SIMAK BERITA NEWS COM
Selasa 03 November 2026
Merangin Jambi
Bangko
Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten Merangin dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi wadah yang semakin kuat dalam mengakomodasi kepentingan sosial, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat perantau Minang di daerah.
Hal tersebut disampaikan Rudianto, yang menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua DPD IKM Kabupaten Merangin. Menurutnya, Kabupaten Merangin merupakan salah satu sentra bisnis dengan potensi perantau Minang yang cukup besar, mulai dari pelaku UMKM, rumah makan, perdagangan hingga berbagai sektor strategis lainnya.
“Kabupaten Merangin merupakan sentra bisnis. Potensi perantau Minang di sini sangat besar, mulai dari UMKM, rumah makan, hingga sektor strategis lainnya. Itu yang ingin kita akomodasi agar IKM benar-benar memberi manfaat,” jelas Rudianto.
Rudianto juga menyampaikan arahan Ketua Umum DPP IKM, Andre Rosiade, agar seluruh potensi perantau Minang di daerah dapat bersinergi dengan program pemerintah, baik di tanah rantau maupun dengan kampung halaman di Sumatera Barat.
Jika dipercaya memimpin IKM Kabupaten Merangin, Rudianto menegaskan bahwa penguatan soliditas internal akan menjadi langkah pertama sebelum organisasi bergerak menjalankan berbagai program kerja.
“Kita solidkan dulu pengurus. Setelah itu baru bergerak ke bidang-bidang lainnya,” tegasnya.
Menurut Rudianto, seluruh bidang dalam kepengurusan IKM memiliki peran strategis. Terlebih menjelang bulan suci Ramadan, bidang sosial dan zakat dinilai perlu segera mengambil peran nyata untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“IKM ini sifatnya merangkul. Tidak ada batasan siapa pun yang ingin bergabung. Selama punya niat membantu dan membesarkan organisasi, kita tampung dari mana pun asalnya,” ujarnya.
TERBUKA UNTUK SEMUA CALON
Menariknya, Rudianto juga menegaskan bahwa dirinya tidak mempersoalkan jika ada tokoh atau perantau Minang lainnya yang ingin maju sebagai calon Ketua IKM Kabupaten Merangin.
Menurutnya, IKM merupakan rumah bersama bagi seluruh perantau Minang sehingga proses regenerasi dan kontestasi harus tetap berjalan secara terbuka dan sehat.
“Saya berharap kawan-kawan yang ingin maju juga sebagai Ketua IKM, silakan. IKM terbuka bagi seluruh perantau Minang. Kita sama-sama punya hak dan kesempatan untuk memberikan yang terbaik,” kata Rudianto.
Namun, Rudianto mengaku telah memiliki tekad kuat jika nantinya mendapatkan amanah untuk memimpin organisasi tersebut.
Ia ingin membawa IKM Kabupaten Merangin bergerak lebih cepat, lebih terbuka, dan lebih mampu menjawab kebutuhan masyarakat perantau Minang.
“Yang jelas, saya sudah punya tekad. Bukan sekadar memajukan IKM di Kabupaten Merangin, tetapi kita ingin membuatnya berkembang lebih pesat. Kita coba terobosan-terobosan baru, kita rubah pola permainan. Jangan hanya mengandalkan pola lama, tetapi mari kita coba cara-cara baru yang lebih kreatif dan bermanfaat,” tegasnya.
Bagi Rudianto, perubahan bukan berarti meninggalkan pengalaman para tokoh terdahulu. Justru pengalaman tersebut menjadi modal untuk membangun organisasi dengan pendekatan yang lebih modern.
“Kita hormati pemain lama, kita hargai para senior. Tetapi generasi berikutnya juga harus diberi ruang untuk menghadirkan gagasan baru. Pengalaman dan inovasi harus berjalan bersama,” tambahnya.
Dengan potensi ekonomi perantau Minang yang besar di Merangin, Rudianto berharap IKM ke depan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi, sosial, dan kebersamaan masyarakat Minang di tanah rantau.
“Bersatu bukan hanya untuk berkumpul, tetapi bersatu untuk bergerak dan memberi manfaat,” pungkas Rudianto.
Reporter L Mila
Editor Geofrey M
