Monitoring dan Evaluasi TPK di Sungai Manau dan Pangkalan Jambu, Dinas PPKB Tekankan Target Satu Tahun dan Pelaporan Tepat Waktu

Monitoring dan Evaluasi TPK di Sungai Manau dan Pangkalan Jambu, Dinas PPKB Tekankan Target Satu Tahun dan Pelaporan Tepat Waktu

September 08, 2026
Monitoring dan Evaluasi TPK di Sungai Manau dan Pangkalan Jambu, Dinas PPKB Tekankan Target Satu Tahun dan Pelaporan Tepat Waktu

SIMAKBERITA
NEWS . COM

08 September 2026

Merangin Jambi 

Bangko 
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Merangin melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap kinerja Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Kecamatan Sungai Manau dan Kecamatan Pangkalan Jambu.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pembinaan sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab para kader TPK dalam memberikan pendampingan kepada keluarga sasaran di wilayah masing-masing.

Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut, Dinas PPKB Kabupaten Merangin menekankan pentingnya komitmen seluruh kader TPK untuk melaksanakan tugas secara maksimal dan mencapai target pendampingan yang telah ditetapkan dalam jangka waktu satu tahun.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Merangin drg.H.Sony Propesma,.M.Ph, melalui Kabid Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan (KS) Rafdi,.S.Pd,.M.M, mengatakan, bahwa kader TPK diharapkan tidak hanya menjalankan kegiatan pendampingan secara rutin, tetapi juga mampu memastikan seluruh sasaran mendapatkan pelayanan dan pendampingan sesuai dengan program yang telah ditetapkan.

"Ya, pelaporan harus tepat waktu dan capaian harus sesuai target dalam satu tahun. Dimana setiap desa di Kecamatan, dalam masing-masing program seperti pendampingan calon pengantin (catin) ibu-ibu hamil (Bumil), Pasca Salin, Balita Dua Tahun (Baduta) harus 90 Persen,"kata Kabid KS Rafdi,.S.Pd,.M.M. Selasa (08/09/2026). 

Masih dikatakan Rafdi, selain pencapaian target, persoalan administrasi dan pelaporan juga menjadi perhatian penting dalam kegiatan tersebut. Dinas PPKB menegaskan bahwa setiap kegiatan dan hasil pendampingan harus dilaporkan sesuai sasaran dengan batas waktu yang ditentukan. 

"Pelaporan yang tertib dan sesuai jadwal dinilai sangat penting karena menjadi salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan program di lapangan. Data dan laporan yang disampaikan tepat waktu juga akan memudahkan proses monitoring, evaluasi serta pengambilan langkah tindak lanjut terhadap berbagai kendala yang dihadapi,"tuturnya. 

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi di Kecamatan Sungai Manau dan Pangkalan Jambu tersebut, Dinas PPKB Kabupaten Merangin berharap seluruh kader TPK dapat semakin meningkatkan disiplin, tanggung jawab dan kualitas pendampingan kepada keluarga sasaran.

Dinas PPKB juga mendorong adanya koordinasi yang baik antara kader TPK dengan pemerintah desa, kecamatan serta pihak terkait lainnya. Kolaborasi dan komunikasi yang baik diyakini menjadi salah satu kunci dalam menyukseskan program pendampingan keluarga di Kabupaten Merangin.

"Dengan monitoring dan evaluasi yang terus dilakukan secara berkala, diharapkan berbagai kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama. Para kader TPK pun diharapkan mampu bekerja lebih optimal, mencapai target yang telah ditentukan dalam satu tahun serta membangun budaya pelaporan yang tertib,"terangnya. 

Sementara itu, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Dinas PPKB Kabupaten Merangin dalam memperkuat peran Tim Pendamping Keluarga sebagai ujung tombak pelaksanaan program pendampingan keluarga di tingkat desa dan kecamatan. 

"Tadi ada juga yang menyampaikan mandeknya pelaporan dikarenakan tidak adanya jaringan internet (sinyal) sehingga membuat pelaporan tertunda. Bagi kamiitu hanya gangguan sementara saja, ketika sinyal kembali bagus apa salahnya diinput kembali,"pungkasnya. 

Reporter : Yazdi Awan
Dampak Kabut Asap, PMI Merangin Turun ke Jalan Bagikan Masker Gratis untuk Pengendara

Dampak Kabut Asap, PMI Merangin Turun ke Jalan Bagikan Masker Gratis untuk Pengendara

September 07, 2026
Dampak Kabut Asap, PMI Merangin Turun ke Jalan Bagikan Masker Gratis untuk Pengendara

SIMAK BERITA NEWS COM 

Selasa 08 September 2026

Merangin Jambi 

Bangko
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mengakibatkan kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Merangin semakin parah. Namun, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Merangin turun langsung ke jalan untuk membagikan masker gratis kepada para pengendara. Kegiatan ini terpantau di perempatan lampu merah depan kantor Bupati lama, Selasa, (08/09/2026). 

Aksi sosial tersebut dilakukan sebagai upaya membantu melindungi masyarakat, khususnya pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari beraktivitas di tengah kondisi kabut asap.

Para petugas PMI Merangin membagikan masker kepada pengendara yang melintas. Pembagian masker ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya kepedulian PMI di tengah kondisi udara yang kurang baik akibat kabut asap.

Kabut asap yang terjadi tidak hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga dikhawatirkan dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan.

Herman Efendi, ketua PMI Merangin, menghimbau agar masyarakat dapat  meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan. Pasalnya, penggunaan masker saat berada di luar rumah menjadi salah satu langkah untuk mengurangi paparan partikel asap.

"Ya, pada hari ini kita membagikan masker kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian PMI Merangin  ditengah kabut asap yang melanda saat ini,"ujar Herman Efendi, Selasa, (08/09/2026). 

Masih dikatakan Herman Efendi, masyarakat juga diharapkan dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak terlalu penting, khususnya bagi anak-anak, lansia dan kelompok masyarakat yang lebih rentan terhadap gangguan kesehatan.

"Sekali lagi kami katakan, pembagian masker ini menjadi wujud nyata kepedulian kemanusiaan PMI Merangin terhadap masyarakat. Di tengah kondisi kabut asap, kehadiran PMI diharapkan dapat membantu masyarakat untuk tetap terlindungi dan meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan,"jelasnya. 

PMI Merangin menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama harus terus ditumbuhkan, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi kondisi yang dapat berdampak terhadap kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

"Dengan semangat kemanusiaan, PMI Merangin terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai aksi sosial dan kegiatan kepedulian, termasuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap yang terjadi,"pungkasnya. 

Reporter : Yazdi Awan
Hasil Evaluasi Hari Pertama Sekolah, Pemkot Bekasi Lakukan PJJ Sekolah secara Menyeluruh

Hasil Evaluasi Hari Pertama Sekolah, Pemkot Bekasi Lakukan PJJ Sekolah secara Menyeluruh

September 07, 2026
SIMAK BERITA NEWS . XOM ,--

Senin 07 September 2026 ,--
KOTA. --  BEKASI-,--

KOTA - BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi memutuskan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai 8-9 Sept 2026 bagi seluruh siswa SD dan SMP di Kota Bekasi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Keputusan tersebut diambil setelah Pemkot Bekasi melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan kewaspadaan yang sebelumnya memberikan ruang kepada masing-masing satuan pendidikan untuk menyesuaikan pembelajaran berdasarkan kondisi lingkungan sekolah.Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, evaluasi di lapangan menunjukkan upaya perlindungan terhadap siswa masih menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya, belum seluruh siswa disiplin menggunakan masker dan masih ditemukan debu di lingkungan sejumlah sekolah.“Setelah kita evaluasi kondisi di lapangan hari ini , kita melihat langkah mitigasi perlu diperkuat. 

Karena itu, untuk sementara pembelajaran kita alihkan ke rumah agar anak-anak tetap bisa belajar dalam kondisi yang lebih terlindungi,” kata Tri, Senin (7/9/2026).

Menurut Tri, keputusan tersebut merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah dalam menghadapi kondisi yang masih dinamis. Pemkot tidak ingin menunggu kondisi memburuk untuk kemudian mengambil langkah perlindungan.“Ini bukan berarti kegiatan belajar dihentikan. Pembelajaran tetap berjalan dari rumah. Kita hanya memindahkan prosesnya sementara sampai kondisi memungkinkan anak-anak kembali ke sekolah,” ujarnya.Tri

 mengatakan, kebijakan tersebut akan terus dievaluasi dengan mempertimbangkan perkembangan sebaran abu vulkanik, kondisi lingkungan sekolah, kualitas udara serta masukan dari perangkat daerah dan instansi teknis terkait.“Kita akan evaluasi terus. Kalau kondisi sudah memungkinkan, tentu anak-anak akan kembali belajar tatap muka. Prinsipnya kita ingin pendidikan tetap berjalan, tetapi kesehatan dan keselamatan anak juga harus menjadi pertimbangan utama,” katanya.

Pemkot Bekasi juga meminta orang tua memastikan anak tetap mengikuti kegiatan pembelajaran selama PJJ serta membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bekasi melalui perangkat daerah terkait terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan potensi dampaknya terhadap wilayah Kota Bekasi.“Kami terus pantau dan koordinasi dengan instansi terkait. 

Kalau ada perkembangan yang perlu diketahui masyarakat, akan kami sampaikan melalui kanal resmi Pemerintah Kota Bekasi. Jadi tetap tenang, tetap waspada, dan jangan mudah percaya informasi yang belum jelas sumbernya,” tutur Tri.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Bekasi telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4/3/DISDIK.PTK tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Abu Vulkanik. 

Dalam edaran tersebut, sekolah diminta meningkatkan penggunaan masker, mengurangi aktivitas luar ruangan, menjaga kebersihan lingkungan sekolah serta memberikan perhatian khusus kepada peserta didik yang rentan.Kebijakan PJJ ini menjadi bentuk penyesuaian Pemkot Bekasi setelah melakukan evaluasi terhadap kondisi aktual di lapangan. 

Pemerintah memastikan perkembangan situasi akan terus dipantau dan kebijakan dapat disesuaikan kembali berdasarkan hasil evaluasi..

( GEOFFREY .M )

Torehan Prestasi Baru, Kota Bekasi Duduki Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Torehan Prestasi Baru, Kota Bekasi Duduki Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

September 07, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Senin 07 September 2026 ,--
KOTA. --  BEKASI,--

Kota Bekasi kembali mencatatkan capaian positif dalam bidang inovasi daerah. Berdasarkan Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025, Kota Bekasi berhasil masuk dalam jajaran 10 wilayah terinovatif di Indonesia dengan menempati peringkat ke-6 nasional.
.
Dalam data indeks, Kota Bekasi memperoleh skor indeks sebesar 94,43. Capaian ini sekaligus menempatkan Kota Bekasi sebagai wilayah dengan peringkat tertinggi di Jawa Barat yang masuk dalam daftar 10 besar nasional.

Posisi Kota Bekasi berada di bawah Kabupaten Balangan yang menempati peringkat pertama dengan skor 96,8, kemudian Kota Mojokerto dengan 95,43, Kabupaten Lamongan 95,23, Kota Surabaya 94,98, serta Kabupaten Banyuwangi dengan skor 94,84.

Sementara itu, dari Jawa Barat terdapat dua daerah yang berhasil masuk dalam daftar 10 besar. Selain Kota Bekasi di peringkat ke-6, Kabupaten Bogor berada di posisi ke-7 dengan skor 94,40.Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Bekasi untuk terus menciptakan pelayanan dan program yang semakin inovatif. 
.
Menurutnya, inovasi tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga bagaimana pemerintah mampu menghadirkan solusi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.“Masuknya Kota Bekasi dalam 10 besar wilayah terinovatif menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami. Ini menunjukkan bahwa berbagai inovasi yang dilakukan pemerintah daerah terus bergerak ke arah yang positif dan memberikan dampak bagi masyarakat,” ujar Tri.

Ia menegaskan, capaian tersebut bukan menjadi titik akhir. Pemerintah Kota Bekasi akan terus mendorong perangkat daerah untuk menghadirkan inovasi yang lebih sederhana, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.“Yang paling penting bukan hanya mendapatkan peringkat, tetapi bagaimana inovasi itu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 

Kami akan terus mendorong seluruh perangkat daerah untuk berani berinovasi, memperbaiki pelayanan, dan menghadirkan solusi atas berbagai kebutuhan warga,” katanya.

Capaian IID 2025 tersebut menjadi gambaran bahwa upaya membangun pemerintahan yang adaptif dan inovatif terus berkembang di Kota Bekasi. Ke depan, Pemerintah Kota Bekasi diharapkan dapat mempertahankan capaian tersebut sekaligus meningkatkan kualitas inovasi agar semakin banyak program yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik dan kehidupan masyarakat.

( GEOFFREY .M )
Pengukuhkan Pengurus LLI Kota Bekasi 2025-2030, Wali Kota Bekasi Dukung Lansia Tetap Aktif dan Kreatif

Pengukuhkan Pengurus LLI Kota Bekasi 2025-2030, Wali Kota Bekasi Dukung Lansia Tetap Aktif dan Kreatif

September 07, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--
.
Senin 07 September 2026 ,--
KOTA  --  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengukuhkan Pengurus Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Cabang Kota Bekasi masa bakti 2025-2030 di Aula Nonon Sonthanie, Pemerintah Kota Bekasi, Senin (7/9/2026).

Pengukuhan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran LLI sebagai wadah bagi masyarakat lanjut usia untuk tetap aktif, kreatif, berkegiatan, serta memberikan manfaat di tengah lingkungan masyarakat.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi Robet T. P. Siagian serta sejumlah kepala dinas lainnya. .

Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Bekasi menunjukkan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup para lansia.

Tri menyampaikan bahwa memasuki usia lanjut bukan berarti seseorang harus berhenti beraktivitas. Justru, pengalaman dan kemampuan yang dimiliki para lansia dapat terus dikembangkan melalui kegiatan yang positif, produktif, serta memberikan ruang untuk berinteraksi dengan sesama.“Para lansia memiliki pengalaman dan potensi yang sangat besar. 

Karena itu, LLI harus menjadi ruang bagi para lansia untuk tetap aktif, berkegiatan, bersosialisasi, dan memberikan manfaat bagi lingkungan di Kota Bekasi,” ujar Tri..

Menurutnya, keberadaan organisasi seperti LLI juga penting untuk menjaga semangat para lansia agar tetap memiliki aktivitas yang dapat meningkatkan kebahagiaan dan rasa kebersamaan. 

Pemerintah Kota Bekasi akan terus mendorong kegiatan yang dapat melibatkan para lansia secara aktif.Tri berharap pengurus LLI yang telah dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan baik dan menghadirkan berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan para lansia di setiap wilayah Kota Bekasi.“Saya berharap kepengurusan yang baru ini mampu menghadirkan kegiatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para lansia. 

Kita ingin mereka tetap sehat, bahagia, produktif, dan memiliki ruang untuk terus berkarya bersama masyarakat,” katanya.

Pengukuhan Pengurus LLI Cabang Kota Bekasi masa bakti 2025-2030 diharapkan menjadi awal penguatan berbagai program bagi kelompok lanjut usia. 


Melalui kolaborasi antara LLI dan Pemerintah Kota Bekasi, para lansia diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dapat berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan..

Dengan demikian, keberadaan LLI dapat semakin memperluas ruang bagi para lansia untuk tetap berkarya, menjaga kebugaran, memperkuat hubungan sosial, serta menjalani masa lanjut usia dengan penuh semangat dan kebahagiaan.

( GEOFFREY .M )
Dunia Pendidikan Berduka, Siswa Kelas IV SD N 035 Seling Tabir Meninggal Dunia

Dunia Pendidikan Berduka, Siswa Kelas IV SD N 035 Seling Tabir Meninggal Dunia

September 07, 2026
Dunia Pendidikan Berduka, Siswa Kelas IV SD N 035 Seling Tabir Meninggal Dunia  

SIMAK BERITA NEWS COM 

Senin 07 September 2026

Merangin Jambi 

Bangko
Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Merangin. Seorang siswa kelas IV SD Negeri 035 Seling, Kecamatan Tabir, dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami kondisi kurang sehat, Minggu siang (06/09/2026). 

Berdasarkan informasi yang diterima, siswa tersebut sebelumnya dilaporkan diduga mengalami demam dan keluhan sesak napas. Namun, penyebab pasti meninggalnya siswa tersebut masih menunggu informasi dan keterangan resmi dari pihak yang berwenang serta tenaga medis dan orang tua korban. 

Kepergian siswa tersebut meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi para guru, teman-teman sekolah dan seluruh keluarga besar SD Negeri 035 Seling Kecamatan Tabir.

Kabar duka ini turut menjadi perhatian dunia pendidikan di Kabupaten Merangin. Terutama Dinas Pendidikan Kebudayaan (Dikbud) Merangin. Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan (Dikbud) Merangin menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah seorang peserta didik di SD N 035 Seling. 

"Atas nama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Merangin kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum wafat dalam keadaan Husnul Khotimah, dan orang tua yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan,"ujar Dr.Misrinadi kepala dinas pendidikan kebudayaan Merangin, Senin (07/09/2026). 

Dikatakan Dr.Misrinadi, kehilangan seorang anak dan peserta didik tentunya menjadi duka yang sangat mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD N 035 Seling, Zuraidah, membenarkan bahwa siswa nya meninggal dunia kemarin siang. Pihak sekolah bersama keluarga saat ini turut berduka atas kepergian siswa kelas IV SD Negeri 035 Seling Kecamatan Tabir tersebut.

"Ya, siswa kami meninggal dunia karena sakit, katanya demam dan sesak nafas. Besok kami seluruh majelis guru pergi melayat kerumah duka. Kami berdoa, semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Alloh SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,"pungkasnya. 

Reporter : Yazdi Awan
Tim Futsal Lapas Bangko Ukir Prestasi Raih Juara 2  Piala Ketua Afkab Merangin 2026

Tim Futsal Lapas Bangko Ukir Prestasi Raih Juara 2 Piala Ketua Afkab Merangin 2026

September 07, 2026
Tim Futsal Lapas Bangko Ukir Prestasi Raih Juara 2  Piala Ketua Afkab Merangin 2026

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Senin 07 September 2026 ,--
 Merangin Jambi ,--

Bangko
Tim Futsal Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 2 pada ajang Pertandingan Futsal Piala Ketua Afkab Merangin 2026, yang mempertemukan sejumlah instansi daerah dan organisasi di Kabupaten Merangin.

Perjalanan Tim Futsal Lapas Bangko hingga partai puncak menjadi bukti semangat, kekompakan, dan sportivitas para pemain. Dengan perjuangan maksimal sejak babak awal, tim berhasil melaju hingga pertandingan final dan bersaing dengan Tim Futsal IGORNAS Merangin (Ikatan Guru Olahraga Nasional).

Pada pertandingan final, laga berlangsung sengit dan penuh semangat. Tim Futsal Lapas Bangko harus mengakui keunggulan IGORNAS Merangin setelah pertandingan berakhir dengan skor tipis 3–2. Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara pertama, capaian sebagai Juara 2 menjadi prestasi yang patut diapresiasi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Syaikoni,AMd.IP SH MH  yang memberikan dukungan kepada para pemain selama pertandingan. Kehadiran Kalapas menjadi motivasi tersendiri bagi tim untuk memberikan penampilan terbaik hingga peluit akhir pertandingan.

" Selamat buat Rekan rekan semua nya  yang telah berhasil Meraih juara dua di Turnamen Futsal Afkab 2026"  ungkap nya 

Kalapas juga Menambahkan Bahwa di Momentum Ajang Pertandingan Futsal Afkab 2026 ini Semoga Terjalin Persahabatan dan Siraturahmi agar keakraban Tetap Terbangun, Tidak Hanya sebatas di dalam Pertandingan saja, Akan tetapi Terus Terjalin Persahabatan hingga berkesanabungan di luar laga Pertandingan,

Tidak hanya itu, Lanjut Kalapas ,
Juga Mengucapakan Selamat Atas Prestasi Gemilang oleh  tim.yang Sudah Meraih Penghargaan  salah satu petugas Lapas Bangko, Harry Ismoyo Rizky Pratama, Sebagai individu Kiper Terbaik dalam ajang tersebut, Kemudian dari pada itu Penghargaan ini menjadi apresiasi atas penampilan dan kontribusinya dalam menjaga pertahanan Tim Futsal Lapas Bangko sepanjang kompetisi dan laga Berlangsung.

" Capaian ini diharapkan semakin mempererat kebersamaan dan kekompakan jajaran Lapas Bangko, bukan Lebih dari sekadar pertandingan Saja, ke ikutsertaan dalam ajang olahraga menjadi wadah untuk membangun silaturahmi, menjunjung tinggi sportivitas, serta memperkuat semangat kebersamaan antarinstansi di Kabupaten Merangin," Ujar nya Syaikoni,AMd.IP.SH MH

Di akhir Pertandingan Kalapas Berpesan, Prestasi Juara 2 di Raih  bukan akhir dari Segala  perjuangan, Ini adalah bukti.nyata  bahwa dengan kekompakan, kerja keras, dan semangat sportivitas, Lapas Bangko bisa dan  mampu memberikan yang terbaik dan mengukir prestasi di tengah Persaingan di Laga Afkab Merangin tersebut.

" Tetap semangat ,jaga Kekompakan  semua, rekan Rekan Telah Berjuang sekuat Tenaga untuk mendapatkan Yang Terbaik di Ajang Laga Afkab 2026 ini " tutur nya 

disini lain , perjuangan tim juga didampingi oleh Manajer Tim, Irwan Zamroni, yang turut memberikan dukungan penuh dan semangat bergelora kepada seluruh pemain. Agar Tampil Semaksimal mungkin dalam Pertandingan

( Kabiro Jambi Yan SBN )