Tak Terima Diberitakan, Pria Ngaku Kakak Kades Lubuk Birah Tantang Polda Jambi Turun ke Lokasi PETI

Tak Terima Diberitakan, Pria Ngaku Kakak Kades Lubuk Birah Tantang Polda Jambi Turun ke Lokasi PETI

April 30, 2026
Tak Terima Diberitakan, Pria Ngaku Kakak Kades Lubuk Birah Tantang Polda Jambi Turun ke Lokasi PETI

SIMAK BERITA NEWS COM 

Merangin Jambi 

Kamis 30 April 2026
Bangko
Pemberitaan terkait dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Lubuk Birah, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, terus menuai reaksi.

Setelah sebelumnya nama Kepala Desa Lubuk Birah, Ahyak Udin, disorot dalam keluhan warga, kini muncul tanggapan dari seorang pria bernama Arifin yang mengaku sebagai kakak dari sang kepala desa.
Arifin menghubungi media dan menyatakan keberatannya atas pemberitaan yang beredar. 

Dalam pernyataannya, ia bahkan menantang aparat penegak hukum untuk turun langsung ke lokasi yang disebut-sebut menjadi titik aktivitas PETI.

“Oke, ndak masalah. Aku tunggu dari Polda itu turun,” ujar Arifin kepada wartawan dengan nada tegas.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak merasa takut jika aparat dari Polda Jambi melakukan pengecekan langsung ke lapangan, termasuk menelusuri dugaan aktivitas penambangan emas ilegal di wilayah Desa Lubuk Birah.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan tersendiri, mengingat sebelumnya warga setempat mengeluhkan maraknya aktivitas PETI yang diduga berlangsung tanpa izin dan merusak lingkungan, khususnya di Dusun Sengak.

Selain itu, warga juga sempat menyoroti dugaan kurangnya transparansi dalam pengelolaan desa serta proyek-proyek yang dinilai tidak memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dengan adanya respons dari pihak yang mengaku keluarga kepala desa, publik kini menanti langkah konkret dari aparat penegak hukum, khususnya Polda Jambi dan Polres Merangin, untuk menindaklanjuti polemik yang berkembang.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Lubuk Birah, Ahyak Udin, belum memberikan keterangan resmi terkait pernyataan Arifin maupun pemberitaan sebelumnya.

Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi guna menjaga keberimbangan informasi sesuai kode etik jurnalistik.

Kabiro Jambi Yendri SBN 
*Pemerintah Kota Bekasi Dorong Optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri melaluiWorkshop Dalam Rangka Sosialisasi P3DN Bekasi, 2026*:

*Pemerintah Kota Bekasi Dorong Optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri melaluiWorkshop Dalam Rangka Sosialisasi P3DN Bekasi, 2026*:

April 30, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Kamu 30 April 2026',--
KOTA -- BEKASI ,--

--Pemerintah Kota Bekasi menggelar Workshop Optimalisasi PeningkatanPenggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dalam pengadaan barang dan jasa, sebagai bentuk komitmen memperkuat industri nasional sekaligus mendukung kebijakan pemerintah pusat, yang dilaksanakan di Aula Nonon Sontanie, Kamis (30/04).

Kegiatan ini menghadirkan pemaparan terkait reformasi kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35 Tahun 2025. Reformasi tersebut menitik beratkan pada kemudahan, kecepatan, dan penyederhanaan proses sertifikasi serta penghitungan TKDN.“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman, kapasitas, serta komitmen seluruh perangkat daerah dalam mengutamakan produk dalam negeri pada setiap proses pengadaan. 

Kami ingin memastikan bahwa kebijakan P3DN tidak hanya dipahami secara normatif, tetapi benar-benar diimplementasikan secara konsisten dan terukur di lapangan.” Ujar Kepala Dinas Kepala Perindustrian dan Perdagangan.

Dalam workshop disampaikan bahwa kebijakan terbaru memberikan berbagai insentif bagi pelaku usaha, khususnya industri dalam negeri. 

Insentif tersebut antara lain berupa kemudahan dalam memperoleh nilai TKDN minimal 25 persen, penambahan nilai dari kegiatan riset dan pengembangan, serta penyederhanaan komponen penilaian.

Selain itu, pelaku usaha juga memperoleh preferensi harga dalam proses penawaran, yang dianggap lebih murah hingga 25 persen dibandingkan dengan barang impor.

Selain itu, proses sertifikasi TKDN kini menjadi lebih cepat, dari sebelumnya hingga 22 hari kerja menjadi sekitar 10 hari kerja, bahkan hanya 3 hari kerja untuk industri kecil. 

Masa berlaku sertifikat juga diperpanjang menjadi 5 tahun, sehingga memberikan kepastian usaha yang lebih baik.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada industri kecil dengan mekanisme self declare, yang memungkinkan pelaku usaha memperoleh sertifikasi TKDN secara lebih mudah dan efisien."Pengadaan barang dan jasa pemerintah memiliki peran strategis sebagai instrumen penggerak ekonomi. 

Oleh karena itu, setiap belanja pemerintah harus mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya dari sisi pelayanan publik, tetapi juga terhadap pertumbuhan industri nasional dan pemberdayaan pelaku usaha lokal," Lanjutnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dapat mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa. 

Hal ini tidak hanya mendorong pertumbuhan industri nasional, tetapi juga meningkatkan daya saing ekonomi daerah.Workshop ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat implementasi kebijakan P3DN di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, sekaligus memastikan bahwa belanja Pemerintah memberikan dampak maksimal bagi perekonomian dalam negeri.“Dengan mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri, kita turut mendorong peningkatan daya saing industri, membuka peluang usaha bagi UMKM, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Inilah bentuk keberpihakan pemerintahterhadap kekuatan ekonomi bangsa sendiri,” Tutupnya.

( GEOFFREY..M )
Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko Lakukan Pemadatan Dititik Perbaikan Jalan Menuju Desa Seko Besar

Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko Lakukan Pemadatan Dititik Perbaikan Jalan Menuju Desa Seko Besar

April 29, 2026
Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko Lakukan Pemadatan Dititik Perbaikan Jalan Menuju Desa Seko Besar

SIMAK BERITA NEWS COM 

Kamis 30 April 2026 
Sarolangun
Jalan menuju Desa Seko Besar kecamatan Pauh kabupaten Sarolangun, Jambi kondisinya sangat memprihatinkan, tepatnya berada di KM 22 antara Desa Lubuk Napal ke Desa Seko Besar sepanjang sekitar 300 meter.
Dititik jalan tersebut kerusakannya cukup parah, sehingga Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko harus bekerja ekstra.
Kapten Inf. Husnan Efendi Perwira pengawas pembangunan jalan program TMMD ke 128 kodim 0420/Sarko mengatakan jika pihaknya hari ini mulai melakukan pemadatan di jalan tersebut dengan menggunakan alat berat jenis bomax. 

"Hari ini mulai kita lakukan Pemadatan, sebelumnya sudah kita lakukan pekerjaan mulai dari pembuangan lumpur, buat drainase hingga pasang gorong-gorong" jelas Husnan Kamis (30/4/2026).
Lebih lanjut dia mengatakan pihaknya menurunkan alat berat jenis bomax untuk melakukan pemadatan.

"Ya, kita turunkan alat berat jenis bomax, dengan pemadatan ini tekstur tanah di jalan ini tidak mudah bergeser, sehingga nanti saat kita serak batu saat akan pengerasan, batu tidak mudah larut" imbuhnya

Ditambahkan Husnan, usai pemadatan nantinya jalan tersebut oleh Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko dilanjutkqn dengan perkerasan jalan.

Kabiro Jambi Yendri SBN 
Lapas Kelas IIB Sarolangun Rutin Geledah Kamar WBP, Pastikan Keamanan Tetap Kondusif

Lapas Kelas IIB Sarolangun Rutin Geledah Kamar WBP, Pastikan Keamanan Tetap Kondusif

April 29, 2026
Lapas Kelas IIB Sarolangun Rutin Geledah Kamar WBP, Pastikan Keamanan Tetap Kondusif

SIMAK BERITA NEWS COM 

Kamis 30 April 2026 

Sarolangun

Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lembaga pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun secara rutin melaksanakan penggeledahan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan penggeledahan tersebut dilakukan oleh jajaran Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), serta petugas pengamanan lainnya. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasi Administrasi Kamtib, didampingi Kasi Binadik Giatja, Bayu Kumara.

Penggeledahan ini merupakan langkah preventif sebagai bagian dari deteksi dini untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di dalam lapas. Proses penggeledahan dilaksanakan secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan sesuai prosedur yang berlaku.

Kasi Adm. Kamtib Lapas Kelas IIB Sarolangun, Danang, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen petugas dalam menjaga situasi lapas agar tetap aman dan kondusif.

“Penggeledahan ini merupakan upaya kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Kami melaksanakan kegiatan ini secara rutin dan sesuai prosedur, serta tetap mengedepankan sikap humanis,” ujarnya.

Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan barang-barang terlarang seperti telepon genggam maupun narkoba di kamar hunian WBP. Hal ini menunjukkan tingkat kepatuhan warga binaan dalam menaati aturan yang berlaku di dalam lapas.

Selain melakukan penggeledahan, petugas juga memberikan arahan kepada warga binaan agar selalu mematuhi tata tertib, menjaga kebersihan lingkungan hunian, serta menjaga kesehatan demi terciptanya suasana lapas yang aman, tertib, dan nyaman.

Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas IIB Sarolangun tetap terjaga, sehingga dapat memberikan rasa aman bagi petugas maupun seluruh warga binaan

Kabiro Jambi Yendri SBN 
Pastikan Keamanan Lapas Tetap Kondusif, Lapas Kelas IIB Sarolangun Rutin Periksa Senjata Dinas

Pastikan Keamanan Lapas Tetap Kondusif, Lapas Kelas IIB Sarolangun Rutin Periksa Senjata Dinas

April 29, 2026
Pastikan Keamanan Lapas Tetap Kondusif, Lapas Kelas IIB Sarolangun Rutin Periksa Senjata Dinas

SIMAK BERITA NEWS COM 

Kamis 30 April 2026
Sarolangun
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun terus memperkuat sistem pengamanan internal dengan melaksanakan pemeriksaan senjata dinas secara berkala guna memastikan kesiapan petugas serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

Pemeriksaan dilakukan oleh jajaran keamanan dan ketertiban (Kamtib) dan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Danang, didampingi Kepala Seksi Binadik, Giatja Bayu Kumara. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah deteksi dini dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mengecek kelengkapan administrasi, kondisi fisik senjata, kebersihan, hingga jumlah amunisi yang tersedia. Seluruh proses dilakukan secara teliti untuk memastikan senjata dinas berada dalam kondisi baik dan sesuai standar operasional prosedur.

Kasi Adm Kamtib, Danang, menegaskan bahwa pemeriksaan rutin ini merupakan bentuk komitmen Lapas Kelas IIB Sarolangun dalam menjaga profesionalisme petugas sekaligus menjamin keamanan lingkungan pemasyarakatan.

"Pemeriksaan senjata dinas ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kesiapsiagaan petugas dan meminimalkan potensi gangguan keamanan. Kami menekankan pentingnya profesionalisme serta tanggung jawab dalam penggunaan senjata dinas," tegas Danang.

Menurutnya, pemeriksaan berkala juga menjadi sarana pengawasan internal agar pengelolaan senjata dinas berjalan tertib dan akuntabel, sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan yang dapat berdampak pada keamanan institusi.

Lebih Lanjut Dengan pelaksanaan pemeriksaan rutin tersebut, Lapas Kelas IIB Sarolangun berharap situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga secara optimal, sehingga tercipta lingkungan yang aman dan kondusif bagi petugas maupun warga binaan

Kabiro Jambi Yendri SBN 
.*Wali Kota Bekasi Dampingi KDM Jenguk Korban, Pastikan Penanganan Maksimal di RS dan Tercover BPJS.*

.*Wali Kota Bekasi Dampingi KDM Jenguk Korban, Pastikan Penanganan Maksimal di RS dan Tercover BPJS.*

April 29, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Rabu 29 April 2026 ,--
KOTA -- BEKASI,--

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), bersama Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turun langsung menjenguk para korban kecelakaan kereta api yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Rabu (29/4).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Jawa Barat menyerahkan bantuan sebagai bentuk rasa empati kepada para pasien sejak masa awal perawatan. 

Selain itu, dipastikan seluruh korban mendapatkan jaminan pembiayaan melalui BPJS Kesehatan, sehingga pasien dapat fokus pada proses pemulihan tanpa terbebani biaya pengobatan.“Kami bersama Pak Gubernur hadir langsung untuk memastikan kondisi korban tertangani dengan baik. 

Penanganan medis harus maksimal, dan kami pastikan seluruh rumah sakit memberikan pelayanan terbaik, termasuk memastikan seluruh pasien tercover BPJS Kesehatan,” ujar Tri Adhianto.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa pasien atau korban harus difasilitasi lengkap dari BPJS Kesehatan, dan juga rumah sakit yang terdapat pasien terkait KRL ini bisa terjamin fasilitasnya.“Ini adalah bentuk solidaritas kami kepada para korban. 

Sejak awal masa perawatan, kami ingin memastikan mereka tidak merasa sendiri, kebutuhannya terpenuhi, termasuk jaminan pembiayaan melalui BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Berdasarkan data terkini, total korban tercatat sebanyak 91 orang yang tersebar di sejumlah rumah sakit. Di RSUD CAM sendiri terdapat 54 korban, dengan rincian 26 pasien masih menjalani rawat inap, 25 telah pulang, dan 3 meninggal dunia.

Sementara itu, korban lainnya dirawat di RS Primaya Timur sebanyak 10 orang, RS Mitra Timur 7 orang, RS Bella 5 orang, RS Hermina 2 orang, RS Siloam Bekasi 2 orang, RS Bakti Kartini 1 orang, RSUD Cibitung 1 orang, serta Mitra Plumbon 6 orang. Adapun 10 korban meninggal dunia ditangani di RS Polri.“Kami memastikan pendampingan terus dilakukan, untuk segera dilaporkan ke Gubernur dan Presiden, baik kepada pasien yang masih dirawat maupun keluarga korban yang meninggal dunia. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” tambahnya.

( GEOFFREY .M )


Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko Lakukan Penyekrapan Dititik Perbaikan Jalan

Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko Lakukan Penyekrapan Dititik Perbaikan Jalan

April 29, 2026
Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko Lakukan Penyekrapan Dititik Perbaikan Jalan 

SIMAK BERITA NEWS COM 

Rabu 29 April 2026 

Sarolangun
Jalan menuju Desa Seko Besar kecamatan Pauh kabupaten Sarolangun, Jambi kondisinya sangat memprihatinkan, tepatnya berada di KM 22 antara Desa Lubuk Napal ke Desa Seko Besar sepanjang sekitar 300 meter.

Dititik jalan tersebut kerusakannya cukup parah, sehingga Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko harus bekerja ekstra di lokasi tersebut.

Kapten Inf. Husnan Efendi Perwira pengawas pembangunan jalan program TMMD ke 128 kodim 0420/Sarko mengatakan jika pihaknya hari ini mulai melakukan Penyekrapan di jalan tersebut. 

"Hari ini mulai kita lakukan Penyekrapan, sebelumnya lumpur-lumpur di jalan ini sudah kita buang, dan sekarang kita ratakan" jelas Husnan Rabu (29/4/2026).
Lebih lanjut dia mengatakan jika pihaknya menurunkan alat berat jenis gleder untuk melakukan Penyekrapan dan membuang sisa lumpur yang masih ada.

"Ya, kita turunkan alat berat jenis gleder untuk menyekrap dan meratakan jalan tersebut. Kita fokus dititik ini karena ini merupakan titik terparah" tambahnya. 

Ditambahkan Husnan, usai Penyekrapan nantinya jalan tersebut oleh Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko juga dilakukan pemadatan dan perkerasan.

Kabiro Jambi Yendri SBN