Kabar Baik! Transparansi Anggaran Kota Bekasi Dapat Pujian KPK, Wali Kota Tegaskan Komitmen Bersih Dari KKN

Kabar Baik! Transparansi Anggaran Kota Bekasi Dapat Pujian KPK, Wali Kota Tegaskan Komitmen Bersih Dari KKN

Januari 08, 2026
*SIMAK BERITA NEWS  .  COM ,--

Kamis, 08 Januari 2025.,--
KOTA. --  BEKASI ,--

*Kabar Baik! Transparansi Anggaran Kota Bekasi Dapat Pujian KPK, Wali Kota Tegaskan Komitmen Bersih Dari KKN*

*Transparansi APBD Diakui KPK, Kota Bekasi Masuk Zona Hijau*

Pemerintah Kota Bekasi meraih skor 83 dalam evaluasi Monitoring Centre for Prevention (MCP) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pengelolaan APBD 2025. 

Capaian tersebut menempatkan Kota Bekasi di zona hijau, yang mencerminkan tata kelola anggaran daerah yang dinilai baik dan akuntabel.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa hasil evaluasi ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan prinsip transparansi dan pencegahan korupsi, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Capaian ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan APBD dan menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan,” ujar Tri Adhianto.

Ia menegaskan, Pemkot Bekasi berkomitmen untuk terus memperbaiki kinerja pada delapan area intervensi MCP, di antaranya perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pengelolaan aset daerah, serta pengawasan internal.

Menurutnya, evaluasi MCP KPK bukan sekadar penilaian administratif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat sistem pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pemkot Bekasi berharap capaian tersebut dapat terus ditingkatkan guna mendukung pengelolaan APBD yang lebih optimal dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

( JAMALUDIN S B.N )
*Wali Kota Bekasi Sidak Jalan Ambles di Jalan Raya Cikunir, Pastikan Proses Perbaikan Berjalan

*Wali Kota Bekasi Sidak Jalan Ambles di Jalan Raya Cikunir, Pastikan Proses Perbaikan Berjalan

Januari 08, 2026
SIMAK BERITA NEWS .  COM ,--

Kamis, 08 Januari 2026.,--
KOTA  --  BEKASI,--

*Wali Kota Bekasi Sidak Jalan Ambles di Jalan Raya Cikunir, Pastikan Proses Perbaikan Berjalan.*

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi jalan ambles di Jalan Raya Cikunir, Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan perbaikan..

Dalam sidaknya, Tri Adhianto didampingi oleh Camat Bekasi Selatan Karya Sukma, Lurah Jakamulya Bahrudin, serta perwakilan dari Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA). Wali Kota secara langsung meninjau kondisi jalan dan progres pekerjaan yang sedang dilakukan di lokasi tersebut.

Berdasarkan keterangan di lapangan, jalan ambles tersebut terjadi pada 23 Desember 2025. Kerusakan dipicu oleh kondisi konstruksi bawah jalan yang sudah tua serta sering dilintasi kendaraan bertonase besar, sehingga struktur jalan tidak lagi mampu menahan beban.

Selain kerusakan fisik jalan, warga sekitar juga melaporkan minimnya akses penerangan di area tersebut. Kondisi ini dinilai membahayakan, terutama pada malam hari, karena menyebabkan jarak pandang terbatas. Berdasarkan laporan warga, situasi tersebut bahkan telah mengakibatkan korban kecelakaan dan pengendara terjatuh saat berupaya menghindari area jalan yang ambles.

“Kita tidak hanya fokus pada perbaikan fisik jalannya, tetapi juga faktor keselamatan. Penerangan harus segera diperhatikan karena ini menyangkut keselamatan pengguna jalan. Jangan sampai ada korban lagi akibat kondisi jalan yang rusak,” tegas Tri Adhianto.

Pihak BMSDA menjelaskan bahwa penanganan jalan ambles ini telah direncanakan sejak akhir tahun dan pengerjaan dapat dilakukan pada awal tahun 2026. Saat ini, proses perbaikan telah memasuki tahap pengerjaan di lapangan.

Dalam pantauannya, Wali Kota Bekasi juga menyoroti keberadaan sejumlah bangunan yang berdiri tepat di atas area jalan yang mengalami ambles. Bangunan-bangunan tersebut menjadi perhatian serius dan ditargetkan untuk dilakukan pembongkaran demi mendukung keselamatan pengguna jalan serta kelancaran proses perbaikan.

“Bangunan yang berdiri di atas area terdampak tentu akan kita tertibkan. Ini demi kepentingan bersama dan untuk memastikan perbaikan bisa berjalan maksimal,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Tri Adhianto juga menginstruksikan Camat dan Lurah setempat untuk segera melakukan sosialisasi kepada para pengusaha di sepanjang Jalan Raya Cikunir agar tidak memasang plang nama ganda (dobel) yang dapat mengganggu ketertiban, keselamatan, dan estetika kawasan.

Usai meninjau Jalan Raya Cikunir, Wali Kota Bekasi bersama Camat dan Lurah Jakamulya melanjutkan peninjauan ke Jalan H. Dalih RT 03 RW 03, yang diketahui kerap mengalami banjir saat musim penghujan. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemerintah Kota Bekasi merencanakan revitalisasi jembatan penghubung di lokasi tersebut agar memiliki elevasi lebih tinggi dari batas aliran sungai, sehingga diharapkan dapat mengurangi potensi genangan dan banjir di kawasan sekitar.

“Ke depan, jembatan penghubung di Jalan H. Dalih ini akan kita revitalisasi dengan elevasi yang lebih tinggi dari aliran sungai. Harapannya, ketika musim hujan datang, genangan bisa diminimalkan dan aktivitas warga tidak lagi terganggu,” kata Tri Adhianto.

( GEOFFREY. M )
PUSPAGA Kota Bekasi Gelar Talkshow Refleksi Kesehatan Mental Perempuan di Radio Dakta

PUSPAGA Kota Bekasi Gelar Talkshow Refleksi Kesehatan Mental Perempuan di Radio Dakta

Januari 08, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM,--

Kamis, 08 Januari 2026.,--
KOTA. --  BEKASI ,--

*PUSPAGA Kota Bekasi Gelar Talkshow Refleksi Kesehatan Mental Perempuan di Radio Dakta*

KOTA BEKASI – Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kota Bekasi melaksanakan kegiatan talkshow bertema kesehatan mental melalui siaran Radio Dakta. 

Talkshow ini mengangkat tema “Kapan Terakhir Kali Kita Sadar dan Mendengarkan Kondisi Diri Sendiri?”, sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, terhadap pentingnya refleksi kondisi mental.

Hadir sebagai narasumber, Neliana Puspitasari, M.Psi., Psikolog, dari Divisi Penjangkauan PUSPAGA Kota Bekasi. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa refleksi diri sering kali terlewat, bukan karena seseorang tidak memikirkan dirinya, tetapi karena adanya pengabaian terhadap kondisi mental yang dialami.

Neliana menjelaskan bahwa sebagai perempuan, dengan fitrah sebagai makhluk multitasking dan memiliki peran yang kompleks, penting untuk memahami tanda-tanda ketika diri mulai merasa resah dan gelisah. Menurutnya, masalah bisa datang tanpa diminta, namun setiap individu tetap memiliki pilihan untuk mengendalikan respons terhadapnya, salah satunya dengan menjaga kesehatan mental dan hati agar tetap berdaya.

Dalam talkshow tersebut, disampaikan pula beberapa tanda awal gangguan kesehatan mental yang perlu diwaspadai, antara lain mudah lelah secara fisik dan emosional, perubahan suasana hati, sulit tidur, kehilangan motivasi, serta menarik diri dari lingkungan sosial.

Selain itu, Neliana menuturkan bahwa mengenali penyebab permasalahan menjadi salah satu langkah penting dalam proses menuju kebahagiaan. Beberapa kondisi kesehatan mental yang umum terjadi meliputi kecemasan, stres, depresi, hingga burnout.

Sebagai langkah awal penanganan, masyarakat diajak untuk melakukan berbagai upaya sederhana namun bermakna, seperti mengenali emosi tanpa menghakimi diri sendiri melalui teknik STOP, beristirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, melakukan hobi atau kegiatan menyenangkan, berolahraga untuk meningkatkan hormon serotonin dan dopamin, berbagi peran, bercerita dengan orang terpercaya, serta tidak ragu mendatangi profesional seperti psikolog, konselor, atau psikiater.

Di akhir sesi, Neliana menegaskan bahwa anggapan “perempuan harus selalu kuat dan sabar” adalah sebuah mitos. Mencari pertolongan bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk kekuatan karena seseorang mampu mengenali kapan dirinya membutuhkan bantuan.

Peran keluarga dan lingkungan juga dinilai sangat penting dalam mendukung kesehatan mental perempuan, agar perempuan dapat menjadi pribadi yang berdaya, mampu mengenali potensi diri, mengelola stres, bekerja secara produktif, serta membangun relasi yang sehat dalam kehidupan sehari-hari.

( RIANA SARI SBN )
Pantau Rencana Pembongkaran Bangunan di Atas Kali Harun, Wali Kota Bekasi Minta Kerja Sama Masyarakat

Pantau Rencana Pembongkaran Bangunan di Atas Kali Harun, Wali Kota Bekasi Minta Kerja Sama Masyarakat

Januari 07, 2026
SIMAK BERITA NEWS  .  COM ,--

Rabu, 07 Januari 2026.,--
KOTA. --  BEKASI,--

*Pantau Rencana Pembongkaran Bangunan di Atas Kali Harun, Wali Kota Bekasi Minta Kerja Sama Masyarakat*

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memantau langsung rencana pembongkaran bangunan yang berdiri di atas Kali Harun, tepatnya di sepanjang Jalan Raya Hankam, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati. Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan kawasan dan pengembalian fungsi sungai.

Dalam kesempatan tersebut, Tri Adhianto menegaskan pentingnya kerja sama masyarakat, baik yang mendirikan usaha maupun yang menjadikan area di atas Kali Harun sebagai tempat tinggal. Ia menjelaskan bahwa saat ini terjadi penyempitan aliran Kali Harun yang sebelumnya memiliki lebar sekitar 7 meter, namun kini menyempit menjadi kurang lebih 4 meter.

“Kondisi ini tentu berdampak pada fungsi sungai. Oleh karena itu, akan dilakukan pelebaran untuk mengembalikan Kali Harun sesuai fungsi awalnya, sehingga aliran air menjadi lebih optimal dan risiko banjir dapat diminimalisir,” ujar Tri Adhianto.

Wali Kota Bekasi juga menyampaikan bahwa penataan kawasan Jalan Raya Hankam tidak hanya berfokus pada sungai, tetapi juga pada infrastruktur pendukung lainnya. Menurutnya, kawasan yang tertata dengan baik, mulai dari jalan yang mulus, saluran air yang lebar dan rapi, hingga penerangan jalan yang baik, akan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan warga sekaligus meningkatkan daya tarik investasi.

“Kalau jalannya mulus, saluran air tertata rapi, dan lampunya bagus, tentu kawasan ini akan semakin menarik dan mendorong pertumbuhan investasi,” tambahnya.

Camat Pondok Melati, Cecep Miftah menambahkan saat kunjungan mendampingi Wali Kota Bekasi bahwa terdapat 33 Bangunan tanpa Izin berada di atas Kali Harun tersebut dan sudah dilakukan koordinasi dengan bagian Dinas Tata Ruang Kota Bekasi untuk melakukan pemberian surat peringatan sebelum terjadinya eksekusi lapangan pembongkaran bangunan tanpa izin.

Pada peninjauan tersebut, Tri Adhianto juga menegur sejumlah pedagang di sepanjang Jalan Raya Hankam yang memasang plang nama ganda dan dinilai berpotensi membahayakan pejalan kaki karena mengganggu fungsi trotoar.

Selain itu, Wali Kota Bekasi turut memerintahkan Camat Pondok Melati dan Lurah Jatirahayu untuk segera menindaklanjuti perbaikan ducting yang terlihat berantakan agar kawasan tersebut lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Bekasi berharap melalui penataan ini, fungsi sungai dapat kembali optimal, kawasan menjadi lebih tertata, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi warga dan pembangunan kota.

( JAMALUDIN S B. N )
Wawali Harris Bobihoe : Pemerintah Daerah Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Wawali Harris Bobihoe : Pemerintah Daerah Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Januari 07, 2026
*SIMAK BERITA NEWS ..  COM ,--

Rabu 7 Januari 2026 ,--
KOTA. --  BEJASI ,--

*Wawali Harris Bobihoe : Pemerintah Daerah Dukung Ketahanan Pangan Nasional*

KOTABEKASI - Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri acara panen raya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu, mengumumkan Indonesia resmi mencapai swasembada pangan, khususnya beras, pada tahun 2025.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahmin, pada pagi hari ini, hari Rabu, 7 Januari 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia. Terima kasih,” ucap Presiden Prabowo yang langsung menumbukkan alu ke dalam lesung sebagai simbol tercapainya swasembada beras.

Di atas panggung, Presiden Prabowo didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, dan perwakilan kelompok petani, saat pengumuman swasembada pangan itu.

Selepas itu, Presiden lanjut menyalami satu per satu perwakilan petani yang naik di atas panggung, kemudian Presiden meninggalkan lokasi panen raya.
Dalam sambutannya saat acara, Presiden Prabowo mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya atas pencapaian swasembada itu.

Di hadapan para petani, penyuluh pertanian, dan seluruh komunitas pertanian Indonesia, Presiden Prabowo berterima kasih atas kerja keras mereka.

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe hadir dalam kegiatan tersebut, kehadiran dirinya, menjadi bagian dari bentuk komitmen dan dukungan pemerintah daerah terhadap ketahanan pangan nasional. 

Kehadiran Wawali Harris Bobihoe juga sekaligus menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung program strategis nasional di bidang pangan. Sinergi ini diharapkan mampu memastikan program ketahanan pangan berjalan optimal dan memberikan dampak langsung bagi petani serta masyarakat.

“Sesuai dengan yang disampaikan bapak Presiden, bahwa Swasembada Pangan diharapkan dapat terus berkelanjutan, maka kita di daerah tentu akan bersinergi dan mendukung penuh, terus mewujudkan ketahanan pangan untuk kesejahteraan masyarakat,”ujar Wawali Abdul Harris Bobihoe

Kehadiran ini menjadi bagian dari dukungan pengawasan dan penguatan tata kelola program ketahanan pangan daerah agar pelaksanaannya berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat.

Di Kota Bekasi sendiri, dikatakan Wawali Harris Bobihoe terdapat beberapa daerah yang difokuskan pada sektor pertenakan maupun gerakan menanam tanaman pangan lokal.

( ADE SANJAYA /MALAU . SBN )


Kota Bekasi Akan Miliki Lapangan Voli Pasir di Wilayah Kecamatan Bantargebang

Kota Bekasi Akan Miliki Lapangan Voli Pasir di Wilayah Kecamatan Bantargebang

Januari 07, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Rabu, 07 Januari 2026 ,--
KOTA. --  BEKASI ,,--

*Kota Bekasi Akan Miliki Lapangan Voli Pasir di Wilayah Kecamatan Bantargebang.*

*Sedang Dibangun, Sebentar Lagi Kota Bekasi Punya Lapangan Voli Pasir di Bantargebang*

Pemerintah Kota Bekasi terus mematangkan kesiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembangunan fasilitas cabang olahraga voli pasir di Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meninjau langsung progres pembangunan lapangan voli pasir yang berlokasi di Stadion Mini Bantargebang, Kecamatan Bantargebang. Peninjauan dilakukan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana olahraga yang akan digunakan menjelang pelaksanaan Porprov Jabar XV..

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi Arwani, Camat Bantargebang, Lurah setempat, serta Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PDI Perjuangan, H. Anton.

Tri Adhianto menegaskan bahwa pengembangan fasilitas olahraga merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mewujudkan sport city. Pembenahan cabang-cabang olahraga, khususnya dari sisi sarana dan prasarana, terus dilakukan secara bertahap dan merata di seluruh wilayah.

“Pembangunan lapangan voli pasir ini menjadi bagian dari persiapan kita menyambut Porprov Jabar XV. Kita ingin atlet memiliki fasilitas yang representatif sekaligus dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujar Tri Adhianto.

Kawasan Stadion Mini Bantargebang selama ini telah menjadi pusat aktivitas olahraga dan ruang publik warga. Selain rutin digunakan untuk Pekan Olahraga Cikiwul setiap tahunnya, area tersebut juga telah dilengkapi polder air, taman bermain, serta lintasan jogging track yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.

Lapangan voli pasir yang tengah dibangun ini direncanakan akan digunakan sebagai venue pertandingan voli pasir pada ajang Porprov Jawa Barat XV, sekaligus menjadi fasilitas olahraga baru bagi warga Kecamatan Bantargebang dan sekitarnya.

Pemerintah Kota Bekasi berharap pembangunan fasilitas olahraga ini dapat meningkatkan kesiapan sebagai tuan rumah Porprov Jabar XV, sekaligus mendorong prestasi atlet dan budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

( LUDIMIN JILUT TOTOK SBN .)
Budaya Hijau Digenjot, 21 Sekolah di Bekasi Panen Penghargaan Adiwiyata

Budaya Hijau Digenjot, 21 Sekolah di Bekasi Panen Penghargaan Adiwiyata

Januari 06, 2026
*SIMAK BERITA NEWS.  COM ,--

Selasa, 06 Januari 2026.
KOTA. --  BEKASI ,--

*Budaya Hijau Digenjot, 21 Sekolah di Bekasi Panen Penghargaan Adiwiyata*

KOTA BEKASI– Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus membentuk budaya peduli lingkungan sejak usia sekolah sebagai ,investasi jangka panjang dalam merespons persoalan lingkungan, terutama pengelolaan sampah. Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui Program Adiwiyata.

Sepanjang 2025, sebanyak 21 sekolah di Kota Bekasi berhasil meraih penghargaan Adiwiyata, mulai dari tingkat kota hingga nasional. Rinciannya, 15 sekolah meraih Adiwiyata tingkat kota, enam sekolah tingkat provinsi, dan lima sekolah berhasil menembus tingkat nasional. Penghargaan nasional tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengatakan Program Adiwiyata sejalan dengan visi Kota Bekasi Hijau yang digagas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi. Menurutnya, seluruh indikator penilaian Adiwiyata mendukung program strategis Pemkot, khususnya pengelolaan sampah.

“Ini semua mendukung program pemerintah. Kita tahu bersama, salah satu poin utama penilaian Adiwiyata adalah pengelolaan sampah, yang saat ini menjadi fokus kita,” kata Kiswatiningsih, Selasa (6/1).

Ia menjelaskan, lima sekolah yang meraih Adiwiyata tingkat nasional sebelumnya telah melalui tahapan penilaian di tingkat kota dan provinsi. Ke depan, Pemkot Bekasi mendorong lebih banyak sekolah membangun budaya peduli lingkungan, sekaligus meningkatkan status sekolah yang sudah meraih Adiwiyata ke jenjang lebih tinggi hingga Adiwiyata Mandiri.

“Untuk naik ke Adiwiyata Mandiri syaratnya cukup berat. Sekolah yang sudah di tingkat nasional harus membina minimal dua sekolah lain agar berproses bersama,” jelasnya.

Kiswatiningsih menegaskan, membentuk budaya peduli lingkungan bukan perkara mudah. Budaya tersebut tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga guru dan orang tua. Dalam proses itu, DLH Kota Bekasi berperan mendampingi sekolah, termasuk memberikan dukungan sarana dan prasarana.

“Biasanya apa yang belum bisa dipenuhi sekolah, kami bantu lewat stimulan sarpras agar mereka bisa melalui setiap tahapan,” tambahnya.

Salah satu sekolah yang berhasil naik ke tingkat nasional adalah SMAN 15 Kota Bekasi. Sekolah ini mulai membangun budaya peduli lingkungan sejak 2023, sebelum akhirnya meraih Adiwiyata Nasional.

Kepala SMAN 15 Kota Bekasi, Khomsatun Rokhyati, mengatakan pembentukan budaya dilakukan secara konsisten melalui berbagai kebiasaan sederhana namun berkelanjutan.

“Setiap Jumat tempat sampah kami simpan, siswa membawa pulang sampahnya masing-masing. Kami juga membiasakan membawa tumbler dan tempat makan, baik guru maupun siswa,” ujarnya.

Ia menambahkan, penggunaan wadah sekali pakai dilarang di lingkungan sekolah, termasuk di kantin. Kebiasaan tersebut dikenalkan sejak Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru.

“Sejak 2023 program ini tidak berubah, karena membentuk budaya butuh konsistensi,” katanya.

Selain itu, SMAN 15 telah memiliki fasilitas komposting untuk mengolah sampah organik dan instalasi hidroponik sebagai media pembelajaran lingkungan bagi siswa.

Ke depan, SMAN 15 bersama empat sekolah lain di Kota Bekasi ditargetkan naik kelas ke Adiwiyata Mandiri.

“Tahun ini kami berencana masuk Adiwiyata Mandiri dengan membina sekolah lain. Anak-anak juga kami siapkan menjadi duta lingkungan bersama DLH, orang tua, dan KCD Wilayah III,” tutup Khomsatun.

Sebagai informasi, lima sekolah peraih Adiwiyata tingkat nasional di Kota Bekasi yakni SDN Mustikajaya IV, SMPN 7, SMPN 32 Kota Bekasi, SMAN 15 Kota Bekasi, dan SMKN 8 Kota Bekasi.

( JOVAN CRISTIAN SBN )