Dikbud Merangin Warning Sekolah, Dr.Misrinadi : Jangan Ada Siswa yang Disuruh Angkat Ompreng MBG

September 25, 2026
Dikbud Merangin Warning Sekolah, Dr.Misrinadi : Jangan Ada Siswa yang Disuruh Angkat Ompreng MBG 

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Sabtu 26 September 2026 ,--

Merangin Jambi ,--

.       Kadis Pendidikan Dr.Misrinadi
         

Bangko ,
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Merangin memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin, Dr.Misrinadi, mengingatkan seluruh kepala sekolah dan guru agar melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG, khususnya agar tidak melibatkan siswa dalam kegiatan mengangkat atau membawa ompreng makanan.

Ia menegaskan, jangan sampai kegiatan tersebut menjadi kebiasaan yang kemudian dianggap sebagai hal yang biasa di lingkungan sekolah.

“Kepala sekolah dan guru saya minta untuk mengawasi. Jangan sampai ini menjadi budaya yang tidak baik untuk sekolah di masa yang akan datang. Jangan sampai berlarut-larut dan menjadi kebiasaan. Kalau seandainya masih ada, jangan sampai terjadi lagi,” tegas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merangin Dr.Misrinadi, Sabtu (26/09/2026).

Menurutnya, siswa harus mendapatkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta mendukung proses belajar mengajar. Karena itu, setiap pihak di sekolah diminta mengambil langkah pengawasan agar persoalan serupa tidak terulang.

Kepala sekolah dan guru juga diharapkan dapat memastikan pelaksanaan MBG berjalan dengan baik tanpa memberikan tugas yang semestinya bukan menjadi tanggung jawab siswa.

“Jangan sampai anak-anak kita dibiasakan melakukan hal seperti itu. Kita ingin program MBG berjalan dengan baik, tetapi tetap harus memperhatikan kepentingan dan kenyamanan peserta didik,” lanjutnya.

Dikbud Merangin meminta seluruh satuan pendidikan untuk segera melakukan evaluasi apabila ditemukan praktik serupa di lingkungan sekolah masing-masing.

Pengawasan dari kepala sekolah dan guru dinilai penting agar pelaksanaan MBG tidak berkembang menjadi kebiasaan yang kurang baik di kemudian hari.

“Cek juga itu makanannya, bergizi nggak, bersih nggak didalamnya, jangan sampai anak-anak kita makan yang tidak baik untuk kesehatannya. Yang jelas, kita tetap mendukung sepenuhnya program MBG bagi siswa sekolah dari pemerintah pusat ini,”terangnya.

Dikbud Merangin menegaskan, siswa datang ke sekolah untuk belajar dan mendapatkan pendidikan, bukan untuk dibebani tugas mengangkat ompreng MBG.

“Sekali lagi saya himbau, jangan sampai ada terjadi disekolah Merangin ada pihak sekolah yang menyuruh siswanya mengangkat ompreng, semoga ini menjadi perhatian kita bersama,”pungkasnya.

( Reporter : M Yazdi  S.B N )

Artikel Terkait

Latest
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar