SIMAKBERITANEWS - TANGERANG. PT Integrasi Aviasi Solusi (InJourney Aviation Services/IAS), subholding PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) yang fokus di layanan aviasi terintegrasi, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025.
Agenda tahunan itu berlangsung Jumat, 19 Juni 2026 di Ruang Remote Office Lantai 1 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. RUPS jadi momentum strategis perusahaan untuk evaluasi kinerja, penguatan tata kelola, dan penetapan arah bisnis ke depan.
Hadir Jajaran Direksi & Pemegang Saham
RUPS dihadiri langsung Herdy Harman, Direktur SDM & Digital PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) selaku Pemegang Saham Seri I, dan Ferry Kusnowo, Direktur Strategi dan Pengembangan Teknologi PT Angkasa Pura Indonesia selaku Pemegang Saham Seri J.
Jajaran Dewan Komisaris serta Direksi IAS juga lengkap hadir, dipimpin Plt. Direktur Utama sekaligus Direktur Operasi Danny P. Thaharsyah. Turut hadir Direktur Keuangan Citra Amelya, Direktur Human Capital Israwadi, Direktur Komersial Muchdian Muchlis, dan Direktur Manajemen Risiko Dody Rahmadi Amar.
4 Agenda Strategis Disetujui Pemegang Saham
Dalam RUPS, pemegang saham membahas dan menyetujui 4 agenda utama:
1. Pengesahan Laporan Tahunan & Laporan Keuangan 2025
2. Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris 2025
3. Penetapan penggunaan laba bersih Perseroan
4. Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk audit Tahun Buku 2026
Kinerja 2025 Solid: Skor 93,4 & GCG 87,06
Sepanjang 2025, IAS membukukan pertumbuhan bisnis positif dibanding tahun sebelumnya. Kondisi keuangan tetap sehat, siap dukung agenda investasi dan ekspansi. Performa operasional juga optimal lewat portofolio bisnis adaptif dan inisiatif alignment yang berjalan berkelanjutan.
Komitmen tata kelola jadi sorotan. IAS meraih opini audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Ernst & Young (EY) untuk laporan keuangan 2025. Skor implementasi Good Corporate Governance (GCG) juga naik signifikan jadi 87,06 dengan predikat “Sangat Baik”.
Hasilnya, IAS catat skor kinerja perusahaan 93,4 dari total 100. Angka itu menegaskan strategi bisnis berjalan efektif dan operasional terjaga optimal sepanjang 2025.
Laba 2025 Ditahan, Fokus Ekspansi
Keputusan strategis RUPS, seluruh laba bersih 2025 dibukukan sebagai cadangan perusahaan. Nggak ada pembagian dividen. Langkah ini untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung pengembangan bisnis berkelanjutan IAS ke depan.
“Melalui RUPS 2025, InJourney Aviation Services menegaskan komitmen memperkuat pertumbuhan layanan aviasi terintegrasi, menjaga tata kelola unggul, serta meningkatkan daya saing demi mendukung pertumbuhan industri penerbangan yang berkelanjutan,” tutup manajemen. √
Editor : Rochmatillah
