasi menjajaki peluang kerja sama dengan delegasi Beijing Digital Economy Enterprises Overseas Innovation Service Base dan Kamar Dagang Jiangsu Indonesia untuk memperluas kolaborasi di bidang ekonomi digital, investasi, perdagangan, dan sektor strategis lainnya.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Bekasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus mengidentifikasi peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi perekonomian daerah.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyambut baik kunjungan tersebut dan mendorong agar komunikasi yang terbangun dapat berlanjut menjadi penjajakan kerja sama yang konkret.“Kota Bekasi memiliki potensi ekonomi yang perlu terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. 

Kami terbuka terhadap peluang kerja sama yang dapat mendorong investasi, memperkuat dunia usaha, menghadirkan inovasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Tri Adhianto.

Menurut Tri, peluang kolaborasi dapat diarahkan pada sektor yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan Kota Bekasi, termasuk pengembangan ekonomi digital, pemanfaatan teknologi, bidang kesehatan, pengelolaan limbah cair hingga penguatan ekosistem usaha lokal.

Pemkot Bekasi juga memandang keterlibatan dunia usaha sebagai salah satu faktor penting dalam membangun hubungan ekonomi yang berkelanjutan. Kehadiran mitra bisnis diharapkan dapat membuka ruang bagi perusahaan lokal untuk mengembangkan jaringan, meningkatkan kapasitas, serta mengambil bagian dalam rantai pasok industri.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua KADIN Kota Bekasi Qadar Ruslan Siregar yang akrab disapa QRS turut mengambil peran dalam mendorong agar peluang kerja sama yang muncul dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi antarpelaku usaha.

Ruslan menyampaikan kesiapan Kadin Kota Bekasi untuk membantu menghubungkan calon mitra dari Tiongkok dengan pelaku usaha lokal berdasarkan sektor dan kebutuhan bisnis masing-masing.“Kami melihat peluang untuk membangun kemitraan yang lebih terarah antara perusahaan dari Tiongkok dan pengusaha di Kota Bekasi. 

Kadin siap membantu memetakan pelaku usaha yang relevan, membuka komunikasi antarmitra, serta mendorong agenda business matching agar penjajakan ini memiliki tindak lanjut yang jelas,” ujarnya.
.
Ia menambahkan, peluang kerja sama perlu diarahkan agar dunia usaha lokal dapat mengambil bagian, baik sebagai mitra bisnis, pemasok barang dan jasa, distributor, maupun bagian dari pengembangan kapasitas industri sesuai kebutuhan dan kelayakan masing-masing kerja sama.
.
Pemkot Bekasi dan Kadin Kota Bekasi diharapkan dapat saling melengkapi dalam proses penjajakan tersebut. 

Pemerintah berperan memfasilitasi sesuai kewenangannya, sementara Kadin Kota Bekasi membantu mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan calon mitra potensial.

Melalui pendekatan tersebut, kunjungan delegasi diharapkan menjadi pintu masuk bagi hubungan ekonomi yang lebih produktif, sekaligus memperluas kesempatan bagi pelaku usaha Kota Bekasi untuk berkembang di tengah konektivitas pasar internasional.

( GEOFFREY. M )
Editor: Geoffrey .M 
Buka Potensi 1.000 Lapangan Kerja, Tri Adhianto Sosialisasikan Peluang Kerja PSEL kepada Siswa SMKN 1 dan SMKN 2 Kota Bekasi.

Buka Potensi 1.000 Lapangan Kerja, Tri Adhianto Sosialisasikan Peluang Kerja PSEL kepada Siswa SMKN 1 dan SMKN 2 Kota Bekasi.

Oktober 13, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa 13 Oktober 2026 --
KOTA  -  BEKASI --

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, sosialisasikan peluang penyerapan tenaga kerja lokal dalam proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bantargebang kepada siswa di SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2 Kota Bekasi.

Langkah ini dilakukan untuk mempersiapkan lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri sekaligus memperoleh kesempatan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Dalam sosialisasi tersebut, Tri Adhianto menyampaikan bahwa proyek PSEL Kota Bekasi diproyeksikan membuka potensi hingga 1.000 lapangan kerja. 

Peluang ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh lulusan SMK, khususnya dari jurusan teknik, kelistrikan, dan bidang kejuruan lain yang relevan dengan kebutuhan operasional fasilitas tersebut.

Pemerintah Kota Bekasi berupaya menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri melalui penyampaian informasi mengenai peluang kerja sejak dini. 

Dengan demikian, para siswa dapat mempersiapkan diri, meningkatkan keterampilan, serta memahami kualifikasi yang dibutuhkan untuk bersaing di dunia kerja.“Kita ingin anak-anak SMK di Kota Bekasi tidak hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri. 

Potensi 1.000 lapangan kerja di PSEL ini kita buka aksesnya agar anak-anak kejuruan kita yang memiliki kompetensi bisa langsung daftar dan bersaing. 

Pemerintah hadir untuk menjembatani antara kebutuhan industri dan potensi siswa lokal,” ujar Tri Adhianto.

Selain membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, pembangunan PSEL Bantargebang diarahkan untuk mendukung penanganan persoalan sampah di Kota Bekasi melalui pemanfaatan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik..

Fasilitas tersebut direncanakan mampu mengolah sekitar 1.200 ton sampah per hari menjadi energi listrik. 
.
Kehadiran PSEL diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mengurangi beban pengelolaan sampah sekaligus mendorong pemanfaatan sampah sebagai sumber energi alternatif.

Meski demikian, Tri Adhianto menegaskan bahwa pengelolaan sampah di Kota Bekasi masih menghadapi tantangan. Berdasarkan angka yang disampaikan dalam sosialisasi, masih terdapat sekitar 300 ton sampah per hari yang belum terakomodasi dalam kapasitas pengolahan tersebut.“PSEL akan mengelola 1.200 ton sampah menjadi energi listrik. 

Namun, masih ada PR sekitar 300 ton sampah per hari yang belum ter-cover dan ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. 

Diperlukan kolaborasi dan kesadaran bersama dari seluruh elemen masyarakat dalam mengelola serta mengurangi sampah dari hilir hingga hulu,” tegasnya.

Menurutnya, penyelesaian persoalan sampah tidak dapat hanya mengandalkan pembangunan fasilitas pengolahan. 

Diperlukan pula keterlibatan masyarakat melalui pengurangan sampah dari sumbernya, pemilahan sampah, serta penguatan kebiasaan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab..

Siapkan SDM Lokal yang Kompeten dan Peduli LingkunganMelalui kegiatan sosialisasi di SMKN 1 dan SMKN 2 Kota Bekasi, 

Pemerintah Kota Bekasi berharap para siswa memperoleh gambaran mengenai peluang kerja yang berpotensi hadir seiring pengembangan proyek PSEL. Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong kesiapan sumber daya manusia lokal agar mampu memenuhi kebutuhan dunia industri..

Keterlibatan lulusan SMK diharapkan tidak hanya terbatas pada penyerapan tenaga kerja, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan kompetensi generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan industri masa depan.

Pemerintah Kota Bekasi juga mendorong agar peluang kerja yang tersedia dapat diakses secara terbuka oleh putra-putri daerah sesuai dengan kompetensi dan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak pengelola proyek.

Dengan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia industri, dan masyarakat, proyek PSEL Bantargebang diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, baik dalam membuka peluang kerja maupun mendukung pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

( GEOFFREY .M )
Editor: Geoffrey .M

Sat Reskrim Polres Merangin Ungkap Kasus Pembacokan Suami oleh Istri Sirih di Pamenang Barat

Sat Reskrim Polres Merangin Ungkap Kasus Pembacokan Suami oleh Istri Sirih di Pamenang Barat

Oktober 13, 2026
Sat Reskrim Polres Merangin Ungkap Kasus Pembacokan Suami oleh Istri Sirih di Pamenang Barat

SiMAK BERITA NEWS COM -- 

Selasa 13 Oktober 2026 ,--

Merangin Jambi ,--


Bangko ,
Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Merangin mengungkap kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka berat terhadap seorang pria di Desa Mampun Baru, Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin. Dalam peristiwa tersebut, seorang perempuan berinisial M, yang merupakan istri siri korban, diduga melakukan pembacokan menggunakan senjata tajam jenis parang.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026, sekitar pukul 23.00 WIB di kediaman korban. Kasus tersebut dilaporkan ke SPKT Polres Merangin pada Sabtu, 10 Oktober 2026, sebagaimana tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/201/VI/2026/SPKT/POLRES MERANGIN/POLDA JAMBI.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Merangin, menyampaikan bahwa pengungkapan perkara ini merupakan bagian dari komitmen Kepolisian dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat serta menangani perkara pidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, peristiwa tersebut diduga bermula dari perselisihan antara korban dan terduga pelaku. Sebelumnya, keduanya diketahui pergi bersama mengunjungi rumah kakak terduga pelaku. Dalam perjalanan pulang, terjadi pembicaraan mengenai penggunaan telepon genggam dan foto profil media sosial yang kemudian berlanjut menjadi pertengkaran di rumah.

Sesampainya di rumah, keduanya sempat melakukan aktivitas seperti biasa. Namun, perselisihan kembali terjadi ketika keduanya berada di ruang tengah dan kamar utama. Situasi tersebut kemudian berlanjut hingga malam hari, sebelum akhirnya terjadi dugaan penganiayaan menggunakan parang.

Dalam kronologi yang disampaikan penyidik, terduga pelaku diduga mengambil sebilah parang yang berada di dapur, kemudian mendatangi korban yang berada di balik tirai ruang tengah. Terduga pelaku diduga mengayunkan parang sebanyak dua kali hingga menyebabkan korban mengalami luka pada bagian tubuhnya.

Setelah kejadian, terduga pelaku keluar rumah untuk meminta pertolongan kepada tetangga. Korban kemudian ditemukan dan mendapatkan pertolongan pertama sebelum dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit MMC Bangko untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Korban dilaporkan mengalami luka robek pada pangkal leher sebelah kiri yang memerlukan sekitar 50 jahitan, serta luka pada punggung tangan kiri.

Dalam penanganan perkara ini, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu bilah parang yang diduga digunakan dalam kejadian, satu helai baju dan satu helai celana yang diduga digunakan untuk membersihkan darah di lantai rumah, satu unit telepon genggam milik korban, serta surat keterangan berobat korban.

Atas peristiwa tersebut, perkara ini disangkakan melanggar Pasal 466 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, terkait penganiayaan yang mengakibatkan luka berat, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun sebagaimana tercantum dalam ketentuan yang disebutkan dalam laporan perkara.

Melalui Kasat Reskrim AKP Eka Putra Yuliesman Koto,.S.H., M.H., Kapolres Merangin mengimbau masyarakat agar mengedepankan komunikasi yang baik dan mengendalikan emosi ketika menghadapi persoalan dalam rumah tangga maupun lingkungan sosial. Apabila terjadi perselisihan, masyarakat diharapkan mencari penyelesaian secara damai dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan orang lain. Polres Merangin menegaskan bahwa setiap perkara akan ditangani secara profesional sesuai prosedur hukum, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Editor : Geofrey M 
( Reporter Mila SBN ) 
Pemkot Bekasi Serahkan Penghargaan Hasil Monev PPID 2026, Dorong Peningkatan Keterbukaan Informasi Publik .

Pemkot Bekasi Serahkan Penghargaan Hasil Monev PPID 2026, Dorong Peningkatan Keterbukaan Informasi Publik .

Oktober 12, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Selasa 13 Oktober 2025 ,--.
KOTA. -  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Diskomomfostandi Kota Bekasi menyerahkan hadiah dan piagam penghargaan kepada perangkat daerah dan kecamatan yang telah meraih peringkat terbaik dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) 

.
Keterbukaan Informasi Publik tingkat Kota Bekasi Tahun 2026. Penyerahan penghargaan dijadwalkan berlangsung pada apel gabungan, Senin (12/10/2026), pukul 07.00 WIB di Plaza Kantor Wali Kota Bekasi, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 1, Kota Bekasi.
.
Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas hasil pemeringkatan penerapan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik pada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pelaksana di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Hasil pemeringkatan Monev PPID Tahun 2026 ditetapkan berdasarkan Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 400.14.14/Kep.455-Diskominfostandi/IX/2026 tanggal 29 September 2026.

Dalam kategori badan dan dinas, peringkat pertama diraih Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), disusul Sekretariat Daerah pada peringkat kedua dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil pada peringkat ketiga.

Sementara itu, pada kategori kecamatan, Kecamatan Bekasi Utara menempati peringkat pertama, Kecamatan Pondok Melati di peringkat kedua, dan Kecamatan Rawalumbu di peringkat ketiga.

Pemeringkatan ini menjadi bagian dari evaluasi terhadap penerapan keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. 

Melalui evaluasi tersebut, pelaksanaan pelayanan informasi oleh PPID Pelaksana diharapkan dapat terus ditingkatkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong perangkat daerah untuk memperkuat tata kelola informasi publik yang transparan dan akuntabel sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

( GEOFFREY . M )
Editor: Geoffrey. M

Penyidik Kejati Jambi Tetapkan 6 orang  Tersangka , dugaan Tindak Pidana Korupsi Anggaran Tahun 2019/2024 DPRD

Penyidik Kejati Jambi Tetapkan 6 orang Tersangka , dugaan Tindak Pidana Korupsi Anggaran Tahun 2019/2024 DPRD

Oktober 12, 2026
Penyidik Kejati Jambi Tetapkan 6 orang  Tersangka , dugaan Tindak Pidana Korupsi Anggaran Tahun 2019/2024 DPRD 

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Senin 12 Oktober 2026 ,--
JAMBI ,--

Jambi 
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi enetapkan enam orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan anggaran Sekretariat DPRD Kabupaten Merangin tahun anggaran 2019 hingga 2024. Dalam perkara tersebut, penyidik menemukan kerugian negara mencapai Rp19.549.137.859 atau sekitar Rp19,5 miliar.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Jambi,Noly Wiyaya, S.H., M.H., dalam keterangan resmi Kejati Jambi, Senin (12/10/2026), Ketika di Konfirmasi Melalui Percakapan WhatsApp Pribadi nya menyampaikan Rilis nya bahwa penetapan para tersangka dilakukan setelah penyidik memperoleh sedikitnya dua alat bukti yang cukup untuk mendukung penetapan tersangka sesuai dengan peran masing-masing.

"Enam tersangka tersebut masing-masing berinisial F, HE, Y, RA, I, dan Z. Dari enam tersangka, lima orang telah menjalani penahanan, sedangkan satu tersangka berinisial Z belum menjalani pemeriksaan karena sedang menjalani perawatan di rumah sakit".ucap nya

Sebagaimana dituturkan Noly Wiyaya SH MH Penyidik Kejati Jambi mengungkapkan, perkara ini berkaitan dengan dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran di lingkungan Setwan DPRD Kabupaten Merangin, mulai dari pencairan anggaran tanpa pengajuan PPTK, dugaan pembayaran fiktif kepada pihak ketiga, transfer dana ke rekening pribadi, hingga pengeluaran tanpa dokumen pertanggungjawaban yang memadai.

" Akibat dari Perbuatan 6 Tersangka Tersebut dugaan  kerugian negara yang ditemukan dalam penyidikan mencapai Rp19,5 miliar," Ujar 
Kasi Penkum Kejati Noly Wiyaya SH MH 

Lebih Lanjut Kejati Jambi selanjutnya melakukan penahanan terhadap lima tersangka selama 20 hari, terhitung sejak 12 Oktober hingga 31 Oktober 2026. Sementara itu, proses hukum terhadap seluruh tersangka akan berlanjut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

( Kabiro Jambi YN )
Editor. : Geofrey M
BCFM 2026 Hadirkan Kreativitas Serta Beragam UMKM, Wali Kota Bekasi Turut Meriahkan Dalam Fashion Show

BCFM 2026 Hadirkan Kreativitas Serta Beragam UMKM, Wali Kota Bekasi Turut Meriahkan Dalam Fashion Show

Oktober 12, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM --

Senin 12 Oktober 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghadiri Bekasi City Fashion Movement (BCFM) 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 kemarin di Pakuwon Mall Bekasi. 

Digelar untuk menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026, kegiatan tahunan ini memadukan peragaan busana batik lokal, kreativitas desainer, promosi produk UMKM, serta semangat olahraga dalam satu rangkaian acara.

Agenda tahunan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bekasi ini menjadi ruang untuk menampilkan kekayaan budaya, kreativitas desainer, serta potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.Berbagai produk ditampilkan, mulai dari busana berbasis budaya, kuliner, hingga kerajinan tangan hasil karya pelaku usaha Kota Bekasi. 

Kegiatan ini juga menjadi upaya memperkuat ekosistem industri kreatif daerah sekaligus memperluas pengenalan produk lokal kepada masyarakat.

Suasana semakin semarak ketika Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran direktur utama BUMD, serta Ketua Dekranasda Kota Bekasi Wiwiek Hargono turut tampil dalam peragaan busana dengan mengenakan batik hasil kerajinan lokal. 

Penampilan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap karya perajin sekaligus upaya memperkenalkan identitas budaya Kota Bekasi.Pada hari terakhir, Minggu (11/10/2026), BCFM 2026 semakin meriah dengan penampilan fashion show dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. 

Para peserta tampil mengenakan aneka ragam batik yang dipadukan dengan sportswear atau busana bergaya olahraga.Perpaduan batik dan sportswear tersebut menghadirkan tampilan yang kreatif sekaligus mencerminkan semangat menyambut Porprov Jawa Barat 2026. 

Melalui penampilan ini, unsur budaya lokal dan olahraga dipertemukan dalam satu panggung, dengan melibatkan jajaran perangkat daerah untuk turut memeriahkan kegiatan.Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, BCFM bukan sekadar ajang peragaan busana, tetapi juga kesempatan untuk memperluas pengenalan produk lokal dan mendorong kreativitas masyarakat.“Melalui BCFM 2026, 

kita ingin batik, kerajinan, dan produk UMKM Kota Bekasi semakin dikenal luas. Karya lokal harus mendapatkan ruang untuk berkembang, memiliki nilai tambah, dan mampu bersaing,” ujar Tri.

Menurut Tri, penyelenggaraan BCFM menjelang Porprov Jabar 2026 juga menjadi momentum untuk menunjukkan kesiapan Kota Bekasi dalam menyambut para atlet, ofisial, dan masyarakat dari berbagai daerah. 

Semangat olahraga diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan budaya serta ekonomi kreatif.“Porprov bukan hanya tentang pertandingan dan prestasi olahraga, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan potensi Kota Bekasi. 

Kita ingin masyarakat bangga terhadap daerahnya, mendukung atlet yang bertanding, sekaligus ikut menggerakkan UMKM dan industri kreatif lokal,” katanya.Melalui BCFM 2026, Dekranasda Kota Bekasi diharapkan terus menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, desainer, perajin, pelaku UMKM, dan komunitas. 

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka peluang usaha, memperkuat identitas budaya, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

( RIANA SARI S.B.N . )
Editor: Geoffrey .M