Tumpukan Bansos Kemenaker akibat kesulitan data warga PHK.

Agustus 07, 2020
SIMAKBERITANEWS.COM
Sabtu 08/08/2020

Tumpukan Bansos Kemenaker  akibat kesulitan data warga PHK.

BEKASI - Ribuan paket bantuan sosial (bansos) bagi korban PHK, sudah sekitar dua bulan menumpuk di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat. Penumpukan terjadi akibat Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi kesulitan mencari data warga yang terkena PHK.

Pantauan SimakberitaNews.com, bansos sembako itu tertumpuk di gate 11 Stadion Patriot Candrabhaga.
Bansos sembako itu tertumpuk terdiri dari karung beras dan kantong berwarna merah putih dari Presiden dan Kementerian Sosial.
Beberapa paket bansos nampak kotor serta ada bercak berwarna hitam.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan bahwa ribuan bansos menumpuk itu bukan tidak tersalurkan, tapi belum disalurkan.

Bansos itu diperuntukkan untuk para buruh atau pekerja yang terkena PHK. Akan tetapi masih ada dari serikat yang belum mengambilnya.

"Ya itu kan separuh sudah diberikan, separuh lagi mau ambil. Kalau tidak diambil-ambil ya kita berikan ke anak yatim yayasan dan yang membutuhkan," kata Rahmat.

Sementara, Kepala Disnaker Kota Bekasi, Ika Indah Yarti mengaku bansos sembako itu berasal dari Kementrian Tenaga Kerja.

Diperuntukan bagi tenaga kerja yang terkena Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK) di Kota Bekasi.

Pihaknya telah berkirim surat kepada serikat pekerja dan serikat buruh yang ada di Kota Bekasi. Untuk mengambil Bansos tersebut.

"Tapi ya itu tadi yang serikat tidak ambil, pekerja diluar serikat juga kan sulit datanya ya karena ada yang sudah pulang kampung dan pindah," kata Ika.

Ika menuturkan kendala tak dapat segera disalurkan bansos itu karena banyak perusahaan tak melaporkan data pekerjanya yang terkena PHK.

Sebab, mereka yang di PHK masih dalam proses penyelesaian kedua belah pihak.

"Jadi ada beda arti, di rumahkan itu belum PHK ada yang sudah kategori PHK. Kalau pekerja itu nilainya di rumahkan sama artinya kan PHK, itu juga yang jadi keinginan para pekerja,"beber dia.

Ia menambahkan dari 1268 telah disalurkan sebanyak 400 paket bansos.

Proses penyaluran terus dilakukan bertahap dan terus berkoordinasi dengan para serikat pekerja ini untuk mengambilnya dan meminta data-data para pekerja yang terkena PHK.

Pasalnya, Disnaker Kota Bekasi tidak bisa bekerja atau menyalurkan paket bansos jika tidak ada data jelasnya.

Sebab, penerimanya harus benar-benar mereka yang terkena PHK.

"Saya inginnya hari ini selesai tapi kan harus ada yang menerima. Maka kita terus koordinasi dan minta serikat segera ambil," tandasnya.



(ZULFAN Flora )

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar