Sukseskan Program Genting ,DPPKB Merangin Gercep Beri Bantuan ibu Hamil KET

Juni 17, 2026
Sukseskan Program Genting ,DPPKB Merangin Gercep Beri Bantuan ibu Hamil KET

SIMAK BERITA NEWS COM 

Rabu 17 Juni 2026
Merangin  Jambi 

Bangko
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas kesehatan ibu serta anak, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Merangin menyalurkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Kecamatan Jangkat. Tak menunggu waktu lama ketika menemukan Ibu Hamil KEK tersebut, DPPKB Merangin memberikan bantuan makanan tambahan berupa telur dan susu. Bantuan itu sebagai upaya pencegahan stunting.

Hal ini juga merupakan salah satu langkah konkret DPPKB Merangin dalam memperkuat intervensi gizi spesifik kepada kelompok sasaran yang berisiko tinggi melahirkan anak stunting. Ibu hamil dengan kondisi KEK menjadi perhatian khusus karena kekurangan asupan gizi selama masa kehamilan dapat berdampak pada kesehatan ibu maupun pertumbuhan janin yang dikandungnya.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui pendampingan langsung oleh petugas lapangan keluarga berencana (PLKB), kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), serta tenaga kesehatan setempat. Selain menyerahkan bantuan makanan tambahan, petugas juga melakukan pemantauan kondisi kesehatan ibu hamil dan memberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi selama masa kehamilan.

Kepala DPPKB Kabupaten Merangin drg.H.Sony Propesma,.M.Ph menyampaikan bahwa upaya pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sejak seorang ibu memasuki masa kehamilan. Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan ibu hamil menjadi salah satu kunci utama dalam melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

“Pencegahan stunting tidak bisa dilakukan hanya setelah anak lahir. Intervensi harus dimulai sejak masa kehamilan. Oleh karena itu, ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis perlu mendapatkan perhatian khusus melalui pemberian makanan tambahan seperti yang kita temukan di Kecamatan Jangkat Desa Pulau Tengah ini,” ujarnya, Rabu (17/06/2026)
drg.Sony menjelaskan, bahwa kondisi KEK pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti bayi lahir dengan berat badan rendah, gangguan pertumbuhan janin, hingga meningkatnya potensi stunting pada anak. Karena itu, pemerintah terus berupaya memastikan ibu hamil mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan dan pemenuhan gizi yang memadai.

"Semoga PMT yang kami berikan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi ibu hamil sehingga kondisi kesehatannya semakin baik. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah Merangin dalam mendukung keberhasilan program nasional percepatan penurunan stunting,"jelasnya. 

Selain bantuan PMT, para ibu hamil KEK ini juga diberikan  mengenai pola makan bergizi seimbang, pentingnya mengonsumsi tablet tambah darah secara teratur, menjaga kebersihan lingkungan, serta melakukan pemeriksaan kehamilan rutin di fasilitas kesehatan. Edukasi tersebut bertujuan agar para ibu memiliki pemahaman yang baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.

"Petugas pendamping di lapangan juga terus melakukan kunjungan dan pemantauan terhadap ibu hamil KEK berisiko untuk memastikan kondisi kesehatannya terpantau dengan baik. Pendampingan ini menjadi bagian penting dalam upaya memastikan setiap ibu hamil memperoleh layanan dan perhatian yang optimal,"pungkasnya. 

Melalui kegiatan ini, DPPKB Kabupaten Merangin kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan keluarga. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, PLKB, Tim Pendamping Keluarga, kader, dan masyarakat, diharapkan upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Merangin dapat berjalan lebih optimal

( Kabiro Jambi Yendri SBN ).

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar