Resmikan Kantor Bank Sampah PJM Green, Wali Kota Bekasi Dorong Gerakan Pengelolaan Sampah Berbasis RW .

Oktober 24, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Sabtu 24' Oktober 2026 ,--
KOTA  -  BEKASI ,--

Kota - Bekasi , Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto meresmikan kantor Bank Sampah PJM Green RW 07, Pondok Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati. 

Peresmian ini menjadi momentum untuk memperkuat gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus mendorong partisipasi warga dalam mengurangi sampah sejak dari sumbernya.Bank Sampah PJM Green memiliki perjalanan panjang dalam menggerakkan kepedulian lingkungan. Berawal pada 2003 dengan hanya 10 orang nasabah dan volume sampah yang terkumpul sekitar 19 kilogram, kini bank sampah tersebut telah berkembang hingga memiliki 80 nasabah dengan volume sampah yang dikelola mencapai lebih dari satu ton.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa gerakan pengelolaan sampah di tingkat lingkungan dapat memberikan dampak nyata ketika masyarakat terlibat aktif dan konsisten menjalankan kebiasaan memilah sampah.Wali Kota Bekasi, 

Tri Adhianto, dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya membangun budaya memilah sampah dari rumah dan memperkuat peran bank sampah di tingkat RW.“Pemilahan harus dimulai dari rumah, dan bank sampah menjadi ujung tombak pengelolaan di tingkat RW. .

Pemerintah bertugas melakukan sosialisasi dan memastikan masyarakat terlibat aktif,” demikian penekanan Wali Kota Bekasi dalam pemberitaan resmi 

Pemerintah Kota Bekasi mengenai pengelolaan sampah.Pemerintah Kota Bekasi juga mendorong agar gerakan pengelolaan lingkungan semakin terarah pada 2028, dengan fokus pada penguatan bank sampah, optimalisasi lubang biopori, serta pengolahan sisa makanan atau sampah organik.

Ke depan, keberadaan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) ditargetkan menjadi bagian dari solusi penanganan sampah perkotaan, dengan kapasitas pengolahan yang disebut mencapai 1.000 ton per hari. 

Meski demikian, masih terdapat pekerjaan rumah berupa sekitar 500 ton sampah setiap hari yang perlu ditangani agar tidak terus menumpuk di tempat pengolahan sampah terpadu (TPST).

Karena itu, penguatan bank sampah di setiap RW menjadi langkah penting untuk mengurangi timbulan sampah dari sumbernya. Warga didorong untuk memilah sampah, memanfaatkan kembali material yang masih bernilai ekonomis, serta mengolah sampah organik melalui biopori maupun metode pengomposan.

Peresmian kantor Bank Sampah PJM Green diharapkan semakin memperkuat kegiatan operasional, meningkatkan keterlibatan nasabah, serta menjadi ruang kolaborasi bagi warga dalam membangun lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Dari 10 nasabah hingga 80 nasabah, dari 19 kilogram hingga lebih dari satu ton sampah yang dikelola, perjalanan PJM Green menjadi pengingat bahwa perubahan besar dapat dimulai dari lingkungan terkecil.

Tri Adhianto tegaskan agar pengurus RW untuk terys bergerak dengan perkuat bank sampah karena kurangi sampah dari rumah adalah bentuk kedisiplinan untuk kemajuan kota dan dimulai dari diri sendiri serta lingkungan.

( GEOFFREY . MAKSURILLA .)
Editor Geoffrey. M

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar