Bedah Rumah, Lapas Sarolangun dan BAZNAS Hadirkan Hunian Layak bagi Warga Aur Gading
SIMAK BERITA NEWS COM
Kamis 13 Agustus 2026
Merangin Jambi
Sarolangun
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sarolangun dan Kelurahan Aur Gading, Kecamatan Sarolangun, kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui program bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Program bedah rumah tersebut dilaksanakan selama kurang lebih tiga minggu dengan melibatkan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Sarolangun sebagai tenaga pelaksana. Setelah melalui proses pengerjaan, rumah milik Bustomi, salah satu warga yang membutuhkan, akhirnya selesai direhabilitasi dan kini menjadi hunian yang lebih layak dan nyaman.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia sebagai bentuk pengabdian warga binaan pemasyarakatan kepada masyarakat. Keterlibatan WBP dalam kegiatan tersebut telah melalui tahapan asesmen serta sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), sehingga warga binaan yang terlibat dinilai memenuhi persyaratan untuk mengikuti kegiatan pembinaan yang berorientasi pada kepedulian sosial dan reintegrasi dengan masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun, Ibnu Faizal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan bedah rumah tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan bagi warga binaan.
“Ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, sebagai wujud pengabdian warga binaan pemasyarakatan kepada masyarakat. Warga binaan diberikan kesempatan untuk berkontribusi secara positif melalui keterampilan dan tenaga yang mereka miliki. Tentunya seluruh proses telah melalui asesmen dan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan,” ujar Ibnu Faizal.
Menurutnya, kegiatan tersebut membuktikan bahwa warga binaan juga memiliki kesempatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Pembinaan tidak hanya dilakukan di dalam lapas, tetapi juga diarahkan agar WBP mampu berkontribusi secara positif ketika kembali ke tengah masyarakat.
Sementara itu, Lurah Aur Gading, Aliwardana, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menilai keterlibatan warga binaan Lapas Sarolangun dalam membantu masyarakat merupakan sebuah langkah yang sangat baik.
“Program ini sangatlah baik. Peran warga binaan Lapas Sarolangun dapat memberikan kontribusi nyata kepada warga kami yang membutuhkan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kalapas Sarolangun dan Ketua BAZNAS Kabupaten Sarolangun yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat Kelurahan Aur Gading,” ungkap Aliwardana.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sarolangun, Imam Haramein, M.H.I., menjelaskan bahwa penerima manfaat merupakan masyarakat yang tergolong mustahiq atau berhak menerima bantuan. Program bedah rumah ini juga menjadi pengalaman kedua bagi BAZNAS Kabupaten Sarolangun dalam melaksanakan kegiatan serupa.
“Ini merupakan bedah rumah yang kedua kalinya dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Sarolangun. Capaian kali ini sangat maksimal karena tenaga tukangnya tidak perlu dibayar, sebab pengerjaan dibantu oleh warga binaan pemasyarakatan Lapas Sarolangun. Tentunya kerja sama seperti ini sangat baik dan ke depan harus terus berkelanjutan bersama Lapas Sarolangun,” kata Imam Haramein.
Ia berharap sinergi antara BAZNAS dan Lapas Sarolangun dapat terus dikembangkan, tidak hanya dalam program bedah rumah, tetapi juga berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat lainnya.
Sementara itu, penerima manfaat Bustomi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kalapas Sarolangun dan BAZNAS Kabupaten Sarolangun atas bantuan yang diberikan untuk merehab rumah saya. Sekarang rumah saya sudah menjadi lebih layak untuk ditempati. Semoga semua yang membantu mendapatkan balasan kebaikan,” ujar Bustomi.
Selain peresmian dan penyerahan kunci rumah kepada penerima manfaat, kegiatan tersebut juga menjadi momentum Penguatan Antar sinergi kelembagaan
Lapas Kelas IIB Sarolangun bersama BAZNAS Kabupaten Sarolangun menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS/MoU) sebagai komitmen untuk melaksanakan berbagai kegiatan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Lapas Sarolangun.
Ia Mengatakan Pembentukan UPZ tersebut dikatakan nya semakin memperkuat peran Lapas kelas IIB Sarolangun dalam mendukung kegiatan sosial dan Pemberdayaan masyarakat
"Melalui pengelolaan zakat
Kegiatan bedah rumah ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Lapas, BAZNAS, pemerintah kelurahan, dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat nyata"
Lebih Lanjut Bukan sekadar membangun sebuah rumah, program ini menjadi bagian dari proses pembinaan WBP untuk belajar mengabdi, bekerja, berbagi, dan kembali memperoleh kepercayaan masyarakat melalui karya nyata.
Kabiro Jambi YN SBN
