Kadis PPKB drg.Sony Propesma MPH Pantau Langsung Pelayanan KB di Balai Kecamatan Bangko

Kadis PPKB drg.Sony Propesma MPH Pantau Langsung Pelayanan KB di Balai Kecamatan Bangko

Juli 02, 2026
Kadis PPKB drg.Sony Propesma MPH Pantau Langsung Pelayanan KB di Balai Kecamatan Bangko

SIMAK BERITA NEWS COM 

Kamis 02 Juli 2026 
Bangko – 
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Merangin, drg. Sony Propesma, melakukan pemantauan langsung pelaksanaan pelayanan Keluarga Berencana (KB) di Kecamatan Bangko, Kamis (2/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan KB berjalan dengan baik, sekaligus memberikan dukungan kepada tenaga kesehatan dan petugas lapangan yang terlibat dalam pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, drg. Sony Propesma menegaskan bahwa pelayanan KB merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas keluarga, menekan angka kehamilan yang tidak direncanakan, serta mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.

"Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan KB yang mudah, aman, dan berkualitas. Kehadiran kami di lapangan juga sebagai bentuk dukungan kepada seluruh petugas yang telah bekerja memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Selain memantau proses pelayanan, Kadis PPKB juga berdialog dengan para akseptor dan tenaga kesehatan untuk mendengarkan berbagai masukan terkait pelaksanaan program KB di Kecamatan Bangko.
Ia berharap sinergi antara Dinas PPKB, pemerintah kecamatan, puskesmas, serta para penyuluh KB terus diperkuat agar capaian pelayanan KB di Kabupaten Merangin semakin meningkat.

Pelayanan KB yang berlangsung di Kecamatan Bangko mendapat sambutan positif dari masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari tingginya partisipasi akseptor yang memanfaatkan berbagai layanan kontrasepsi yang disediakan secara gratis oleh pemerintah.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas jangkauan program Keluarga Berencana sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga yang tangguh dan berkualitas di Kabupaten Merangin,"pungkasnya. 

Reporter : Yazdi Awan
Terungkap, Istri Terdakwa Kasus Dana BOS SMA N 6 Sebut Rp.217 Juta Bukan Dimakan Tapi Dibayar Sesuai Perintah

Terungkap, Istri Terdakwa Kasus Dana BOS SMA N 6 Sebut Rp.217 Juta Bukan Dimakan Tapi Dibayar Sesuai Perintah

Juli 01, 2026
Terungkap, Istri Terdakwa Kasus Dana BOS SMA N 6 Sebut Rp.217 Juta Bukan Dimakan Tapi Dibayar Sesuai Perintah

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Kamis 02 Juli 2026 ,--
Merangin Jambi ,--

Bangko
Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin kembali memasuki babak baru. Terakhir, Istri Wiwin Haryadi, terdakwa dalam perkara dugaan korupsi Dana BOS SMAN 6 Merangin, akhirnya angkat bicara untuk meluruskan informasi yang menurutnya berkembang di tengah masyarakat terkait uang sebesar Rp217 juta yang menjadi salah satu materi dalam persidangan.

Dilansir dari Jambidaily, ia mengaku selama proses persidangan selalu hadir mengikuti sidang yang digelar setiap hari Senin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jambi. Karena itu, ia merasa perlu menyampaikan apa yang didengarnya langsung di ruang sidang.

“Saya mengikuti terus setiap hari Senin sidang di Jambi. Saya ingin meluruskan informasi yang berkembang bahwa suami saya memakan uang yang disebut sebagai uang titipan itu. Itu tidak benar,” ujarnya.

Menurutnya, dalam persidangan Sugimin menerangkan telah menyerahkan uang sebesar Rp217 juta kepada Wiwin yang saat itu menjabat sebagai bendahara sekolah. Namun, ia menilai muncul anggapan di masyarakat seolah-olah uang tersebut telah dikuasai atau “dimakan” oleh suaminya.

“Demi Allah, suami saya tidak makan uang itu. Uang yang dititipkan itu memang disuruh untuk membayar hutang sekolah dan semuanya dibayarkan. Karena itulah uang tersebut tidak diserahkan kepada kepala sekolah yang baru, Pak Nukman,” katanya.

Ia menjelaskan, suaminya telah memaparkan secara rinci di hadapan majelis hakim mengenai penggunaan dana tersebut. Menurutnya, uang itu digunakan untuk membayar berbagai kewajiban sekolah, di antaranya pembayaran pajak, gaji tenaga honorer, pembelian laptop, serta kebutuhan operasional sekolah lainnya.

“Semua catatan, kwitansi, dan barangnya ada. Bukan mengada-ada. Semua sudah disampaikan suami saya di depan pengadilan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti jalannya persidangan ketika Sugimin diperiksa sebagai saksi. Menurutnya, saat penasihat hukum terdakwa, jaksa penuntut umum, maupun majelis hakim mengajukan sejumlah pertanyaan, Sugimin beberapa kali mengaku lupa terhadap sejumlah hal yang ditanyakan.

“Sebenarnya sudah lama saya ingin meluruskan tudingan ini di media supaya masyarakat mengetahui apa yang sebenarnya disampaikan di persidangan,” ujarnya.

Selain meluruskan persoalan uang Rp217 juta, istri Wiwin mengaku keluarganya juga harus menanggung beban moral sejak perkara tersebut bergulir ke pengadilan.

“Kami merasa malu, baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan tempat tinggal. Banyak yang beranggapan suami saya seorang koruptor. Padahal yang dilakukan suami saya hanya menjalankan perintah dari pimpinannya sebagai bawahan. Sebagai bawahan tentu dia mengikuti perintah atasannya,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa selama menjabat sebagai bendahara, suaminya hanya menerima hak sesuai jabatannya dan tidak memperoleh keuntungan sebagaimana yang dituduhkan.

“Apa yang diterimanya hanya sebatas haknya sebagai bendahara,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh fakta tersebut telah disampaikan oleh suaminya di hadapan majelis hakim dan didukung dengan bukti-bukti yang dipertunjukkan dalam persidangan. Ia berharap masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa suaminya telah menyalahgunakan uang tersebut, karena seluruh proses pembuktian masih berlangsung di pengadilan.

Hingga saat ini, perkara dugaan korupsi Dana BOS SMAN 6 Merangin masih dalam proses persidangan. Seluruh keterangan saksi, terdakwa, maupun alat bukti akan menjadi bahan pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan yang berkekuatan hukum. 

( Penulis /Reporter Yasdi SBN )
Terungkap, Istri Terdakwa Dana BOS SMAN 6 Sebut Rp.217 Juta Bukan Dimakan Tapi Dibayar Sesuai Perintah

Terungkap, Istri Terdakwa Dana BOS SMAN 6 Sebut Rp.217 Juta Bukan Dimakan Tapi Dibayar Sesuai Perintah

Juli 01, 2026
Terungkap, Istri Terdakwa Dana BOS SMAN 6 Sebut Rp.217 Juta Bukan Dimakan Tapi Dibayar Sesuai Perintah

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Kamis 02 Juli 2026 ,--
Merangin Jambi ,--

Bangko
Kasus Dana BOS SMA Negeri 6 Merangin kembali memasuki babak baru. Terakhir, Istri Wiwin Haryadi, terdakwa dalam perkara dugaan korupsi Dana BOS SMAN 6 Merangin, akhirnya angkat bicara untuk meluruskan informasi yang menurutnya berkembang di tengah masyarakat terkait uang sebesar Rp217 juta yang menjadi salah satu materi dalam persidangan.

Dilansir dari Jambidaily, ia mengaku selama proses persidangan selalu hadir mengikuti sidang yang digelar setiap hari Senin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jambi. Karena itu, ia merasa perlu menyampaikan apa yang didengarnya langsung di ruang sidang.

“Saya mengikuti terus setiap hari Senin sidang di Jambi. Saya ingin meluruskan informasi yang berkembang bahwa suami saya memakan uang yang disebut sebagai uang titipan itu. Itu tidak benar,” ujarnya.

Menurutnya, dalam persidangan Sugimin menerangkan telah menyerahkan uang sebesar Rp217 juta kepada Wiwin yang saat itu menjabat sebagai bendahara sekolah. Namun, ia menilai muncul anggapan di masyarakat seolah-olah uang tersebut telah dikuasai atau “dimakan” oleh suaminya.

“Demi Allah, suami saya tidak makan uang itu. Uang yang dititipkan itu memang disuruh untuk membayar hutang sekolah dan semuanya dibayarkan. Karena itulah uang tersebut tidak diserahkan kepada kepala sekolah yang baru, Pak Nukman,” katanya.

Ia menjelaskan, suaminya telah memaparkan secara rinci di hadapan majelis hakim mengenai penggunaan dana tersebut. Menurutnya, uang itu digunakan untuk membayar berbagai kewajiban sekolah, di antaranya pembayaran pajak, gaji tenaga honorer, pembelian laptop, serta kebutuhan operasional sekolah lainnya.

“Semua catatan, kwitansi, dan barangnya ada. Bukan mengada-ada. Semua sudah disampaikan suami saya di depan pengadilan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti jalannya persidangan ketika Sugimin diperiksa sebagai saksi. Menurutnya, saat penasihat hukum terdakwa, jaksa penuntut umum, maupun majelis hakim mengajukan sejumlah pertanyaan, Sugimin beberapa kali mengaku lupa terhadap sejumlah hal yang ditanyakan.

“Sebenarnya sudah lama saya ingin meluruskan tudingan ini di media supaya masyarakat mengetahui apa yang sebenarnya disampaikan di persidangan,” ujarnya.

Selain meluruskan persoalan uang Rp217 juta, istri Wiwin mengaku keluarganya juga harus menanggung beban moral sejak perkara tersebut bergulir ke pengadilan.

“Kami merasa malu, baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan tempat tinggal. Banyak yang beranggapan suami saya seorang koruptor. Padahal yang dilakukan suami saya hanya menjalankan perintah dari pimpinannya sebagai bawahan. Sebagai bawahan tentu dia mengikuti perintah atasannya,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa selama menjabat sebagai bendahara, suaminya hanya menerima hak sesuai jabatannya dan tidak memperoleh keuntungan sebagaimana yang dituduhkan.

“Apa yang diterimanya hanya sebatas haknya sebagai bendahara,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh fakta tersebut telah disampaikan oleh suaminya di hadapan majelis hakim dan didukung dengan bukti-bukti yang dipertunjukkan dalam persidangan. Ia berharap masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa suaminya telah menyalahgunakan uang tersebut, karena seluruh proses pembuktian masih berlangsung di pengadilan.

Hingga saat ini, perkara dugaan korupsi Dana BOS SMAN 6 Merangin masih dalam proses persidangan. Seluruh keterangan saksi, terdakwa, maupun alat bukti akan menjadi bahan pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan yang berkekuatan hukum. 

( Penulis /Reporter Yasdi SBN )
Dukung Validitas Data Pemilih, Lapas Kelas IIB Bangko Hadiri Rapat Pleno Terbuka KPU Merangin

Dukung Validitas Data Pemilih, Lapas Kelas IIB Bangko Hadiri Rapat Pleno Terbuka KPU Merangin

Juli 01, 2026
Dukung Validitas Data Pemilih, Lapas Kelas IIB Bangko Hadiri Rapat Pleno Terbuka KPU Merangin

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Merangin Jambi ,--
Rabu 01 Juli 2026 ,--

Bangko 
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bangko menghadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II yang diselenggarakan oleh Pihak  Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Merangin di Kantor Komis Pemilihan Umum  Kabupaten Merangin, Selasa 01/07/2026

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIB Bangko Heri  di wakili oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP), Budi

Ia Menjelaskan bahwa  Kehadiran Lapas kelas IIB Bangko merupakan bentuk dukungan Penuh  terhadap upaya untuk menjaga akurasi dan validitas data pemilih secara berkelanjutan Untuk Kedepan.

Melalui Kegiatan Rapat pleno diikuti oleh berbagai unsur dari  Pemerintah dan instansi terkait sebagai forum evaluasi serta sinkronisasi data pemilih guna mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang transparan, akuntabel, dan inklusif.

Kasi KPLP Budi menyampaikan bahwa Lapas Bangko siap bersinergi dengan KPU dan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan terpenuhinya hak-hak konstitusional warga binaan yang memenuhi syarat sebagai pemilih.

" Melalui partisipasi dalam kegiatan ini Lapas Bangko menegaskan komitmennya untuk mendukung demokrasi yang berkualitas serta memastikan tidak ada warga negara yang kehilangan hak hak  Pilihnya, termasuk Salah satu warga binaan pemasyarakatan " Tutur nya Budi Kasi KPLP 

Kemudian dari Pada itu, Budi Mengatakan Bahwa Lapas IIB Bangko Terus Bersinergi dan Berkoordinasi dengan Pihak Terkait dalam Hal ini KPU kabupaten Merangin Agar hak Konstitusional Terpenuhi  Terhadap WBP dan Bisa ikut Partisipasi Dalam Demokrasi Pemilu yang Akan Datang ,

( Kabiro Jambi Yendri SBN )
Selamat ! Harganas 2026, Balai KB Kecamatan Tabir Raih Prestasi Ketiga Capaian Pelayanan KB

Selamat ! Harganas 2026, Balai KB Kecamatan Tabir Raih Prestasi Ketiga Capaian Pelayanan KB

Juli 01, 2026
Selamat ! Harganas 2026, Balai KB Kecamatan Tabir Raih Prestasi Ketiga Capaian Pelayanan KB

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Rabu 01 Juli 2026 ,--
Merangin Jambi,--
 
Bangko
Momentum peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2026 menjadi kebanggaan tersendiri bagi Balai KB Kecamatan Tabir. Pada peringatan Harganas tahun ini, Balai KB Kecamatan Tabir berhasil meraih prestasi ketiga dalam capaian Pelayanan Keluarga Berencana (KB). Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan kerja keras seluruh jajaran Balai KB dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penghargaan ini langsung ditandatangan oleh Bupati Merangin H.M.Syukur dan Kepala DPPKB Merangin drg.Sony Propesma.

Keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui kerja sama yang solid antara penyuluh KB, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader, serta berbagai pihak yang terus bersinergi dalam menyukseskan program Bangga Kencana dan pelayanan keluarga berencana di wilayah Kecamatan Tabir.

Capaian ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga semakin meningkat. Berbagai upaya edukasi, sosialisasi, pendampingan, hingga pelayanan KB yang dilakukan secara rutin berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan keluarga berencana.

Kooedinator Balai KB Kecamatan Tabir Suaibah  menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga prestasi tersebut dapat diraih. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas jangkauan program, serta menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

"Prestasi ini adalah hasil kerja bersama. Terima kasih kepada seluruh penyuluh KB, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader, serta masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan program keluarga berencana. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik," ujarnya, Rabu (01/06/2026).

Dikatakan Suaibah, dengan Raihan prestasi ini membuat dirinya beserta jajaran terus berupaya meningkatkan pelayanan KB yang lebih baik kedepannya. Melalui pelayanan KB yang optimal, ia terus berupaya mewujudkan keluarga yang terencana, sehingga mampu meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, menekan angka stunting, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

"Kedepan kita targetkan meraih juara pertama. Dan Balai KB Kecamatan Tabir berkomitmen mempertahankan bahkan meningkatkan capaian yang telah diraih. Berbagai program edukasi, pendampingan keluarga, pelayanan kontrasepsi, serta penguatan peran kader akan terus dilakukan agar manfaat program keluarga berencana dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,"terang Suaibah. 

Menurut Suaibah, prestasi yang diraih pada peringatan Harganas 2026 ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas, sejahtera, dan berdaya saing. 

"Peringatan Harganas juga menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Keluarga yang sehat, harmonis, mandiri, dan berkualitas akan melahirkan generasi yang unggul serta mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

"Sebagai tanda rasa syukur atas prestasi itu, tidak lupa kami makan bersama di kantor dan mengundang kepala dinas PPKB Merangin, bapak drg.Sony Propesma MPH Semoga kekeluargaan dan kebersamaan kami terus terjaga,"pungkas Suaibah. 

Sementara itu Kepala Dinas PPKB Merangin drg.H.Sony Propesma,MPH mengatakan, agar balai kecamatan tabir terus bekerja sama dengan stack holder terkait termasuk dengan pihak kecamatan, kelurahan, dan Puskesmas. 

"Jalinlah kerja sama yang baik, karena sukses atau tidak nya kegiatan kita dapat dilihat dari kerja sama dan kolaborasi yang baik guna mencapai target yang kita harapkan,"tukasnya.

( Penulis / Reporter  Yasdi Awan SBN )
Sidak di Balai KB Tabir Lintas, drg.Sony Tegaskan Perbaharui Grafik Laporan Bulanan

Sidak di Balai KB Tabir Lintas, drg.Sony Tegaskan Perbaharui Grafik Laporan Bulanan

Juli 01, 2026

Sidak di Balai KB Tabir Lintas, drg.Sony Tegaskan Perbaharui Grafik Laporan Bulanan

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Rabu 01 Juli 2026 ,--
Merangin – Jambi ,--

Bangko
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Merangin, drg. Sony Propesma,.M.PH melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Balai Penyuluhan KB Kecamatan Tabir Lintas, Rabu (1/7/2026).


Sidak tersebut bertujuan memastikan tertib administrasi serta meningkatkan kualitas Pelaporan program di tingkat lapangan.

Namun, dalam sidak tersebut drg.Sony menyayangkan bahwa masih ada laporan grafik bulanan yang ditempel di dinding pada tahun 2024. Padahal sekarang sudah pertengahan tahun 2026. 

Dalam arahannya, drg. Sony.Propesma MPH  menegaskan bahwa seluruh data yang dilaporkan harus valid, akurat, dan diperbarui secara rutin setiap bulan. Menurutnya, data yang berkualitas menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan, evaluasi program, serta penyusunan langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 
.
"Data harus sesuai dengan kondisi di lapangan. Jangan ada lagi perbedaan antara laporan dengan fakta yang ada. Setiap bulan data wajib diperbarui dan disampaikan secara tepat waktu," tegas drg. Sony.

Selain memastikan validitas data, ia juga menginstruksikan seluruh Balai Penyuluhan KB agar menampilkan data capaian program dalam bentuk grafik yang ditempel di dinding kantor. Langkah tersebut dinilai penting untuk memudahkan monitoring, evaluasi, sekaligus menjadi bentuk transparansi terhadap perkembangan program yang dilaksanakan.

"Grafik perkembangan capaian harus terpampang di kantor dan diperbarui setiap bulan. Dengan begitu, semua petugas dapat melihat perkembangan kinerja, mengetahui target yang belum tercapai, dan segera melakukan perbaikan," ujarnya.

Pada kesempatan itu, drg. Sony juga mengingatkan seluruh penyuluh dan jajaran Balai KB agar terus meningkatkan disiplin kerja, menjaga kekompakan tim, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia berharap setiap balai mampu menjadi pusat informasi dan pelayanan keluarga berencana yang profesional, akuntabel, dan responsif.

"Laporan genting, grapik pencapaian, capaian pendampingan kader TPK, laporan Gati, laporan kelompok kegiatan harus lengkap dan akurat,"jelasnya. 

"Dan lagi tadi saya lihat laporan grafiknya masa masih yang ditempel di dinding tahun 2024, ini sudah tahun 2026. Saya kecewa ini yang kedua kalinya saya sidak disini,"sesalnya. 

Melalui sidak tersebut, DPPKB Kabupaten Merangin berkomitmen memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada data, sehingga setiap program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga dapat berjalan lebih efektif, terukur, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

( Reporter : Yazdi Awan SBN )
Transformasi Mizuda Jadi Inspirasi Walikota Bekasi Mengembangkan Bantargebang Sebagai Kawasan Ekonomi Sirkular

Transformasi Mizuda Jadi Inspirasi Walikota Bekasi Mengembangkan Bantargebang Sebagai Kawasan Ekonomi Sirkular

Juni 30, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa 30 Juni 2026 ,-- .
China ,--

Huzhou, Zhejiang – Rangkaian kunjungan Rombongan Walikota dan DPRD Kota Bekasi di Provinsi Zhejiang, China, berlanjut ke Mizuda Group, perusahaan yang dikenal sebagai produsen tekstil terbesar sekaligus contoh keberhasilan transformasi industri berbasis inovasi dan ekonomi sirkular di China.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari bagaimana sebuah perusahaan mampu berkembang dari industri tekstil menjadi kelompok usaha yang memiliki lini bisnis di sektor lingkungan. 

Dari Mizuda kemudian lahir Wangneng Environment, perusahaan yang kini menjadi salah satu perusahaan pengolah sampah menjadi energi (waste to energy) terbesar di Tiongkok yang juga akan membangun PSEL di Bantargebang dalam waktu dekat ini.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, pengalaman Mizuda memberikan pelajaran bahwa inovasi mampu melahirkan sektor usaha baru yang tetap memiliki keterkaitan dengan bisnis utamanya."Yang kami pelajari bukan hanya proses produksinya. 

Yang menarik adalah bagaimana Mizuda mampu terus berinovasi hingga melahirkan Wangneng sebagai perusahaan di bidang lingkungan hidup. Ini membuktikan bahwa inovasi dapat menciptakan nilai ekonomi baru sekaligus menjawab persoalan lingkungan." Tutur Tri.

Menurut Tri, pengalaman tersebut menjadi referensi penting bagi Pemerintah Kota Bekasi dalam menyiapkan transformasi kawasan Bantargebang kedepannya. 

Kehadiran PSEL nantinya diharapkan menjadi titik awal tumbuhnya berbagai industri berbasis ekonomi sirkular yang saling terhubung dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Selain berdiskusi mengenai transformasi industri, Pemerintah Kota Bekasi juga menjajaki peluang kerja sama antara Mizuda Group dan Dekranasda Kota Bekasi untuk memperkuat industri kreatif khususnya fesyen. Penjajakan tersebut meliputi pengembangan kapasitas desainer muda, peningkatan kualitas produk UMKM, pertukaran pengetahuan, 

hingga pembukaan akses pasar internasional. "Kota Bekasi memiliki banyak talenta kreatif yang perlu didukung agar mampu bersaing di pasar global. 

Kami ingin kolaborasi ini menjadi ruang belajar bagi desainer dan pelaku UMKM, sekaligus membuka peluang lahirnya produk-produk fesyen asal Bekasi yang memiliki daya saing internasional." lanjutnya.

Dalam pertemuan tersebut, Tri juga mengundang Mizuda untuk membuka peluang bagi Mizuda berinvestasi di Kota Bekasi."Bahkan kami berharap ke depan mereka dapat mempertimbangkan Bantargebang sebagai lokasi pengembangan industri. 

Visi kami adalah mengubah kawasan ini menjadi pusat inovasi lingkungan dan kawasan ekonomi hijau," tuturnya"Jadi, yang hadir di sana bukan hanya fasilitas pengolahan sampah, tetapi juga industri yang menciptakan lapangan kerja, menghadirkan transfer teknologi, dan menggerakkan perekonomian masyarakat." tambahnya.

Menurut Tri, transformasi Bantargebang harus dilakukan secara menyeluruh. PSEL menjadi fondasi, kemudian diperkuat dengan industri turunan seperti pemanfaatan fly ash dan bottom ash (FABA), investasi baru, pusat inovasi, hingga tumbuhnya sektor kreatif dan manufaktur yang mendukung ekonomi sirkular. "Saya ingin lima sampai sepuluh tahun ke depan, 

ketika orang mendengar nama Bantargebang, yang terbayang bukan lagi gunungan sampah. Yang terbayang adalah kawasan yang berhasil bertransformasi menjadi pusat inovasi lingkungan, pusat pertumbuhan ekonomi hijau, dan tempat lahirnya peluang-peluang baru bagi masyarakat Kota Bekasi.” Tutupnya
Nara Sumber Discominfo Kota Bekasi.1
( GEOFFREY . M )