Kick Off Bekasi PRIDE Award 2026 Resmi Digelar, Dorong Integrasi Perencanaan, Riset, dan Inovasi

Kick Off Bekasi PRIDE Award 2026 Resmi Digelar, Dorong Integrasi Perencanaan, Riset, dan Inovasi

Mei 01, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Jumat, 01 Mei 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

Kick Off Bekasi PRIDE Award 2026 Resmi Digelar, Dorong Integrasi Perencanaan, Riset, dan Inovasi.

Kota Bekasi, Pemerintah Kota Bekasi melalui Bwadan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Kick Off Bekasi PRIDE (Planning, Research, and Innovation Development) Award 2026 di Aula Nonon Sonthanie. Selasa (28/04).

Kegiatan ini menjadi rangkaian awal pelaksanaan Bekasi PRIDE Award 2026. Pada hari pertama, agenda diisi dengan sosialisasi Lomba Inovasi Daerah dan Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Kota Bekasi, serta bimbingan teknis (bimtek) bagi pembina Posyantek kelurahan yang belum aktif terbentuk. Sementara itu, pada hari kedua dilaksanakan bimtek bagi pembina Posyantek kelurahan yang telah aktif.

Bekasi PRIDE Award 2026 merupakan transformasi dari Bekasi Innovation Week yang telah diselenggarakan sejak 2020 hingga 2025. Kepala Bapperida Kota Bekasi, Dr. Dicky Irawan, S.T., M.T., dalam laporannya menyampaikan bahwa ajang ini merupakan upaya mendorong pengembangan inovasi daerah secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut mengintegrasikan aspek perencanaan, riset, dan inovasi dalam satu kompetisi guna memacu kreativitas, meningkatkan kualitas perencanaan, serta menghasilkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap perangkat daerah dan masyarakat dapat terus berinovasi serta menghadirkan solusi yang bermanfaat dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Lintong Dianto Putra, A.P., S.H., M.Si., yang mewakili Wali Kota Bekasi. Acara turut dihadiri unsur Pemerintah Kota Bekasi, perangkat daerah, camat, lurah, pimpinan perguruan tinggi, kepala sekolah, serta pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Lintong menegaskan bahwa Bekasi PRIDE Award 2026 menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam memperkuat budaya inovasi di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mendorong lahirnya inovasi yang adaptif, kreatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat Kota Bekasi,” katanya.

Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Bekasi dalam memperkuat ekosistem inovasi daerah yang terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus mendorong akselerasi inovasi berbasis riset serta pengembangan teknologi tepat guna yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Bekasi PRIDE Award 2026 terdiri atas dua kompetisi utama, yakni Lomba Inovasi Daerah dan Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG).

Lomba Inovasi Daerah meliputi kategori:

* Inovasi terbaik Perangkat Daerah/BUMD
* Inovasi terbaik Kecamatan
* Inovasi terbaik Puskesmas/RSUD Tipe D
* Perencanaan terinovatif.

Sementara itu, Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) meliputi kategori:

* TTG unggulan
* Inovasi TTG masyarakat
* Inovasi TTG mahasiswa
* Inovasi TTG pelajar
* Posyantek berprestasi.

Pelaksanaan kompetisi diawali dengan pendaftaran dan pengajuan proposal secara daring, dilanjutkan dengan verifikasi administrasi dan substansi, serta seleksi presentasi sebelum penetapan pemenang pada puncak acara penganugerahan.

Pada puncak kegiatan, Pemerintah Kota Bekasi akan memberikan penghargaan berupa piala, piagam, dan uang pembinaan khusus untuk pemenang Lomba Teknologi Tepat Guna.

Selain itu, para pemenang juga akan mendapatkan pembinaan lanjutan serta kesempatan mewakili Kota Bekasi dalam ajang inovasi tingkat provinsi maupun nasional.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi pengembangan riset, inovasi, dan teknologi melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat.

( GEOFFREY. M )

Informasi:

* Lomba Teknologi Tepat Guna 081316808984 (Vevi Marfiati Arief)
* Lomba Inovasi Daerah 085334304353 (Imansyah Abinda F.)
Doa Bersama dan Tabur Bunga, Wawali Bekasi Kenang Korban Kecelakaan Kereta

Doa Bersama dan Tabur Bunga, Wawali Bekasi Kenang Korban Kecelakaan Kereta

Mei 01, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Jumat, 01 Mei 2026 ,--.
KOTA - BEKASI,--

Doa Bersama dan Tabur Bunga, Wawali Bekasi Kenang Korban Kecelakaan Kereta

KOTA BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri kegiatan sholat dan doa bersama bagi korban kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL Commuter Line. Kegiatan tersebut berlangsung di Stasiun Bekasi Timur pada Kamis, 30 April 2026..

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta masyarakat yang turut memberikan penghormatan terakhir kepada para korban. Suasana berlangsung khidmat, diiringi doa yang dipanjatkan bersama untuk keselamatan dan ketenangan arwah para korban.

Selain mengikuti doa bersama, Wakil Wali Kota Bekasi juga turut melakukan tabur bunga. Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan duka cita mendalam dari pemerintah daerah dan masyarakat.

Ia menyampaikan harapannya agar seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Momentum ini juga menjadi pengingat pentingnya keselamatan dalam transportasi publik.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Wakil Wali Kota Bekasi.

Selanjutnya, Abdul Harris Bobihoe meninjau langsung kondisi gerbong KRL yang terdampak kecelakaan. Gerbong tersebut terlihat telah ditutup terpal sebagai bagian dari proses penanganan pascakejadian.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan langkah-langkah penanganan berjalan dengan baik. Selain itu, hal ini juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap peristiwa yang terjadi di wilayahnya.

Di sisi lain, masyarakat yang hadir tampak ikut mendoakan para korban dengan penuh haru. Kebersamaan antara pemerintah dan warga mencerminkan solidaritas dalam menghadapi musibah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan penguatan moral bagi keluarga korban. Pemerintah Kota Bekasi pun berkomitmen untuk terus mendukung proses pemulihan pascakecelakaan tersebut.

( ADE SANJAYA , MALAU / JAMALUDIN SBN ) 
Pelantikan LPP HMI Bekasi 2026, Wawali Tekankan Amanah dan Inovasi

Pelantikan LPP HMI Bekasi 2026, Wawali Tekankan Amanah dan Inovasi

Mei 01, 2026
SIIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Jumat 30 April 2026 ,--
KOTA  -- BEKASI ,--

Pelantikan LPP HMI Bekasi 2026, Wawali Tekankan Amanah dan Inovasi.

KOTA BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi menghadiri kegiatan Pelantikan Akbar Lembaga Pengembangan Profesi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bekasi Tahun 2026 yang digelar di Gedung Graha 96, Kamis (30/4/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta dedikasi tinggi dalam mengemban tugas organisasi.

“Selamat kepada pengurus yang baru dilantik, semoga amanah dalam menjalankan tugas yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,” ujar Wakil Wali Kota Bekasi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi langkah awal dalam mengemban tanggung jawab besar untuk mengabdi kepada masyarakat. Menurutnya, organisasi harus menjadi wadah untuk menghadirkan kebermanfaatan, bukan sekadar tempat mencari jabatan.

“Ini adalah awal dari amanah besar untuk mengabdi, bukan sekadar mencari jabatan, melainkan mencari keberkahan dan kebermanfaatan,” katanya.

Wakil Wali Kota juga mendorong Lembaga Pengembangan Profesi HMI untuk memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam bidang sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan. Ia menilai kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah menjadi kunci dalam mendukung program pembangunan daerah.

Selain itu, ia menyoroti tantangan di era digitalisasi yang menuntut generasi muda untuk tidak hanya memiliki keterampilan dasar, tetapi juga kemampuan adaptif serta inovatif. Hal ini dinilai penting agar organisasi mampu menjawab kebutuhan zaman yang semakin kompleks.

“Tantangan di era digitalisasi menuntut kita untuk tidak hanya memiliki keterampilan dasar, tetapi juga keahlian yang adaptif,” ungkapnya.

Ia berharap para pengurus baru dapat meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta menghadirkan gagasan dan kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di Kota Bekasi.

Di akhir sambutannya, Wakil Wali Kota turut menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi yang telah diberikan, serta memberikan semangat kepada kepengurusan baru untuk terus berinovasi dan berkontribusi.

Ia juga mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama mewujudkan visi Kota Bekasi sebagai kota yang nyaman dan masyarakat yang sejahtera, sekaligus mendukung visi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Mari bersama-sama kita wujudkan Kota Bekasi yang keren, nyaman kotanya, dan sejahtera warganya,” tutup Wakil Wali Kota Bekasi.

( JOVAN CRISTIAN SBN ).
*Tri Adhianto Tindaklanjuti Petugas Penjaga Perlintasan Ampera - Bulakapal, Wajib Petugas Resmi*

*Tri Adhianto Tindaklanjuti Petugas Penjaga Perlintasan Ampera - Bulakapal, Wajib Petugas Resmi*

Mei 01, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Jumat 30 April 2026 ,--
KOTA - BEKASI ,--

Kota Bekasi — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penjagaan palang pintu perlintasan kereta di kawasan Ampera dan Bulak Kapal yang masih dilakukan oleh oknum tidak resmi (akamsi). Pada Jumat, (1/5/26).

Tri Adhianto turun langsung ke lokasi untuk memastikan penanganan berjalan sesuai arahan pemerintah provinsi.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menegaskan bahwa penjagaan perlintasan sebidang harus dilakukan oleh petugas resmi, yakni dari Dinas Perhubungan dan Satpol PP, demi menjamin keselamatan masyarakat. 

Penjagaan ini akan diberlakukan hingga pembangunan flyover Bulak Kapal selesai.Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Bekasi didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, serta Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar. 

Tri Adhianto menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama, sehingga tidak boleh ada lagi penjagaan yang dilakukan oleh pihak yang tidak memiliki kewenangan.“Kita ingin memastikan bahwa penjagaan perlintasan ini dilakukan oleh petugas resmi yang memiliki tanggung jawab dan standar keselamatan yang jelas,” ujar Tri.

Ia juga menambahkan bahwa penataan ini penting untuk menghindari potensi risiko kecelakaan yang dapat merugikan masyarakat.“Sampai flyover Bulak Kapal selesai dibangun, penjagaan harus dilakukan secara optimal oleh Dishub dan Satpol PP. Ini demi keselamatan bersama dan ketertiban di lapangan,” tambahnya.

Pemerintah Kota Bekasi berharap dengan langkah tegas ini, kondisi perlintasan kereta di wilayah tersebut menjadi lebih aman dan tertib. 

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mematuhi aturan serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan bersama..

( GEOFFREY . M )

*Wawali Bekasi Kunjungi Korban Kebakaran di Bojong Rawalumbu*

*Wawali Bekasi Kunjungi Korban Kebakaran di Bojong Rawalumbu*

Mei 01, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Jumat 30 April 2026 ,--
KOTA - BEKASI ,--

KOTA BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, meninjau langsung rumah warga yang terdampak kebakaran di wilayah Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kamis (30/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang mengalami musibah. 

Dalam kegiatan itu, Wakil Wali Kota didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Agus Harpa Sanjaya, serta jajaran aparatur wilayah setempat.

Selain itu, turut hadir Camat Rawalumbu dan Lurah Bojong Rawalumbu yang bersama-sama memastikan kondisi warga serta lingkungan sekitar pasca kejadian kebakaran.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota melihat secara langsung kondisi rumah milik seorang warga lanjut usia bernama Ibu Saroh (74), yang mengalami kerusakan akibat kebakaran. Ia juga berdialog dengan keluarga korban untuk mengetahui kebutuhan mendesak yang diperlukan.Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dukungan moral sekaligus memastikan penanganan pasca bencana berjalan optimal.“Pemerintah Kota Bekasi hadir untuk memastikan kondisi warga terdampak serta memberikan dukungan yang diperlukan,” ujar Abdul Harris Bobihoe.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penanganan korban kebakaran tidak hanya berhenti pada peninjauan semata, tetapi juga dilanjutkan dengan langkah-langkah konkret melalui koordinasi lintas perangkat daerah.“Penanganan harus dilakukan secara cepat dan tepat, agar warga bisa segera bangkit dari musibah ini,” tambahnya.

Sementara itu, pihak kecamatan dan kelurahan setempat juga terus berkoordinasi untuk mendata kerugian serta menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.Kunjungan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti kebakaran.

( GEOFFREY .M )


Tak Terima Diberitakan, Pria Ngaku Kakak Kades Lubuk Birah Tantang Polda Jambi Turun ke Lokasi PETI

Tak Terima Diberitakan, Pria Ngaku Kakak Kades Lubuk Birah Tantang Polda Jambi Turun ke Lokasi PETI

April 30, 2026
Tak Terima Diberitakan, Pria Ngaku Kakak Kades Lubuk Birah Tantang Polda Jambi Turun ke Lokasi PETI

SIMAK BERITA NEWS COM 

Merangin Jambi 

Kamis 30 April 2026
Bangko
Pemberitaan terkait dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Lubuk Birah, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, terus menuai reaksi.

Setelah sebelumnya nama Kepala Desa Lubuk Birah, inisial AU disorot dalam keluhan warga, kini muncul tanggapan dari seorang pria bernama Afn yang mengaku sebagai kakak dari sang kepala desa.
Arf menghubungi media dan menyatakan keberatannya atas pemberitaan yang beredar. 

Dalam pernyataannya, ia bahkan menantang aparat penegak hukum untuk turun langsung ke lokasi yang disebut-sebut menjadi titik aktivitas PETI.

“Oke, ndak masalah. Aku tunggu dari Polda itu turun,” ujar Afn kepada wartawan dengan nada tegas.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak merasa takut jika aparat dari Polda Jambi melakukan pengecekan langsung ke lapangan, termasuk menelusuri dugaan aktivitas penambangan emas ilegal di wilayah Desa Lubuk Birah.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan tersendiri, mengingat sebelumnya warga setempat mengeluhkan maraknya aktivitas PETI yang diduga berlangsung tanpa izin dan merusak lingkungan, khususnya di Dusun Sengak.

Selain itu, warga juga sempat menyoroti dugaan kurangnya transparansi dalam pengelolaan desa serta proyek-proyek yang dinilai tidak memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dengan adanya respons dari pihak yang mengaku keluarga kepala desa, publik kini menanti langkah konkret dari aparat penegak hukum, khususnya Polda Jambi dan Polres Merangin, untuk menindaklanjuti polemik yang berkembang.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Lubuk Birah, AU  belum memberikan keterangan resmi terkait pernyataan Arifin maupun pemberitaan sebelumnya.

Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi guna menjaga keberimbangan informasi sesuai kode etik jurnalistik.

Kabiro Jambi Yendri SBN 
Sumber Media Indonesia Gerbang net 
*Pemerintah Kota Bekasi Dorong Optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri melaluiWorkshop Dalam Rangka Sosialisasi P3DN Bekasi, 2026*:

*Pemerintah Kota Bekasi Dorong Optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri melaluiWorkshop Dalam Rangka Sosialisasi P3DN Bekasi, 2026*:

April 30, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Kamu 30 April 2026',--
KOTA -- BEKASI ,--

--Pemerintah Kota Bekasi menggelar Workshop Optimalisasi PeningkatanPenggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dalam pengadaan barang dan jasa, sebagai bentuk komitmen memperkuat industri nasional sekaligus mendukung kebijakan pemerintah pusat, yang dilaksanakan di Aula Nonon Sontanie, Kamis (30/04).

Kegiatan ini menghadirkan pemaparan terkait reformasi kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35 Tahun 2025. Reformasi tersebut menitik beratkan pada kemudahan, kecepatan, dan penyederhanaan proses sertifikasi serta penghitungan TKDN.“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman, kapasitas, serta komitmen seluruh perangkat daerah dalam mengutamakan produk dalam negeri pada setiap proses pengadaan. 

Kami ingin memastikan bahwa kebijakan P3DN tidak hanya dipahami secara normatif, tetapi benar-benar diimplementasikan secara konsisten dan terukur di lapangan.” Ujar Kepala Dinas Kepala Perindustrian dan Perdagangan.

Dalam workshop disampaikan bahwa kebijakan terbaru memberikan berbagai insentif bagi pelaku usaha, khususnya industri dalam negeri. 

Insentif tersebut antara lain berupa kemudahan dalam memperoleh nilai TKDN minimal 25 persen, penambahan nilai dari kegiatan riset dan pengembangan, serta penyederhanaan komponen penilaian.

Selain itu, pelaku usaha juga memperoleh preferensi harga dalam proses penawaran, yang dianggap lebih murah hingga 25 persen dibandingkan dengan barang impor.

Selain itu, proses sertifikasi TKDN kini menjadi lebih cepat, dari sebelumnya hingga 22 hari kerja menjadi sekitar 10 hari kerja, bahkan hanya 3 hari kerja untuk industri kecil. 

Masa berlaku sertifikat juga diperpanjang menjadi 5 tahun, sehingga memberikan kepastian usaha yang lebih baik.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada industri kecil dengan mekanisme self declare, yang memungkinkan pelaku usaha memperoleh sertifikasi TKDN secara lebih mudah dan efisien."Pengadaan barang dan jasa pemerintah memiliki peran strategis sebagai instrumen penggerak ekonomi. 

Oleh karena itu, setiap belanja pemerintah harus mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya dari sisi pelayanan publik, tetapi juga terhadap pertumbuhan industri nasional dan pemberdayaan pelaku usaha lokal," Lanjutnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dapat mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa. 

Hal ini tidak hanya mendorong pertumbuhan industri nasional, tetapi juga meningkatkan daya saing ekonomi daerah.Workshop ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat implementasi kebijakan P3DN di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, sekaligus memastikan bahwa belanja Pemerintah memberikan dampak maksimal bagi perekonomian dalam negeri.“Dengan mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri, kita turut mendorong peningkatan daya saing industri, membuka peluang usaha bagi UMKM, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Inilah bentuk keberpihakan pemerintahterhadap kekuatan ekonomi bangsa sendiri,” Tutupnya.

( GEOFFREY..M )