Pesan Wawali Harris Bobihoe DiMalam Ramah Tamah Paskibraka.

Pesan Wawali Harris Bobihoe DiMalam Ramah Tamah Paskibraka.

Agustus 13, 2026
SIMAK BERITA NEWS.  COM ,--

Kamis 13 Agustus 2026 ,--.
KOTA -- BEKASI,--

KOTA - BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe hadir pada kegiatan malam ramah tamah bersama Paskibraka beserta Orang tua, di Aula KH Noer Ali, Islamic Center Bekasi, kamis malam (13/8).

Dalam sambutannya, Ia mengatakan peringatan hari Kemerdekaan merupakan momentum untuk mengenang jasa pahlawan.“Penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya dari kami atas nama Pemerintah Kota Bekasi dan masyarakat, untuk seluruh jasa para pahlawan dan veteran yang telah berjuang dan mengorbankan segalanya. 

Perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan menjadi sebuah teladan, kekuatan, semangat, sekaligus motivasi bagi generasi penerus bangsa dan melanjutkan perjuangan tersebut dengan mengisi kemerdekaan,”ungkapnya.

Selanjutnya, Wawali Harris Bobihoe juga mengucapkan syukur dan bangga atas kesuksesan anggota Paskibraka pada pelaksanaan Upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kota Bekasi. “Hal ini tentunya berkat doa dan dukungan kita bersama, jajaran Forkopimda, perangkat daerah pemerintah kota Bekasi, dan seluruh elemen masyarakat yang telah ikut mendukung dan memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan. 

Dan yang tidak kalah penting adalah adik-adik Paskibraka yang akan menjalankan tugasnya pada peringatan hari kemerdekaan, saat penaikan dan penurunan bendera merah putih yang didukung pelatih dari unsur TNI Kepolisian, serta seluruh unsur, dari para purna Paskibraka dalam memotivasi dan melatih adik-adik Paskibraka," ucapnya.  

Wawali Harris Bobihoe mengajak untuk terus menumbuhkan rasa cinta tanah air atas kemerdekaan yang dapat kita nikmati sekarang. “Mari bersama kita bersyukur atas kemerdekaan yang dicapai hasil pengorbanan para pahlawan dan veteran dengan terus mengisi kemerdekaan ini, untuk menjadikan Kota Bekasi khususnya semakin nyaman kotanya  dan sejahtera warga masyarakatnya," harapnya.Terakhir 

Ia berpesan kepada seluruh anggota Paskibraka agar selanjutnya dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab lainnya. “Kepada adik-adik paskibraka, tugas besar kalian sudah kalian tunaikan akan tetapi tugas kalian tidak hanya sampai di sini saja. 

Setelah ini kalian akan kembali ke keluarga, kembali ke sekolah, ke masyarakat, disana kalian dituntut untuk bisa menjadi contoh teladan sebagai Paskibraka dan Duta Pancasila. Dengan telah ditunjuk sebagai Duta Pancasila diharapkan dapat menjadi contoh teladan serta terus menebarkan nilai-nilai luhur Pancasila di lingkungan, menjadi pelopor dan teladan yang baik, dan terus mengasah kemampuan untuk menjadi generasi yang unggul untuk mengambil tongkat estafet kepemimpinan pembangunan kedepan," tutupnya. 

( GEOFFREY .M )


Wali Kota Bekasi Matangkan Kesiapan PORPROV XV Jabar 2026, Seluruh Element Diminta Gaungkan Semarak Tuan Rumah

Wali Kota Bekasi Matangkan Kesiapan PORPROV XV Jabar 2026, Seluruh Element Diminta Gaungkan Semarak Tuan Rumah

Agustus 13, 2026





SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Kamis 13 Agustus 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

Pemerintah Kota Bekasi terus mematangkan kesiapan sebagai tuan rumah utama Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat Tahun 2026 yang akan berlangsung pada Oktober hingga November mendatang.Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi evaluasi dan kesiapan PORPROV XV Jabar 2026. 

Rapat tersebut menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat kolaborasi seluruh perangkat daerah, camat, lurah hingga jajaran kewilayahan dalam menyukseskan gelaran olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menekankan agar sosialisasi PORPROV XV Jabar tidak hanya dilakukan oleh panitia besar maupun Dinas Pemuda dan Olahraga, tetapi menjadi gerakan bersama hingga tingkat RT dan RW.

Menurutnya, Kota Bekasi telah melakukan persiapan besar, termasuk dukungan anggaran lebih dari Rp500 miliar untuk rehabilitasi venue dan berbagai kebutuhan penyelenggaraan. 

Karena itu, kesiapan fisik harus diiringi dengan publikasi dan semangat masyarakat yang kuat.“Jangan sampai kita sudah menyiapkan venue dengan anggaran yang besar, tetapi auranya di masyarakat belum terasa. PORPROV ini harus menjadi milik seluruh masyarakat Kota Bekasi,” tegas Tri.

Tri juga meminta momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 dimanfaatkan secara maksimal untuk menggaungkan PORPROV XV Jabar.

Ia menginstruksikan seluruh camat dan lurah agar mendorong pemasangan atribut PORPROV pada berbagai kegiatan dan perlombaan 17 Agustusan di lingkungan RT/RW. Spanduk, baliho maupun materi publikasi di wilayah diminta turut menampilkan maskot resmi PORPROV XV Jabar, WALKER (Walet Keren), serta tagline “ENERGI PATRIOT NYALAKAN KERENMU!”.“Momentum 17 Agustus harus kita manfaatkan. 

Setiap kegiatan di tingkat RT dan RW bisa menjadi ruang untuk memperkenalkan PORPROV. Kita ingin masyarakat tahu bahwa Kota Bekasi akan menjadi tuan rumah utama,” ujarnya.

Selain aspek publikasi, Wali Kota juga menyoroti kesiapan lingkungan di sekitar venue dan jalur perlintasan atlet maupun official. Camat dan lurah diminta memastikan kebersihan, kerapihan, kondisi saluran air, rumput liar hingga estetika jalan menuju lokasi pertandingan.

Sejumlah titik yang menjadi perhatian di antaranya jalur menuju Bakti Sports Center, Duren Jaya, BSI Bekasi Timur, Multiguna, kawasan Jatisampurna, hingga jalur Narogong menuju Bantargebang.

Penataan lingkungan juga mencakup pembersihan eceng gondok dan saluran air di sejumlah wilayah, termasuk Bekasi Utara, Medansatria, Rawalumbu dan Bantargebang.“Venue harus siap, tetapi perjalanan menuju venue juga harus memberikan kesan yang baik. 

Kebersihan, kerapihan, keamanan dan kenyamanan harus kita pastikan bersama,” kata Tri.

Dalam rapat tersebut juga dibahas aspek pengamanan dan manajemen parkir. Pemerintah kewilayahan diminta berkoordinasi lintas sektor untuk memastikan tersedianya titik parkir resmi, menjaga ketertiban lalu lintas serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan di sekitar venue.PORPROV XV Jabar 2026 akan mempertandingkan 47 disiplin olahraga dengan total 48 venue, terdiri dari 27 venue di Kota Bekasi dan 21 venue di luar Kota Bekasi. 

Gelaran ini diperkirakan diikuti sekitar 8.500 atlet dan official dari berbagai daerah di Jawa Barat.Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober hingga 19 November 2026, diawali pertandingan futsal pada 28 Oktober, opening ceremony pada 7 November dan closing ceremony pada 19 November 2026. Command Center PORPROV akan dipusatkan di Gate 6 Stadion Patriot 

Candrabhaga.Sementara itu, maskot resmi PORPROV XV Jabar 2026 adalah WfORKER, yang merupakan Walet Keren dan merepresentasikan fauna khas Kota Bekasi. Maskot tersebut membawa filosofi Panca Waluya, yakni Cager, Bager, Pinter, Bener dan Singer.Dari sisi promosi, Panitia Besar PORPROV XV Jabar melaporkan perkembangan publikasi digital yang telah menjangkau lebih dari 741 ribu akun melalui Instagram dan lebih dari 233 ribu views melalui TikTok. 

Publikasi media cetak dan online juga telah menghasilkan sekitar 247 artikel pemberitaan dengan sentimen mayoritas positif.Promosi secara langsung akan terus diperkuat melalui berbagai kegiatan seperti Roadshow Mall-to-Mall, Goes to School, sosialisasi di arena Car Free Day serta pemanfaatan videotron di ruang publik dan sepanjang jalan protokol.

Tri juga meminta agar seluruh videotron milik pemerintah maupun swasta, khususnya yang berada di kawasan jalan protokol seperti Jalan Jenderal Ahmad Yani, turut menayangkan materi promosi PORPROV XV Jabar secara rutin.“Semua media yang kita punya harus bergerak. Videotron, media sosial, spanduk, sampai kegiatan masyarakat harus menjadi bagian dari promosi PORPROV,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Bekasi juga akan mendorong keterlibatan sektor usaha melalui konsep sportconomy. Hotel, pusat perbelanjaan, tempat usaha dan pusat keramaian akan didorong untuk memasang atribut dukungan PORPROV XV Jabar sebagai bagian dari penyambutan para atlet, official dan masyarakat yang datang ke Kota Bekasi.

Sebanyak 1.020 RW se-Kota Bekasi juga akan dilibatkan dalam gerakan sosialisasi, termasuk pembagian selendang maupun merchandise PORPROV.

Tri menegaskan, kesempatan menjadi tuan rumah utama PORPROV merupakan momentum besar bagi Kota Bekasi. Karena itu, kesuksesan penyelenggaraannya harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah dan jajaran kewilayahan.“Kesempatan menjadi tuan rumah seperti ini tidak datang setiap tahun. Ini momentum besar bagi Kota Bekasi. 

Maka seluruh perangkat daerah, camat, lurah, sampai RT dan RW harus mengambil bagian. Kita ingin PORPROV XV Jabar 2026 sukses penyelenggaraannya dan sukses meninggalkan kesan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai tindak lanjut, Panitia Besar PORPROV XV Jabar bersama Dispora akan segera mendistribusikan seluruh materi promosi berupa desain spanduk, stiker dan video kepada perangkat daerah, kecamatan dan kelurahan. 

Selanjutnya, camat dan lurah diminta menggerakkan wilayah untuk memasang atribut PORPROV, mengoptimalkan TV atau videotron kantor, serta melaksanakan kerja bakti di sepanjang jalur utama dan rute menuju venue pertandingan.

Dengan kolaborasi seluruh elemen, Pemerintah Kota Bekasi menargetkan PORPROV XV Jawa Barat 2026 tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian, memperkuat citra Kota Bekasi dan menghadirkan semangat olahraga bagi seluruh masyarakat.

( GEOFFREY . M )


Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua

Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua

Agustus 13, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Kamis 13 Agustus 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bekasi yang akan bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun M. Hasibuan, Senin mendatang.Pengukuhan berlangsung di GOR Bang Yan, Kota Bekasi. Para anggota Paskibraka yang telah melalui berbagai tahapan pembinaan tersebut dinilai telah siap menjalankan tugas untuk mengibarkan Sang Merah Putih di tanah Patriot.

Tri Adhianto menyampaikan rasa percaya dirinya terhadap para anggota Paskibraka. Menurutnya, para peserta telah menunjukkan kesiapan dan kepercayaan diri untuk mengemban tugas penting pada momentum peringatan kemerdekaan.“Saya melihat anak-anak kita sudah sangat siap dan percaya diri. 

Mereka akan membawa dan mengibarkan Sang Merah Putih di tanah Patriot. Ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Tri.

Pada kesempatan tersebut, terdapat dua anggota Paskibraka Kota Bekasi yang ditarik untuk bertugas di tingkat Provinsi Jawa Barat sebagai perwakilan Kota Bekasi.

Tri juga berpesan kepada seluruh anggota Paskibraka agar menjadikan kesempatan tersebut sebagai momentum untuk membanggakan keluarga, khususnya para orang tua yang telah memberikan dukungan.“Yang paling membanggakan dari seluruh proses ini adalah ketika orang tua melihat langsung anak-anaknya berdiri dan menjalankan tugas sebagai Paskibraka. 

Saya yakin orang tua pasti bangga melihat putra-putrinya bisa mendapatkan kepercayaan untuk mengibarkan bendera pusaka,” ungkapnya.

Ia berharap pengalaman menjadi anggota Paskibraka tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi juga menjadi bekal bagi para generasi muda untuk terus disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Kota Bekasi dan Indonesia.“Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk terus melangkah ke depan. 

Tunjukkan bahwa generasi muda Kota Bekasi adalah generasi yang disiplin, berkarakter dan mampu memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
.
( GEOFFREY . M )
Tantan Sulthon Bukhawan Ketua Terpilih Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Barat Periode 2026 - 2031

Tantan Sulthon Bukhawan Ketua Terpilih Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Barat Periode 2026 - 2031

Agustus 13, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Kamis 13 Agustus 2026 ,--
BANDUNG - JAWA BARAT,--

Bandung- Ingat kita adalah satu keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat (Jabar), konferensi Provinsi (Konferprov) telah usai, ini momentum penting bagi kita untuk bergerak bersama memajukan organisasi. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Tantan Sulthon Bukhawan, usai terpilihnya sebagai Ketua PWI Jawa Barat periode 2026 - 2031 di Hotel Horison, Kota Bandung, Rabu (12/6/2026) 

Malam.Apresiasi disampaikan Ketua PWI terpilih itu kepada seluruh anggota PWI Jawa Barat yang telah menyalurkan hak pilihnya secara demokratis. "Kemenangan ini bukan milik pribadi melainkan kemenangan seluruh keluarga besar PWI Jabar," ucap Tantan dalam agenda yang dihadiri oleh jajaran pengurus daerah serta perwakilan PWI Pusat tersebut.

Menurutnya, Konferprov ini kesempatan bersama menjaga solidaritas dan memperkuat jajaran kepengurusan ke depan. Pihaknya menyatakan siap terbuka untuk merangkul seluruh pihak, termasuk para pendukung dari kubu pesaing dalam pemilihan yang baru saja usai.

Pantauan media, sambutan hangat dan ucapan selamat disampaikan banyak pihak kepada Tantan, sebagai ketua terpilih saat ini yang meraih meraih 444 suara dari total 699 suara yang masuk, setara dengan 63,52 persen dari total partisipasi pemilih, atau 64,25 persen dari keseluruhan suara sah kandidat. 

Dengan demikian pihaknya melenggang mulus unggul selisih 197 suara dari pesaingnya Hardiyansyah yang mendapatkan 247 suara. Suara tidak sah tercatat sebanyak 6 suara (0,86 persen) dan pemilih abstain sebanyak 2 suara (0,29 persen).

Selanjutnya, seluruh konstituen kembali fokus pada penguatan kapasitas jurnalistik, penegakan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan menjaga integritas PWI sebagai salah satu pilar utama demokrasi.

Diketahui, Tantan Sulthon mengusung visi “PWI Jabar Istimewa” dengan tagline “Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya Maju” saat terpilih menjadi Ketua PWI Jawa Barat periode ini.Konsep kepemimpinannya dijabarkan ke dalam lima pilar utama dan sembilan misi strategis untuk kemajuan pers di Jabar.Visi PWI Jabar Istimewa Mewujudkan organisasi pers yang kuat, profesional, terlindungi, sejahtera, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Menjadikan PWI sebagai rumah bersama yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota di tingkat kabupaten/kota. Lima Pilar Utama Kompeten: 

Meningkatkan kualitas profesionalisme wartawan.Terlindungi: Memberikan jaminan perlindungan hukum dan profesi.Sejahtera: Memperjuangkan taraf hidup dan kesejahteraan anggota.Adaptif: Tanggap terhadap era digital dan teknologi multimedia.Kuat hingga Daerah: 

Memperkuat konsolidasi organisasi sampai tingkat kabupaten/kota. Sembilan Misi Strategis & Program Unggulan1.000 UKW Gratis: Memperluas akses Uji Kompetensi Wartawan secara gratis bagi anggota.

Penguatan Advokasi: Mengoptimalkan bantuan dan perlindungan hukum bagi wartawan yang menghadapi sengketa pers atau kekerasan profesi.Perlindungan Sosial: Membuka akses jaminan sosial dan kesehatan yang lebih baik bagi anggota beserta keluarga.Pelatihan Digital & Multimedia: 

Mengadakan pelatihan berkala untuk adaptasi teknologi jurnalisme modern.Konsolidasi Organisasi: Memperkuat sinergi dan koordinasi pengurus (PWI Jawa Barat) dengan PWI di tingkat kabupaten/kota.Kemitraan Strategis: Membangun kerja sama yang kuat dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, BUMN, dan dunia usaha.Solidaritas Internal: 

Mempererat rasa kebersamaan dan kekeluargaan antar-insan pers di Jawa Barat.Peningkatan Kapasitas: Menggelar diskusi, seminar, dan peningkatan wawasan kebangsaan serta jurnalistik.

Keberlanjutan Program: Melanjutkan dan menyempurnakan program positif dari kepengurusan sebelumnya demi kemajuan anggota. Sebelumnya, diketahui pula bahwa Hardiansyah yang akrab dipanggil Kang Andhy, dalam Konferprov ini mengusung visi PWI Jabar yang kuat, profesional, berintegritas, serta fokus pada peningkatan kesejahteraan wartawan dan keluarganya lewat kerja sama strategis.
( LAELA)
Urai Kemacetan, Wali Kota Bekasi Inisiasi Pembangunan Jalan Sejajar Mukhtar Tabrani

Urai Kemacetan, Wali Kota Bekasi Inisiasi Pembangunan Jalan Sejajar Mukhtar Tabrani

Agustus 13, 2026
SIMAK BERITA NEWS, COM ,--

Kamis 13 Agustus 2026,, --
KOTA  -- BEKASI ,--

Pemerintah Kota Bekasi tengah mempersiapkan langkah strategis untuk mengurai persoalan kemacetan sekaligus menstimulasi pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu upaya nyata yang sedang dipersiapkan adalah rencana pembangunan jalur alternatif baru yang dirancang sejajar dengan Jalan Mukhtar Tabrani..

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat meninjau lokasi penataan lingkungan. Proyek infrastruktur ini nantinya diharapkan dapat berfungsi sebagai jalur pendukung yang terintegrasi guna memecah kepadatan arus lalu lintas."Mudah-mudahan kita akan menginisiasi menjadi jalan sejajar dengan Mukhtar Tabrani. Jadi nanti ini bisa menjadi Mukhtar Tabrani 2," ujar Tri Adhianto di sela-sela peninjauannya.Lebih lanjut, 

Wali Kota menjelaskan bahwa kehadiran jalan baru ini akan membuka peluang penerapan manajemen lalu lintas yang lebih efektif di kawasan tersebut. "Ke depannya konseptualnya saya rasa bisa menjadi one way (satu arah) di Mukhtar Tabrani. 

Sehingga yang hari ini selalu terjadi kemacetan, nanti bisa kita urai," tambahnya.

Pemerintah Kota Bekasi optimis bahwa peningkatan aksesibilitas ini tidak hanya berdampak pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga akan membawa multiplier effect bagi perekonomian warga sekitar. 

Dengan terbukanya konektivitas baru, potensi munculnya pusat-pusat ekonomi kreatif dan usaha baru akan semakin besar, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan yang sama, Tri Adhianto juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada warga sekitar yang telah menunjukkan kesadaran tinggi terkait kebutuhan lahan demi kepentingan publik."Terima kasih buat masyarakat yang juga cukup sadar bahwa memang hari ini negara, masyarakat, membutuhkan tanah yang ada. 

Sehingga relatif pembongkaran pun akan segera kita lakukan. Pembangunan jalan pun segera akan dikerjakan," tegas Wali Kota.

Sejalan dengan rencana pembangunan jalan, Pemerintah Kota Bekasi juga bergerak cepat melakukan langkah antisipasi banjir dan penataan lingkungan di area tersebut. Di lokasi yang sama, satu unit alat berat ekskavator (backhoe) dikerahkan untuk melakukan pengerukan dan pembersihan material sampah serta endapan lumpur dari dalam kali. 

Langkah normalisasi ini dilakukan secara intensif dengan mengangkut material sumbatan langsung ke truk sampah demi memastikan aliran air kembali lancar dan lingkungan sekitar menjadi lebih bersih.

( GEOFFREY. M )


Turap Bumi Bekasi Baru Selesai Dibangun, Kurangi Dampak Banjir Rawalumbu.

Turap Bumi Bekasi Baru Selesai Dibangun, Kurangi Dampak Banjir Rawalumbu.

Agustus 13, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--
.
Kamis 13 Agustus 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meresmikan turap Daerah Aliran Sungai (DAS) Rawalumbu yang berada di kawasan Perumahan Bumi Bekasi Baru, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu. 

Pembangunan turap ini menjadi salah satu langkah Pemerintah Kota Bekasi dalam memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian banjir di wilayah Rawalumbu.

Turap tersebut berada di kawasan yang menjadi perhatian karena aliran Kali Rawalumbu melintasi sejumlah wilayah permukiman, termasuk tiga RW di Kelurahan Pengasinan dan tiga RW di Kelurahan Sepanjang Jaya.

Dalam kesempatan tersebut, Tri Adhianto menyampaikan bahwa penanganan Kali Rawalumbu perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya pada satu titik. 

Ia meminta agar pembangunan dan penguatan turap dapat dilanjutkan hingga kawasan Jembatan Carita.“Jembatan dari titik pertama sampai Carita sudah sangat bagus. Tetapi saya minta jangan berhenti di sini, harus kita lanjutkan sampai Jembatan Carita. 

Karena ketika Jembatan 0 dibangun, justru kita melihat air meluap. Artinya, penanganannya harus kita lihat secara utuh dari hulu sampai hilir,” ujar Tri.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur pengendalian banjir harus dibarengi dengan perencanaan yang matang serta pemeliharaan secara berkelanjutan. Infrastruktur yang telah selesai dibangun tidak boleh hanya diperhatikan pada saat peresmian, tetapi harus dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Tri juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran dalam pelaksanaan pembangunan. Dengan kondisi fiskal yang harus disesuaikan, Pemerintah Kota Bekasi melakukan berbagai penghematan agar anggaran tetap dapat diarahkan kepada kebutuhan masyarakat.“Efisiensi kita hampir Rp500 miliar. Biasanya sekitar Rp7 triliun, sekarang menjadi sekitar Rp6,5 triliun. 

Ada beberapa yang kita kurangi, seperti snack dan kopi, termasuk pelaksanaan upacara yang tidak lagi menggunakan tenda. Pemerintah harus mengalah, karena uang yang berasal dari masyarakat harus kita kembalikan lagi kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, program pembangunan di tingkat kewilayahan, termasuk dukungan anggaran Rp100 juta, harus memiliki perencanaan yang jelas. Setiap wilayah perlu menentukan kebutuhan dan prioritas agar anggaran yang tersedia benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat.“Rp100 juta itu harus punya perencanaan. 

Mana yang menjadi prioritas di wilayah, itu yang harus kita kerjakan. Jangan sampai semua ingin dikerjakan tetapi tidak ada yang optimal,” katanya.

Selain pembangunan fisik, Tri juga meminta jajaran kewilayahan untuk memastikan pemeliharaan setelah pembangunan selesai. Turap, taman, saluran air, hingga fasilitas lingkungan lainnya harus dirawat secara bersama-sama.“Persoalan kita klasik. Jangan sampai setelah dibangun kemudian kita tidak peduli ke depannya. 

Jangan karena baru dibuat, perhatiannya hanya di awal. Setelah itu harus ada pemeliharaan,” tegas Tri.Ia menyebut, semangat tersebut sejalan dengan berbagai program berbasis kewilayahan yang mendorong masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan di lingkungannya.Melalui program Lingkar Keren, setiap kecamatan dan RW di Kota Bekasi dapat mengidentifikasi persoalan yang ada di wilayah masing-masing dan menyusun solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.“Lingkar Keren ini harus menjadi upaya untuk menjawab persoalan di masing-masing wilayah. 

Semua kecamatan dan RW bisa memanfaatkan program ini, sehingga apa yang menjadi masalah di lingkungan bisa kita carikan jawabannya bersama,” pungkasnya.

( GEOFFREY . M )


Tri Adhianto Dorong Mahasiswa STIE Arlindo Kuasai Skill, Leadership, Networking dan Teknologi AI

Tri Adhianto Dorong Mahasiswa STIE Arlindo Kuasai Skill, Leadership, Networking dan Teknologi AI

Agustus 13, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Kamis 13 Agustus 2026 ,--
KOTA - BEKASI ,--

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, hadir sebagai keynote speaker dalam Seminar Nasional STIE Arlindo yang mengusung tema “Beyond the Degree: Membangun Skill, Leadership, dan Networking untuk Kesuksesan Generasi Muda”. Kegiatan yang digelar di STIE Arlindo, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, tersebut diikuti mahasiswa dan calon mahasiswa.Seminar nasional ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mendapatkan motivasi dan wawasan mengenai pentingnya membangun kompetensi di luar pendidikan formal. 

.
Tri Adhianto mendorong mahasiswa agar tidak hanya berorientasi pada gelar akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, jiwa kepemimpinan, kemampuan membangun jejaring serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Dalam kesempatan tersebut, Tri menekankan pentingnya mahasiswa mengisi masa perkuliahan dengan berbagai kegiatan positif. 

Menurutnya, dunia kerja dan kehidupan sosial membutuhkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu berkomunikasi, bekerja sama, memimpin dan membaca perkembangan zaman.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Tri adalah kekuatan media sosial. Ia menceritakan bagaimana akun media sosial pribadinya menjadi salah satu sarana komunikasi langsung dengan masyarakat.“Setiap hari saya memantau pesan yang disampaikan masyarakat melalui media sosial. 

Ada yang menyampaikan melalui Instagram, TikTok, Facebook dan berbagai platform lainnya. Bahkan ada juga warga Kabupaten Bekasi yang menyampaikan laporan kepada saya karena mengira wilayah tersebut masuk Kota Bekasi,” ujar Tri.

Menurutnya, media sosial saat ini telah berkembang menjadi ruang interaksi yang sangat cepat. 

Masyarakat dapat menyampaikan informasi, kritik maupun laporan secara langsung kepada pemerintah.“Kadang ketika saya selesai menghadiri kegiatan seperti ini dan masuk ke mobil, 

WhatsApp yang masuk sudah ribuan. Ini menunjukkan bagaimana masyarakat sekarang begitu cepat menyampaikan informasi dan aspirasi melalui teknologi,” katanya.Tri mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi mampu menjadikannya sebagai sarana membangun personal branding, memperluas networking, menyampaikan gagasan dan menghasilkan karya positif.

Selain media sosial, Tri juga menekankan pentingnya penguasaan Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari perkembangan teknologi yang akan semakin memengaruhi dunia kerja dan kehidupan masyarakat.“AI harus kita pelajari. 

Bukan untuk menggantikan manusia, tetapi bagaimana kita bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan kemampuan dan produktivitas. Ini akan menjadi bagian dari daya saing generasi mendatang,” jelasnya.

Ia menilai tema “Beyond the Degree” sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini. Gelar akademik menjadi salah satu modal penting, namun kesuksesan juga ditentukan oleh kemampuan seseorang dalam membangun skill, leadership, networking, 
kreativitas dan kemampuan beradaptasi.Tri berharap mahasiswa STIE Arlindo dapat menjadi generasi yang berani mencoba, terus belajar dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif.“

Jangan hanya menjadi pengguna teknologi. Jadilah generasi yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan sesuatu, membangun peluang dan memberikan manfaat bagi orang lain,” pungkasnya.

( GEOFFREY . M )