Kajari Merangin Di Wakili Kasi Pidum Ikuti  Rakor Sistem Peradilan Pidana Terpadu

Kajari Merangin Di Wakili Kasi Pidum Ikuti Rakor Sistem Peradilan Pidana Terpadu

Juni 22, 2026
Kajari Merangin Di Wakili Kasi Pidum Ikuti  Rakor Sistem Peradilan Pidana Terpadu

SIMAK BERITA NEWS COM 

Selasa 23 Juni 2026

Merangin Jambi 
Bangko 
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko menggelar Rapat Koordinasi Sistem Peradilan Pidana Terpadu (SPPT) di wilayah Kabupaten Merangin pada Senin (22/6/2026). 

Kegiatan yang mengusung tema
 "Memperkuat Sinergi Antar Aparat Penegak Hukum dan Instansi Terkait dalam Mewujudkan Penegakan Hukum yang Efektif dan Berkeadilan" tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para aparat penegak hukum.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Lapas Kelas IIB Bangko Heri, Ketua Pengadilan Negeri Bangko Kelas IB Acep Sopian Sauri, Kapolres Merangin Kiki Firmansyah Effendi, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Merangin Afriyaldi Hakim SH  serta Kepala Dinas PUPR Kabupaten Merangin Risdiansyah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan coffee morning yang menjadi wadah diskusi dan koordinasi antar instansi dalam memperkuat sinergi penanganan perkara pidana, mulai dari tahap penyidikan, penuntutan, persidangan hingga pembinaan warga binaan di lembaga Pemasyarakatan.

Kalapas Kelas IIB Bangko Heri menyampaikan bahwa seluruh unsur yang tergabung dalam SPPT memiliki peran penting dalam mewujudkan sistem penegakan hukum yang terintegrasi.

"Kita berada dalam satu sistem peradilan pidana terpadu. Kepolisian sebagai penyidik, Kejaksaan sebagai penuntut, Pengadilan sebagai lembaga yang mengadili, dan Lapas sebagai ujung tombak pembinaan warga binaan. Karena itu, koordinasi yang baik menjadi sangat penting agar seluruh proses berjalan efektif," ujarnya.

Menurut Heri, salah satu hasil kesepakatan rapat adalah mendorong Pemerintah Kabupaten Merangin untuk membantu pembangunan ruang tahanan khusus perempuan, ruang tahanan anak, serta blok isolasi di Lapas Kelas IIB Bangko.

"Fasilitas tersebut masih sangat terbatas. Kami berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah sehingga proses penitipan tahanan perempuan maupun anak tidak lagi mengalami kendala dan pelayanan pemasyarakatan dapat berjalan sesuai ketentuan," tambahnya.

Sementara itu Kesempatan yang sama saat di  Wawacara oleh Awak media Simak berita News com Kepala Seksi Tindak Pidana umum Alfryandi Hakim SH  menyatakan pihaknya siap terus memperkuat koordinasi bersama seluruh aparat penegak hukum agar proses penanganan perkara berjalan profesional, efektif, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

"Sinergi antar penegak hukum harus terus dijaga Mulai dari proses penyidikan, penuntutan hingga pelaksanaan putusan harus berjalan selaras agar tercipta penegakan hukum yang berkeadilan," Tutur nya Kasi Pidum 
Kemudian rombongan Forkopimda dan para pejabat yang hadir meninjau langsung sejumlah blok hunian warga binaan. Rombongan juga mengunjungi lokasi bimbingan kerja (Bimker) untuk melihat berbagai program pembinaan keterampilan yang dijalankan Lapas Kelas IIB Bangko sebagai bekal bagi warga binaan setelah selesai menjalani masa pidana.

Melalui rapat koordinasi tersebut, seluruh unsur Sistem Peradilan Pidana Terpadu di Kabupaten Merangin berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pelayanan hukum, serta mendorong tersedianya sarana dan prasarana pemasyarakatan yang memadai demi mewujudkan penegakan hukum yang efektif, humanis, dan berkeadilan

Kabiro Jambi Yendri SBN
Kapolres Merangin Resmi Buka Turnamen Bulutangkis Bhayangkara Merangin Cup 2026, Diikuti 64 Pasang Atlet

Kapolres Merangin Resmi Buka Turnamen Bulutangkis Bhayangkara Merangin Cup 2026, Diikuti 64 Pasang Atlet

Juni 22, 2026
Kapolres Merangin Resmi Buka Turnamen Bulutangkis Bhayangkara Merangin Cup 2026, Diikuti 64 Pasang Atlet

SIMAK BERITA NEWS COM 

Selasa 23 Juni 2026

Merangin Jambi 
Bangko 
Kapolres Merangin, AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., secara resmi membuka Turnamen Bulutangkis Bhayangkara Merangin Cup 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Senin (22/6/26)

Kegiatan yang berlangsung di Hall Pemda Merangin tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari para atlet serta pecinta olahraga bulutangkis di Kabupaten Merangin.

Kejuaraan ini diikuti sebanyak 64 pasang atlet yang akan bertanding pada dua kategori, yakni Ganda Dewasa Putra Umum dan Ganda Putra Peteran. Para peserta berasal dari berbagai klub dan komunitas bulutangkis yang ada di Kabupaten Merangin 

Dalam sambutannya, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi mengatakan bahwa turnamen ini merupakan salah satu bentuk komitmen Polri dalam mendukung pengembangan olahraga sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.
“Melalui kejuaraan ini, kami ingin menghadirkan ruang kompetisi yang sehat dan sportif bagi para atlet. Menang atau kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, namun yang paling penting adalah menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan, dan menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki,” ujar Kapolres.

Kapolres juga berpesan kepada seluruh peserta agar bertanding dengan semangat dan tetap menjaga kekompakan serta keamanan selama berlangsungnya turnamen.

“Kami berharap seluruh peserta dapat menjadikan ajang ini sebagai sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan prestasi olahraga. Bertandinglah dengan semangat, hormati lawan, patuhi aturan pertandingan, dan tunjukkan bahwa atlet Merangin memiliki karakter yang sportif dan berintegritas,” pesan nya.
Sementara itu, Bupati Merangin, M. Syukur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Polres Merangin yang telah menginisiasi penyelenggaraan Bhayangkara Merangin Cup 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

“Kami menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan ini. Turnamen bulutangkis seperti ini sangat positif karena mampu menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat. Semoga dari kejuaraan ini lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Merangin di tingkat yang lebih tinggi,” kata Bupati.

Turnamen Bhayangkara Merangin Cup 2026 dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan terhitung 22 Juni hingga 27 Juni mendatang dengan sistem pertandingan gugur. Selain memperebutkan gelar juara, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan positif.

Lebih lanjut Dengan terselenggaranya kejuaraan ini, diharapkan semangat olahraga, sportivitas, serta kebersamaan di tengah masyarakat Kabupaten Merangin semakin tumbuh dan berkembang

Kabiro Jambi Yendri SBN 
PEMKOT BEKASI SIAPKAN TEMPAT USAHA LEBIH LAYAK BAGI PEDAGANG PASAR BARU

PEMKOT BEKASI SIAPKAN TEMPAT USAHA LEBIH LAYAK BAGI PEDAGANG PASAR BARU

Juni 22, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Senin 22 Juni 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

Pemerintah Kota Bekasi menegaskan bahwa penataan kawasan Pasar Baru bukanlah upaya menggusur pedagang, melainkan menghadirkan lingkungan usaha yang lebih layak, tertata, dan berkelanjutan.Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan seluruh pedagang yang sebelumnya beraktivitas di luar area pasar telah difasilitasi untuk menempati kios dan lapak yang tersedia di dalam gedung pasar."Kami tidak mengambil ruang usaha pedagang. 

.
Justru kami ingin pedagang memiliki tempat yang lebih baik sehingga usahanya bisa berkembang," kata Tri.

Ia menjelaskan bahwa kawasan pasar yang tertata akan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan pengunjung. Semakin nyaman masyarakat berbelanja, semakin besar pula peluang peningkatan transaksi ekonomi.

Selain relokasi ke dalam pasar, pemerintah juga melakukan pembenahan fasilitas pendukung seperti drainase, penerangan, dan akses pejalan kaki untuk meningkatkan daya tarik kawasan perdagangan tersebut.

Tri optimistis Pasar Baru dapat kembali menjadi pusat ekonomi rakyat yang ramai dan menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbelanja."Kalau pasar bersih, nyaman, tertata, masyarakat akan datang. 

Ketika masyarakat datang, pedaganglah yang paling merasakan manfaatnya," ujarnya.

( GEOFFREY . M )


Penataan Kawasan Pondok Gede dan Pasar Baru Jadi Awal Pembenahan Persoalan Menahun di Era Tri Adhianto

Penataan Kawasan Pondok Gede dan Pasar Baru Jadi Awal Pembenahan Persoalan Menahun di Era Tri Adhianto

Juni 22, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Senin 22 Juni 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

Pemerintah Kota Bekasi terus melakukan pembenahan kawasan-kawasan perdagangan yang selama bertahun-tahun menjadi perhatian masyarakat. Setelah penataan kawasan Pasar Pondok Gede yang mulai berjalan dalam beberapa waktu terakhir, kini Pemerintah Kota Bekasi melanjutkan langkah serupa di kawasan Pasar Baru dan Jalan Juanda.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa penataan kawasan pasar bukan pekerjaan yang dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan proses panjang mulai dari pendataan serta dialog dengan pedagang, penyediaan lokasi usaha, koordinasi dengan berbagai pihak, hingga penyiapan infrastruktur pendukung agar perubahan yang dilakukan dapat berjalan berkelanjutan.

Menurutnya, sejumlah kawasan yang selama ini identik dengan kemacetan, trotoar yang tidak berfungsi, saluran yang tersumbat, hingga ketidak tertibnya para pedagang, diperlukan perhatian serius dari pemerintah."Kita tidak ingin hanya melakukan penertiban sesaat. 

Yang kita lakukan adalah penataan menyeluruh agar persoalan yang sudah berlangsung bertahun-tahun bisa diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan," ujar Tri Adhianto.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi saat ini fokus menyelesaikan berbagai persoalan dasar perkotaan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. 

Penataan Pasar Pondok Gede dan Pasar Baru menjadi bagian dari upaya mengembalikan fungsi ruang publik sekaligus menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib dan nyaman.

Selain menata aktivitas perdagangan, pemerintah juga melakukan pembenahan infrastruktur pendukung seperti drainase, penerangan jalan, trotoar, serta aksesibilitas kawasan agar manfaat penataan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Tri menilai perubahan tidak selalu dapat terlihat dalam waktu singkat. Namun berbagai langkah yang saat ini dilakukan merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menyelesaikan persoalan-persoalan lama yang selama bertahun-tahun belum mendapatkan penanganan secara menyeluruh."Masalah yang sudah puluhan tahun tentu tidak bisa selesai dalam hitungan hari. 

Tetapi yang terpenting adalah hari ini kita mulai menyelesaikannya satu per satu. Pemerintah hadir, bekerja, dan memastikan perubahan itu benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,." katanya."Tujuan utama penataan ini bukan memindahkan masalah dari satu tempat ke tempat lain, melainkan menghadirkan solusi yang bisa bertahan dalam jangka panjang," tambahnya.

Pemerintah Kota Bekasi memastikan upaya penataan kawasan-kawasan strategis akan terus dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kesiapan di lapangan. 

Dengan langkah tersebut, diharapkan semakin banyak kawasan yang menjadi lebih tertib, nyaman, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

( GEOFFREY . M )
Jelang Hari Bhayangkara ke 80 Kapolres Merangin Tekankan Pembinaan Humanis, Dukung Hadirnya Ruang Tahanan Khusus Anak di Lapas Kelas IIB Bangko

Jelang Hari Bhayangkara ke 80 Kapolres Merangin Tekankan Pembinaan Humanis, Dukung Hadirnya Ruang Tahanan Khusus Anak di Lapas Kelas IIB Bangko

Juni 22, 2026
Jelang Hari Bhayangkara ke 80 Kapolres Merangin Tekankan Pembinaan Humanis, Dukung Hadirnya Ruang Tahanan Khusus Anak di Lapas Kelas IIB Bangko

SIMAK BERITA NEWS COM 

Senin 22 Juni 2026

Merangin Jambi 
Bangko
Dalam upaya meningkatkan pelayanan dan pembinaan terhadap Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bangko menggelar kegiatan koordinasi dan pembahasan pembangunan Ruang Tahanan Khusus Anak, Senin (22/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapas Kelas IIB Bangko dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta aparat penegak hukum di Kabupaten Merangin.

Koordinasi tersebut dilakukan sebagai bentuk sinergitas antarinstansi dalam mendukung rencana pembangunan fasilitas khusus bagi anak yang berhadapan dengan hukum. Keberadaan ruang tahanan khusus anak dinilai penting guna memberikan pelayanan yang lebih manusiawi serta menunjang proses pembinaan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kegiatan dihadiri oleh Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, Ketua Pengadilan Negeri Bangko Acep Sopian Sauri, S.H., M.H., Kalapas Kelas IIB Bangko Heri, A.Md.IP., S.H., M.H., Kadis PU Kabupaten Merangin Ardiansyah, serta Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Merangin M. Alfryandi Hakim, S.H. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan terhadap warga binaan, khususnya anak.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan penguatan kepada warga binaan oleh unsur aparat penegak hukum Kabupaten Merangin. Selanjutnya dilakukan peninjauan ruang tahanan dan blok hunian, kunjungan ke ruang Bimbingan Kerja (Bimker), rapat koordinasi, hingga penandatanganan permohonan dukungan pembangunan ruang isolasi tahanan dan ruang tahanan khusus anak.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi memberikan motivasi kepada warga binaan agar menjadikan masa pembinaan sebagai momentum introspeksi diri dan memperbaiki kehidupan ke arah yang lebih baik. Ia mengajak para warga binaan untuk tetap mendekatkan diri kepada Allah SWT, menjaga kesehatan, serta mengisi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang positif.

"Kita sebagai manusia tidak luput dari kesalahan, namun jangan menjadikan kesalahan sebagai akhir dari segalanya. Jadikan pengalaman ini sebagai pembelajaran dan perenungan diri agar ketika kembali ke tengah keluarga dan masyarakat, kita hadir sebagai pribadi yang lebih baik dari sebelumnya," ujar AKBP Kiki Firmansyah Effendi.
Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Merangin juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), memperkuat semangat kebersamaan serta mendukung berbagai program pembinaan dan kemanusiaan yang dilaksanakan oleh institusi negara. Menurutnya, semangat Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi momentum mempererat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan koordinasi dan pembahasan pembangunan Ruang Tahanan Khusus Anak tersebut berakhir sekitar pukul 12.00 WIB. Diharapkan, pembangunan fasilitas tersebut nantinya dapat memberikan perlindungan dan pembinaan yang lebih optimal bagi anak yang berhadapan dengan hukum, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan kembali menjadi generasi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

Kabiro Jambi Yendri SBN
Tri Adhianto Harapkan Pedagang Patuh Penataan Pasar Baru, Tidak Ada Pihak yang Menghambat Kebijakan

Tri Adhianto Harapkan Pedagang Patuh Penataan Pasar Baru, Tidak Ada Pihak yang Menghambat Kebijakan

Juni 22, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Senin 20 Juni 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

KOTA - BEKASI – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, berharap seluruh pedagang di kawasan Pasar Baru dapat mematuhi kebijakan penataan yang tengah dilakukan Pemerintah Kota Bekasi. 

Penataan tersebut bertujuan menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib, nyaman, dan aman bagi masyarakat tanpa menghilangkan hak pedagang untuk tetap berusaha.

Melalui program penataan kawasan Jalan Juanda dan Pasar Baru, para pedagang yang sebelumnya berjualan di trotoar maupun badan jalan telah difasilitasi untuk menempati lokasi yang tersedia di dalam area pasar. 

Langkah ini dilakukan agar aktivitas perdagangan dapat berlangsung lebih tertata serta tidak mengganggu fungsi jalan dan ruang publik.

Tri menegaskan bahwa kebijakan ini dibuat untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas. Karena itu, ia berharap seluruh pedagang dapat mendukung dan mematuhi aturan yang telah disepakati bersama.“Pemerintah sudah menyiapkan tempat untuk berdagang di dalam pasar. 

Tujuannya bukan melarang pedagang mencari nafkah, tetapi menciptakan kawasan yang lebih tertib sehingga dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa proses penataan harus berjalan tanpa adanya intervensi atau dukungan dari kelompok mana pun yang dapat menghambat pelaksanaan kebijakan pemerintah. 

Menurutnya, seluruh pihak harus menghormati aturan yang dibuat demi kepentingan bersama.“Pemerintah ingin membangun kesadaran bersama bahwa fasilitas umum, trotoar, dan badan jalan harus digunakan sesuai peruntukannya. Jangan sampai ada pihak-pihak yang justru menghambat upaya penataan yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat luas,” katanya.

Selain relokasi pedagang, Pemkot Bekasi juga melakukan pembenahan infrastruktur berupa perbaikan trotoar, saluran drainase, penerangan jalan, dan lingkungan pasar. 

Penataan ini diharapkan mampu mengubah wajah kawasan Pasar Baru yang selama puluhan tahun dikenal padat dan semrawut menjadi lebih rapi, nyaman, dan representatif.

( GEOFFREY. M )


Setelah 26 Tahun, Wajah Jalan Juanda dan Pasar Baru Bekasi Ditata, Pedagang Direlokasi ke Dalam Pasar

Setelah 26 Tahun, Wajah Jalan Juanda dan Pasar Baru Bekasi Ditata, Pedagang Direlokasi ke Dalam Pasar

Juni 22, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM , --

Senin 20 Juni 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,-


Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto pantau penataan besar-besaran kawasan Pasar Baru dan Jalan Juanda sebagai upaya mengembalikan fungsi ruang publik sekaligus menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib, nyaman, dan representatif bagi masyarakat.Ia katakan bahwa Jalan Juanda sebagai salah satu jantung Kota Bekasi membutuhkan pembenahan secara menyeluruh agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.“Sejak saya bertugas di Bekasi sekitar 26 tahun lalu, kondisi kawasan ini kurang lebih masih sama. 

Karena itu pemerintah hadir untuk melakukan perubahan dan penataan secara bertahap agar kawasan ini menjadi lebih baik,” ujar Tri Adhianto.Fokus utama penataan dilakukan pada area Pasar Baru Bekasi dan sepanjang Jalan Juanda yang selama ini dipadati aktivitas pedagang di trotoar maupun badan jalan. 

Pemerintah Kota Bekasi telah memfasilitasi para pedagang untuk menempati lokasi yang tersedia di dalam area pasar sehingga aktivitas perdagangan tetap dapat berjalan tanpa mengganggu fungsi jalan dan ruang publik.Relokasi dilakukan melalui proses pendataan dan pendaftaran secara terbuka. 

Para pedagang yang sebelumnya berjualan di luar pasar diberikan kesempatan untuk menempati los maupun lapak yang telah disediakan di dalam gedung pasar.

Menurut Tri Adhianto, langkah tersebut dilakukan bukan untuk menghilangkan mata pencaharian pedagang, melainkan memberikan tempat usaha yang lebih layak dan tertata. 

Pemerintah juga terus melakukan komunikasi dengan pengelola pasar dan para pedagang guna memastikan proses relokasi berjalan baik.“Kami tidak mengurangi hak pedagang untuk berusaha. Justru pemerintah menyiapkan fasilitas di dalam pasar agar aktivitas perdagangan menjadi lebih nyaman bagi pedagang maupun masyarakat yang datang berbelanja,” katanya.

Selain penataan pedagang, Pemerintah Kota Bekasi juga melakukan berbagai perbaikan infrastruktur di kawasan Jalan Juanda. Sejumlah pekerjaan yang tengah dilakukan meliputi pemasangan lampu penerangan, perbaikan emplasemen pasar, normalisasi saluran air yang tersumbat, hingga pembangunan sistem drainase menggunakan u-ditch untuk memperlancar aliran air menuju Kali Baru.Trotoar di sepanjang kawasan pasar juga akan ditata dan diperlebar agar dapat kembali digunakan oleh pejalan kaki. 

Pemerintah berharap keberadaan trotoar yang lebih nyaman dapat meningkatkan kualitas ruang publik sekaligus memberikan akses yang lebih aman bagi masyarakat.Tak hanya itu, penataan kawasan Jalan Juanda juga terintegrasi dengan rencana revitalisasi Lapangan Margahayu yang berada tidak jauh dari lokasi pasar. 

Pemerintah Kota Bekasi telah menyiapkan anggaran sekitar Rp5 miliar untuk meningkatkan kualitas fasilitas lapangan tersebut sehingga dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Tri Adhianto menilai penataan kawasan ini akan memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi lokal. 

Dengan lingkungan yang lebih tertata, nyaman, dan aman, masyarakat diharapkan semakin banyak berkunjung sehingga aktivitas perdagangan dan UMKM dapat tumbuh lebih baik.“Kalau ruang publiknya nyaman, masyarakat akan datang. 

Ketika aktivitas meningkat, ekonomi akan bergerak, UMKM hidup, pedagang berkembang, dan masyarakat juga merasakan manfaatnya,” jelasnya.Terkait kemungkinan adanya pedagang yang kembali berjualan di trotoar atau badan jalan setelah relokasi dilakukan, Pemerintah Kota Bekasi akan melakukan pengawasan secara berkelanjutan. 

Namun pendekatan yang dikedepankan tetap melalui edukasi dan pembangunan kesadaran bersama bahwa penataan dilakukan untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas.

Dengan berbagai pembenahan yang sedang berjalan, Pemerintah Kota Bekasi optimistis wajah baru Jalan Juanda dan kawasan Pasar Baru akan mulai terlihat dalam satu hingga dua bulan ke depan. 

Penataan ini diharapkan menjadi awal transformasi kawasan perdagangan yang lebih tertib, modern, dan nyaman, sekaligus mengembalikan fungsi Jalan Juanda sebagai salah satu koridor utama dan bersejarah di Kota Bekasi.

( GEOFFREY . M )