Paripurna Bahas Perubahan Program Dan Persetujuan Raperda Menjadi Perda

Paripurna Bahas Perubahan Program Dan Persetujuan Raperda Menjadi Perda

Oktober 27, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,,-

Selasa 27 Oktober 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi bersama Pemerintah Kota Bekasi resmi menandatangani rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah Tahun 2027, serta persetujuan rancangan peraturan daerah menjadi peraturan daerah.

Penandatanganan tersebut dilakukan dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang paripurna, Gedung DPRD Kota Bekasi.Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe hadir mendampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Wawali Harris Bobihoe berkesempatan menyampaikan sambutan pada rapat paripurna tersebut. 

Ia menyampaikan, penandatanganan bukan sekedar bentuk formalitas, tetapi merupakan komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif dalam memastikan arah pembangunan Kota Bekasi dapat berjalan sejalan dengan kebutuhan masyarakat serta kemampuan keuangan daerah..

Wawali Harris Bobihoe juga mengucapkan terimakasih kepada pimpinan dan anggota DPRD atas semangat kebersamaan, komitmen dan kerja kerasnya dalam melaksanakan seluruh rangkaian pembahasan rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan belanja daerah serta persetujuaan raperda menjadi perda. sebagai amanat perundang-undangan.“Bentuk komitmen dan semangat kemitraan serta sinergitas antara eksekutif dan legislatif dapat terjaga dengan baik. 

Kondisi ini modal utama untuk membangun Kota Bekasi pada masa yang akan datang, sehingga semua harapan masyarakat dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Wawali Harris BobihoeIa juga menyapaikan, penyusunan anggaran daerah 2027 dilakukan ditengah dinamika ekonomi yang terus bergerak dan telah melalui proses panjang, namun telah terselesaikan dengan baik dan bijak. 

Sehingga pada nantinya ini menjadi arah dan pedoman pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembangunan serta pelayanan masyarakat Kota Bekasi.

( GEOFFREY MAKSURILLA )
Editor : Geoffrey. M .

Tri Adhianto Ajak Pramuka Bekasi Berani Speak Up dan Raih Mimpi

Tri Adhianto Ajak Pramuka Bekasi Berani Speak Up dan Raih Mimpi

Oktober 27, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa 27 Oktober 226:,--
KOTA. -  BEKASI,--

KOTA -:BEKASI – Gerakan Pramuka Kota Bekasi diharapkan terus melahirkan generasi muda yang berkarakter, disiplin, berjiwa kepemimpinan, serta mampu mengemban tanggung jawab dengan penuh semang

Selain memperkuat pembinaan karakter, anggota Pramuka juga didorong untuk berprestasi hingga meraih penghargaan Pramuka Garuda tingkat nasional sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, 

kerja keras, dan pencapaian mereka.Harapan tersebut disampaikan Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Bekasi sekaligus 

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dalam arahannya pada pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kota Bekasi ke-7.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Kwarcab Kota Bekasi Kak Ade Puspitasari, perwakilan Kwarda Jawa Barat Kak Baim, serta jajaran pengurus dan pimpinan kwartir cabang.

Dalam arahannya, Tri Adhianto katakan bahwa Gerakan Pramuka harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan mempersiapkan generasi muda agar mampu bersaing di tingkat global. 

Hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam memperluas wawasan internasional, meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, serta memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak di tingkat internasional.

Menurutnya, pembinaan kepramukaan tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi proses pendidikan yang mampu membentuk karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan rasa tanggung jawab sejak dini. 

Pembinaan tersebut perlu dilakukan secara berkelanjutan mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).Tri Adhianto arahkan bahwa disiplin merupakan fondasi penting dalam membangun pribadi yang bertanggung jawab. 

Melalui kegiatan kepramukaan, anak-anak perlu dibiasakan menjalankan kewajiban, menaati aturan, serta menyelesaikan tugas dengan sungguh-sungguh, termasuk ketika menghadapi hal-hal yang tidak selalu menyenangkan.“Karena disiplin adalah mengerjakan sesuatu yang tidak menyenangkan. 

Walaupun pada saat sesungguhnya itu dimulai harus dengan dipaksa, harus terpaksa, karena mereka harusnya hari ini tidak punya pilihan lain. Kita lah yang mengajarkan mereka untuk membuat pilihan-pilihan itu,” tegas Tri Adhianto.

Lebih lanjut, ia berharap setiap anggota Pramuka memiliki semangat untuk menjalankan amanah dan tanggung jawab secara penuh, baik dalam kegiatan latihan, organisasi, maupun kehidupan sehari-hari. 
Para pembina dan pengurus juga diharapkan mampu memberikan pendampingan yang konsisten agar potensi setiap anggota dapat berkembang secara optimal.Salah satu target pembinaan yang menjadi perhatian adalah mendorong semakin banyak anggota Pramuka Kota Bekasi meraih penghargaan Pramuka Garuda tingkat nasional. 

Penghargaan tersebut diharapkan menjadi bentuk pengakuan atas proses panjang yang telah dilalui anggota, mulai dari kedisiplinan, keterampilan, pengabdian, hingga keberhasilan memenuhi persyaratan kecakapan kepramukaan.

Menurutnya, pencapaian Pramuka Garuda tidak semata-mata tentang memperoleh penghargaan, tetapi juga menjadi bukti bahwa seorang anggota telah menunjukkan komitmen, ketekunan, dan tanggung jawab dalam mengembangkan dirinya. 

Karena itu, anak-anak perlu diberikan motivasi dan kesempatan yang luas untuk berprestasi sesuai dengan potensi masing-masing.Pembinaan kepramukaan di Kota Bekasi pun diarahkan berjalan secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota, provinsi, nasional, hingga kesempatan mengikuti kegiatan jambore internasional. 

Dengan pola pembinaan tersebut, anggota Pramuka diharapkan memiliki pengalaman yang semakin luas serta kesiapan untuk menghadapi tantangan di masa depan.Tri Adhianto juga mengapresiasi pencapaian Kwarcab Kota Bekasi yang dinilai sebagai salah satu kwartir cabang terbaik di wilayah Purwasuka (Purwakarta, Subang, Karawang, dan Bekasi). 

Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas program kerja, memperkuat pembinaan anggota, serta menghadirkan prestasi yang lebih baik.

Menutup arahannya, Tri Adhianto berpesan agar para pembina dan pengurus memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, berani berbicara, dan mengembangkan kreativitas. 

Dengan dukungan lingkungan yang positif, anak-anak Kota Bekasi diharapkan tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, bertanggung jawab, dan berprestasi.Melalui Muscab ke-7 ini, Gerakan Pramuka Kota Bekasi diharapkan semakin solid dalam menjalankan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, sehingga mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, semangat pengabdian, serta kebanggaan dalam mengemban tanggung jawab sebagai anggota Pramuka.

( GEOFFREY . MAKSURILLA )
Editor : Geoffrey . M

Perkuat Deteksi Dini dan Jaga Stabilitas Wilayah, Wawali Harris Bobihoe Kukuhkan Pengurus FKDM

Perkuat Deteksi Dini dan Jaga Stabilitas Wilayah, Wawali Harris Bobihoe Kukuhkan Pengurus FKDM

Oktober 27, 2026
SIMAK BERITA NEWS .COM ,--

Selasa 27 Oktober 2026:,--
KOTA. -  BEKASI ,--

KOTA-BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mengukuhkan kepengurusan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) kecamatan periode 2026-2031 di Aula Sekolah Rakyat, Bekasi Timur.
.
Dalam sambutannya Ia menyampaikan, memperkuat kewaspadaan dini merupakan langkah penting dalam menjaga keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah kecamatan dan elemen masyarakat dalam mengidentifikasi berbagai potensi kerawanan sejak dini, sekaligus membangun kesiapsiagaan menghadapi dinamika sosial yang berkembang di wilayah.

Peningkatan kapasitas anggota FKDM juga dituntut sebagai bagian dari penguatan peran kewaspadaan dini masyarakat dalam mendukung terciptanya wilayah yang aman dan kondusif.

Pemerintah daerah terus mendorong penguatan peran Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) melalui kegiatan peningkatan kapasitas anggota.“Anggota FKDM semakin siap dalam menjalankan fungsi deteksi dini, pencegahan, serta menjaga ketentraman dan ketertiban umum di wilayah masing-masing,” tegas Wawali Harris Bobihoe

Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah, FKDM, dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis bagi seluruh warga masyarakat. 

( Reporter  : RIANA SARI S B.N )
Editor : Geoffrey .M .

Serahkan 600 PTSL Warga Kota Bekasi, Tri Adhianto Pastian Surat Kepemilikan Tanah Warga.

Serahkan 600 PTSL Warga Kota Bekasi, Tri Adhianto Pastian Surat Kepemilikan Tanah Warga.

Oktober 27, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa 27 Oktober 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI,--

KOTA - BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi bersama Kantor Pertanahan Kota Bekasi menyerahkan sebanyak 600 sertifikat tanah melalui 

Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2026 kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung di Selasar Bagian Barat Stadion Patriot Candrabhaga, Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Selasa (27/10/2026).

Penyerahan sertifikat tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah masyarakat. Program PTSL juga bertujuan mendorong tertib administrasi pertanahan agar masyarakat memiliki dokumen resmi yang diakui secara hukum atas tanah yang dimilikinya.

Sebanyak 600 sertifikat yang diserahkan mencakup sembilan kelurahan, yakni Jatiranggon, Jatiraden, Jatiluhur, Jatikramat, Jatikarya, 

Harapan mulya, Kalibaru, Margamulya, dan Medansatria.Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menyampaikan bahwa kepemilikan sertifikat tanah memiliki arti penting bagi masyarakat karena memberikan kepastian hukum sekaligus perlindungan terhadap hak kepemilikan.“Penyerahan sertifikat tanah ini merupakan langkah penting untuk memastikan masyarakat memiliki kepastian hukum atas tanahnya. 

Kami berharap sertifikat yang diterima dapat memberikan rasa aman, melindungi hak kepemilikan warga, serta dimanfaatkan dan dijaga dengan baik,” ujar Tri Adhianto.

Menurutnya, tertib administrasi pertanahan juga menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik. 

Oleh karena itu, kolaborasi antara Pemerintah Kota Bekasi dan Kantor Pertanahan perlu terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.“Sinergi antara pemerintah daerah dan Kantor Pertanahan harus terus berjalan. 

Dengan administrasi pertanahan yang tertib, masyarakat mendapatkan kepastian atas haknya dan potensi permasalahan kepemilikan tanah dapat diminimalkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Bekasi, Dr. Tarbarita Simorangkir, S.SiT., M.H., C.Medmenekankan pentingnya program PTSL dalam membantu masyarakat memperoleh sertifikat tanah melalui proses pendaftaran yang terencana dan sistematis.“Program PTSL merupakan salah satu upaya untuk memberikan kepastian hukum hak atas tanah kepada masyarakat. 

Kami berharap sertifikat yang diserahkan hari ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mendaftarkan dan menjaga legalitas kepemilikan tanah,” ujar Ambarita.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga sertifikat yang telah diterima dengan baik serta memastikan data kepemilikan tanah tetap sesuai dengan kondisi dan ketentuan yang berlaku.

Pelaksanaan penyerahan sertifikat berlangsung dengan antusiasme warga yang hadir untuk menerima dokumen kepemilikan tanah mereka. Bagi masyarakat, sertifikat tersebut bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan bukti legal yang memberikan rasa aman terhadap tanah yang dimiliki.

Melalui penyerahan 600 sertifikat PTSL ini, Pemerintah Kota Bekasi bersama Kantor Pertanahan berharap cakupan pendaftaran tanah semakin meningkat, tertib administrasi pertanahan semakin terwujud, serta kepastian hukum kepemilikan tanah masyarakat dapat terus diperkuat.

Dalam program PTSL Tahun 2026, sebanyak 600 sertifikat tanah diserahkan kepada masyarakat yang berasal dari sembilan kelurahan di Kota Bekasi. 

Rinciannya meliputi :
1. Kelurahan Jatiranggon sebanyak 160 sertifikat
2. Kelurahan Jatiraden sebanyak 70 sertifikat
3. Kelurahan Jatiluhur sebanyak 57 sertifikat
4. Kelurahan Jatikramat sebanyak 13 sertifikat 5. Kelurahan Jatikarya menerima sebanyak 108 Sertifikat6. 

Kelurahan Harapanmulya sebanyak 100 sertifikat7. Kelurahan Kalibaru sebanyak 27 sertifikat8. Kelurahan Margamulya sebanyak 35 sertifikat9. Kelurahan Medansatria sebanyak 30 sertifikat.

( Reporter : JAMALUDDIN S.B. N )
Editor : Geoffrey .M .
Lapas Bangko Kembangkan Budidaya Maggot dari Limbah Organik Bersama Peserta Magang

Lapas Bangko Kembangkan Budidaya Maggot dari Limbah Organik Bersama Peserta Magang

Oktober 27, 2026
Lapas Bangko Kembangkan Budidaya Maggot dari Limbah Organik Bersama Peserta Magang

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Selasa 26 Oktober 2026 ,--
Merangin Jambi ,--


Bangko ,
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bangko terus mengembangkan kegiatan produktif di bengkel kerja (bimker), salah satunya melalui budidaya maggot yang memanfaatkan limbah organik berupa sisa sayuran. Kegiatan ini dilakukan melalui kolaborasi petugas dan peserta magang Lapas Bangko sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan limbah sekaligus mengembangkan keterampilan di bidang budidaya.

Kalapas Bangko Syaikoni SH MH Mengatakan, Maggot yang dikembangkan berasal dari proses budidaya mandiri dengan memanfaatkan limbah organik sebagai sumber pakan, Sisa sayuran yang sebelumnya berpotensi menjadi sampah diolah agar memiliki nilai guna melalui proses budidaya larva lalat tentara hitam atau Black Soldier Fly (BSF).

" Dalam pelaksanaannya, petugas dan peserta magang bekerja sama menyiapkan sarana budidaya serta mengelola media dan pakan maggot. Kegiatan ini menjadi bentuk penerapan pengetahuan secara langsung sekaligus mendorong pemanfaatan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar," Ungkap nya

Selain itu Kalapas Bangko Syaikoni SH MH, Menjelaskan Bahwa membantu mengurangi limbah organik, budidaya maggot berpotensi menghasilkan pakan alternatif bagi ikan dan ternak. Pengembangannya diharapkan dapat menjadi salah satu kegiatan produktif yang mendukung pengelolaan lingkungan dan membuka peluang pemanfaatan hasil budidaya secara berkelanjutan.

" Melalui kegiatan ini, Lapas Bangko berupaya membangun budaya kerja yang kreatif, kolaboratif, dan berorientasi pada pemanfaatan sumber daya secara optimal. Kolaborasi dengan peserta magang juga menjadi kesempatan untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan praktik yang bermanfaat," tutur nya

( Reporter Mila SBN )
Editor Geofrey M
Jelang Porprov Jabar XV, Wali Kota Bekasi Ajak Masyarakat Bebersih Kota Sambut Tamu dari Berbagai Daerah

Jelang Porprov Jabar XV, Wali Kota Bekasi Ajak Masyarakat Bebersih Kota Sambut Tamu dari Berbagai Daerah

Oktober 27, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selama  27 Oktober 2025 ,--
KOTA  -  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI – Menjelang gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV, Wali Kota Bekasi mengajak seluruh masyarakat melalui Camat dan Lurah serta Perangkat daerah untuk berpartisipasi dalam gerakan bebersih kota pada 2 hingga 20 November 2026. 

Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kebersihan dan keindahan Kota Bekasi dalam menyambut para atlet, ofisial, dan tamu dari berbagai daerah di Jawa Barat.Ajakan tersebut disampaikan dalam arahannya usai melaksanakan ola

hraga Sparco di Plaza Pemerintah Kota Bekasi. 
Ia menekankan bahwa kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama, terlebih Kota Bekasi akan menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai daerah selama pelaksanaan Porprov Jabar XV 

.Gerakan bebersih akan menyasar sejumlah kawasan, termasuk hutan kota dan alun-alun. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan tertata sehingga para tamu yang datang dapat merasakan suasana Kota Bekasi yang baik.

Wali Kota Bekasi juga mengungkapkan kebanggaannya atas kesempatan Kota Bekasi menjadi tuan rumah Porprov Jabar XV. Setelah penantian hampir 60 tahun, momentum ini menjadi kesempatan berharga yang harus disambut dengan semangat dan kebersamaan seluruh masyarakat.“Sebagai tuan rumah, kita harus bangga. 

Kita sudah menunggu hampir 60 tahun untuk bisa menjadi tuan rumah dalam gelaran Porprov Jawa Barat ini. Momentum ini harus kita dorong bersama, bukan hanya untuk menyukseskan Porprov, tetapi juga untuk masyarakat Kota Bekasi,” ujarnya.

Selain menjaga kebersihan kota, persiapan pembukaan Porprov Jabar XV juga menjadi perhatian. Pemerintah Kota Bekasi menargetkan acara pembukaan berlangsung megah dan meriah, dengan menyiapkan kapasitas bagi 2.000 penonton.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat turut mengambil bagian dalam menyukseskan ajang olahraga tersebut, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan hingga menciptakan suasana yang ramah bagi para tamu.

Melalui gerakan bebersih pada 2 hingga 20 November 2026, Kota Bekasi diharapkan dapat tampil bersih, nyaman, dan membanggakan sebagai tuan rumah Porprov Jabar XV.“Menjadi tuan rumah adalah kebanggaan bersama. 

Mari jaga kebersihan Kota Bekasi dan sambut para tamu dengan lingkungan yang bersih serta semangat kebersamaan.” tutup Tri Adhianto.

( Reporter  : ADE SANJAYA / MALAU S.B.N )
Editor: : Geoffrey , M

Polisi Bersama Masyarakat,Sidak Warung Milik Budi,Ini Yang Di temukan

Polisi Bersama Masyarakat,Sidak Warung Milik Budi,Ini Yang Di temukan

Oktober 26, 2026
Polisi Bersama Masyarakat,Sidak Warung Milik Budi,Ini Yang Di temukan

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Selasa 27 Oktober 2026 ,--
Merangin Jambi ,--

Bangko ,
Respon cepat polisi terhadap informasi masyarakat di buktikan dengan mendatangi,warung milik Budi yang di duga jadi warung remang remang, kedatangan personil polisi juga di dampingi camat Pamenang selatan dan sejumlah tokoh masyarakat.

Sekitar pukul 21.00 wib Rombongan bergerak menuju kediaman Budi dan warung yang di tuding sebagai warung remang remang,namun saat tiba di lokasi petugas tidak mendapati hal yang mencurigakan,bahkan miras dan perempuan malam tidak ada di temukan.

Setelah memastikan bahwa warung tersebut tidak ada aktivitas, rombongan kembali pulang ke Polsubsektor tambang emas.

Fahmi camat Pamenang selatan, mengatakan bahwa selama dirinya bertugas lebih dari lima bulan,belum ada satupun orang atau warga yang melaporkan ada warung remang remang di wilayahnya.

" Saya sudah bertugas di Sini lebih dari lima bulan, tapi belum ada satupun yang melaporkan baik melalui perangkat desa atau warga terkait dengan adanya warung remang remang di sini,"ungkapnya .(27/10).

Sementara terkait dengan sejumlah pemberitaan di media online, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polsek Pamenang dan para perangkat desa serta tokoh masyarakat,untuk turun langsung ke lokasi dan yang di temukan hanya ada dua orang pembeli yang tengah memakan mie rebus saja.

" Kami datangi bersama dengan personel Polsek dan tokoh masyarakat, ada dua orang yang lagi makan mie rebus saja ,tidak kami temukan miras dan juga perempuan malam di sana" Ujarnya lagi.

Pihaknya juga mencari tau ,siapa pemilik warung yang di tuding memiliki warung remang remang.

" Saya juga sudah minta perangkat desa, siapa pemilik warung ternyata warga asli tambang emas,dan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan bahkan memiliki grup kesenian tradisional, artinya pemilik warung orang yang banyak di kenal di desanya, tapi yang jelas semua informasi kami terima dan sudah kami tindak lanjuti" tegasnya.

Sementara itu Kapolsek Pamenang AKP Purnawarman, mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan camat dan kasi trantib,serta para tokoh masyarakat bergerak mendatangi warung yang di duga warung remang remang.

" Personil kita di pimpin Kanit Reskrim Polsek Pamenang turun bersama dengan bhabinkamtibmas dan juga Babinsa,serta tokoh masyarakat,saat mendatangi warung milik Budi ternyata buka dan lampunya terang, di dapati ada dua orang pembeli yang sedang makan mie rebus,dan di dapati dalam warung dagangan seperti pada umumnya warung konvensional pada umumnya " jelas Kapolsek.

Di katakan Kapolsek,bahwa tim gabungan lalu bergerak ke kediaman pribadi Budi,yang di tuding sebagai gudang miras, petugas langsung memeriksa ke seluruh rumah milik Budi,dan tidak di temukan miras yang di isukan bahwa rumahnya jadi gudang miras.

" Anggota juga mendatangi kediaman pribadi milik Budi, tapi tidak di temukan miras seperti yang di beritakan di beberapa media online bahwa rumahnya jadi gudang miras, setelah menemukan fakta di lapangan tim gabungan kembali ke Polsubsektor,dan membubarkan diri pukul 23.30 wib" tegas Kapolsek.

( Reporter Mila SBN )
Editor Geofrey M