Lapas Sarolangun Laksanakan Sholat Istisqa, Panjatkan Doa di Tengah Kemarau Panjang

Lapas Sarolangun Laksanakan Sholat Istisqa, Panjatkan Doa di Tengah Kemarau Panjang

Agustus 25, 2026
Lapas Sarolangun Laksanakan Sholat Istisqa, Panjatkan Doa di Tengah Kemarau Panjang

SIMAK BERITA NEWS COM 

Selasa 25 Agustus 2026


Sarolangun
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun melaksanakan Shalat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama memohon turunnya hujan di tengah kondisi kemarau panjang yang melanda wilayah Sarolangun dan sekitarnya Selasa 25/08/2026

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran petugas serta warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Sarolangun dengan penuh khidmat dan kekhusyukan.

Pelaksanaan Sholat Istisqa menjadi salah satu bentuk kepedulian Lapas Sarolangun terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat yang terdampak oleh minimnya curah hujan, Kemarau yang berlangsung cukup panjang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan dan berkurangnya ketersediaan air.

Kondisi tersebut tentunya menjadi perhatian bersama, termasuk bagi Lapas Sarolangun yang membutuhkan ketersediaan air untuk mendukung aktivitas sehari-hari, kebersihan, kesehatan, serta pembinaan warga binaan.



Kegiatan Sholat Istisqa dilaksanakan di lingkungan Lapas Kelas IIB Sarolangun Pada Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 09.00 WIB. Petugas dan WBP berkumpul di lapangan Lapas Sarolangun untuk melaksanakan ibadah secara berjamaah.

Suasana kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. 
Shalat Istisqa merupakan ibadah yang dilaksanakan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diberikan hujan sebagai rahmat dan keberkahan.

Pelaksanaan ibadah Tersebut juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri serta meningkatkan kesadaran bahwa manusia memiliki keterbatasan dan senantiasa membutuhkan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa.


Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta mengikuti rangkaian Sholat Istisqa dengan tertib. Setelah sholat selesai, kegiatan dilanjutkan dengan khutbah dan doa bersama. 

Dalam doa tersebut, seluruh peserta memohon agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa manfaat, memberikan keberkahan bagi masyarakat, serta menjaga seluruh wilayah dari dampak buruk kekeringan.


Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun, Ibnu Faizal, menyampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam menghadapi kondisi kemarau yang terjadi saat ini.

 
“Shalat Istisqa ini merupakan bentuk ikhtiar dan doa kita bersama agar Allah SWT memberikan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan. Di tengah kondisi kemarau yang cukup panjang, kita mengajak seluruh petugas dan warga binaan untuk meningkatkan ibadah, memperbanyak doa dan istighfar, dan mengatur penggunaan air se efektif mungkin. Pada musim kemarau yang panjang ini merupakan tanggung jawab bersama dalam penggunaan air pada saat aktivitas sehari-hari” ujar Kalapas.

Ia Menambahkan Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan dukungan petugas Lapas Sarolangun yang memastikan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan lancar, Terlebih dengan Humanis.

"Pengawasan tetap dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pengamanan, namun tetap mengedepankan suasana humanis dan kekhidmatan selama kegiatan keagamaan berlangsung," Tegas nya

Kalapas Menegaskan, Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga mencakup pembinaan mental dan spiritual. Kehadiran petugas dan warga binaan dalam satu kegiatan keagamaan mencerminkan semangat kebersamaan dalam menghadapi kondisi yang sedang terjadi. 

"dengan  Sholat Istisqa, 
Lapas Kelas IIB Sarolangun mengajak seluruh petugas dan warga binaan untuk bersama-sama meningkatkan ketakwaan, memperbanyak istighfar, menjaga lingkungan, menghemat penggunaan air, serta memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang bermanfaat dan membawa keberkahan bagi Sarolangun dan seluruh wilayah yang terdampak kekeringan" Harap nya

Kabiro Jambi YN SBN
Gelar Sholat Istisqa,Kalapas :  Wujud Ikhtiar dan Doa Memohon Turunnya Hujan

Gelar Sholat Istisqa,Kalapas : Wujud Ikhtiar dan Doa Memohon Turunnya Hujan

Agustus 25, 2026
Gelar Sholat Istisqa,
Kalapas :  Wujud Ikhtiar dan Doa Memohon Turunnya Hujan

SIMAK BERITA NEWS COM 

Selasa 25 Agustus 2026

Merangin Jambi 

Bangko
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko melaksanakan Sholat  Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan di tengah kondisi kemarau yang berlangsung cukup lama di Provinsi Jambi, khususnya Kabupaten Merangin.

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Bangko. Dengan penuh khidmat, seluruh peserta mengikuti rangkaian Sholat Istisqa hingga selesai, dilanjutkan dengan penyampaian khutbah dan doa bersama.

Pelaksanaan Sholat  Istisqa menjadi momentum bagi seluruh jajaran Lapas Bangko untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus menyadari bahwa kondisi alam merupakan bagian dari kehendak Allah SWT. Kekeringan yang berkepanjangan tidak hanya berdampak terhadap ketersediaan air, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga lingkungan serta memperbanyak doa dan introspeksi diri.

Kalapas IIB  Bangko, Syaikoni,A.Md.IP SH MH  menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar bersama antara petugas dan warga binaan untuk memohon pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.

“Kita bersama-sama melaksanakan Sholat  Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa kepada Allah SWT di tengah kondisi kemarau yang cukup panjang, khususnya di Kabupaten Merangin. Semoga melalui doa yang kita panjatkan bersama, Allah SWT memberikan keberkahan dan segera menurunkan hujan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kalapas Syaikoni

Menurutnya, pelaksanaan Sholat Istisqa juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Melalui kegiatan keagamaan, warga binaan diajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperkuat keimanan, serta membangun kesadaran untuk senantiasa bersyukur dan memperbaiki diri.

“Semoga kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus bersyukur, menjaga lingkungan, memperbanyak doa, dan senantiasa memohon ampunan kepada Allah SWT,” Pinta nya Syaikoni.A.Md.IP .SH MH 

Lanjut Syaikoni, Lapas Bangko berharap Sholat Istisqa yang dilaksanakan bersama tersebut dapat menjadi ikhtiar yang membawa keberkahan serta menjadi sarana mempererat kebersamaan antara petugas dan warga binaan dalam menghadapi kondisi kemarau yang berkepanjangan Saat ini 

" Semoga doa yang  kita Panjatkan hendak nya di Jabah Allah SWT" Harap nya 

Kabiro Jambi YN SBN 
Pemerintah Kota Bekasi Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati

Pemerintah Kota Bekasi Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati

Agustus 24, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,---

Selasa 25 Agustus 2026 ,--
KOTA  --  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Tata Ruang (DISTARU) melakukan penertiban bangunan liar yang berada di sepanjang bantaran Kali Harun, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Senin (24/08).

Penertiban dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam menjaga ketertiban, fungsi bantaran sungai, serta mendukung penataan lingkungan dan pengendalian pemanfaatan ruang di wilayah Kota Bekasi.

Sebelum pelaksanaan penertiban, Pemerintah Kota Bekasi telah melalui sejumlah tahapan sesuai prosedur. dari pemberian sosialisasi kepada pemilik bangunan, hingga terbitnya Surat Peringatan (SP) 1, SP 2, dan SP 3 secara bertahap dalam kurun waktu kurang lebih tiga bulan.

Sebelum dilakukan pembongkaran, pihak Pemerintah Kota Bekasi juga telah memberikan himbauan kepada penghuni bangli tersebut untuk dapat melakukan pembongkaran secara mandiri 14 hari sebelum terjadinya pembongkaran oleh Pemerintah Kota Bekasi.

Dalam pelaksanaan penertiban tersebut, terdapat sekitar 40 bangunan liar yang menjadi sasaran penataan. 

Meski masih terdapat beberapa pemilik bangunan yang pada awalnya enggan melakukan relokasi, 

Pemerintah Kota Bekasi tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.Upaya komunikasi dan pendekatan secara langsung kepada masyarakat dilakukan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya penataan bantaran Kali 

Harus serta konsekuensi pemanfaatan lahan yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Melalui pendekatan tersebut, proses penertiban dapat berjalan dengan baik dan kondusif. Pemerintah Kota Bekasi mengapresiasi sikap masyarakat yang turut mendukung proses penataan serta memahami 

kepentingan yang lebih luas dalam menjaga lingkungan dan ketertiban wilayah.Pemerintah Kota Bekasi menegaskan bahwa penertiban bukan semata-mata tindakan administratif, tetapi merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih tertata, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.Ke depan, 

Pemerintah Kota Bekasi akan terus melakukan pengawasan dan penataan terhadap pemanfaatan ruang di berbagai wilayah, mengingat kejadian ada beberapa bangunan yang terkonfirmasi memiliki atas hak penggunaan yang sah diarea tersebut, akan tetapi persoalan tersebut dapat diatasi dengan baik. guna memastikan fungsi fasilitas umum, sempadan sungai, dan ruang publik dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus mengedepankan komunikasi, pendekatan persuasif, dan sinergi bersama masyarakat dalam setiap proses penataan wilayah, demi terwujudnya Kota Bekasi yang semakin tertib, nyaman, dan layak bagi seluruh warga.

( GEOFFREY . M )
Buntut Dugaan Pungli dan PKL di Plaza Patriot Semrawut, 5 Pejabat Pemkot Bekasi Dinonaktifkan

Buntut Dugaan Pungli dan PKL di Plaza Patriot Semrawut, 5 Pejabat Pemkot Bekasi Dinonaktifkan

Agustus 24, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM --

Selasa 25 April 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

KOTA - BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengambil langkah tegas menyikapi dugaan pungutan liar (pungli) dan semrawutnya penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Taman Plaza Patriot Chandrabhaga.Lima pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk sementara dinonaktifkan dari tugasnya. Kebijakan tersebut diambil setelah Walikota melakukan sidak pada Sabtu (22/8) malam di Taman Plaza Patriot Chandrabhaga.

Menurutnya, penonaktifan tersebut bukan merupakan sanksi final. Pemkot Bekasi masih menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat untuk mengetahui sejauh mana dugaan kelalaian tugas yang dilakukan masing-masing pejabat.Inspektorat Kota Bekasi akan melakukan pemeriksaan secara komprehensif terhadap para pejabat yang dinonaktifkan, termasuk menelusuri tanggung jawab dan pengawasan mereka terkait kondisi di kawasan Taman Plaza Patriot.“Kita lihat hasil pemeriksaan dari Inspektorat, 

sejauh mana pelanggaran dan sanksi yang diberikan. Sementara mereka dibebastugaskan dulu dan berkantor di BKPSDM,” ujar Tri Adhianto pada apel Senin (24/8).

.Lima pejabat yang sementara dibebastugaskan tersebut yakni Camat Bekasi Selatan Karya Sukmajaya, Lurah Kayuringin Jaya Ricky Suhendar, Kepala UPTD GOR Yudi, Kepala UPTD Kebersihan Protokol Irwan Sukirno, serta Komandan Regu (Danru) Satpol PP Kota Bekasi 

Aslim khoil S. A. P.Tri menegaskan, hasil pemeriksaan Inspektorat akan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya terhadap kelima pejabat tersebut. 

Dengan demikian, penonaktifan sementara belum dapat diartikan sebagai keputusan akhir mengenai kesalahan ataupun sanksi yang akan dijatuhkan.

Kebijakan ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Bekasi agar lebih meningkatkan pengawasan dan kinerja, terutama dalam memastikan pelayanan publik berjalan sesuai aturan.

Sikap tegas Tri Adhianto mencuat setelah dirinya turun langsung meninjau kondisi Plaza Patriot Chandrabhaga pada Sabtu (22/8). 
Dalam peninjauan tersebut, Tri mendapati keberadaan sejumlah PKL di area yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat.Tri bahkan terlibat ketegangan dengan salah seorang pedagang saat melakukan penertiban. 

Persoalan semakin serius setelah muncul pengakuan dari pedagang mengenai adanya pungutan untuk dapat berjualan di kawasan tersebut. 

Dugaan pungutan itu kemudian menjadi perhatian Wali Kota.Menurut Tri, keberadaan PKL bukan berarti dilarang sepenuhnya. 

Pemerintah tetap memberikan ruang bagi pedagang untuk mencari nafkah, namun aktivitas perdagangan harus dilakukan di lokasi yang telah ditentukan.“Silakan berjualan, tetapi tempatnya harus sesuai dengan lokasi yang sudah ditentukan,” tegas Tri saat meninjau kawasan Plaza Patriot.Kini, publik tinggal menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat untuk mengetahui apakah dugaan kelalaian tersebut terbukti dan sanksi apa yang nantinya akan diberikan kepada lima pejabat yang sementara dibebastugaskan.

( GEOFFREY . M )


Kalapas Bangko Berikan Arahan kepada Warga Binaan, Tekankan Disiplin dan Komitmen dalam Pembinaan

Kalapas Bangko Berikan Arahan kepada Warga Binaan, Tekankan Disiplin dan Komitmen dalam Pembinaan

Agustus 24, 2026
Kalapas Bangko Berikan Arahan kepada Warga Binaan, Tekankan Disiplin dan Komitmen dalam Pembinaan

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Senin 24 Agustus 2026 ,--
Merangin Jambi ,--

Bangko.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko, Syaikoni, memberikan arahan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari upaya memperkuat keamanan, ketertiban, dan pelaksanaan program pembinaan di lingkungan Lapas.

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Syaikoni,A.Md.IP, SH MH mengingatkan seluruh warga binaan agar senantiasa mematuhi tata tertib, menjaga keamanan dan ketertiban, serta menghormati petugas dan sesama warga binaan. Menurutnya, kondisi Lapas yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan kesadaran dan kerja sama seluruh pihak.

“Saudara-saudara sekalian, mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas Bangko, Patuhi aturan yang telah ditetapkan dan ikuti seluruh program pembinaan dengan sungguh-sungguh. Jangan jadikan masa pembinaan ini hanya sebagai waktu untuk menunggu, tetapi manfaatkan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri,” Ujar  Kalapas 

Kalapas Syaikoni juga mengajak warga binaan untuk mengikuti berbagai program pembinaan yang tersedia, baik pembinaan kepribadian maupun kemandirian. Setiap kegiatan yang dijalani diharapkan dapat menjadi bekal positif bagi warga binaan ketika nantinya kembali berkumpul bersama keluarga dan menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

“Masa lalu memang tidak dapat kita ubah. Namun, kita masih memiliki kesempatan untuk menentukan apa yang akan kita lakukan hari ini dan bagaimana kita mempersiapkan masa depan, Jadikan masa pembinaan ini sebagai momentum untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bertanggung jawab, dan memiliki keterampilan,” Ucap Nya

Lebih lanjut, Syaikoni,A.Md.IP SH MH Menegaskan bahwa tujuan utama pemasyarakatan bukan sekadar menjalankan masa pidana, melainkan membentuk warga binaan agar mampu menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana.

Lanjut Syaikoni, Lapas Kelas IIB Bangko terus mendorong terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis. Dengan adanya komunikasi dan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan setiap warga binaan dapat memanfaatkan masa pidananya secara positif serta memiliki kesiapan untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bermanfaat.

"Karena setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah, dan setiap proses pembinaan adalah langkah menuju kehidupan yang lebih baik.' tutur nya

( Kabiro Jambi YN SBN )
Wawali Harris Bobihoe Tinjau Perbaikan Ruang Kelas SDN 05 Bojong Menteng.

Wawali Harris Bobihoe Tinjau Perbaikan Ruang Kelas SDN 05 Bojong Menteng.

Agustus 23, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Minggu 23 Agustus 2026 ,--
KOTA. -- BEKASI ,--

KOTA - BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe meninjau perbaikan ruang kelas SDN 05 Bojong Menteng Rawalumbu.


‎Wawali Abdul Harris Bobihoe didampingi oleh Camat Rawalumbu, dan beberapa pegawai sekolah.
‎


‎Tanpa seremoni, Bang Harris sapaan akrabnya, hadir dan berbincang langsung dengan pegawai sekolah dan menargetkan kelas yang direnovasi harus segera selesai.
‎
‎

Meski demikian,Ia tidak ingin pengerjaan ruang kelas dikerjakan asal-asalan dan tetap harus sesuai standar yang ada.“Harus tetap sesuai standar, namun harus segera diselesaikan agar anak-anak kita bisa belajar diruang kelas,” ucap Wawali Abdul Harris BobihoeIa juga mengatakan, ini merupakan bagian komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir dalam pemulihan infrastruktur sekolah, memastikan warganya mendapatkan hak pendidikan yang baik dan layak.
‎
‎

Diketahui perbaikan sekolah dilakukan karena SDN 05 terdampak bencana angin puting beliung. 
.
( GEOFFREY . M )


Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia    .

Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia .

Agustus 23, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Minggu 23 Agustus 2026 ,--
KOTA. - BEKASI ,--

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Gereja Katolik Santo Stanislaus Kostka, Paroki Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Dalam kesempatan tersebut, Tri Adhianto menyampaikan bahwa wilayah Kranggan memiliki kultur kebhinekaan dan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang kuat. Keberagaman yang hidup di tengah masyarakat, menurutnya, menjadi kekuatan dalam membangun toleransi di Kota Bekasi.“Ketoleransian ini terbentuk dari adat istiadat dan keberagaman yang ada di masyarakat. Ini menjadi salah satu kekuatan Kota Bekasi sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi,” ujar Tri.

Ia menyampaikan, Kota Bekasi pada tahun 2025 berhasil menempati peringkat kelima sebagai kota paling toleran di Indonesia berdasarkan pemeringkatan Setara Institute. .

Capaian tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan pada tahun 2026.“Harapannya, di tahun 2026 ini Kota Bekasi bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi. 

Tentu ini membutuhkan peran dan kebersamaan seluruh masyarakat,” katanya.

Dalam perayaan HUT gereja tersebut, Tri juga mengajak umat Kristiani untuk tidak hanya merayakan kebahagiaan bersama, tetapi turut menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Indonesia yang sedang mengalami musibah.

Ia mengajak seluruh umat untuk bersama-sama mendoakan warga yang terdampak bencana, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan.“Mari kita bersama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. 

Tidak hanya dengan doa, tetapi juga dengan kepedulian dan bantuan nyata,” ungkapnya.

Tri juga mengajak masyarakat untuk ikut berdonasi bagi para korban bencana. Ia mengingatkan kembali semangat gotong royong masyarakat Kota Bekasi 

ketika melakukan penggalangan dana untuk membantu masyarakat Aceh.Menurutnya, kepedulian tersebut merupakan bukti bahwa Kota Bekasi tidak hanya berbicara mengenai toleransi, tetapi juga mampu menunjukkan solidaritas dan kemanusiaan dalam tindakan nyata.

Ia berharap semangat kebersamaan, toleransi, dan kepedulian tersebut terus terjaga di Kota Bekasi, sehingga keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam membangun daerah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan.

( GEOFFREY . M )