Wali Kota Bekasi Terapkan Efisiensi, Kurangi Iring-Iringan Kendaraan Dinas

Wali Kota Bekasi Terapkan Efisiensi, Kurangi Iring-Iringan Kendaraan Dinas

Juni 17, 2026
 SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Rabu 17 Juni 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menerapkan langkah efisiensi dalam penggunaan kendaraan dinas dengan mengurangi jumlah kendaraan pengiring saat menjalankan aktivitas kedinasan.

Mulai hari ini, Tri Adhianto hanya menggunakan satu kendaraan dinas bersama para stafnya. Sebelumnya, terdapat tiga rangkaian kendaraan yang biasa mengiringi perjalanan dinas Wali Kota.“Saya mulai hari ini menggunakan satu kendaraan saja bersama staf. Yang sebelumnya ada tiga rangkaian kendaraan yang mengiringi, sekarang cukup satu kendaraan,” ujar Tri.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk efisiensi yang perlu diterapkan dalam lingkungan kerja pemerintahan. 

Ia menegaskan bahwa penggunaan kendaraan secara berlebihan dan iring-iringan yang tidak diperlukan perlu dikurangi.“Efisiensi seperti inilah yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kerja. Tidak perlu banyak iring-iringan kendaraan,” katanya.

Tri menjelaskan, mulai Senin hingga Jumat dirinya akan menggunakan kendaraan dinas jenis Hiace bersama para staf untuk menjalankan tugas pemerintahan. 

Sementara pada Jumat hingga Minggu, ia tetap menggunakan kendaraan pribadi karena lebih banyak melakukan kegiatan langsung di tengah masyarakat.“Pada akhir pekan saya tetap menggunakan kendaraan sendiri karena biasanya langsung bertemu masyarakat, menghadiri undangan warga maupun kegiatan lainnya. 

Ini juga untuk mengantisipasi akses jalan menuju lingkungan permukiman warga yang tidak selalu memungkinkan menggunakan kendaraan besar,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan semata-mata untuk menghemat biaya bahan bakar minyak (BBM), melainkan sebagai upaya mengurangi jumlah kendaraan yang beriringan dalam setiap kegiatan kedinasan.“Bukan persoalan biaya BBM-nya, tetapi bagaimana kita mengurangi kendaraan yang beriringan terlalu banyak di jalan. 

Dengan satu kendaraan bersama, pekerjaan tetap berjalan efektif dan lebih sederhana,” tegas Tri.

Selain itu, ia juga mengimbau para Camat di Kota Bekasi untuk menerapkan pola yang sama saat menghadiri rapat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.“Kalau ada rapat di kantor Pemkot, saya sarankan Camat menggunakan satu kendaraan bersama para lurahnya. 

Jadi berangkat dan pulang bersama dalam satu mobil,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Bekasi juga menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat sebagai bagian dari langkah efisiensi. 

Kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi konsumsi listrik di perkantoran serta menekan penggunaan kendaraan bermotor.“Dengan penerapan WFH setiap Jumat, kita bisa melakukan efisiensi penggunaan listrik di kantor sekaligus mengurangi mobilitas kendaraan dinas yang tidak diperlukan,” pungkasnya.

( GEOFFREY . M )
Sukseskan Program Genting ,DPPKB Merangin Gercep Beri Bantuan ibu Hamil KET

Sukseskan Program Genting ,DPPKB Merangin Gercep Beri Bantuan ibu Hamil KET

Juni 17, 2026
Sukseskan Program Genting ,DPPKB Merangin Gercep Beri Bantuan ibu Hamil KET

SIMAK BERITA NEWS COM 

Rabu 17 Juni 2026

Merangin  Jambi 
Bangko
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas kesehatan ibu serta anak, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Merangin menyalurkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Kecamatan Jangkat. Tak menunggu waktu lama ketika menemukan Ibu Hamil KEK tersebut, DPPKB Merangin memberikan bantuan makanan tambahan berupa telur dan susu. Bantuan itu sebagai upaya pencegahan stunting.

Hal ini juga merupakan salah satu langkah konkret DPPKB Merangin dalam memperkuat intervensi gizi spesifik kepada kelompok sasaran yang berisiko tinggi melahirkan anak stunting. Ibu hamil dengan kondisi KEK menjadi perhatian khusus karena kekurangan asupan gizi selama masa kehamilan dapat berdampak pada kesehatan ibu maupun pertumbuhan janin yang dikandungnya.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui pendampingan langsung oleh petugas lapangan keluarga berencana (PLKB), kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), serta tenaga kesehatan setempat. Selain menyerahkan bantuan makanan tambahan, petugas juga melakukan pemantauan kondisi kesehatan ibu hamil dan memberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi selama masa kehamilan.

Kepala DPPKB Kabupaten Merangin drg.H.Sony Propesma,.M.Ph menyampaikan bahwa upaya pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sejak seorang ibu memasuki masa kehamilan. Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan ibu hamil menjadi salah satu kunci utama dalam melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

“Pencegahan stunting tidak bisa dilakukan hanya setelah anak lahir. Intervensi harus dimulai sejak masa kehamilan. Oleh karena itu, ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis perlu mendapatkan perhatian khusus melalui pemberian makanan tambahan seperti yang kita temukan di Kecamatan Jangkat Desa Pulau Tengah ini,” ujarnya, Rabu (17/06/2026). 
drg.Sony menjelaskan, bahwa kondisi KEK pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti bayi lahir dengan berat badan rendah, gangguan pertumbuhan janin, hingga meningkatnya potensi stunting pada anak. Karena itu, pemerintah terus berupaya memastikan ibu hamil mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan dan pemenuhan gizi yang memadai.

"Semoga PMT yang kami berikan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi ibu hamil sehingga kondisi kesehatannya semakin baik. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah Merangin dalam mendukung keberhasilan program nasional percepatan penurunan stunting,"jelasnya. 

Selain bantuan PMT, para ibu hamil KEK ini juga diberikan  mengenai pola makan bergizi seimbang, pentingnya mengonsumsi tablet tambah darah secara teratur, menjaga kebersihan lingkungan, serta melakukan pemeriksaan kehamilan rutin di fasilitas kesehatan. Edukasi tersebut bertujuan agar para ibu memiliki pemahaman yang baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.

"Petugas pendamping di lapangan juga terus melakukan kunjungan dan pemantauan terhadap ibu hamil KEK berisiko untuk memastikan kondisi kesehatannya terpantau dengan baik. Pendampingan ini menjadi bagian penting dalam upaya memastikan setiap ibu hamil memperoleh layanan dan perhatian yang optimal,"pungkasnya. 

Melalui kegiatan ini, DPPKB Kabupaten Merangin kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan keluarga. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, PLKB, Tim Pendamping Keluarga, kader, dan masyarakat, diharapkan upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Merangin dapat berjalan lebih optimal

Kabiro Jambi Yendri SBN
Sambut Harganas ke-33, DPPKB Merangin Intensifkan Pelayanan KB Selama Dua Hari di Masurai dan Jangkat Timur Bersama IPeKB

Sambut Harganas ke-33, DPPKB Merangin Intensifkan Pelayanan KB Selama Dua Hari di Masurai dan Jangkat Timur Bersama IPeKB

Juni 16, 2026
Sambut Harganas ke-33, DPPKB Merangin Intensifkan Pelayanan KB Selama Dua Hari di Masurai dan Jangkat Timur Bersama IPeKB

SIMAK BERITA NEWS COM 

Selasa 16 Juni 2026 
Merangin Jambi 


Bangko 
Dalam rangka menyambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 29 Juni 2026 mendatang, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Merangin bersama Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Merangin menggelar kegiatan pelayanan Keluarga Berencana (KB) selama dua hari di Kecamatan Masurai dan Kecamatan Jangkat Timur.

Kegiatan yang dilaksanakan secara intensif tersebut bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan KB sekaligus memperkuat edukasi mengenai pentingnya perencanaan keluarga dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.

Selama pelaksanaan kegiatan, masyarakat mendapatkan berbagai layanan, mulai dari konseling keluarga berencana, pelayanan kontrasepsi, edukasi kesehatan reproduksi, hingga penyampaian informasi terkait Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Kepala DPPKB Kabupaten Merangin drg.H.Sony Propesma,.M.Ph mengatakan bahwa pelayanan jemput bola ke wilayah kecamatan merupakan salah satu strategi untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat, terutama bagi pasangan usia subur yang membutuhkan akses pelayanan KB.

"Momentum Harganas ke-33 menjadi pengingat pentingnya peran keluarga sebagai pondasi pembangunan bangsa. Melalui pelayanan ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dan memahami pentingnya perencanaan keluarga," ujarnya.

Sementara itu, para penyuluh yang tergabung dalam IPeKB Kabupaten Merangin turut berperan aktif memberikan pendampingan dan sosialisasi kepada masyarakat. Mereka mengajak keluarga untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi, pengasuhan anak, serta upaya pencegahan stunting.
Antusiasme masyarakat di Kecamatan Masurai dan Jangkat Timur terlihat cukup tinggi selama kegiatan berlangsung. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi dan memperoleh pelayanan yang diberikan secara langsung oleh tenaga kesehatan dan penyuluh KB.

Melalui kegiatan pelayanan KB selama dua hari ini, DPPKB Kabupaten Merangin bersama IPeKB berharap dapat meningkatkan capaian peserta KB aktif, memperkuat ketahanan keluarga, serta menyukseskan rangkaian peringatan Harganas ke-33 Tahun 2026 di Kabupaten Merangin.

"Dari Keluarga untuk Indonesia Maju, Menuju Keluarga Berkualitas dan Sejahtera."

Selanjutnya, drg.Sony Propesma,.M.Ph mengatakan bahwa tidak hanya meninjau pelayanan KB, yang mana DPPKB Merangin juga melakukan  monitoring dan evaluasi kader TPK serta sosialisasi dan evaluasi program Makan Bergizi Nasional (BGN) dengan sasaran 3B dalam upaya percepatan penurunan stunting di kecamatan Jangkat dan Jangkat Timur.

"Kunjungan kita juga dalam rangka pemberian Makan Tambahan PMT program GENTING, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, dengan sasaran bumil KEK serta melakukan monitoring TPK dalam Pendampingan keluarga berisiko stunting di dengan lokus Desa Koto Jayo kelurahan Pulau tengah Kecamatan Jangkat dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting,"tuturnya.

Seperti diketahui, meski dihari libur pada Selasa 16 Juni 2026, DPPKB Merangin melalui Balai KB Kecamatan  Masurai tetap membuka pelayanan bagi warga yang ingin mendapatkan pelayanan KB seperti pemasangan Implan. Selanjutnya, dihari kedua, besok pelayanan KB masih berlanjut.

( Kabiro Jambi Yendri SBN )
Kajari Merangin Yusmanelly SH MH Siraturahmi ke Panti Asuhan Aisyiyah Muhammadiyah

Kajari Merangin Yusmanelly SH MH Siraturahmi ke Panti Asuhan Aisyiyah Muhammadiyah

Juni 16, 2026
Kajari Merangin Yusmanelly SH MH Siraturahmi ke Panti Asuhan Aisyiyah Muhammadiyyah 

SIMAK BERITA NEWS COM 

Selasa 16 Juni 2026
Merangin Jambi 

Bangko
Kajari Merangin Ibu Yusmanelly SH MH Beserta Jajaran Bersilaturahmi dan Berkunjung ke Panti Asuhan Aisyiyah Muhammadiyah Kabupaten Merangin Selasa 16 Juni 2026 

Dalam Kesempatan Tersebut Rombongan Ibu Kajari Merangin Yusmanelly SH MH Di Sambut Hangat oleh Pengurus Berserta Anak Anak Yatim Piatu dan Kurang mampu,

Tiba di halaman panti Anak anak Begitu bahagia dan Merasa Senang ketika di Kunjungi oleh Rombongan dari Kejari Merangin 

Kunjungan Sosial ke  Panti Asuhan Aisyiyah Muhammadiyyah Tersebut bertujuan Mempererat silaturahmi Sekaligus berbagi kebahagiaan Bersama  anak-anak Yatim Piatu dan Kurang mampu  Panti Asuhan Aisyiyah Muhamadiyyah di momentum Tahun baru Islam atau 1 Muharam hijriah. 

Pada kesempatan itu, Rombongan Kajari  Merangin juga  menyerahkan Sedikit  Bantuan berupa  Santunan kepada Anak Anak Yatim Piatu dan Kurang Mampu di Panti Asuhan Aisyiyah Muhammadiyah kabupaten Merangin 

" Berbagi kebahagian kepada Anak anak Panti Asuhan Aisyiyah Muhammadiyyah " Tutur nya Kejari Merangin Yusmanelly SH MH 

Sebagaimana di katakan Kajari Yusmanelly SH MH bahwa Kunjungan hari ini Siraturahmi Guna Mempererat  Sekaligus Memberi Bantuan Sedikit  Santunan  serta Suport Semangat Motifasi terhadap Anak anak Yatim Piatu Atau Kurang Mampu

" Semoga di momentum tahun baru Islam ini  membawa keberkahan ,Kedamaian  dan mari kita jadikan hijrah semangat baru untuk kedepan nya " Ungkap nya Kajari Merangin Yusmanelly SH MH 

( Kabiro Jambi Yendri SBN )
Sambut Tahun Baru Islam, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Pawai Meriah Malam 1 Muharram 1448 H

Sambut Tahun Baru Islam, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Pawai Meriah Malam 1 Muharram 1448 H

Juni 15, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Senin 15 Juni 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

Kota Bekasi – Kemeriahan dan nilai-nilai kebersamaan menyelimuti Kota Bekasi pada Senin sore (15/06/2026). Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, hadir langsung dan mengikuti jalannya acara Pawai Malam 1 Muharram 1448 Hijriah. 

Acara religius ini merupakan salah satu kearifan lokal tahunan yang berlangsung dengan sangat meriah dan kondusif.Pawai tersebut merupakan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam yang diikuti oleh kurang lebih 5.000 peserta yang terbagi ke dalam 67 kelompok. 

Para peserta datang dari berbagai elemen masyarakat dan birokrasi, mulai dari sektor kedinasan (OPD), instansi kecamatan, kelurahan se-Kota Bekasi, hingga komunitas-komunitas masyarakat lainnya.

Rute pawai dimulai dari titik awal di Plaza Pemerintah Kota Bekasi dan bergerak menyusuri jalan protokol hingga berakhir di Alun-Alun M. Hasibuan Kota Bekasi.

Menariknya, saat setiap rombongan peserta tiba di garis akhir alun-alun, mereka dipersilahkan untuk membacakan satu bait pantun jenaka maupun religius guna menghibur warga yang menonton. 

Tidak hanya itu, beberapa kelompok juga menyerahkan seserahan khas sebagai simbol rasa syukur dan suka cita.Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengaku sangat bahagia melihat antusiasme ribuan warga yang tumpah ruah dengan tertib. 

Beliau menyampaikan bahwa momentum pergantian tahun Islam ini harus dijadikan refleksi untuk memperkuat persaudaraan."Hari ini kita menyaksikan indahnya kebersamaan dalam menyambut 1 Muharram 1448 H. 

Ribuan masyarakat dari berbagai elemen bersatu, berjalan beriringan dengan penuh suka cita. Ini adalah momentum bagi kita semua untuk berhijrah menuju pribadi yang lebih baik serta mempererat tali silaturahmi antarwarga," ujar Tri Adhianto.

Lebih lanjut, Tri Adhianto menegaskan bahwa kemeriahan acara yang berjalan damai ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kerukunan dan toleransi beragama di Kota Bekasi sudah tertanam sangat kuat di dalam sanubari masyarakatnya."Kemeriahan yang kondusif ini mencerminkan bahwa toleransi dan hidup rukun berdampingan antarumat beragama berjalan dengan sangat baik di Kota Bekasi. 

Perbedaan kebudayaan dan latar belakang justru menjadi kekayaan yang mempersatukan kita semua demi kemajuan kota tercinta ini," tambah Tri Adhianto.Melalui pawai Malam 1 Muharram ini, 

Pemerintah Kota Bekasi berharap semangat kebersamaan dan kekompakan yang ditunjukkan oleh ribuan peserta pawai dapat terus terjaga, sehingga Kota Bekasi tetap menjadi kota yang aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh warganya.

( GEOFFREY . M )
Ketua DPRD dan Ketua MUI Kota Bekasi Hadir Langsung di HPN Bekasi Raya 2026, Panitia: Itulah Dukungan Sesungguhnya

Ketua DPRD dan Ketua MUI Kota Bekasi Hadir Langsung di HPN Bekasi Raya 2026, Panitia: Itulah Dukungan Sesungguhnya

Juni 14, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Senin 15 Juni 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

KOTA -- BEKASI – Panitia Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M., dan Ketua MUI Kota Bekasi, Drs. KH. Saifuddin Siroj, yang hadir secara langsung pada acara puncak HPN Bekasi Raya 2026 di Gedung Creative Center (GCC), Bekasi Timur, Kota Bekasi, Sabtu (13/6/2026).

Kehadiran kedua tokoh tersebut menjadi perhatian tersendiri di tengah pelaksanaan peringatan HPN Bekasi Raya 2026 yang dihadiri ratusan wartawan dari berbagai Media , organisasi profesi, kelompok kerja (Pokja), komunitas, paguyuban, dan perusahaan media se-Bekasi Raya.

Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026, Ade Muksin, S.H., mengatakan bahwa kehadiran langsung Ketua DPRD Kota Bekasi dan Ketua MUI Kota Bekasi merupakan bentuk dukungan nyata terhadap insan pers dan upaya membangun kemitraan yang harmonis antara pers dengan para pemangku kepentingan."Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ketua DPRD Kota Bekasi dan Ketua MUI Kota Bekasi yang hadir langsung bersama insan pers. 

Kehadiran mereka merupakan bentuk penghormatan, perhatian, dan dukungan nyata terhadap pers serta kegiatan HPN Bekasi Raya 2026," ujar Ade Muksin.

Menurutnya, panitia sengaja menetapkan acara puncak HPN Bekasi Raya 2026 pada hari Sabtu, 13 Juni 2026, agar tidak mengganggu agenda pemerintahan maupun tugas-tugas kedinasan para pejabat daerah dan pimpinan lembaga."Kami memilih hari Sabtu dengan harapan para kepala daerah, Forkopimda, pimpinan lembaga, dan para pemangku kepentingan dapat hadir langsung di tengah-tengah insan pers Bekasi Raya tanpa terganggu agenda kedinasan," 

katanya.Namun demikian, panitia mencatat sebagian besar pejabat dan pimpinan lembaga yang diundang tidak hadir secara langsung pada acara puncak tersebut.

Wali Kota Bekasi, Plt. Bupati Bekasi, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kapolres Metro Bekasi, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Dandim 0507/Bekasi, serta Dandim 0509/Kabupaten Bekasi mengirimkan perwakilan untuk menghadiri kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Ketua Pengadilan Negeri Kota Bekasi, dan Ketua Pengadilan Negeri Cikarang tidak hadir dan tidak mengirimkan perwakilan.Kondisi tersebut, menurut Ade, menjadi catatan sekaligus kegelisahan yang dirasakan sebagian insan pers Bekasi Raya.

*Selama ini pers sering disebut sebagai mitra strategis pemerintah, aparat penegak hukum, legislatif, yudikatif, dan seluruh pemangku kepentingan. 

Karena itu, wajar apabila muncul pertanyaan dari rekan-rekan wartawan. 

Acara ini dilaksanakan pada hari Sabtu, waktunya pun tidak panjang dan tidak memakan waktu berjam-jam. Mengapa kegiatan tahunan insan pers Bekasi Raya ini belum menjadi prioritas kehadiran sebagian besar pejabat yang kami undang?" ungkapnya.

Meski demikian, Ade menegaskan bahwa panitia tetap menghormati seluruh pejabat dan pimpinan lembaga yang berhalangan hadir karena berbagai alasan dan agenda masing-masing."Kami tidak sedang menyalahkan siapa pun. 

Kami hanya menyampaikan kegelisahan yang dirasakan sebagian insan pers. Kehadiran seorang pemimpin memiliki makna yang sangat besar. 

Kehadiran menunjukkan penghargaan, kedekatan, dan komitmen kemitraan yang nyata. Pers tidak meminta untuk diistimewakan, tetapi berharap kemitraan yang selama ini disampaikan dapat diwujudkan dalam tindakan nyata," tegasnya.Ade Muksin juga menyampaikan apresiasi khusus atas kontribusi yang diberikan kedua tokoh tersebut selama acara berlangsung. 

Menurutnya, kehadiran mereka tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan makna dan energi positif bagi seluruh insan pers yang hadir."Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M., yang telah berkenan memberikan sambutan penuh semangat dan motivasi kepada insan pers Bekasi Raya. Begitu pula kepada Ketua MUI Kota Bekasi, Drs. KH. Saifuddin Siroj, yang telah memimpin doa terbaik untuk kami semua. Doa dan dukungan beliau menjadi penyemangat sekaligus harapan agar insan pers Bekasi Raya senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, integritas, dan keberkahan dalam menjalankan tugas jurnalistik," ujarnya.

Menurut Ade, sambutan yang disampaikan Ketua DPRD Kota Bekasi serta doa yang dipimpin Ketua MUI Kota Bekasi menjadi bagian penting yang melengkapi semangat kebersamaan dalam peringatan HPN Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia."Kehadiran, sambutan, dan doa yang diberikan kepada kami adalah bentuk perhatian yang sangat kami hargai. 

Atas nama panitia dan seluruh insan pers Bekasi Raya, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," katanya.Ade menambahkan, kehadiran langsung Ketua DPRD Kota Bekasi dan Ketua MUI Kota Bekasi membuktikan bahwa dukungan terhadap pers tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk sambutan atau pernyataan formal, tetapi juga melalui kesediaan meluangkan waktu untuk hadir, bersilaturahmi, dan menyapa insan pers secara langsung."Karena bagi kami, kehadiran adalah bentuk dukungan yang paling sederhana, namun paling bermakna. 

Dan itulah yang ditunjukkan oleh Ketua DPRD Kota Bekasi dan Ketua MUI Kota Bekasi pada HPN Bekasi Raya 2026," pungkasnya.HPN Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia mengusung tema "Pers Bersatu, Bekasi Raya Maju" dan untuk kedua kalinya diselenggarakan secara bersama-sama oleh lintas organisasi wartawan, 

Pokja, komunitas, paguyuban, dan perusahaan media se-Bekasi Raya sebagai wadah mempererat persatuan, profesionalisme, dan kemitraan dalam membangun Bekasi Raya yang maju, demokratis, dan bermartabat. 
( GEOFFREY. M )
Apresiasi dan Dukungan kepada Kejaksaan Agung Melalui Kejari dari PWI Purwakarta

Apresiasi dan Dukungan kepada Kejaksaan Agung Melalui Kejari dari PWI Purwakarta

Juni 14, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Minggu 14 Juni 2026 ,--
PURWAKARTA --

Purwakarta – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purwakarta, Adi Kurniawan Tarigan, bersama jajaran pengurus PWI Purwakarta menyerahkan secara langsung buket bunga dan surat apresiasi serta dukungan kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia, diterima oleh Falah, 

Kepala Subseksi (Kasubsi) Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, dan Alfi, pejabat fungsional Kejari Purwakarta, di Kantor Kejaksaan Negeri Purwakarta, Senin (8/6/2026).yang Lalu.

Surat apresiasi dan dukungan berisi pernyataan sikap PWI Purwakarta yang mendukung langkah-langkah Kejaksaan Agung dalam menangani berbagai perkara hukum yang menjadi perhatian masyarakatApresiasi dan dukungan itu diberikan PWI kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia, atas komitmennya dalam menegakkan supremasi hukum serta mengungkap berbagai perkara yang menjadi perhatian masyarakat luas.

Moment ini menjadi simbol dukungan moral insan pers terhadap upaya Kejaksaan dalam menjaga integritas, profesionalisme, dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Hal tersebut berlangsung di lingkungan Kejaksaan Negeri Purwakarta saat ini dipimpin oleh Apsari Dewi, S.H., LL.M., Ph.D. Menjadi momentum sekaligus bentuk sinergi antara insan pers dan aparat penegak hukum guna mendukung terciptanya sistem hukum yang bersih dan berintegritas.

Melalui kegiatan ini, PWI Kabupaten Purwakarta menegaskan komitmen terus mendukung penegakan hukum yang profesional, independen, dan berintegritas. 

PWI berharap sinergi yang telah terjalin antara insan pers dan Kejaksaan dapat terus diperkuat demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

Sebagaimana disampaikan Ketua PWI Purwakarta, Adi Kurniawan Tarigan, bahwa dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Kejaksaan Agung dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Menurutnya, berbagai langkah yang dilakukan Kejaksaan Agung dalam mengungkap kasus-kasus besar menunjukkan keseriusan institusi itu dalam menjaga supremasi hukum dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum.

“PWI Purwakarta menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Kejaksaan Agung atas dedikasi serta profesionalismenya dalam menegakkan hukum. 

Kami berharap komitmen ini terus dipertahankan demi terciptanya keadilan dan kepastian hukum bagi seluruh masyarakat,” ujar Adi Kurniawan Tarigan.Dalam kesempatan ini, Bidang Advokasi PWI Kabupaten Purwakarta, 

James Gordon Simanjuntak, menegaskan bahwa pers memiliki peran penting dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas proses penegakan hukum."Kolaborasi yang baik antara media dan aparat penegak hukum akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kepercayaan publik serta mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih dan akuntabel," pungkas James.
( Laela ).