Tampilkan postingan dengan label # Pemerintah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label # Pemerintah. Tampilkan semua postingan
KDS Tekankan Kepala Sekolah Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Bentuk Karakter Siswa

KDS Tekankan Kepala Sekolah Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Bentuk Karakter Siswa

Agustus 17, 2026
SIMAKBERITANEWS - Kabupaten Bandung– Bupati Bandung, Dadang Supriatna menegaskan pentingnya peran kepala sekolah sebagai garda terdepan dalam meningkatkan mutu pendidikan serta membentuk generasi yang cerdas, berprestasi, berakhlakul karimah, dan siap menjadi pemimpin bangsa.

Hal tersebut disampaikan Dadang saat menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Kunjungan Kerja dalam rangka Penguatan Kinerja Kepala Sekolah SD dan SMP Negeri se-Sub Rayon 8 Kabupaten Bandung di SMP Negeri 1 Ciparay, Rabu (12/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dadang yang lebih akrab disapa KDS ini menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para kepala sekolah yang dinilainya memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas pendidikan di sekolah masing-masing.“Abdi mah sangat hormat ka para Kepala Sekolah. Abdi sangat apresiasi, karena Kepala Sekolah itu sebagai garda terdepan dalam pendidikan. 

Maka harus berpikir bagaimana mutu pendidikan di sekolah masing-masing,” ujar KDS.

Ia menegaskan, kepala sekolah harus memusatkan perhatian pada peningkatan kualitas pendidikan dan tidak menjadikan jabatan sebagai sarana untuk mencari keuntungan pribadi.“Jangan berpikir bagaimana untuk memikirkan setoran. 

Tapi berpikir bagaimana bisa memberikan pendidikan kepada anak-anak kita sehingga menghasilkan anak-anak yang cerdas, berprestasi dan berakhlakul karimah,” tegasnya.

Menurut KDS, tugas kepala sekolah bukan hanya berkaitan dengan aspek manajerial, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian yang memiliki nilai jangka panjang. 

Ia mengingatkan bahwa ilmu yang bermanfaat dan anak-anak yang saleh merupakan bagian dari amal yang pahalanya dapat terus mengalir.“Bapak/Ibu Kepala Sekolah adalah pengganti orang tua setelah di rumahnya masing-masing. 

Maka mari kita niatkan pekerjaan ini lillahi ta'ala, untuk memberikan bekal akhirat sekaligus mencerdaskan anak bangsa,” tuturnya.

KDS juga memaparkan lima hal yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi Indonesia Emas 2045, yang menurutnya harus diterapkan pula dalam pengelolaan pendidikan di Kabupaten Bandung.

Pertama, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang profesional dan memahami digitalisasi. Ia mengatakan, kepala sekolah dan guru harus terus meningkatkan kapasitas diri serta memahami perkembangan teknologi. 

Menurutnya, perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) saat ini telah mengubah pola belajar dan komunikasi, sehingga dunia pendidikan tidak boleh tertinggal.“Kepala sekolah dan para guru jangan sampai kalah oleh murid dalam memahami digitalisasi. 

Sekarang ada robot, ada AI, ada ChatGPT. Ini harus kita pahami dan manfaatkan secara positif,” katanya.Kedua, penguatan data atau big data. KDS meminta satuan pendidikan memastikan data pendidikan, termasuk Dapodik, benar-benar akurat dan diperbarui. Data tersebut juga diharapkan dapat digunakan untuk memetakan potensi dan kemampuan peserta didik.

Ia mendorong sekolah untuk melahirkan inovasi yang selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, serta visi pembangunan nasional.“Kalau bisa, setiap sekolah mempersiapkan data anak didik yang mempunyai kapasitas dan kemampuan lebih unggul. Kepala sekolah harus mempunyai inovasi yang berbeda, tetapi tetap sejalan dengan visi dan misi pemerintah,” ujarnya.

Ketiga, research and development atau kajian dan pengembangan. KDS meminta sekolah tidak berhenti pada rutinitas, tetapi melakukan kajian terhadap berbagai kebutuhan dan kondisi lingkungan sekolah agar proses belajar mengajar berlangsung nyaman dan efektif.

Ia juga mendorong penerapan sejumlah penguatan muatan pendidikan, di antaranya pemahaman Pancasila dan UUD 1945, pendidikan bahasa dan budaya Sunda, serta kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik.

Menurutnya, pendidikan karakter, moral, kedisiplinan, budaya, dan agama merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi masa depan.Keempat, membangun institusi yang kuat dan kompak. KDS menekankan pentingnya kekompakan antara kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan.“Tidak akan disebut Kepala Sekolah kalau tidak ada guru. Tidak akan disebut Kepala Sekolah kalau tidak ada murid. Artinya, institusi yang kuat itu adalah kekompakan dalam hal positif untuk memperbaiki sistem,” 

katanya.Kelima, pengelolaan keuangan yang baik dan bertanggung jawab. KDS meminta kepala sekolah memahami pengelolaan anggaran secara menyeluruh dan tidak sekadar menyerahkan persoalan administrasi kepada bendahara atau operator.

Ia mengingatkan agar setiap dokumen dan pertanggungjawaban keuangan dipahami terlebih dahulu sebelum ditandatangani.“Jangan langsung menandatangani kalau belum memahami. Urusan uang itu sangat sensitif. 

Kepala sekolah harus memahami dan bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan sekolah,” tegasnya.

Selain penguatan kapasitas kepala sekolah, KDS juga menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dasar, termasuk mendukung pelaksanaan wajib belajar 13 tahun.

Ia mendorong penguatan pendidikan anak usia dini hingga jenjang pendidikan menengah agar kualitas sumber daya manusia Kabupaten Bandung terus meningkat.“Makanya penting pendidikan dasar. Penting 13 tahun wajib belajar. Kita sukseskan bersama,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat saat ini memiliki program revitalisasi sekolah. Ia berharap kepala sekolah dapat menjalankan amanah tersebut dengan fokus pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana serta mutu pembelajaran.“Jangan dibebankan kepada Kepala Sekolah. Kepala Sekolah fokus saja pada peningkatan mutu anak sekolah,” katanya.

Lebih lanjut, KDS meminta kepala sekolah dan guru memberikan keteladanan melalui kedisiplinan sehari-hari.

Ia mendorong agar kepala sekolah dan guru datang lebih awal dibandingkan peserta didik serta menyambut siswa di pintu gerbang. Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut dapat membangun kedisiplinan sekaligus kedekatan emosional antara guru dan siswa.“Kalau kepala sekolah dan guru datang lebih awal, menyambut anak-anak, kemudian bersalaman, itu akan membangun kedisiplinan dan hubungan emosional dengan peserta didik,” katanya.

Ia meyakini, lingkungan pendidikan yang dibangun dengan keteladanan, kedisiplinan, kepedulian, dan komunikasi yang baik dapat mencegah berbagai persoalan di lingkungan sekolah, termasuk perundungan dan kekerasan terhadap peserta didik.

Ia juga mengingatkan kepala sekolah untuk memiliki kepekaan sosial terhadap kondisi guru, siswa, maupun masyarakat di sekitar sekolah.“Jangan sombong. Kepala sekolah harus sehat secara sosial. 

Kalau ada anak didik yang tidak punya sepatu atau ada kebutuhan lainnya, data itu harus diketahui dan dicarikan solusinya,” ujarnya.KDS berharap seluruh kepala sekolah di Kabupaten Bandung dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas dan menjadikan peningkatan mutu pendidikan sebagai prioritas utama.“Dibuktikan dengan kinerja. 

Mari kita niatkan bersama untuk mencerdaskan anak bangsa, membentuk generasi yang berkarakter, dan mempersiapkan pemimpin-pemimpin bangsa untuk Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. √
IAS Catat Skor Kinerja 93,4: RUPS 2025 Setujui Laba Jadi Cadangan Ekspansi

IAS Catat Skor Kinerja 93,4: RUPS 2025 Setujui Laba Jadi Cadangan Ekspansi

Juni 20, 2026

SIMAKBERITANEWS - TANGERANG. PT Integrasi Aviasi Solusi (InJourney Aviation Services/IAS), subholding PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) yang fokus di layanan aviasi terintegrasi, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025.

Agenda tahunan itu berlangsung Jumat, 19 Juni 2026 di Ruang Remote Office Lantai 1 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. RUPS jadi momentum strategis perusahaan untuk evaluasi kinerja, penguatan tata kelola, dan penetapan arah bisnis ke depan.

Hadir Jajaran Direksi & Pemegang Saham
RUPS dihadiri langsung Herdy Harman, Direktur SDM & Digital PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) selaku Pemegang Saham Seri I, dan Ferry Kusnowo, Direktur Strategi dan Pengembangan Teknologi PT Angkasa Pura Indonesia selaku Pemegang Saham Seri J.

Jajaran Dewan Komisaris serta Direksi IAS juga lengkap hadir, dipimpin Plt. Direktur Utama sekaligus Direktur Operasi Danny P. Thaharsyah. Turut hadir Direktur Keuangan Citra Amelya, Direktur Human Capital Israwadi, Direktur Komersial Muchdian Muchlis, dan Direktur Manajemen Risiko Dody Rahmadi Amar.

4 Agenda Strategis Disetujui Pemegang Saham
Dalam RUPS, pemegang saham membahas dan menyetujui 4 agenda utama:
1. Pengesahan Laporan Tahunan & Laporan Keuangan 2025
2. Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris 2025
3. Penetapan penggunaan laba bersih Perseroan
4. Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk audit Tahun Buku 2026

Kinerja 2025 Solid: Skor 93,4 & GCG 87,06
Sepanjang 2025, IAS membukukan pertumbuhan bisnis positif dibanding tahun sebelumnya. Kondisi keuangan tetap sehat, siap dukung agenda investasi dan ekspansi. Performa operasional juga optimal lewat portofolio bisnis adaptif dan inisiatif alignment yang berjalan berkelanjutan.

Komitmen tata kelola jadi sorotan. IAS meraih opini audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Ernst & Young (EY) untuk laporan keuangan 2025. Skor implementasi Good Corporate Governance (GCG) juga naik signifikan jadi 87,06 dengan predikat “Sangat Baik”.

Hasilnya, IAS catat skor kinerja perusahaan 93,4 dari total 100. Angka itu menegaskan strategi bisnis berjalan efektif dan operasional terjaga optimal sepanjang 2025.

Laba 2025 Ditahan, Fokus Ekspansi
Keputusan strategis RUPS, seluruh laba bersih 2025 dibukukan sebagai cadangan perusahaan. Nggak ada pembagian dividen. Langkah ini untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung pengembangan bisnis berkelanjutan IAS ke depan.

“Melalui RUPS 2025, InJourney Aviation Services menegaskan komitmen memperkuat pertumbuhan layanan aviasi terintegrasi, menjaga tata kelola unggul, serta meningkatkan daya saing demi mendukung pertumbuhan industri penerbangan yang berkelanjutan,” tutup manajemen. √

Editor : Rochmatillah

Target PAD Rp3,8 Triliun, Bapenda Kab Bekasi Gelar Operasi Gabungan Kejar Pajak

Target PAD Rp3,8 Triliun, Bapenda Kab Bekasi Gelar Operasi Gabungan Kejar Pajak

Mei 10, 2026
Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, menyebut operasi ini tidak main-main. Pemkab menggandeng Pemprov Jawa Barat, Kepolisian, hingga TNI untuk turun langsung ke lapangan.

SIMAKBERITANEWS - KABUPATEN BEKASI JAWA BARAT. Pemerintah Kabupaten Bekasi pasang target tinggi. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 hingga tembus Rp3,8 triliun.

Salah satu jurus utamanya: operasi gabungan penagihan pajak yang digelar masif di berbagai wilayah.

Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, menyebut operasi ini tidak main-main. Pemkab menggandeng Pemprov Jawa Barat, Kepolisian, hingga TNI untuk turun langsung ke lapangan.

“Operasi gabungan difokuskan pada penagihan pajak kendaraan bermotor yang menjadi salah satu sumber utama pendapatan daerah dari sektor opsen,” ujar Iwan.

Sasarannya jelas, titik-titik strategis yang jadi pusat aktivitas warga. Mulai dari pasar, terminal, hingga jalan protokol di tiap kecamatan. Tujuannya supaya wajib pajak yang menunggak bisa langsung bayar di tempat.

Strategi jemput bola ini akan digelar rutin setiap bulan sepanjang 2026. Lokasinya pun berpindah-pindah agar jangkauan penagihan makin luas dan kepatuhan warga naik.

Lalu uangnya lari ke mana? Iwan menjelaskan, hasil penagihan pajak kendaraan bermotor akan masuk dulu ke kas Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Setelah itu, baru disalurkan kembali ke Pemkab Bekasi lewat mekanisme bagi hasil atau opsen pajak.

“Pendapatan dari sektor opsen dihitung berdasarkan persentase tertentu dan disalurkan ke kas daerah setiap hari,” katanya.

Dengan cara ini, Bapenda optimistis target PAD Rp3,8 triliun bisa tercapai. 

"Bapenda Kabupaten Bekasi Genjot PAD 2026 Rp3,8 Triliun Lewat Operasi Gabungan Penagihan Pajak," tutup Iwan. √


Presiden RI Rayakan Idulfitri 1447 H dengan makna Kebersamaan dan Persaudaraan

Presiden RI Rayakan Idulfitri 1447 H dengan makna Kebersamaan dan Persaudaraan

April 22, 2026

SIMAKBERITANEWS - Presiden Prabowo Subianto merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dengan kegiatan yang sarat makna kebersamaan dan persaudaraan. Tidak hanya mengikuti malam takbiran di Sumatra Utara, salat Idulfitri di Aceh, dan melakukan halal bihalal bersama masyarakat di Jakarta, Presiden turut melakukan silaturahmi dengan para pemimpin negara Muslim melalui sambungan telepon.

“Setelah bermalam takbiran di Sumatra Utara, Salat Idul fitri di Aceh, serta halal bihalal bersama masyarakat di Istana Merdeka, Jakarta, dalam beberapa hari di suasana Idul fitri ini Presiden Prabowo juga melaksanakan silaturahmi melalui sambungan telepon dengan para pemimpin negara Muslim,” ujar Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya, pada Minggu, 22 Maret 2026.

Adapun sejumlah pemimpin negara yang telah dihubungi Presiden dalam beberapa hari ini, yakni:

Presiden Republik Turkiye, Recep Tayyip Erdoğan;
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif;
Raja Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II; dan Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Selain itu, Seskab Teddy juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo masih akan melanjutkan komunikasi dengan sejumlah Kepala Negara lainnya dalam waktu dekat. “Beberapa Kepala Negara lainnya juga akan dihubungi dalam waktu dekat, menunggu konfirmasi dari masing-masing negara,” katanya.

Momen silaturahmi ini, menurut Seskab Teddy tidak hanya menjadi tradisi Idul fitri, tetapi juga memiliki makna strategis dalam hubungan internasional Indonesia. “Silaturahmi ini menjadi wujud eratnya persaudaraan dan kerja sama antar negara-negara Muslim, sekaligus memperkuat hubungan bilateral di tengah suasana penuh keberkahan,” tulis Seskab Teddy.

Momen ini menjadi penegasan bahwa Indonesia tidak hanya hadir sebagai negara muslim terbesar, tetapi juga sebagai jembatan persatuan yang membawa pesan damai, kerja sama, dan harapan bagi dunia Islam. Idul fitri pun menjadi lebih dari sekadar perayaan, tetapi sekaligus sebagai ruang diplomasi, penguat ukhuwah, dan simbol komitmen Indonesia untuk terus merajut persatuan global. (Red) 

Plt Bupati Bekasi Sholat Idul Fitri bersama Warga di Masjid Al-Wahid

Plt Bupati Bekasi Sholat Idul Fitri bersama Warga di Masjid Al-Wahid

April 21, 2026



Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja didampingi Sekda Endin Samsudin dan sejumlah Kepala SKPD dan Camat mengikuti sholat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Al-Wahid di Desa Waluya Cikarang Utara, Sabtu (21/03)


SIMAKBERITANEWS – CIKARANG UTARA KABUPATEN BEKASI JAWA BARAT. Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja di dampingi Sekda Endin Samsudin dan sejumlah Kepala SKPD dan Camat mengikuti sholat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama ratusan warga di Masjid Al-Wahid di Desa Waluya Kecamatan Cikarang Utara, Sabtu (21/03/2026).
Dalam sambutanya Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja mengatakan Idul Fitri kali ini bukan hanya kembali dalam kesucian secara pribadi, tapi juga momentum untuk memperkuat ukhuwah dalam memperkuat persatuan dan menumbuhkan kehidupan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Dirinya selaku Plt Bupati Bekasi menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada unsur Forkopimda, perangkat daerah dan seluruh stakeholder hingga masyarakat yang ikut menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Bekasi selama bulan Ramadan, sehingga seluruh rangkaian ibadah bisa berjalan aman, tertib dan penuh kekhusuan.
“Momentum Idul Fitri ini juga saat yang tepat bagi kita untuk saling memaafkan untuk membuka lembaran baru dan membuat komitmen kita membangun Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju dan sejahtera,” ucapnya.
Lebih lanjut Asep juga mengatakan setelah melewati bulan Ramadhan yang penuh berkah, dirinya mengajak untuk bersama menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal untuk semakin semangat memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kontribusi nyata dalam pembangunan.
“Dengan ini saya atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintahan kabupaten Bekasi, mengucapakan minal Aidin wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin, semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita dan semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, keselamatan dan kemajuan bagi Kabupaten Bekasi yang kita cintai,” tutupnya.
Usai sholat Idul Fitri, Plt Bupati Bekasi bersama keluarga dan para tamu undangan menyempatkan diri berziarah ke makam Almarhum Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, yang lokasi makamnya persis di samping bangunan Masjid Al-Wahid yang merupakan warisan peninggalan mendiang Bupati Eka Supria Atmaja yang juga kakak kandung dari Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja .(

DPRD Kota Bekasi: Semangat Kartini Harus Terus Hidup di Era Modern

DPRD Kota Bekasi: Semangat Kartini Harus Terus Hidup di Era Modern

April 20, 2026
SIMAKBERITANEWS - DPRD KOTA BEKASI. Nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini dinilai masih sangat relevan dengan kehidupan masa kini. Hal itu disampaikan  Lia Erliani Sekretaris DPRD kota bekasi

Menurutnya, Kartini merupakan sosok perempuan yang mampu berpikir melampaui zamannya. Gagasan dan visi Kartini tetap relevan hingga saat ini, terutama dalam mendorong peran perempuan di berbagai bidang.

“Semangat emansipasi yang diperjuangkan Kartini perlu terus diteladani oleh perempuan masa kini,” ujarnya.

Ia berharap perempuan tidak hanya menjadikan Kartini sebagai simbol, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai perjuangannya dalam kehidupan sehari-hari. “Terlebih menghargai diri sendiri dengan terus bertumbuh menjadi perempuan dengan versi terbaiknya,” kata dia.

Perjuangan Kartini di bidang pendidikan menjadi salah satu yang disorot. Pada awal abad ke-20, Kartini mendirikan sekolah perempuan di Semarang. Langkah itu dinilai sebagai terobosan maju di tengah keterbatasan akses pendidikan bagi perempuan saat itu.

Selain itu, Kartini juga memiliki sisi religius yang kuat. Kartini diketahui pernah belajar agama kepada Kyai Soleh Darat dan turut mendorong lahirnya Tafsir Al-Qur’an berjudul _Baiturrahman_. “Hal tersebut menunjukkan bahwa perempuan perlu memiliki keseimbangan antara intelektualitas, karakter, dan spiritualitas,” jelasnya.

Ia juga mengajak perempuan untuk lebih aktif dalam melindungi dan memberdayakan sesama. Nilai-nilai perjuangan Kartini disebut masih relevan dalam menjawab persoalan sosial seperti kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga, hingga isu kesetaraan gender.

“Kartini masa kini harus bisa menjadi pelindung dan memberdayakan perempuan di sekitarnya,” tegasnya.

Semangat perjuangan Kartini, lanjutnya, perlu diwujudkan melalui aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat. Perempuan juga diajak berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Ini menjadi pesan untuk kita terus memperjuangkan nilai-nilai Kartini sampai hari ini,” pungkasnya. (Adv DPRD Kota Bekasi)