Dari Balik Tembok Lapas, Kandang Burung Karya Warga Binaan Bangko Siap Go Public
SIMAK BERITA NEWS COM
Senin 05 Oktober 2026
Merangin – Jambi
Bangko
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko terus mengembangkan program pembinaan kemandirian melalui pembuatan kandang burung dan kandang ayam oleh warga binaan. Hasil karya tersebut kini diarahkan untuk go public melalui pemasaran yang lebih luas agar dikenal dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
Kepala Lapas Bangko, Syaikoni, Amd IP SH MH mengatakan bahwa pembuatan kandang ini merupakan program produktif yang tidak berhenti pada kegiatan pembinaan di dalam Lapas, tetapi harus memiliki nilai guna dan nilai jual.
"Kami ingin hasil karya warga binaan bisa dikenal dan dinikmati masyarakat. Karena itu, produk kandang burung dan ayam ini kami arahkan untuk go public, sehingga manfaatnya bisa lebih luas," ujar Syaikoni.
Dalam proses pembuatannya, warga binaan dibekali keterampilan pertukangan, mulai dari merancang, merangkai, hingga menyelesaikan produk kandang dengan kualitas yang baik. Selain kandang ayam, Lapas Bangko juga membuat kandang burung dengan desain menarik yang dapat digunakan untuk kebutuhan lomba, sehingga memiliki nilai estetika sekaligus nilai jual.
"Kandang burung ini kami buat dengan desain yang menarik, termasuk untuk kebutuhan lomba. Ini bukti bahwa warga binaan mampu berkarya dan menghasilkan produk yang berkualitas," tambahnya.
Terkait pemasaran, Lapas Bangko membuka peluang kerja sama dengan masyarakat, komunitas pecinta burung, peternak, maupun pelaku usaha yang membutuhkan kandang. Pemasaran juga akan terus diperluas agar produk karya warga binaan semakin dikenal dan memberikan dampak ekonomi.
"Harapan kami, masyarakat bisa melihat langsung bahwa warga binaan bisa berubah, berkarya, dan memberi manfaat. Ini bagian dari upaya kami mewujudkan pemasyarakatan yang produktif dan berdampak," tutup Syaikoni.
Melalui program ini, Lapas Bangko menegaskan komitmennya untuk mendorong pembinaan kemandirian yang berorientasi pada hasil nyata, sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mendukung reintegrasi sosial warga binaan.
Reporter Mila
Editor : Geofrey
