Wawali Harris Bobihoe : Hadirkan Pemilu Inklusif, Aksesibilitas Pemilu demi Kesetaraan Hak Bagi Disabilitas

Wawali Harris Bobihoe : Hadirkan Pemilu Inklusif, Aksesibilitas Pemilu demi Kesetaraan Hak Bagi Disabilitas

November 05, 2026
SIMAK BERITA NEWS .COM,--

Kamis 05 November 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI ,--

KOTA-BEKASI - Pentingnya menghadirkan pemilu yang semakin inklusif bagi penyandang disabilitas. Hak politik dan hak konstitusional penyandang disabilitas dinilai harus menjadi perhatian serius dalam persiapan menuju Pemilu 2029. 

Hal tersebut dikatakan oleh Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe saat memberikan sambutan di kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinergitas Bersama Forkopimda dan Lembaga Pemantau Pemilu 

Dalam Rangka Persiapan Pemilu 2029, di Hotel Horriso, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.Pemilu yang inklusif bukan hanya soal aturan, namun praktik dalam pelaksanaannya yang memberikan kemudahan dan penghormatan pada martabat penyandang disabilitas untuk turut serta dalam menentukan arah pembangunan bangsa.

Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan perwujudan nyata dari prinsip kedaulatan rakyat yang memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk berpartisipasi dalam menentukan arah pemerintahan. 

Salah satu prinsip utama dalam demokrasi adalah persamaan hak bagi seluruh warga negara tanpa membedakan latar belakang, kondisi fisik, jenis kelamin, agama, maupun status sosial. 

Dalam konteks tersebut, penyandang disabilitas memiliki hak politik yang sama dengan warga negara lainnya, termasuk hak untuk memilih dan dipilih dalam Pemilu. 

Perlindungan terhadap hak pilih penyandang disabilitas tidak hanya menjadi kewajiban moral, tetapi juga merupakan amanat konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang menjamin penghormatan terhadap hak asasi manusia. 

Oleh karena itu lanjut Wawali Harris Bobihoe mengatakan, penyelenggaraan Pemilu harus mampu memberikan akses yang setara, mudah, aman, dan bermartabat bagi penyandang disabilitas sehingga mereka dapat menggunakan hak politiknya secara bebas, mandiri, dan tanpa diskriminasi.

Selain itu, bersama KPU, pemerintah juga terus mendorong keterlibatan penyandang disabilitas sebagai penyelenggara Pemilu, baik pada badan ad hoc maupun tingkatan lainnya. .

KPU juga memperkuat pengawasan agar regulasi yang telah ada dapat terimplementasi secara optimal di lapangan. 

(Reporter  : ADE SANJAYA / MALAU SBN )
        Editor : Geoffrey , M.

Sembilan Tumenggung SAD Se-Merangin Teken Deklarasi Bersama, Kapolres Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan untuk Seluruh Masyarakat

Sembilan Tumenggung SAD Se-Merangin Teken Deklarasi Bersama, Kapolres Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan untuk Seluruh Masyarakat

November 05, 2026
Sembilan Tumenggung SAD Se-Merangin Teken Deklarasi Bersama, Kapolres Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan untuk Seluruh Masyarakat

SIMAK BERITA NEWS COM, 

Kamis 05 November 2026


Merangin  - Jambi,

       Kapolres Merangin AKBP Kiki F 

Bangko,
Upaya memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Merangin memasuki babak baru. Sembilan Tumenggung Suku Anak Dalam (SAD) dari berbagai wilayah di Kabupaten Merangin secara bersama-sama menandatangani surat pernyataan bersama sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Penandatanganan surat pernyataan bersama tersebut berlangsung di Aula Wirasatya Polres Merangin, Kamis (5/11/2026), 

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun kesepahaman antara masyarakat adat, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta unsur terkait untuk menciptakan situasi Merangin yang aman dan kondusif.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Merangin Drs. H. Abdul Khafidh, M.M., Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han., Kajari Merangin Yusmanelly, S.H., M.H., serta Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bangko Yudistira Adhi Nugraha, S.H., M.H.
       Para Temenggung SAD yang Hadir 

Turut hadir, Wakapolres Merangin Kompol Simsal Siahaan, Sekda Merangin Zulhifni, Ketua LAM Merangin Asra'i Husein, para pejabat utama Polres Merangin, para Kapolsek jajaran, Ketua Muhammadiyah Drs. Saniman Sasmita, Wakil Sekretaris MUI Kabupaten Merangin Sunaryo, serta para tokoh masyarakat dan sembilan Tumenggung SAD.

Kapolres Merangin, AKBP Kiki Firmansyah Effendi menegaskan bahwa deklarasi dan penandatanganan pernyataan bersama tersebut bukan hanya ditujukan kepada komunitas Suku Anak Dalam, melainkan menjadi komitmen bersama seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Merangin.

Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi membutuhkan kesadaran, kepedulian, serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.

“Deklarasi ini bukan hanya untuk masyarakat Suku Anak Dalam, tetapi untuk seluruh masyarakat Kabupaten Merangin. Kita ingin membangun komitmen bersama bahwa keamanan, ketertiban, persatuan, dan kedamaian merupakan tanggung jawab kita semua. Mari kita jaga Merangin agar tetap aman, damai, dan kondusif,” tegas Kapolres.

Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan memperkuat hubungan harmonis antara masyarakat adat, pemerintah, serta aparat keamanan. Dengan demikian, setiap persoalan yang berpotensi mengganggu kamtibmas dapat diselesaikan melalui dialog, musyawarah, dan pendekatan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Adapun sembilan Tumenggung SAD yang hadir dalam penandatanganan pernyataan bersama tersebut yakni Tumenggung Jhon dari Lantak Seribu, Tumenggung Roni dari Koto Raya, Tumenggung Yudi dari Pelakar Jaya, Tumenggung Nilo dari Pauh Menang, Tumenggung Ganta dari Sialang, Tumenggung Minan dari Rejosari, Tumenggung Jhon dari Mentawak I, Tumenggung Sikar dari Mentawak II, serta Tumenggung Carak dari Tambang Emas.

Melalui penandatanganan pernyataan bersama ini, diharapkan terbangun kesepahaman dan komitmen berkelanjutan dalam menjaga situasi keamanan di Kabupaten Merangin.

“Langkah tersebut sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam merawat persatuan serta menciptakan kehidupan bermasyarakat yang aman, damai, dan harmonis,” ungkapnya.


Biro Jambi YN 
Editor Geofrey M 
Tingkatkan Kualitas Diri Melalui Amal Sholeh, WBP Lapas Bangko Ikuti Pembinaan Rohani Islam

Tingkatkan Kualitas Diri Melalui Amal Sholeh, WBP Lapas Bangko Ikuti Pembinaan Rohani Islam

November 04, 2026
Tingkatkan Kualitas Diri Melalui Amal Sholeh, WBP Lapas Bangko Ikuti Pembinaan Rohani Islam

SIMAK BERITA NEWS COM ,-- 

Rabu 04 November 2026 ,--
Merangin Jambi ,--,

Bangko,
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan keagamaan. Kali ini, pembinaan rohani Islam dilaksanakan dengan menghadirkan Ust. Ardi, penyuluh dari Kementerian Agama Kabupaten Merangin, sebagai pemateri.

Kegiatan berlangsung di lingkungan Lapas Bangko dan diikuti oleh warga binaan beragama Islam dengan penuh khidmat. Mengangkat tema “Amal Sholeh, Meningkatkan Kualitas Hidup”, Ust. Ardi menyampaikan pentingnya menjadikan amal sholeh sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, baik melalui ibadah kepada Allah SWT maupun perbuatan baik terhadap sesama manusia.

Dalam penyampaian materinya, Ust. Ardi mengajak warga binaan untuk senantiasa memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperbanyak amal kebaikan. Ia juga menekankan bahwa setiap kesempatan yang diberikan hendaknya dimanfaatkan untuk melakukan perubahan positif, memperkuat keimanan, dan menumbuhkan akhlak yang baik.

" Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan dapat memahami bahwa amal sholeh tidak hanya terbatas pada pelaksanaan ibadah, Akan tetapi dapat dilakukan Melalui Sikap dan Keperbadian yang baik ,". Ungkap nya 

Kalapas Menambahkan bahwa  dari cerminan sikap, perilaku, kejujuran, kesabaran, serta kepedulian terhadap sesama, Maka Setiap kebaikan yang kita  lakukan dengan Penuh ikhlas, Maka  menjadikan bagian dari upaya untuk  meningkatkan kualitas diri di mass kehidupan sehari har kelak.

Kalapas Bangko Syaikoni SH MH Mengatakan bahwa Pembinaan rohani Islam ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian di Lapas Bangko yang bertujuan membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik, memiliki kesadaran spiritual, serta mampu menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

" Lapas Bangko terus berupaya menghadirkan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan melalui sinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Merangin. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk memperbaiki diri, meningkatkan amal ibadah, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat," ungkap nya

( Reporter L Mila SBN )
      Editor Geofrey M
Satreskrim Polres Merangin Tangkap Dua Pelaku Penjual Solar Subsidi 1,2 Ton Solar Di Amankan

Satreskrim Polres Merangin Tangkap Dua Pelaku Penjual Solar Subsidi 1,2 Ton Solar Di Amankan

November 03, 2026
Satreskrim Polres Merangin Tangkap Dua Pelaku Penjual Solar Subsidi 1,2 Ton Solar Di Amankan

SIMAK BERITA NEWS COM,,--

Selasa 03 November 2026 ,--
Merangin - Jambi,,--


Bangko,,
Tak berhenti pada penangkapan pelaku peti di desa sungai ulak saja ,yang sempat memicu ketegangan dengan kelompok suku anak dalam temenggung jang, Kali ini Satreskrim polres Merangin melakukan penindakan Guna memutus mata rantai pasokan solar subsidi,kepada para pelaku peti yang ada di desa sungai ulak kecamatan Nalo Tantan.

Terbukti satreskrim Polres Merangin berhasil menangkap dua pelaku ,yang tengah melintas membawa solar subsidi dengan mengunakan kendaraan jenis carry pickup.

Hasilnya ada dua Tedmon ,Drum serta sejumlah galon,yang berisi bbm dengan jumlah lebih dari 1 ton solar subsidi.

Dari data yang berhasil di himpun, menyebutkan bahwa sekira pukul 10.00 WIB, personel Sat Reskrim Polres Merangin mendapatkan informasi, mengenai maraknya aktivitas pengangkutan BBM ,secara ilegal untuk diperjualbelikan di wilayah Kabupaten Merangin.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Sat Reskrim Polres Merangin, melaksanakan patroli di wilayah Kabupaten Merangin. Pada saat patroli, personel menemukan 1 (satu) unit kendaraan yang mengangkut BBM diduga jenis solar.

Selanjutnya, personel melakukan pemberhentian dan pemeriksaan terhadap kendaraan serta pengemudinya, yang diketahui berinisial RD,dan MP dua warga desa sungai ulak kecamatan Nalo Tantan.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 1 (satu) buah tedmond berkapasitas masing-masing 1.000 (seribu) liter, 2 (dua) buah drum berkapasitas masing-masing 200 (dua ratus) liter yang diduga berisi BBM jenis Solar dan 1 (satu) buah drum kosong.

Sementara saat dilakukan pemeriksaan terkait dokumen ,dan perizinan pengangkutan BBM tersebut, yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan dokumen perizinan yang dipersyaratkan.

Petugas yang mendapati dua pelaku tersebut mengangkut bbm solar jenis subsidi,tanpa surat dan di duga di jual kepada para pelaku peti, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua pelaku bersama barang bukti di amankan di polres Merangin.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah,saat di konfirmasi membenarkan jika dua pelaku di tangkap dengan barang bukti berupa solar subsidi,dan keduanya sudah di amankan untuk di lakukan penindakan hukum.

" Ini merupakan bagian dari pelaksanaan perintah Kapolda Jambi, Unit satreskrim kita berhasil mengamankan dua pelaku yang di duga sebagai ,penjual solar subsidi kepada pera pelaku peti di desa sungai ulak" ungkap Kapolres AKBP Kiki Firmansyah,(3/11).

Menurut Kapolres,tindakan penangkapan di lakukan sebagai upaya tegas mencegah maraknya peredaran BBM subsidi, untuk di salahgunakan kepada para pelaku Peti.

" Ini bagian dari pencegahan agar tidak terjadi penyalahgunaan,BBM subsidi yang menjadi hak masyarakat,tetapi di salah gunakan,dan keduanya terancam UU no 22 tahun 2001 tentang migas," tegasnya.

Kapolres Merangin juga menegaskan bahwa, penangkapan BBM akan terus di lakukan sebagai upaya memutuskan pasokan BBM kepada para pelaku peti.

" Kita akan terus berupaya melakukan pemutusan pasokan BBM ke lokasi lokasi peti,upaya kita sudah memetakan lokasi lokasi peti di Merangin,demi menjaga alam Merangin" tegasnya.


( Reporter L Mila SBN ) 
    Editor Geofrey M 
Kajati Jambi Lantik Pejabat Utama, Tegaskan Integritas dan Kepemimpinan Untuk Percepatan Penegakan Hukum

Kajati Jambi Lantik Pejabat Utama, Tegaskan Integritas dan Kepemimpinan Untuk Percepatan Penegakan Hukum

November 03, 2026

Kajati Jambi Lantik Pejabat Utama, Tegaskan Integritas dan Kepemimpinan Untuk Percepatan Penegakan Hukum

SIMAK BERITA NEWS COM --

Selasa 18 Agustus 2026 ,--

JAMBI .--


Jambi,
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Sugeng Hariadi, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah Pejabat Utama di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Kejaksaan Tinggi Jambi, Selasa (18/08/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan jajaran pimpinan dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan, khususnya dalam memberikan pelayanan hukum dan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada keadilan dan kemanfaatan bagi masyarakat.

Beberapa Pejabat yang  di Lantik.

1. Dr. MIA BANULITA, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Jambi. Sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada Kejaksaan Agung RI. Dr. Mia Banulita menggantikan Dr. Bima Suprayoga, S.H., M.Hum., yang mendapat amanah sebagai Direktur V pada Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI.

2. Dr. KAMIN, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jambi, sebelumnya menjabat sebagai Asisten Pemulihan Aset Kejati Jambi.

3. ROMI ARIZYANTO, S.H., M.H. sebagai Asisten Pemulihan Aset Kejati Jambi, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Keuangan pada Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung RI.

4. Dr. ALFIAN BOMBING, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tebo, sebelumnya menjabat sebagai Kajari Timor Tengah Selatan. Ia menggantikan Dr. Abdurahman, S.H., M.H., yang mendapat amanah sebagai Kajari Karanganyar.



Dalam Amanat  Kajati Jambi Sugeng Hariadi Menyampaikan pesan Jaksa Agung RI agar seluruh insan Adhyaksa mampu menunjukkan jati diri sebagai abdi negara yang tangguh, profesional, dan berintegritas, terlebih di tengah perkembangan era digital dan globalisasi yang menghadirkan tantangan penegakan hukum semakin kompleks.

Kajati menegaskan bahwa integritas harus menjadi fondasi Langkah  utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengambilan keputusan.

“Kita harus berani menjadi pelopor perubahan penegakan hukum dengan nurani, menolak penyimpangan, dan berpegang teguh pada nilai kejujuran serta keadilan. Kita harus berani berkata benar di tengah tekanan, harus tetap jujur meski dihadapkan dengan godaan jabatan dan materi, serta harus bijak dalam setiap tindakan,” kata Kajati Jambi

Menurutnya, tugas Kejaksaan saat ini tidak hanya sebatas melakukan penuntutan, tetapi juga harus mampu hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa. Penegakan hukum harus dilaksanakan secara humanis dengan tetap mengedepankan keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan.

Lanjut Kajati Sugeng,  Meminta seluruh jajaran terus meningkatkan kapabilitas, kapasitas, dan integritas dalam menjalankan tugas serta kewenangan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, akselerasi penegakan hukum juga perlu terus ditingkatkan guna mendukung program-program pemerintah.

“Jadilah pemimpin perubahan. Jangan hanya mengikuti, tetapi berani membawa ide dan gagasan baru yang membangun. Pegang teguh integritas, sekali kepercayaan hilang, sulit untuk dikembalikan. Dan bekerjalah dengan hati. Karena keadilan yang sejati lahir dari keikhlasan dalam pengabdian" Cetus nya

Kajati juga memberikan Penekanan khusus terhadap penanganan perkara tindak pidana khusus agar dilaksanakan secara profesional, akuntabel, efektif, efisien, serta tetap berpedoman pada prinsip-prinsip hukum dan ketentuan yang berlaku.

“Tingkatkan penanganan perkara tindak pidana khusus secara profesional, akuntabel, efektif, efisien, dan taat asas,” Ujar Kajati Sugeng

Kajati Jambi Menyampaikan Ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Wakajati Jambi Dr. Mia Banulita, S.H., M.H. serta Kajari Tebo Dr. Alfian Bombing, S.H., M.H.

" Semoga amanah baru ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi positif bagi Penguatan institusi Kejaksaan di Provinsi Jambi" Tegas Kajati Jambi

Turut Hadir Dalam Acara Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut, Antara Lain para Asisten Kejati Jambi, Para Kepala Kejaksaan Negeri Se-Wilayah Kejati Jambi, Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri, para Kepala Seksi di lingkungan Kejati Jambi,

Tampak Hadir Juga Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Jambi beserta jajaranya

Hal ini dibenarkan oleh Kasi Penkum Kejati Jambi  Noly Wiyaya SH MH Ketika di Konfirmasi Melalui Percakapan WhatsApp Pribadi nya Selasa 18 /08/2026

" Ya Benar, ada Agenda Pelantikan Beberapa Pejabat Utama Di Lingkup Jajaran Kejati Jambi Hari ini, dan Acara Berjalan Secara  Khidmat" Jelas Noly Wiyaya SH MH

Sebagaimana Dikatakan Noly Wiyaya SH MH , Dengan semangat integritas, kolaborasi, dan Lidership  yang berorientasi pada Perubahan, jajaran Kejati Jambi Kedepan  diharapkan semakin solid dalam mengawal Penegakan hukum dan memberikan Pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara

" Semoga Jajaran Kejati Jambi Kedepan Profesional dan Memberikan Pelayanan yang Terbaik kepada Masyarakat dan Penegakan hukum Berkeadilan serta Berintegritas" tutur nya Noly Wiyaya SH MH 

( Kabiro Jambi YN SBN ) 

  Editor ; Geoffrey .M.

Wiwiek Hargono Lakukan Pembinaan Lokus Kota Sehat di Puskesmas Flamboyan, Siapkan Kota Bekasi Hadapi Penilaian Nasional 2027

Wiwiek Hargono Lakukan Pembinaan Lokus Kota Sehat di Puskesmas Flamboyan, Siapkan Kota Bekasi Hadapi Penilaian Nasional 2027

November 03, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa 03: November 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI,--

KOTA - BEKASI – Ketua Forum Kota Bekasi Sehat sekaligus Ketua Posyandu Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, melaksanakan kunjungan pembinaan lokus Kota Sehat di Puskesmas Flamboyan, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi, serta Camat Pondok Gede, bersama jajaran terkait dan para kader di wilayah setempat.

Pembinaan ini merupakan bagian dari upaya mempersiapkan wilayah Jaticempaka dalam menghadapi pembinaan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), sekaligus memperkuat kesiapan Kota Bekasi menuju penilaian Forum Kota Sehat tingkat nasional yang direncanakan berlangsung pada tahun 2027.

Wilayah Kecamatan Pondok Gede menjadi salah satu perhatian dalam pembinaan tersebut setelah berhasil meraih prestasi pada ajang Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Kota Bekasi. 

Capaian ini menjadi modal untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola wilayah, pelayanan masyarakat, serta pemberdayaan kader dalam mendukung terwujudnya lingkungan yang sehat dan berdaya.

Dalam kunjungannya, Wiwiek Hargono menekankan bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi dan dokumen pendukung, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia, khususnya para kader yang terlibat langsung dalam pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.“Kita ingin memastikan bahwa seluruh persiapan dilakukan dengan baik. 

Bukan hanya administrasinya yang lengkap, tetapi para kader juga harus memahami tugas, fungsi, dan kompetensinya. Ketika nantinya dilakukan penilaian, mereka mampu menjelaskan serta menunjukkan secara langsung berbagai kegiatan dan pelayanan yang sudah berjalan di wilayahnya,” ujar Wiwiek.

Ia menjelaskan bahwa Forum Kota Bekasi Sehat terus mendorong penguatan berbagai indikator Kota Sehat, termasuk melalui pembinaan enam SPM yang membutuhkan sinergi lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat.

Menurutnya, Puskesmas Flamboyan memiliki peran penting sebagai salah satu lokus pembinaan, terutama dalam memastikan kesiapan pelayanan kesehatan, pengelolaan administrasi, serta kapasitas tenaga dan kader dalam mendukung indikator penilaian.“Persiapan ini harus dilakukan sejak sekarang. Kita ingin ketika penilaian tingkat nasional pada tahun 2027 nanti, Kota Bekasi benar-benar siap, baik dari sisi administrasi, pelaksanaan program, maupun kemampuan para kader dalam memahami dan menjalankan kompetensinya,” tambahnya.

Melalui pembinaan ini, diharapkan seluruh unsur di wilayah Jaticempaka dapat semakin memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan setiap program berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Kunjungan tersebut sekaligus menjadi langkah konsolidasi Forum Kota Bekasi Sehat bersama jajaran perangkat daerah, pelayanan kesehatan, dan masyarakat dalam mempersiapkan peningkatan strata Kota Sehat. 

Dengan pembinaan yang terarah dan kolaborasi lintas sektor, Kota Bekasi diharapkan mampu meningkatkan capaian serta memenuhi berbagai indikator dalam penilaian Forum Kota Sehat tingkat nasional tahun 2027

.( Reporter : RIANA SARI SBN )
         Editor : Geoffrey .M .


Wiwiek Hargono Buka Pelatihan Metode Yassir bagi Guru PAUD, Tanamkan Kecintaan terhadap Al-Qur’an Sejak Dini

Wiwiek Hargono Buka Pelatihan Metode Yassir bagi Guru PAUD, Tanamkan Kecintaan terhadap Al-Qur’an Sejak Dini

November 03, 2026
SIMAK BERITA NEWS .COM ,--

Selasa 03 November 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI – Bunda PAUD Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, membuka kegiatan Pelatihan Metode Yassir bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dilaksanakan di SD Negeri Jakasetia 3, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Senin (2/11/2025).

Kegiatan ini merupakan salah satu inisiatif Wiwiek Hargono selaku Bunda PAUD sekaligus Ketua TP PKK Kota Bekasi dalam mendorong penguatan pendidikan karakter dan keagamaan bagi anak-anak sejak usia dini. 

Melalui pelatihan ini, para guru PAUD diberikan pembekalan mengenai metode pembelajaran Al-Qur’an yang lebih menarik, menyenangkan, dan mudah diterapkan kepada anak-anak.Metode Yassir menjadi salah satu pendekatan pembelajaran yang menggabungkan unsur menyanyi dan pengenalan ayat-ayat Al-Qur’an. 

Dengan cara tersebut, anak-anak diharapkan dapat lebih mudah mengenal, menghafal, serta memahami pesan dan makna yang terkandung dalam Al-Qur’an sesuai dengan tahapan perkembangan usianya.

Dalam sambutannya, Wiwiek Hargono menyampaikan bahwa pendidikan Al-Qur’an kepada anak-anak tidak seharusnya hanya berorientasi pada kemampuan membaca dan menghafal, tetapi juga perlu diiringi dengan pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.“Melalui metode Yassir ini, kita ingin mengenalkan Al-Qur’an kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan, salah satunya melalui nyanyian. 

Harapannya, anak-anak tidak hanya pandai membaca dan mengaji, tetapi juga mulai mengenal serta memahami makna yang terkandung dalam Al-Qur’an, sehingga nilai-nilainya dapat menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wiwiek.

Menurutnya, penanaman nilai-nilai keagamaan perlu dilakukan sejak usia dini karena masa PAUD merupakan salah satu tahapan penting dalam membentuk karakter dan kebiasaan anak. 

Dengan pendekatan yang tepat, pembelajaran agama diharapkan tidak menjadi sesuatu yang sulit atau membosankan, melainkan dapat tumbuh menjadi bagian yang menyenangkan dalam keseharian anak..

Ia juga menekankan pentingnya peran guru PAUD sebagai pendidik sekaligus pendamping dalam memperkenalkan nilai-nilai kebaikan kepada anak. 

Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan tambahan bagi para guru agar mampu menerapkan metode pembelajaran yang kreatif dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.

Melalui pelatihan Metode Yassir ini, Wiwiek berharap para guru PAUD dapat meneruskan pembelajaran tersebut di satuan pendidikan masing-masing, sehingga semakin banyak anak di Kota Bekasi yang mendapatkan kesempatan untuk mengenal Al-Qur’an sejak kecil.Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Bunda PAUD Kota Bekasi bersama TP PKK Kota Bekasi dalam mendukung pendidikan anak yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademis, tetapi juga membangun fondasi moral, spiritual, dan karakter yang kuat sebagai bekal generasi penerus Kota Bekasi.

( Reporter : RIANA SARI SBN )
         Editor : Geoffrey. M