PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers.

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers.

Juli 19, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Minggu 18 Juli 2026 ,--
JAKARTA  PUSAT ,--

Jakarta - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung. Pernyataan tersebut dinilai telah merendahkan profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik dan berpotensi mencederai semangat kemerdekaan pers yang dijamin Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa bertanya kepada narasumber merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas jurnalistik dalam memenuhi hak masyarakat untuk memperoleh informasi. 

Oleh karena itu, setiap narasumber, termasuk advokat, memiliki hak untuk menjawab atau menolak menjawab pertanyaan, namun tetap berkewajiban menjaga etika komunikasi dan menghormati profesi wartawan."Setiap orang berhak menyampaikan pendapat, menjawab atau menolak menjawab pertanyaan wartawan. 

Namun tidak ada alasan untuk merendahkan martabat profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Wartawan bekerja untuk kepentingan publik dan dilindungi oleh Undang-Undang Pers," ujar Akhmad Munir di Jakarta, Sabtu (18/07/2026).

Menurutnya, PWI Pusat tidak mempersoalkan pembelaan hukum yang dilakukan seorang advokat terhadap kliennya karena hal tersebut merupakan hak yang dijamin oleh hukum. 

Akan tetapi, pembelaan tersebut tidak boleh disampaikan dengan cara yang merendahkan profesi lain atau mengintimidasi wartawan yang sedang bekerja."PWI Pusat tidak sedang memasuki substansi perkara hukum yang sedang menjadi perhatian publik. 

Sikap kami murni untuk menjaga marwah profesi wartawan dan memastikan setiap insan pers dapat menjalankan tugas jurnalistik secara bebas, profesional, dan bermartabat tanpa intimidasi verbal dari siapa pun," tegasnya.
.
Akhmad Munir mengatakan advokat dan wartawan merupakan dua profesi yang sama-sama memiliki peran strategis dalam negara hukum dan demokrasi. Advokat menjalankan fungsi pembelaan terhadap hak-hak kliennya, sedangkan wartawan menjalankan fungsi kontrol sosial melalui penyampaian informasi yang benar, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. 

Karena itu, kedua profesi tersebut semestinya saling menghormati dan menjaga etika dalam setiap interaksi di ruang publik.Sehubungan dengan peristiwa tersebut, PWI Pusat meminta Advokat Hotman Paris Hutapea memberikan klarifikasi kepada publik serta menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers apabila pernyataannya telah menimbulkan kesan merendahkan martabat wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga hubungan baik antara profesi advokat dan wartawan serta membangun iklim demokrasi yang sehat."Kami tidak mempersoalkan hak setiap advokat membela kliennya. 

Namun pembelaan itu harus tetap menghormati profesi lain. Kritik terhadap pertanyaan wartawan adalah hal yang wajar, tetapi penyampaiannya harus dilakukan secara santun, profesional, dan tidak merendahkan martabat insan pers," kata Akhmad Munir.

PWI Pusat juga mengingatkan seluruh wartawan Indonesia agar tetap menjalankan tugas secara profesional, independen, akurat, berimbang, dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik. Organisasi akan terus menjalankan fungsi pembelaan dan perlindungan terhadap setiap wartawan yang mengalami intimidasi, pelecehan, ancaman, atau tindakan lain yang menghambat pelaksanaan kerja jurnalistik.

Lebih lanjut, PWI Pusat mengajak seluruh organisasi profesi, aparat penegak hukum, pejabat publik, advokat, dan seluruh narasumber untuk bersama-sama membangun budaya komunikasi yang saling menghormati. Perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi, namun penghormatan terhadap profesi wartawan merupakan syarat penting bagi terpeliharanya kebebasan pers dan hak masyarakat untuk memperoleh informasi."Pers yang merdeka tidak lahir dari rasa takut, melainkan dari jaminan bahwa wartawan dapat bekerja secara profesional tanpa intimidasi. 

Menghormati wartawan berarti menghormati hak masyarakat untuk memperoleh informasi. Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama agar hubungan antara insan pers dan semua narasumber tetap dilandasi sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi etika," tutup Akhmad Munir.

PWI Pusat menegaskan akan terus berdiri di garis terdepan dalam membela kemerdekaan pers, menjaga kehormatan profesi wartawan, serta memastikan setiap insan pers dapat menjalankan tugas jurnalistiknya tanpa tekanan, intimidasi, maupun perlakuan yang merendahkan martabat profesi.

( GEOFFREY . M )
KDS Komitmen Menghadirkan Pemerintahan Kabupaten Bandung yang Berpihak Kepada Masyarakat Didukung Warga Persis

KDS Komitmen Menghadirkan Pemerintahan Kabupaten Bandung yang Berpihak Kepada Masyarakat Didukung Warga Persis

Juli 18, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,---

Minggu 19 Juli 2026 ,--
Kabupaten - Bandung ,--

Kabupaten Bandung– Dadang Supriatna (KDS) Bupati Kabupaten Bandung, menegaskan komitmennya menghadirkan pemerintahan yang berpihak kepada masyarakat, mendapat dukungan penuh dari warga Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Bandung yang menyatakan siap mendukung berbagai program pembangunan pro rakyat Pemerintah Kabupaten Bandung.

Dukungan itu disampaikan Ketua DPD Persis Kabupaten Bandung, Hasyim Suryadi, di hadapan sekitar 3.000 warga Persis dalam acara Silaturahmi dan Tabligh Akbar Penggalangan Dana 

Pembangunan Gedung Dakwah Persis Kabupaten Bandung di Masjid Al-Fathu, Soreang, Sabtu kemarin (18/7/2026)."

Warga Persis Kabupaten Bandung mendukung penuh Bapak Dadang Supriatna menjadi Bupati Bandung dan mendukung seluruh program kerja yang pro rakyat," ungkap Hasyim.

Pihaknya, mengapresiasi perhatian KDS terhadap pengembangan dakwah Persis, salah satunya melalui dukungan terhadap pembangunan Gedung Dakwah Persis di Kecamatan Pameungpeuk yang direncanakan menelan anggaran sekitar Rp16 miliar.

Menurut Hasyim, Pemerintah Kabupaten Bandung telah beberapa kali memberikan dukungan bagi pembangunan gedung tersebut. Tahap pertama berupa bantuan sebesar Rp250 juta, dilanjutkan bantuan material bangunan hebel pada tahap kedua, dan pada kesempatan kali ini kembali memberikan bantuan untuk ketiga kalinya.Dalam kesempatan itu, KDS mengajak para orang tua, khususnya para ibu, untuk memperkuat pengawasan terhadap penggunaan media sosial oleh anak-anak di tengah maraknya kasus kenakalan remaja.KDS menyoroti sejumlah peristiwa yang melibatkan anak di bawah umur, seperti penganiayaan, perkelahian, hingga pembegalan yang terjadi di beberapa wilayah, termasuk Rancaekek dan Baleendah.

"Periksalah isi HP anak-anak kita. Awasi. Jika sudah waktunya Magrib, ambil HP-nya dan ajak mereka untuk Magrib Mengaji," imbau KDS.

Menurutnya, keluarga memiliki peran utama dalam membentuk karakter generasi muda. Seorang ibu, lanjut KDS, merupakan guru pertama bagi anak sebelum mereka mendapatkan pendidikan di sekolah."Carilah keberkahan dengan memuliakan ibu dan hormati ibu. 

Saya bisa menjadi Bupati dua periode ini adalah berkah dan doa dari seorang ibu," tuturnya.KDS berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bandung dengan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, termasuk Persis, terus diperkuat untuk mendukung pembangunan daerah, memperkuat pembinaan generasi muda, serta mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju, dan religius.
( Laela )
Hari Jadi Purwakarta Seru Dengan Turnamen Bupati Padel Cup 2026.

Hari Jadi Purwakarta Seru Dengan Turnamen Bupati Padel Cup 2026.

Juli 18, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Minggu 19 Juli 2026 ,--
Purwakarta - Jabar,--

Purwakarta Para atlit peserta dari berbagai instansi pemerintah, BUMD, dan lembaga di lingkungan Kabupaten Purwakarta, dipertemukan dalam kompetisi yang resmi digelar Pemerintah setempat dalam rangka hari jadi Purwakarta, seru dengan Turnamen Bupati Padel Cup 2026 di the Padel One  dan Huma Padel Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (17/7/2026).

Semangat "Purwakarta Istimewa" pemerintahnya komitmen menghadirkan berbagai kegiatan bermanfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang semakin maju, sehat, inovatif, dan berdaya saing.Turnamen berlangsung dalam suasana kompetitif namun tetap mengedepankan sportivitas dan kebersamaan.

Sejak pagi, arena pertandingan dipadati peserta dan pendukung yang memberikan semangat kepada para atlet dari masing-masing instansi. 

Pembukaan turnamen dibuka langsung olehBupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, ditandai dengan bunyi sirine dan pemukulan bola padel oleh Bupati dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama.Dalam kesempatan tersebut 

Bupati menyatakan, olahraga menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antar lembaga sekaligus menjaga kebugaran aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.Menurutnya, olahraga bukan hanya untuk menjaga kebugaran jasmani, tetapi juga memperkuat solidaritas, komunikasi, dan sinergi antar lembaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

"Dipilihnya cabang olahraga padel karena dinilai tengah berkembang pesat dan semakin diminati berbagai kalangan. Selain menguji kemampuan teknik, olahraga ini juga menuntut kerja sama tim, komunikasi, dan strategi yang sejalan dengan semangat 

kolaborasi dalam pemerintahan," ungkapnya.Penyelenggaraan turnamen salah satunya di the Padel One sekaligus memperkenalkan fasilitas olahraga modern yang kini dimiliki Purwakarta, menawarkan fasilitas premium. The Padel One Purwakarta dilengkapi dengan fasilitas lapangan yang dibangun dengan standar internasional. 

Kehadiran fasilitas premium ini telah menjadi standar bagi berbagai kejuaraan olahraga, menjadikannya arena yang diakui bertaraf nasional."

Lapangan padel ini menjadi pusat pembinaan atlet sekaligus mendukung pengembangan sport tourism yang mampu menarik kunjungan masyarakat dari berbagai daerah," harap Bupati.

Kegiatan ini dimanfaatkan pemerintah daerah untuk mengampanyekan budaya hidup sehat melalui olahraga yang mudah diakses dan digemari masyarakat, selain dari ajang kompetisi," ucapnya."Olahraga padel tidak hanya menjadi tren sesaat, tetapi mampu berkembang secara berkelanjutan dan menjadi salah satu cabang olahraga yang diminati masyarakat," kata Bupati.

Bupati mengajak, seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta semangat persaudaraan selama pertandingan berlangsung."Kompetisi ini salah satu warna baru dalam peringatan Hari Jadi Purwakarta tahun 2026 tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu memperkuat sinergi antar instansi, menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, serta mendorong lahirnya gaya hidup aktif di tengah masyarakat sesuai yang diharapkan pemerintah," ujar Om Zein.

Ketua Panitia sekaligus Direktur Perumda Air Minum Gapura Tirta Rahayu Kabupaten Purwakarta, Riana A. Wangsadiredja, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Bupati Padel Cup 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta sekaligus upaya memperkenalkan olahraga padel kepada masyarakat yang kini semakin berkembang di Indonesia.

Menurut Riana, sebanyak 97 tim ambil bagian dalam turnamen ini. Pertandingan dilaksanakan di dua venue, yakni the Padel One Purwakarta dan Huma Padel Jatiluhur, sehingga mampu mengakomodasi tingginya antusiasme peserta.Dalam kesempatan ini, Riana juga menyampaikan perihal Purwakarta telah memiliki atlet padel putri berusia 11 tahun, yang berhasil meraih peringkat ketiga tingkat Asia, menjadi bukti besarnya potensi olahraga padel di Purwakarta.

Kegiatan ini hadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), diantaranya Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya didampingi Wakapolres Purwakarta KOMPOL Yudiono beserta jajaran Pejabat Utama Polres Purwakarta.

Selain itu, Ketua Pengadilan Negeri Purwakarta Wahyu Widodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta Ir. Sri Jaya Midan, Kasdim 0619/Purwakarta Mayor Inf. Jaja Jamaludin, Kapolsek Jatiluhur KOMPOL A. Abdul Kodir, S.Ag., Danramil 1905/Jatiluhur Kapten Inf. Eryk Faisal, Camat Jatiluhur Drs. Al Idrus Nurhasan, jajaran sponsor, panitia, serta puluhan peserta dan para tamu undangan.
( LAELA  )
Pemkot Bekasi Perkuat Soliditas Camat dan Lurah untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Pemkot Bekasi Perkuat Soliditas Camat dan Lurah untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Juli 18, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Sabtu 18 Juli 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Camat dan Lurah se-Kota Bekasi beserta Aparatur Kewilayahan Tahun 2026 yang mengusung tema “Menuju Kelurahan dan Kecamatan yang Solid, Harmonis, dan Inovatif dalam Melayani Masyarakat serta Menjaga Kondusivitas Wilayah”, Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, seluruh camat dan lurah se-Kota Bekasi, serta aparatur kewilayahan. 

Selain itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman turut memberikan arahan melalui Zoom Meeting karena berhalangan hadir secara langsung..

Dalam sambutannya, Tri Adhianto menegaskan bahwa camat, lurah, beserta seluruh aparatur kewilayahan merupakan ujung tombak Pemerintah Kota Bekasi yang setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, kesiapan, kecepatan, dan ketepatan dalam memberikan pelayanan harus terus ditingkatkan agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.

Menurutnya, tantangan pelayanan publik semakin kompleks sehingga aparatur dituntut memiliki kemampuan beradaptasi, bekerja sama, dan menghadirkan berbagai inovasi dalam menyelesaikan persoalan di wilayah masing-masing.“Camat, lurah, dan seluruh aparatur kewilayahan adalah wajah Pemerintah Kota Bekasi di tengah masyarakat. 

Karena itu, saya ingin seluruh jajaran selalu hadir dengan pelayanan yang cepat, responsif, dan mampu memberikan solusi atas setiap persoalan yang dihadapi warga,” ujar Wali Kota Bekasi.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi antarperangkat daerah agar setiap program pemerintah dapat berjalan secara efektif hingga ke tingkat lingkungan. 

Menurutnya, kekompakan antaraparatur menjadi modal utama dalam menciptakan wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.Selain membahas peningkatan kualitas pelayanan, 

Tri memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan kompetensi, integritas, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. .

Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan Kota Bekasi tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh kualitas pelayanan yang diberikan aparatur di tingkat kecamatan dan kelurahan.“Mari kita bangun budaya kerja yang solid, harmonis, dan penuh inovasi. Jadilah aparatur yang mampu mendengar, memahami, dan menyelesaikan persoalan masyarakat dengan hati. Kepercayaan masyarakat akan tumbuh ketika pelayanan yang kita berikan semakin baik dari hari ke hari,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman melalui Zoom Meeting mengajak seluruh aparatur kewilayahan untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menjaga stabilitas wilayah sebagai bagian dari pelayanan publik yang berkualitas.Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan interaktif. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian materi dengan antusias sebagai bekal dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan, manajemen pemerintahan, serta pelayanan kepada masyarakat.Melalui kegiatan peningkatan kapasitas ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap seluruh camat, lurah, dan aparatur kewilayahan semakin siap menghadapi berbagai tantangan pembangunan. 

Dengan soliditas, keharmonisan, dan semangat inovasi yang terus diperkuat, pelayanan publik di Kota Bekasi diharapkan semakin cepat, adaptif, dan mampu memberikan kepuasan bagi masyarakat sekaligus menjaga kondusivitas wilayah secara berkelanjutan.
( Adv Discominfo Standy Kota Bekasi )
Wali Kota Bekasi Apresiasi KORMI Kota Bekasi, Siap Ukir Prestasi Lebih Tinggi di Kancah Nasional

Wali Kota Bekasi Apresiasi KORMI Kota Bekasi, Siap Ukir Prestasi Lebih Tinggi di Kancah Nasional

Juli 18, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Sabtu. 18 Juli 2026 ,--
KOTA --: BEKASI ,--

Kota - Bekasi – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghadiri kegiatan Musyawarah Kota (Muskot) III Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bekasi yang diselenggarakan di Gedung Islamic Center, Bekasi Selatan, Sabtu (18/7/2026).

 Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi, menyusun program kerja, sekaligus memperkuat komitmen KORMI dalam mengembangkan olahraga masyarakat di Kota Bekasi.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua KORMI Kota Bekasi periode 2022–2026, 

Wiwiek Hargono, menyampaikan laporan pertanggungjawaban serta memaparkan berbagai capaian yang berhasil diraih selama masa kepemimpinannya. 

Beragam program pembinaan olahraga rekreasi, peningkatan partisipasi masyarakat, hingga raihan prestasi di tingkat provinsi menjadi bagian dari perkembangan positif KORMI Kota Bekasi selama empat tahun terakhir.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh pengurus KORMI yang telah berkontribusi dalam memajukan olahraga masyarakat.

 Menurutnya, olahraga rekreasi memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aktif, produktif, sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

Ia juga mengapresiasi pencapaian KORMI Kota Bekasi yang berhasil membawa nama daerah meraih peringkat ketiga se-Jawa Barat pada Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) Jawa Barat VII. Prestasi tersebut dinilai sebagai hasil kerja keras seluruh pengurus, komunitas olahraga, dan para pegiat olahraga rekreasi yang terus berkomitmen mengharumkan nama Kota Bekasi.“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran KORMI yang telah bekerja dengan penuh semangat. 

Prestasi yang berhasil diraih hingga membawa Kota Bekasi menempati peringkat ketiga di Jawa Barat merupakan kebanggaan kita bersama dan harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujar Tri Adhianto.

Tri berharap kepengurusan KORMI ke depan mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan dengan baik sekaligus menghadirkan inovasi baru agar olahraga masyarakat semakin diminati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, olahraga rekreasi bukan hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun pola hidup sehat, memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.“Saya berharap KORMI terus menjadi wadah yang mampu menyatukan berbagai komunitas olahraga masyarakat. 

Mari kita jadikan olahraga sebagai budaya hidup sehat sekaligus media untuk melahirkan prestasi yang membanggakan, sehingga Kota Bekasi semakin maju, semakin keren, dan semakin banyak mengukir prestasi di tingkat regional maupun nasional,” tambahnya.

Tri juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi dan komunitas. 

Dukungan tersebut diharapkan mampu memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga sekaligus mencetak lebih banyak prestasi di berbagai ajang kompetisi.

Kegiatan Musyawarah Kota III KORMI berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Selain menjadi forum evaluasi organisasi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara KORMI dan Pemerintah Kota Bekasi dalam membangun masyarakat yang sehat, aktif, dan berprestasi.Dengan semangat kolaborasi tersebut, diharapkan KORMI Kota Bekasi mampu terus menjadi penggerak olahraga masyarakat sekaligus membawa nama Kota Bekasi meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.
( Adv Discominfo Standy Kota Bekasi )
Final Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Persatuan Warga Bekasi, DPRD Dukung Spanyol, KADIN Tak Persoalkan Siapa Juara, UMKM Diprediksi Panen Cuan

Final Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Persatuan Warga Bekasi, DPRD Dukung Spanyol, KADIN Tak Persoalkan Siapa Juara, UMKM Diprediksi Panen Cuan

Juli 18, 2026
SIMAK BERITA NEWS , COM ,--

Sabtu  18 Juli 2026 ,--
KOTA - BEKASI ,--

KOTA - BEKASI — Menjelang partai puncak Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan dua kekuatan sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina, suasana di Kota Bekasi mulai menunjukkan geliat yang berbeda. 
.
Aroma kompetisi memang terasa, namun hasil penelusuran di lapangan justru memperlihatkan bahwa yang sedang dipersiapkan bukan sekadar pesta sepak bola, melainkan sebuah pesta rakyat yang mempertemukan seluruh elemen masyarakat tanpa sekat.

Wartawan yang melakukan pemantauan sejak beberapa hari terakhir di kawasan Plaza Patriot Chandrabhaga menemukan aktivitas para pedagang, pelaku UMKM, hingga komunitas sepak bola lokal mulai bersiap menyambut ribuan warga yang diperkirakan akan memadati lokasi Festival Rakyat Nusantara 2026 sekaligus agenda nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bekasi bersama Pemerintah Kota Bekasi, Kodim 0507/Bekasi dan Polres Metro Bekasi 

 Kota.Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (19/7/2026) mulai pukul 21.00 WIB hingga pertandingan usai dini hari itu diperkirakan menjadi salah satu agenda publik terbesar di Kota Bekasi sepanjang tahun ini.Di balik rivalitas 

Spanyol dan Argentina yang memancing perdebatan seru di kalangan pecinta sepak bola, muncul pemandangan menarik. Para tokoh daerah ternyata memiliki pilihan yang berbeda, namun justru memperlihatkan kedewasaan dalam menyikapi sebuah pertandingan olahraga.

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, misalnya, secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Timnas Spanyol. 

Bahkan ia memastikan akan hadir mengenakan jersey La Furia Roja saat menghadiri nobar tersebut.

Menurut Sardi, setelah Argentina berhasil mengangkat trofi pada Piala Dunia 2022, kini saatnya Spanyol kembali merebut mahkota sepak bola dunia.> _"Piala Dunia 2022.

 Argentina sudah juara. Sekarang saatnya Spanyol yang mengangkat trofi Piala Dunia 2026," ujar Sardi._

Baginya, kekuatan Spanyol terletak pada permainan kolektif yang merata di seluruh lini, bukan hanya bertumpu pada satu pemain bintang. Konsistensi itulah yang menurutnya membuat Spanyol layak menjadi juara.

Namun perbedaan pilihan itu sama sekali tidak menjadi penghalang bagi semangat kebersamaan yang ingin dibangun dalam Festival Rakyat Nusantara.Di sisi lain, Ketua KADIN Kota Bekasi Qadar Ruslan Siregar (QRS) justru mengaku lebih menyukai gaya permainan Argentina. 

Akan tetapi, setelah dikonfirmasi lebih lanjut, QRS menegaskan bahwa isu mengenai analisis kekuatan Argentina yang beredar sebelumnya bukan merupakan pernyataan resminya.Ulasan mengenai Lionel Messi, Lautaro Martinez, Enzo Fernandez, Rodrigo De Paul hingga Emiliano Martinez, kata QRS, hanyalah hasil diskusi sejumlah pengurus KADIN yang memang memiliki hobi sebagai pengamat sepak bola selama perhelatan Piala Dunia berlangsung.> _"Yang penting bukan siapa yang juara. Yang paling penting adalah bagaimana seluruh warga Bekasi bisa berkumpul, tertawa bersama, menikmati pertandingan kelas dunia dan memperkuat rasa persaudaraan. 

Momentum seperti ini yang harus dicatat," ujar QRS._Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas bahwa bagi KADIN Kota Bekasi, Final Piala Dunia hanyalah media pemersatu.Esensi utamanya adalah mempertemukan pemerintah daerah, DPRD, TNI, Polri, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, komunitas, pelaku UMKM hingga masyarakat umum dalam satu ruang kebersamaan.Dokumen undangan resmi KADIN Kota Bekasi Nomor 032/DP/VII/2026 tertanggal 15 Juli 2026 juga memperlihatkan semangat yang sama.Festival Rakyat Nusantara dirancang bukan semata-mata sebagai acara hiburan, tetapi menjadi ruang memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha dan masyarakat.Hasil penelusuran di lapangan bahkan menunjukkan dampak ekonomi dari rangkaian nobar Piala Dunia sudah mulai dirasakan para pedagang jauh sebelum partai final berlangsung.Seorang pedagang kopi keliling asal Teluk Pucung yang ditemui wartawan di sekitar Plaza Patriot mengaku penjualannya meningkat setiap kali digelar nobar pertandingan Piala Dunia.> _"Alhamdulillah, yang pesan kopi banyak, Bang. Rezeki anak saleh selama ada nobar Piala Dunia," ujarnya sambil melayani pembeli._Tidak hanya pedagang kopi keliling, sejumlah pedagang makanan dan minuman yang sehari-hari berjualan di sekitar Plaza Patriot juga mengaku omzet mereka meningkat dibanding hari-hari biasa.

Mereka optimistis partai final Spanyol melawan Argentina akan menjadi puncak lonjakan pengunjung sehingga penjualan diperkirakan bisa meningkat dua hingga tiga kali lipat.

Prediksi tersebut sejalan dengan perhitungan Ketua KADIN Kota Bekasi.Menurut QRS, kegiatan nobar bukan hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen ekonomi kerakyatan yang mampu menggerakkan transaksi UMKM dalam waktu singkat.> _"Nobar Final Piala Dunia adalah bukti nyata sinergi pemerintah daerah, dunia usaha, aparat keamanan dan masyarakat. 

Kalau warga berkumpul, ekonomi ikut bergerak. UMKM yang paling pertama merasakan manfaatnya," kata QRS._Optimisme serupa juga disampaikan Ketua DPRD Kota Bekasi. Menurut Sardi, Festival Rakyat Nusantara memiliki nilai strategis karena mampu menghadirkan hiburan publik sekaligus membuka ruang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Bekasi untuk hadir dan bersama-sama memeriahkan kegiatan tersebut.> _"Saya berharap momentum ini semakin menumbuhkan perekonomian Kota Bekasi. 

Mari kita ramaikan Festival Rakyat Nusantara," ajak Sardi._Apabila tidak ada perubahan jadwal, kegiatan nobar Final Piala Dunia FIFA 2026 akan dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi, Komandan Kodim 0507/Bekasi Kolonel Arm Krisrantau Hermawan, Kapolres Metro Bekasi Kota beserta jajaran, pengurus KADIN Kota Bekasi, tokoh masyarakat, pelaku usaha, komunitas sepak bola serta ribuan warga dari berbagai penjuru Kota Bekasi.Pada akhirnya, siapa pun yang mengangkat trofi di Stadion nanti hanyalah bagian dari sejarah sepak bola dunia. 

Namun bagi Kota Bekasi, malam Final Piala Dunia 2026 diproyeksikan menjadi lebih dari sekadar pertandingan.Hal itu menjadi ruang di mana rivalitas hanya hidup selama 90 menit di layar raksasa, sementara persaudaraan, gotong royong, dan denyut ekonomi kerakyatan tetap menjadi pemenang sesungguhnya..
( Adv Discominfo Standy Kota Bekasi )


Sosialisasi Tatap Muka Gempur Rokok Ilegal Di Purwakarta Bersama Kelompok Informasi Masyarakat

Sosialisasi Tatap Muka Gempur Rokok Ilegal Di Purwakarta Bersama Kelompok Informasi Masyarakat

Juli 17, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM , --

Sabtu 18 Juli 2026 ,--
PURWAKARTA - JABAR,--

 Purwakarta- Upaya untuk memerangi penyebaran rokok ilegal di Jawa Barat, terus dilakukan melalui kagiatan Sosialisasi Tatap Muka Gempur Rokok Ilegal yang dilaksanakeun di Hotel Harper, Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Rabu (15/7/2026).

Kagiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah, aparat panegak hukum, serta Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Jawa Barat selaku mitra strategis dalam memberikan edukasi ke masyarakat.Ketua Panitia, Ivan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyatakan, kegiatan ini mempunyai tujuan untuk memberikan pemahaman ke masyarakat mengenai bahaya, pengaruh, dan konsekuensi hukum dari penyebaran rokok ilegal."Melalui sosialisasi ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membeli, menjual, atau mengedarkan rokok ilegal, sebab selain merugikan negara juga melanggar hukum," ucapnya.

Kagiatan dibuka secara resmi oleh Kapala Satpol PP Provinsi Jawa Barat, Tulus Arifan, S.IP., M.Si. Dalam sambutannya Tulus Arifan menegaskan pentingnya sinergi antara Satpol PP, Bea Cukai, Kapolisian, dan KIM Jawa Barat, dalam memerangi penyebaran rokok ilegal..

Menurutnya, dipilihnya Purwakarta sebagai lokasi kagiatan mempunyai penilaian strategis sabab Jawa Barat dipimpin oleh Gubernur Dedi Mulyadi, yang dikenal luas oleh masyarakat serta mempunyai pengaruh besar di média sosial, sahingga berharap bisa menguatkan penyebaran informasi ke masyarakat," ungkap Tulus Arifan.

Dalam sosialisasi ini ditegaskan, bahwa menghasilkan, menawarkan, menjual, atau mengedarkan rokok tanpa pita cukai merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 39 Taun 2007 mengenai Cukai. Pelakunya bisa dihukum penjara maksimal lima tahun dan/atau denda maksimal sepuluh kali dari nilai cukai yang seharusnya dibayar."Rokok ilegal menyebabkan bocornya penerimaan negara yang akhirnya berpengaruh dalam pembangunan. 

Oleh sebab itu edukasi ke masyarakat harus terus diperluas" kata salah seorang narasumber.

Kegiatan ini menghadirkan lima narasumber dari berbagai instansi, di antaranya Kepala Kantor Bea Cukai, Polda Jawa Barat, serta perwakilan KIM Jawa Barat.
.
Dalam paparannya KIM Jawa Barat menjelaskan berbagai rintangan dan solusi dalam usaha mengurangi menyebarnya rokok ilegal. 

Selama ini KIM mendapat dukungan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat, serta kerjasama dengan Satpol PP dalam mensosialisasikan program Gempur Rokok Ilegal sampai ke masyarakat.

Dijelaskan juga, bahwa sebelumnya sosialisasi sudah dilaksanakan ke berbagai kalangan, termasuk jasa titipan dan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), sebuah organisasi yang mewadahi para petani tembakau di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di wilayah Jawa Barat.

Asosiasi ini memiliki beberapa fungsi utama:Advokasi & Perlindungan Petani: Memperjuangkan kesejahteraan petani tembakau, termasuk menyuarakan penolakan terhadap aturan atau regulasi rokok yang dinilai mengancam penyerapan hasil panen dan pendapatan petani.

Pemberdayaan Pertanian: Membantu memfasilitasi petani dengan program pemberdayaan, penyuluhan budidaya, dan akses permodalan. 

Mitra Pemerintah: Memberikan masukan terkait kebijakan tata niaga pertembakau, cukai, dan impor tembakau agar lebih berpihak pada ekonomi lokal.Sekarang kolaborasi diperluas bersama dengan KIM agar penyebaran informasi bisa mencapai masyarakat sampai ke tingkat désa dan kelurahan.

Program ini diharapkan bisa diteruskan oleh Satpol PP di seluruh kabupatén dan  kota di Jawa Barat, sampai ke tingkat kecamatan dengan pendukung anggaran DPA Satpol PP Taun 2026.

( LAELA )