Lapas Kelas IIB Bangko Bagikan Ratusan Masker, Antisipasi Dampak Kabut Asap
SIMAK BERITA NEWS COM ,--
Merangin –Jamb ,--i
Jumat 09 Oktober 2026 ,--
Bangko ,
Menyikapi penurunan kualitas udara akibat kabut asap yang melanda Provinsi Jambi dalam beberapa hari terakhir, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko mengambil langkah preventif dengan membagikan ratusan masker kepada petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Langkah ini dilakukan sebagai upaya melindungi kesehatan serta meminimalkan risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap.
Kegiatan pembagian masker dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Syaikoni, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib), Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU), serta jajaran pejabat struktural lainnya.
Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti jajaran petugas. Selanjutnya, Kalapas menyerahkan masker secara simbolis kepada perwakilan petugas dan WBP sebelum pembagian dilanjutkan secara serentak di blok hunian. Melalui kegiatan ini, seluruh petugas dan WBP diharapkan dapat menggunakan masker saat beraktivitas, khususnya ketika kondisi udara kurang sehat.
Kalapas Kelas IIB Bangko, Syaikoni, Amd IP SH MH menegaskan bahwa kesehatan petugas dan WBP merupakan aspek penting yang harus menjadi perhatian bersama, terlebih dalam menghadapi kondisi lingkungan yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.
“Pembagian masker ini merupakan langkah antisipasi untuk melindungi petugas yang melaksanakan tugas sehari-hari maupun WBP yang sedang menjalani pembinaan. Kami ingin memastikan hak atas pelayanan kesehatan tetap terpenuhi dan seluruh penghuni lapas dapat menjalankan aktivitas dengan lebih aman di tengah kondisi kabut asap,” tegas Syaikoni.
Ia juga Menambahkan Paparan kabut asap dapat menyebabkan iritasi mata, tenggorokan, serta gangguan pernapasan, termasuk meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Oleh karena itu, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan awal yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan partikel berbahaya di udara.
Selain pembagian Masker, Lanjut Syaikoni SH MH Lapas Bangko juga meningkatkan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada petugas dan WBP. Upaya tersebut dilakukan melalui imbauan untuk menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan, serta segera melaporkan kepada petugas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau gejala lain yang berkaitan dengan paparan asap.
" Lapas Bangko turut berkoordinasi dengan Klinik Pratama Lapas untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan kesehatan, terutama bagi petugas dan WBP yang mengalami keluhan pernapasan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini agar gangguan kesehatan dapat segera ditangani sesuai kebutuhan medis," Ungkap nya
Lebih Lanjut Melalui langkah preventif tersebut, Lapas Kelas IIB Bangko berkomitmen untuk menjaga lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan kondusif. Perlindungan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh elemen di lingkungan lapas.
"Di tengah kondisi kabut asap yang perlu diwaspadai, Lapas Bangko terus mengedepankan prinsip pemasyarakatan yang humanis dengan memastikan aspek kesehatan dan keselamatan petugas maupun WBP tetap menjadi prioritas dalam pelaksanaan tugas dan pembinaan,"
( Reporter Mila / YN )
Editor. : Geofrey M
