Akhir Pekan, Tri Adhianto Sidak Penataan Ducting dan Reklame di Wilayah Jatiasih

Akhir Pekan, Tri Adhianto Sidak Penataan Ducting dan Reklame di Wilayah Jatiasih

Januari 04, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Minggu, 04 Januari 2026.,--
KOTA. --  BEKASI ,--

*Akhir Pekan, Tri Adhianto Sidak Penataan Ducting dan Reklame di Wilayah Jatiasih.*

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) penataan ducting kabel dan reklame di wilayah Jatiasih, tepatnya di kawasan Cipendawa, pada akhir pekan. Sidak ini dilakukan sebagai upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam menciptakan tata kota yang lebih rapi, aman, dan estetis.

Dalam peninjauan tersebut, Tri Adhianto memantau keberadaan kabel udara yang saat ini masih semrawut dan dinilai mengganggu keindahan kota serta berpotensi membahayakan masyarakat. Ia menegaskan bahwa penataan ducting kabel harus menjadi titik temu bersama antara pemerintah daerah dan para penyedia jaringan, agar kabel-kabel dapat tertata dengan baik dan tidak lagi semrawut.

“Kabel-kabel yang berantakan ini menjadi kendala lama. Ke depan, penataan ducting harus menjadi solusi bersama supaya kota terlihat lebih rapi dan aman,” ujar Tri Adhianto.

Selain itu, Wali Kota juga memantau keberadaan reklame yang menempel pada bangunan atau ruko. Ia tegaskan masih adanya papan reklame ganda (double) yang dinilai tidak efektif dan berlebihan. Menurutnya, tidak perlu lagi adanya plang reklame tambahan apabila nama toko sudah terpasang secara permanen pada bangunan.

“Kalau sudah ada identitas toko di bangunan, tidak usah lagi ada reklame tambahan. Ini justru membuat kawasan terlihat penuh dan tidak tertata,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Tri Adhianto meninjau kawasan di bawah kolong Jembatan Cipendawa. Ia mengatakan area tersebut akan dikembangkan menjadi pusat aktivitas warga, khususnya bagi para skaters dan penggemar olahraga basket. Selain itu, Pemerintah Kota Bekasi juga akan menyediakan bangku-bangku untuk warga yang beristirahat, sekaligus dilengkapi dengan fasilitas permainan catur yang terintegrasi dengan tempat duduk.

“Di bawah kolong jembatan Cipendawa ini akan kita jadikan pusat bermain bagi skaters dan basket. Kita juga siapkan bangku untuk warga beristirahat, termasuk fasilitas permainan catur agar bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan,” kata Tri Adhianto.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat kawasan tersebut juga akan dilakukan pengecatan ulang dan penataan agar lebih nyaman, aman, dan menarik sebagai ruang publik.

( GEOFFREY .  M  )
Waduh...! Jalan Amblas di Jaka Mulya Jalan Cikunir Raya Kota Bekasi Belum Ada Perbaikan

Waduh...! Jalan Amblas di Jaka Mulya Jalan Cikunir Raya Kota Bekasi Belum Ada Perbaikan

Januari 02, 2026

Waduh...! Jalan Amblas di Jaka Mulya Jalan Cikunir Raya Kota Bekasi Belum Ada Perbaikan
SIMAKBERITANEWS - JAKA MULYA BEKASI SELATAN KOTA BEKASI. Jalan amblas di Jalan Cikuni Raya, Kelurahan Jaka Mulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, masih mangkrak belum diperbaiki sejak tanggal 23 Desember 2025. Jalan amblas tersebut memiliki kedalaman sekitar 2 meter dan lebar 3 meter, dan di bawahnya terdapat gorong-gorong dengan diameter 1 meter.

Menurut warga sekitar, Wardi, jalan amblas tersebut telah menyebabkan beberapa kecelakaan, termasuk seorang pengendara motor yang jatuh ke dalam lubang dan seorang lansia yang juga terjatuh. "Hingga saat ini, belum ada tindak lanjut dari pemerintah untuk memperbaiki jalan amblas ini," katanya. kamis sore (1/1/26) 

Warga lain, Ibu Ida, juga menambahkan bahwa jalan amblas tersebut telah menyebabkan kemacetan parah, terutama pada hari libur. "Kami meminta kepada pemerintah untuk segera memperbaiki jalan ini, karena sangat rawan kecelakaan," katanya. kamis siang (1/1)


Jalan amblas ini juga telah menyebabkan beberapa kendaraan roda dua dan empat jatuh ke dalam lubang, namun beruntung tidak ada korban jiwa. Warga berharap agar pemerintah dapat segera memperbaiki jalan ini untuk mencegah kecelakaan lebih lanjut.


"Jalan ini sangat rawan kecelakaan, terutama pada malam hari karena penerangan jalan umum belum menyala. Kami berharap pemerintah dapat segera memperbaiki jalan ini," kata Ibu Ida.

 ( Geoffrey M )

*SIMAK BERITA NEWS.  COM ,--                        Jum'at, 2 Januari 2026.,--                                      KOTA BEKASI ,--.                                                      DLH Kota Bekasi Berpartisipasi Aktif dalam Pengendalian Sampah Selama Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026*

*SIMAK BERITA NEWS. COM ,-- Jum'at, 2 Januari 2026.,-- KOTA BEKASI ,--. DLH Kota Bekasi Berpartisipasi Aktif dalam Pengendalian Sampah Selama Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026*

Januari 01, 2026
Dalam rangka menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kesehatan lingkungan selama perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi berpartisipasi aktif dalam pengendalian dan penanganan sampah melalui kesiapsiagaan sistem persampahan secara intensif dan terpadu di seluruh wilayah Kota Bekasi.

AKepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi menyampaikan  periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) merupakan salah satu momen dengan peningkatan aktivitas masyarakat yang cukup signifikan, sehingga berpotensi menimbulkan lonjakan timbulan sampah. Peningkatan tersebut umumnya terjadi di kawasan permukiman, rumah ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, ruang publik, jalur utama kota, 

serta lokasi-lokasi perayaan dan keramaian.Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi lapangan, selama periode perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 tercatat adanya fluktuasi volume timbulan sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kepala UPTD TPA menyampaikan bahwa pada hari tertentu volume sampah yang masuk ke TPA tercatat hanya sekitar 800 ton sampai dengan 1200 ton per hari, angka tersebut dinilai relatif lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata timbulan sampah harian pada periode sebelumnya.


Pengendalian sampah selama perayaan Hari Raya Natal pada 25 Desember 2025 berhasil dilaksanakan secara optimal, dengan total timbulan sampah yang tertangani mencapai 25 ton. Timbulan sampah tersebut berasal dari berbagai titik lokasi rumah ibadah gereja yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bekasi, seiring dengan meningkatnya aktivitas peribadatan dan mobilitas jemaat. 

Seluruh sampah yang dihasilkan dapat ditangani dengan baik melalui kesiapsiagaan petugas kebersihan, pengaturan ritase armada pengangkut, serta koordinasi lintas UPTD yang dilakukan secara terpadu sejak sebelum hingga pasca pelaksanaan perayaan.Sementara itu, pada puncak perayaan Tahun Baru 1 Januari 2026, volume timbulan sampah yang dihasilkan dari berbagai titik lokasi keramaian, ruang publik, dan kawasan pusat aktivitas masyarakat di seluruh Kota Bekasi tercatat sebesar 30 ton. 


Peningkatan timbulan sampah pada momentum pergantian tahun tersebut tetap dapat dikendalikan berkat optimalisasi sistem pengangkutan, penempatan armada di titik-titik strategis, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi lapangan secara berkelanjutan guna mencegah terjadinya penumpukan sampah.


Capaian ini mencerminkan efektivitas upaya pengendalian sampah yang dilakukan secara terencana dan berkesinambungan oleh Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup, sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, petugas kebersihan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan pada momentum hari besar keagamaan dan perayaan akhir tahun.

Jika dilihat secara kumulatif dari seluruh UPTD di Kota Bekasi, kondisi ini menunjukkan tren positif pengurangan timbulan sampah. Hal tersebut menjadi indikator bahwa upaya edukasi kepada masyarakat, kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah, serta penerapan regulasi yang konsisten telah mulai memberikan hasil nyata di lapangan.Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup akan terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan para pemangku 

kepentingan lainnya guna menjaga keberlanjutan pengendalian sampah, khususnya pada momentum hari besar keagamaan dan periode peningkatan aktivitas masyarakat.Menindaklanjuti kondisi tersebut, walaupun adanya fluktuasi volume timbulan sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) DLH Kota Bekasi tetap menyiapkan langkah-langkah antisipatif sejak dini dengan menyiagakan personel kebersihan, armada pengangkut sampah, serta sarana dan prasarana pendukung guna memastikan pelayanan persampahan tetap berjalan optimal selama periode Natal dan Tahun Baru. “Peningkatan timbulan sampah selama Nataru merupakan kondisi yang harus diantisipasi secara serius. 

Oleh karena itu, DLH Kota Bekasi menyiapkan pola pengangkutan yang lebih intensif, pengaturan shift petugas, serta optimalisasi armada agar tidak terjadi penumpukan sampah di lapangan,” ujar Kepala DLH Kota Bekasi.

Sebagai bagian dari upaya pengendalian sampah, DLH Kota Bekasi melaksanakan sejumlah langkah strategis, antara lain peningkatan frekuensi pengangkutan sampah, khususnya pada hari libur nasional dan malam pergantian tahun.

 Armada dan kru kebersihan disiagakan di titik-titik rawan peningkatan timbulan sampah, dengan dukungan koordinasi bersama UPTD Kebersihan Kecamatan serta UPTD Tempat Pembuangan Akhir (TPA) agar alur pengangkutan dan pembuangan sampah berjalan lancar.DLH Kota Bekasi juga melakukan monitoring dan evaluasi harian terhadap volume timbulan sampah selama periode Nataru. 
.
Pemantauan lapangan dilakukan secara langsung di lokasi-lokasi strategis dan pusat keramaian untuk memastikan pengelolaan Tempat Penampungan 

Sementara (TPS) berjalan optimal serta sampah dapat segera diangkut ke TPA tanpa menimbulkan penumpukan yang berpotensi mengganggu kebersihan dan kenyamanan masyarakat.Untuk mendukung operasional tersebut, DLH Kota Bekasi mengerahkan sebanyak 71 unit armada pengangkut sampah, yang terdiri dari dump truck, arm roll, compactor, dan kendaraan pendukung lainnya. Selain itu, sebanyak 456 orang kru kebersihan disiagakan secara bergilir selama 24 jam guna memastikan pelayanan persampahan tetap berjalan maksimal, meskipun di tengah masa libur panjang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Selain upaya teknis di lapangan, DLH Kota Bekasi juga mengimbau seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pengendalian sampah dengan membuang sampah pada tempat dan waktu yang telah ditentukan, mengurangi penggunaan sampah sekali pakai, serta melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

“Keberhasilan pengendalian dan penanganan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat. Kami mengajak warga Kota Bekasi untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” tambahnya.

Dengan kesiapsiagaan dan partisipasi aktif tersebut, DLH Kota Bekasi berharap perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung dengan aman, nyaman, tertib, dan bersih. 

Upaya pengendalian sampah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kota yang sehat dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan momen Nataru dengan aman dan tenteram. Penanganan sampah merupakan tanggung jawab bersama, dan melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Kota Bekasi diharapkan tetap bersih dan tertata selama masa libur akhir tahun.

 ( GEOFFREY .M )
Bantargebang Longsor Lagi, PWI Bekasi Raya: Ini Bukan Musibah, Ini Kejahatan Lingkungan yang Dibiarkan

Bantargebang Longsor Lagi, PWI Bekasi Raya: Ini Bukan Musibah, Ini Kejahatan Lingkungan yang Dibiarkan

Januari 01, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Kamis 01 Janwari 2026 ,--
KOTA. --  BEKASI,--



KOTA BEKASI*- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya mengecam keras insiden longsor sampah di Zona 4 TPST Bantargebang, Kota Bekasi, yang menyebabkan tiga unit truk pengangkut sampah terperosok ke dalam kubangan air lindi sedalam sekitar lima meter pada Selasa (31/12/2025) sekitar pukul 13.30 WIB..

Peristiwa ini bukan kejadian pertama. Longsor dan kegagalan struktur di Bantargebang telah berulang kali terjadi. 


Karena itu, PWI Bekasi Raya menegaskan: ini bukan lagi kecelakaan, melainkan kejahatan lingkungan yang dibiarkan oleh sistem.TPST Bantargebang berada di wilayah Kota Bekasi, tetapi selama bertahun-tahun dijadikan tempat pembuangan dan pelimpahan risiko oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Meski Pemprov DKI Jakarta memberikan kompensasi ratusan miliar per tahun kepada Kota Bekasi, uang itu bukan izin untuk mempertaruhkan nyawa manusia dan merusak lingkungan.


Kompensasi adalah pengakuan bahwa Jakarta membebankan dampak dan risiko kepada Bekasi, sehingga justru memperkuat kewajiban hukum Jakarta untuk menjamin keselamatan dan keberlanjutan lingkungan.

.“Kalau longsor sudah sering terjadi, lalu tetap dibiarkan dan dipaksa beroperasi, itu bukan kelalaian biasa. Itu adalah kesengajaan dengan kesadaran risiko.

 Uang ratusan miliar tidak bisa membeli nyawa pekerja dan warga Bekasi.” kata Ade Muksin, Ketua PWI Bekasi Raya, Kamis (1/1/2026).PWI Bekasi Raya juga menegaskan bahwa penolakan Pemerintah Kota Bekasi terhadap permohonan perluasan lahan TPST oleh Pemprov DKI Jakarta adalah langkah hukum yang benar, karena perluasan tersebut akan memperbesar risiko pencemaran dan bencana di wilayah Kota Bekasi.

Ketua  PWI Bekasi Raya, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi Ade Muksin S.H.

Namun alih-alih memperbaiki sistem dan mengurangi beban, Pemprov DKI Jakarta justru memaksa TPST Bantargebang tetap beroperasi dalam kondisi overkapasitas, termasuk mengaktifkan kembali zona mati yang tidak stabil, yang kini terbukti menjadi sumber longsor.

"
"Ini seperti memaksa mesin rusak bekerja melebihi batas sampai akhirnya meledak. Dan yang meledak itu bukan mesin, tetapi keselamatan manusia,” tegas Ade.


Hingga siaran pers ini diterbitkan, pengelola TPST Bantargebang dan UPST Lingkungan Hidup DKI Jakarta belum memberikan keterangan resmi, sebuah sikap yang mencerminkan ketiadaan tanggung jawab publik.Atas dasar itu, PWI Bekasi Raya menuntut:

1. Penghentian segera operasional zona berbahaya di TPST Bantargebang.

2. Audit teknis, lingkungan, dan keselamatan secara independen dan terbuka.

3. Pertanggungjawaban hukum Pemprov DKI Jakarta atas risiko dan dampak yang ditanggung Kota Bekasi.

4. Intervensi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menentukan ada atau tidaknya pelanggaran pidana lingkungan hidup.“Kalau hari ini yang tenggelam adalah truk, besok bisa pekerja


 Dan jika itu terjadi, negara tidak bisa lagi berdalih bahwa ini musibah. Ini adalah akibat dari kebijakan yang memelihara bahaya,” tutup Ade

 ( GEOFFREY . M )
Kejari Merangin Di Wakili  Kasubagbin Takdir SH Dampingi Bupati M Syukur Serahkan SK Pengangkatan 3.478 Orang PPPK Paruh Waktu

Kejari Merangin Di Wakili Kasubagbin Takdir SH Dampingi Bupati M Syukur Serahkan SK Pengangkatan 3.478 Orang PPPK Paruh Waktu

Unknown Januari 01, 2026
Kejari Merangin Di Wakili  Kasubagbin Takdir SH Dampingi Bupati M Syukur Serahkan SK Pengangkatan 3.478 Orang PPPK Paruh Waktu

SIMAK BERITA NEWS COM 

Kamis 01 Januari 2026

Merangin Jambi 

Bangko-
Bupati Merangin H M Syukur didampingi Wabup H A Khafid, Sekda Zulhifni dan unsur Forkopimda Merangin, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, Rabu (31/12).
Penyerahan SK di halaman kantor bupati Merangin tersebut, dilakukan secara simbolis kepada 20 orang perwakilan. Menariknya sekitar 82 orang dari 3.478 orang yang menerima SK itu dalam kondisi hamil, sehingga ditempatkan duduk terpisah di tenda.

‘’Setelah menerima SK ini, status bapak dan ibu sekalian berubah dari tenaga non Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi PPPK Paruh Waktu, yang merupakan bagian dari ASN,’’ujar Bupati disambut tepuk tangan meriah dari ribuan orang tersebut.

Bupati mengucapkan selamat atas pengangkatan PPPK Paruh Waktu itu. Mereka diiminta bupati untuk bekerjasama dengan sengenap ASN di lingkungan Pemkab Merangin, bahu membahu memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat.

Diharapkan bupati para tenaga PPPK Paruh Waktu yang telah menerima SK, agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Merangin yang sama-sama dicintai.

Pada kesempatan itu bupati berpesan, agar PPPK Paruh Waktu menjaga nama baik dirinya, menjaga  dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin dan komitmen terhadap tugas dan tanggungjawab.

‘’Meskipun sudah diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu, tetaplah santun dan rendah hati. Jangan sampai hibungan dengan sanak saudara dan tetangga menjadi renggang. Tetaplah menjadi pribadi yang membumi, tidak lupa lingkungan sekitar,’’pinta Bupati.

Selain itu bupati minta agar PPPK Paruh Waktu teruslah belajar untuk meningkatkan kapasitas diri, sehingga mempunyai kemampuan untuk bekerja dengan baik dan menjadi bagian dari solusi.

Dalam menjalankan kerja bupati minta untuk bersungguh-sungguh dan yakinlah kesungguhan itu akan mengantarkan para PPPK Paruh Waktu mencapai tujuan, baik secara pribadi, maupun kedinasan.

Tampak hadir juga Perwakilan dari Instansi vertikal antara lain Kejari Merangin Yusmanelly SH MH dalam hal ini di Wakili Kasubagbin Takdir SH ikut Menyerahkan SK PPPK paruh Waktu 

Hadir pada penyerahan SK PPPK Paruh Waktu itu, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab Merangin dan ribuan orang tua maupun keluarga PPPK Paruh Waktu yang dikukuhkan. 

Reporter Yendri SBN
Galang Dana Untuk Sumatera Aceh, Wali Kota Tri : Bantuan Selanjutnya Adalah Infrastruktur

Galang Dana Untuk Sumatera Aceh, Wali Kota Tri : Bantuan Selanjutnya Adalah Infrastruktur

Desember 30, 2025
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Selasa, 30 Desember 2025.,--
KOTA  --  BEKASI ,---

*Galang Dana Untuk Sumatera Aceh, Wali Kota Tri : Bantuan Selanjutnya Adalah Infrastruktur*

Pemerintah Kota Bekasi masih membuka penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu korban bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Penggalangan dana tersebut akan ditutup pada 6 Februari 2026, guna memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk berpartisipasi dan menunjukkan empati terhadap warga terdampak bencana.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengajak seluruh masyarakat Kota Bekasi untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian dan empati terhadap saudara-saudara di daerah terdampak yang hingga kini masih berjuang memulihkan kehidupan mereka.

“Bencana ini benar-benar dirasakan dan dikendalikan oleh warga sekitar yang terdampak langsung. Karena itu, empati dan solidaritas dari kita semua sangat dibutuhkan,” ujar Tri.

Tri mengungkapkan bahwa hingga saat ini dana bantuan yang terkumpul melalui rekening Patriot Berbagi telah mencapai sekitar Rp. 3,1 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp. 600 juta telah disalurkan secara langsung saat kunjungan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi ke wilayah terdampak di Sumatera.

“Dana yang sudah kita gelontorkan digunakan untuk kebutuhan mendesak seperti makanan pokok, sandang, obat-obatan, serta perlengkapan penting lainnya bagi para korban,” jelasnya.

Sementara itu, sisa dana sekitar Rp2,5 miliar akan difokuskan untuk tambahan bantuan tahap lanjutan, khususnya untuk mendukung pembangunan kembali fasilitas publik seperti sekolah dan puskesmas di wilayah terdampak bencana.

“Kita akan melihat perkembangan penggalangan hingga 6 Februari nanti. Setelah itu, bantuan akan kita kirimkan dan kita konsentrasikan untuk pembangunan sekolah dan puskesmas agar aktivitas pendidikan dan layanan kesehatan bisa kembali berjalan,” kata Tri.

Pemerintah Kota Bekasi berharap penggalangan dana ini tidak hanya menjadi bentuk bantuan materiil, tetapi juga wujud nyata solidaritas dan kepedulian masyarakat Kota Bekasi terhadap sesama anak bangsa yang sedang menghadapi musibah.

( GEOFDREY . M )
Peresmian Taman Joglo RW 12 Bekasijaya, Tri: Tempat Ruang Terbuka Sarana Berkumpul, Menenangkan Diri, dan Olahraga

Peresmian Taman Joglo RW 12 Bekasijaya, Tri: Tempat Ruang Terbuka Sarana Berkumpul, Menenangkan Diri, dan Olahraga

Desember 30, 2025
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa, 30 Desember 2025.,--
KOTA  --  BEKASI ,--

*Peresmian Taman Joglo RW 12 Bekasijaya, Tri: Tempat Ruang Terbuka Sarana Berkumpul, Menenangkan Diri, dan Olahraga.*

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto meresmikan Taman Joglo RW 12 Kelurahan Bekasijaya, Kecamatan Bekasi Timur, sebagai ruang publik yang tidak hanya menjadi tempat berkumpul warga lintas kalangan, tetapi juga ruang menenangkan diri dan refleksi saat menghadapi persoalan kehidupan.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto menyampaikan bahwa taman harus hadir sebagai ruang yang manusiawi, tempat warga bisa berbagi kebersamaan sekaligus menemukan ketenangan.

“Taman ini ruang terbuka yang sifatnya semua bisa datang. Anak-anak bisa bermain, orang tua bisa berkumpul, emak-emak bisa bersosialisasi. Bahkan ketika ada persoalan keluarga di rumah, warga bisa duduk sendiri di taman ini, menenangkan pikiran,” ujar Tri.

Menurutnya, ketika pikiran sudah lebih tenang dan adem, warga diharapkan dapat kembali ke rumah dengan kepala dingin untuk mencari solusi terbaik bersama keluarga.

“Kadang yang kita butuhkan itu bukan emosi, tapi jeda. Setelah pikiran adem, baru kembali ke rumah dan menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih baik,” tambahnya.

Tri juga menegaskan bahwa keberadaan Taman Joglo RW 12 menjadi alternatif ruang sosial bagi anak-anak agar tidak hanya terpaku pada dunia maya, tetapi membangun relasi nyata dengan teman sebaya di lingkungan sekitar.

Selain fungsi sosial dan psikologis, Tri mendorong agar taman dan lingkungan RW dikelola secara berkelanjutan melalui peran Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), termasuk menghidupkan bank sampah dan pengelolaan lingkungan, yang menjadi salah satu syarat pencairan dana hibah RW sebesar Rp100 juta.

Ia juga mengajak warga memulai perubahan dari rumah masing-masing, seperti mengurangi sampah, membawa tumbler, serta mengelola sampah organik secara mandiri.

Peresmian Taman Joglo RW 12 Bekasijaya ini dihadiri oleh Lurah Bekasijaya Haryati Martinah, Camat Bekasi Timur Arie Halimatussadiyah, Ketua RW 12 Bekasijaya Suyatno, serta Koordinator BKM Sawaludin Harahap, dan Ketua FKRW Bekasijaya, Wage Tirta bersama tokoh masyarakat dan warga setempat.

( GEOFFREY . M )