Plt Bupati Bekasi Sholat Idul Fitri bersama Warga di Masjid Al-Wahid

Plt Bupati Bekasi Sholat Idul Fitri bersama Warga di Masjid Al-Wahid

April 21, 2026



Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja didampingi Sekda Endin Samsudin dan sejumlah Kepala SKPD dan Camat mengikuti sholat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Al-Wahid di Desa Waluya Cikarang Utara, Sabtu (21/03)


SIMAKBERITANEWS – CIKARANG UTARA KABUPATEN BEKASI JAWA BARAT. Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja di dampingi Sekda Endin Samsudin dan sejumlah Kepala SKPD dan Camat mengikuti sholat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama ratusan warga di Masjid Al-Wahid di Desa Waluya Kecamatan Cikarang Utara, Sabtu (21/03/2026).
Dalam sambutanya Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja mengatakan Idul Fitri kali ini bukan hanya kembali dalam kesucian secara pribadi, tapi juga momentum untuk memperkuat ukhuwah dalam memperkuat persatuan dan menumbuhkan kehidupan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Dirinya selaku Plt Bupati Bekasi menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada unsur Forkopimda, perangkat daerah dan seluruh stakeholder hingga masyarakat yang ikut menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Bekasi selama bulan Ramadan, sehingga seluruh rangkaian ibadah bisa berjalan aman, tertib dan penuh kekhusuan.
“Momentum Idul Fitri ini juga saat yang tepat bagi kita untuk saling memaafkan untuk membuka lembaran baru dan membuat komitmen kita membangun Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju dan sejahtera,” ucapnya.
Lebih lanjut Asep juga mengatakan setelah melewati bulan Ramadhan yang penuh berkah, dirinya mengajak untuk bersama menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal untuk semakin semangat memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kontribusi nyata dalam pembangunan.
“Dengan ini saya atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintahan kabupaten Bekasi, mengucapakan minal Aidin wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin, semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita dan semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, keselamatan dan kemajuan bagi Kabupaten Bekasi yang kita cintai,” tutupnya.
Usai sholat Idul Fitri, Plt Bupati Bekasi bersama keluarga dan para tamu undangan menyempatkan diri berziarah ke makam Almarhum Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, yang lokasi makamnya persis di samping bangunan Masjid Al-Wahid yang merupakan warisan peninggalan mendiang Bupati Eka Supria Atmaja yang juga kakak kandung dari Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja .(

*Susur Sungai hingga Tanam Pohon, Wawali Bekasi Ajak Warga Masyarakat Lebih Peduli Lingkungan*

*Susur Sungai hingga Tanam Pohon, Wawali Bekasi Ajak Warga Masyarakat Lebih Peduli Lingkungan*

April 21, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selada 21 April 2026 ,--
KOTA. --  BEKASI ,--


 KOTA BEKASI — Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri kegiatan susur sungai, bersih-bersih Kali Bekasi, serta penanaman pohon di bantaran kali dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi..

Kegiatan tersebut berlangsung di Basecamp Pasukan Katak, Delta Pekayon, dan menjadi bagian dari rangkaian perayaan hari jadi kota yang berfokus pada kepedulian lingkungan.
.
Selain itu, kegiatan ini melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam menjaga ekosistem sungai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan DPRD Kota Bekasi, unsur TNI dari Kodim 05/07 Kota Bekasi, serta jajaran Polres Metro Kota Bekasi.Kemudian, hadir pula Kepala Dinas Lingkungan Hidup, perwakilan Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, serta para kepala perangkat daerah, camat, dan lurah se-Kota Bekasi.

Tidak hanya itu, partisipasi aktif juga datang dari komunitas peduli lingkungan, termasuk Pasukan Katak dan komunitas peduli Sungai Cileungsi-Cikeas. 

Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Bekasi.Dalam sambutannya, Abdul Harris Bobihoe menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan sungai yang memiliki peran vital bagi masyarakat.

“Hari ini kita bersama-sama hadir pada kegiatan susur sungai, bersih-bersih kali, dan juga penanaman pohon sebagai wujud sinergitas dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan hidup,” ujar Wakil Wali Kota Bekasi.

Ia menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni dalam rangka HUT Kota Bekasi, melainkan momentum untuk meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.

"Kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting, bukan hanya sebagai bagian dari peringatan hari jadi kota, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian kita bersama terhadap lingkungan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Kali Bekasi memiliki nilai historis sekaligus ekologis yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat.“Kali Bekasi bukan hanya sekadar aliran air yang melintasi kota ini. .

Sungai ini merupakan bagian dari sejarah, ekosistem, dan kehidupan masyarakat Kota Bekasi,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh warga untuk menjadikan kegiatan ini sebagai titik awal dalam membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan.

“Mari kita jadikan kegiatan pembersihan kali dari sampah ini sebagai momentum untuk membangun budaya bersih dan kepedulian lingkungan di Kota Bekasi,” katanya.

Menurutnya, langkah konkret seperti ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat sekaligus meminimalisir risiko banjir di wilayah perkotaan.“Bersama-sama, kita bisa mewujudkan Kota Bekasi yang lebih sehat, indah, dan bebas dari banjir,” tutupnya.

( GEOFFREY . M )

*Susur Sungai hingga Tanam Pohon, Wawali Bekasi Ajak Warga Masyarakat Lebih Peduli Lingkungan*

*Susur Sungai hingga Tanam Pohon, Wawali Bekasi Ajak Warga Masyarakat Lebih Peduli Lingkungan*

April 21, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa 21 April 2026 ,--
KOTA  --  BEKASI ,--

KOTA BEKASI — Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri kegiatan susur sungai, bersih-bersih Kali Bekasi, serta penanaman pohon di bantaran kali dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi.

Kegiatan tersebut berlangsung di Basecamp Pasukan Katak, Delta Pekayon, dan menjadi bagian dari rangkaian perayaan hari jadi kota yang berfokus pada kepedulian lingkungan.

Selain itu, kegiatan ini melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam menjaga ekosistem sungai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan DPRD Kota Bekasi, unsur TNI dari Kodim 05/07 Kota Bekasi, serta jajaran Polres Metro Kota Bekasi.

Kemudian, hadir pula Kepala Dinas Lingkungan Hidup, perwakilan Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, serta para kepala perangkat daerah, camat, dan lurah se-Kota Bekasi.

Tidak hanya itu, partisipasi aktif juga datang dari komunitas peduli lingkungan, termasuk Pasukan Katak dan komunitas peduli Sungai Cileungsi-Cikeas. 

Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Bekasi.

Dalam sambutannya, Abdul Harris Bobihoe menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan sungai yang memiliki peran vital bagi masyarakat.

“Hari ini kita bersama-sama hadir pada kegiatan susur sungai, bersih-bersih kali, dan juga penanaman pohon sebagai wujud sinergitas dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan hidup,” ujar Wakil Wali Kota Bekasi.

Ia menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni dalam rangka HUT Kota Bekasi, melainkan momentum untuk meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.

"Kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting, bukan hanya sebagai bagian dari peringatan hari jadi kota, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian kita bersama terhadap lingkungan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Kali Bekasi memiliki nilai historis sekaligus ekologis yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat.

"Kali Bekasi bukan hanya sekadar aliran air yang melintasi kota ini. Sungai ini merupakan bagian dari sejarah, ekosistem, dan kehidupan masyarakat Kota Bekasi,” tegasnya.
.
Ia pun mengajak seluruh warga untuk menjadikan kegiatan ini sebagai titik awal dalam membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan.“Mari kita jadikan kegiatan pembersihan kali dari sampah ini sebagai momentum untuk membangun budaya bersih dan kepedulian lingkungan di Kota Bekasi,” katanya.

Menurutnya, langkah konkret seperti ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat sekaligus meminimalisir risiko banjir di wilayah perkotaan.

“Bersama-sama, kita bisa mewujudkan Kota Bekasi yang lebih sehat, indah, dan bebas dari banjir,” tutupnya.

( GEOFFREY . M )

Jaksa Penuntut umum (JPU) Tuntut 20 Tahun Penjara Terhadap Terdakwa EZ Kasus Narkotika jenis  Sabu 2 kg (Terbesar di Merangin)

Jaksa Penuntut umum (JPU) Tuntut 20 Tahun Penjara Terhadap Terdakwa EZ Kasus Narkotika jenis Sabu 2 kg (Terbesar di Merangin)

April 21, 2026
Jaksa Penuntut umum (JPU) Tuntut 20 Tahun Penjara Terhadap Terdakwa EZ Kasus Narkotika jenis  Sabu 2 kg (Terbesar di Merangin)

SIMAK BERITA NEWS COM 

Selasa 21 April 2026 

Merangin Jambi 

foto Ilustrasi 

Bangko
Sidang Lanjutan  Perkara Tindak Pidana Narkotika Atas Nama  Terdakwa EZ  kembali digelar di Pengadilan Negeri Merangin pada Selasa 21 April 2026 di Pimpin oleh ketua Majelis Hakim Taufik  dan Di Dampingi dua hakim serta Panitera.

Sidang yang digelar hari ini  adalah Agenda Pembacaan Pledoi Pembelaan oleh Terdakwa EZ  Dimana 
Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum JPU Nofri Hardi, S.H., M.H. dalam Persidangan telah Membacakan   tuntutan terhadap Terdakwa inisial EZ  yang dinyatakan terbukti secara Sah dan Menyakin kan melakukan Tindak Pidana sebagaimana di atur dalam dakwaan primair Pasal 114 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo UU RI no 1 tahun 2023 Tentang KUHP Jo UU RI no 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana

Kemudian untuk Terdakwa inisial EZ Di Tuntut dengan Pidana pokok Penjara selama 20 (dua puluh ) Tahun di kurangi selama terdakwa berada dalam Tahanan ,Sementara dengan perintah terdakwa tetap di tahan dn denda sebesar 2.000.000.000 ( dua miliar Rupiah ) dengan ketentuan apabila dalam jangka waktu 1 (satu) tidak di bayar maka kekayaan dan pendapatan terdakwa dapat di sita dan di lelang oleh jaksa ,namun  apa bila setelah jangka waktu tersebut kekayaan atau pendapatan tidak cukup atau tidak memungkin untuk di laksanakan maka pidana denda di ganti dengan pidana penjara kurungan  Selama 290  hari,,

Ada pun Barang bukti Terdakwa Di hadirkan di Persidangan adalah sebagai berikut 

Dua bungkus yang berbentuk kotak warna putih merk Chinese pin Wei yang berisikan Narkotika Shabu dengan berat bruto 2.146.10 Kg 

2 buah plastik bening berisi jenis Narkotika jenis sabu dengan berat  bruto 53.259 gram 

Satu buah timbangan digital warna hitam merek CHQ

Satu buah tas warna Coklat 

4 buah bungkus plastik klip berbagai ukuran 

Satu buah pak Plastik klip 

Satu buah kotak rokok merk Bull

Satu buah sendok Takar  yg terbuat dari sedotan pipet 

Satu buah Tas jinjing warna hijau 

Satu buah kantong Plastik warna merah dirampas untuk di musnahkan 

Satu unit HP android merk Oppo warna hitam Di Rampas untuk negara 

Lebih lanjut Agenda hari ini jaksa penuntut umum JPU Dalam Persidangan Hanya  Mendengar kan Terdakwa inisial EZ Untuk  membacakan Pleidoi Pembelaan diri nya,Dimana Sebelum nya jaksa penuntut umum JPU telah menuntut terdakwa EZ  Secara Sah dan menyakin kan Sesuai dengan bukti dan Fakta di Persidangan.

Terpisah jaksa penuntut umum Nofri Hardi, S.H., M.H mengatakan kepada  awak media  bahwa tuntutan di Bacakan terhadap Terdakwa EZ  Sesuai dengan Fakta bukti bukti yang ada di Persidangan.

" Sudah sesuai dengan bukti bukti dan Fakta di hadirkan di  Persidangan" tutur nya 

Lanjut Nofri Hardi, S.H., M.H menutur kan jaksa Penuntut umum (JPU) dalam Membacakan tuntutan terhadap Terdakwa tindak pidana Narkotika terbesar di daerah Merangin, dan Tuntutan di bacakan JPU Sudah Sesuai dengan Mekanisme dan Aturan Perundangan undangan yang berlaku,dan ini bentuk komitmen dan bukti nyata  APH  dalam Berperang Melawan kejahatan Tindak Pidana Narkotika.

Kabiro Yendri SBN
*Tri Adhianto Komitmen Penataan Kabel Semrawut, Wujudkan Kota Yang Aman Dan Nyaman*

*Tri Adhianto Komitmen Penataan Kabel Semrawut, Wujudkan Kota Yang Aman Dan Nyaman*

April 20, 2026
SIMAK BERITA NEWS    COM --

Selasa 21 April 2026 ,--
KOTA. --: BEKASI ,--

Kota Bekasi — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, terus mendorong percepatan penataan kabel semrawut di Kota Bekasi dengan mengalihkan jaringan 

utilitas ke bawah tanah melalui sistem ducting. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan kota yang lebih aman, nyaman, dan memiliki nilai estetika yang lebih baik.

Percepatan penataan kabel tersebut ditandai dengan proses penandatanganan kerja sama investasi infrastruktur pasif telekomunikasi antara PT Mitra Patriot (Perseroda) dengan PT Infrastruktur Cerdas Nusantara (ICN), yang berlangsung di Hotel Santika Bekasi Hypermall pada Senin, 20 April 2026.
.
Dalam kerja sama tersebut, pembangunan ducting akan dilakukan di sekitar 168 ruas jalan dengan total panjang mencapai 290 kilometer. 

Proyek ini ditargetkan berlangsung selama 4 tahun dengan masa kerja sama hingga 20 tahun. 

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama ICN, Edi Yusuf Wirawan, bersama Direktur Utama PT Mitra Patriot, David Hendradjid Rahardja.

Tri Adhianto menegaskan bahwa penataan kabel ke bawah tanah menjadi kebutuhan penting bagi Kota Bekasi yang terus berkembang. 

Selain mengurangi risiko bahaya akibat kabel yang tidak tertata, langkah ini juga akan memperindah wajah kota.

“Kita ingin mengubah wajah Kota Bekasi menjadi lebih rapi dan aman. Kabel-kabel yang selama ini semrawut akan kita tata ke bawah tanah agar lebih tertib dan tidak mengganggu lingkungan,” ujar Tri.

Ia juga menambahkan bahwa selain meningkatkan aspek keamanan dan estetika, proyek ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan telekomunikasi bagi masyarakat.

"Dengan sistem ducting ini, kualitas jaringan internet akan lebih stabil dan cepat. Ini menjadi bagian dari upaya kita mendukung kebutuhan digital masyarakat yang terus berkembang,” tambahnya.

Melalui percepatan program ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap penataan infrastruktur dapat berjalan lebih terintegrasi. Ke depan, Kota Bekasi tidak hanya menjadi kota yang tertib secara visual, tetapi juga siap menghadapi tuntutan teknologi dengan konektivitas yang lebih baik.

( GEOFFREY . M )
Kejari Merangin Memberikan  Bantuan Hukum Non Litigasi Terkait Pemanfaatan Aset Daerah

Kejari Merangin Memberikan Bantuan Hukum Non Litigasi Terkait Pemanfaatan Aset Daerah

April 20, 2026
Kejari Merangin Memberikan  Bantuan Hukum Non Litigasi Terkait Pemanfaatan Aset Daerah

SIMAK BERITA NEWS COM 

Senin 20 April 2026 

Merangin Jambi 
Bangko
Kejaksaan Negeri Merangin melalui kepala Seksi Datun terus berupaya dan berkomitmen dalam  mendukung penuh memberikan Bantuan Hukum non Litigasi kepada Pemkab Merangin Melalui Kepala  Bagian Hukum Setda Dalam Upaya Untuk Penagihan atas Pemakaian Kekayaan daerah yang masih sebagian diduga Kuasai oleh Pihak ketiga 

Kegiatan Pemaparan  Tersebut langsung Di Hadiri oleh kepala Kejaksaan Negeri Merangin(Kajari ) ibu Yusmanelly SH MH Di Dampingi Kepala Seksi Datun Reni Noviyanti SH MH Serta Jaksa Pengacara negara.
Tampak hadir juga Kaban BPPRD, Kepala Bagian (Kabag) hukum Setda Merangin Serta Staf  dan Perwakilan dari Pihak BPKAD.

Ada pun acara di Pusatkan di Ruangan Aula lantai II  kejaksaan Merangin pukul 14.00 Wib Senin 20 April 2026 

Kegiatan tersebut Membahas Tentang  Pemaparan Permohonan bantuan hukum non litigasi terkait Dengan Percepatan Penagihan Aset atas Pemakaian Kekayaan daerah oleh Pihak Ketiga

Selain itu Pembahasan kali ini difokuskan Pada upaya meningkatkan Kesadaran kepatuhan kepada Semua Pihak ketiga dalam Upaya Pemanfaatan Aset milik daerah, khususnya berupa tanah dan bangunan, untuk  mengoptimalkan Pendapatan Asli daerah (PAD) serta Guna menjaga Tertib Secara  Administrasi dalam Pemulihan Pengelolaan Aset Milik Daerah.
Hal ini dibenarkan oleh Kasi intelijen Tri Sutrisno SH Saat Di konfirmasi Melalui Percakapan WhatsApp Senin 20/04/2026

Pihak kejaksaan negeri Merangin mengapresiasi  Langkah Langkah Strategis yang Di Ambil Pemkab Merangin Melalui kepala Bagian (Kabag ) Hukum Untuk Mengoptimalkan Dan Mendorong  Peningkatan  Pendapat Asli daerah (PAD ) Melalui Kegiatan Tersebut 

" Ya, Benar hari ini Pembahasan Antara Kejaksaan Negeri Merangin dengan Bagian Hukum Setda Merangin dalam Upaya Tertib Secara Administrasi" Jelas nya 
Lanjut Tri Mengatakan ini lah Wujud Nyata Komitmen Kejaksaan Negeri Merangin Hadir Dalam Rangka Mendukung dan memberikan Bantuan Hukum non Litigasi kepada Pemkab Merangin Melalui Kepala Seksi Datun Jaksa  Pengacara Negara   Guna untuk Menertibkan Administrasi dalam Tata Kelola Aset milik Daerah Pemkab Merangin.

" Melalui Pemaparan Bantuan hukum non Litigasi Kepada Pemkab Merangin  Bisa lebih Mudah dan Optimal dalam Upaya Mengali Pendapatan Asli daerah.(PAD) dari Pihak Ketiga Oleh Pemkab Merangin "  jelas nya Kasi intelijen 

Kabiro Yendri SBN
*Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 Meriahkan Mustika Jaya, Tri Adhianto Ajak Lestarikan Budaya*.       .

*Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 Meriahkan Mustika Jaya, Tri Adhianto Ajak Lestarikan Budaya*. .

April 19, 2026
SIMAK BERITA NEWS .COM ,-

Minggu 19 April 2026 ,--
KOTA. --  BEKASI --

Kota Bekasi — Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 Tahun 2026 Kecamatan Mustika Jaya berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. 

Kegiatan yang digelar selama dua hari, mulai Sabtu 18 April hingga Minggu 19 April 2026, menjadi ajang pelestarian seni budaya lokal yang melibatkan seluruh kelurahan di wilayah Mustika Jaya.
.
Berbagai pertunjukan seni khas ditampilkan dalam festival ini, dengan dominasi budaya Betawi yang kental. Mulai dari pawai ondel-ondel, penampilan dondang, hingga adu bedug yang menjadi daya tarik utama. 

Masyarakat tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, terutama pada puncak kegiatan yang digelar pada Minggu (19/4), yang dihadiri kurang lebih 12.000 warga dari Mustika Jaya dan sekitarnya.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turut hadir dalam acara puncak dan menyampaikan apresiasinya terhadap semangat masyarakat dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah.

 Ia menilai festival ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan warga.

“Festival ini menjadi bukti bahwa masyarakat masih mencintai dan menjaga budaya lokal. Ini adalah kekuatan kita dalam membangun kebersamaan dan identitas daerah,” ujar Tri.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini perlu terus didukung dan dikembangkan agar generasi muda dapat mengenal serta mencintai budaya daerahnya sendiri.

“Kita ingin generasi muda tidak melupakan budaya lokal. Melalui kegiatan seperti ini, mereka bisa belajar, mengenal, dan bangga dengan warisan budaya yang kita miliki,” tambahnya.

Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 ini menjadi salah satu agenda budaya yang dinantikan masyarakat setiap tahunnya. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap budaya lokal.

Pemerintah Kota Bekasi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan semakin berkembang, sehingga mampu menjadi identitas budaya yang membanggakan serta menarik perhatian masyarakat luas.

( GEOFFREY . M )