Tri Adhianto Dampingi KDM Sosialisasikan Nyari Gawe, 32 Ribu Lebih Lowongan TersediaTri Adhianto Dorong Warga Bekasi Manfaatkan Nyari Gawe untuk Cari Kerja.

Tri Adhianto Dampingi KDM Sosialisasikan Nyari Gawe, 32 Ribu Lebih Lowongan TersediaTri Adhianto Dorong Warga Bekasi Manfaatkan Nyari Gawe untuk Cari Kerja.

Oktober 26, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM --

Senin 26 Oktober 2026 -
KOTA. -  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI – Warga Kota Bekasi kini memiliki akses yang lebih luas untuk mencari informasi pekerjaan melalui aplikasi Nyari Gawe, platform yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung melalui jalur resmi.

Aplikasi Nyari Gawe menyediakan informasi lowongan kerja dari berbagai perusahaan dan dapat diakses masyarakat melalui platform Android maupun iOS. 

Kehadiran platform ini diharapkan dapat memperluas akses informasi pekerjaan, meningkatkan transparansi proses rekrutmen, sekaligus mengurangi praktik percaloan dan pungutan liar (pungli) dalam proses pencarian kerja.

Dalam kegiatan bursa kerja daring yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, pemerintah mendorong masyarakat untuk memanfaatkan Nyari Gawe sebagai salah satu kanal resmi dalam mencari informasi dan mendaftarkan diri pada lowongan pekerjaan yang tersedia.

Tri Adhianto menyampaikan, antusiasme pencari kerja terhadap aplikasi Nyari Gawe cukup tinggi meskipun platform tersebut baru beberapa hari diperkenalkan. 

Hal itu terlihat dari sejumlah lowongan yang jumlah pendaftarnya telah melampaui kapasitas yang tersedia.
Menurut Tri, pemanfaatan platform digital menjadi langkah penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa proses pencarian kerja dapat dilakukan melalui jalur resmi tanpa harus menggunakan jasa calo.“Sekarang sudah tidak ada waktunya lagi melalui calo. 

Beberapa waktu lalu ada warga masyarakat yang merasa tertipu, bukan hanya warga Kota Bekasi, tetapi juga warga dari luar daerah yang masih mengandalkan sistem perekrutan tenaga kerja secara tatap muka,” ujar Tri.

Tri juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri. 

Melalui informasi lowongan dan verifikasi terhadap perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI), pencari kerja diharapkan dapat lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas legalitasnya.

Ia mengungkapkan masih adanya warga Kota Bekasi yang berangkat bekerja ke luar negeri melalui jalur ilegal. Kondisi tersebut berisiko menghilangkan jaminan keselamatan, kepastian pekerjaan, serta akses perlindungan dan komunikasi dengan perwakilan diplomatik Indonesia di negara tujuan.

Dari sisi sasaran, aplikasi Nyari Gawe terbuka bagi pencari kerja dengan latar belakang pendidikan yang beragam, mulai dari lulusan SD, SMP, SMA, SMK hingga sarjana. Rentang usia pencari kerja juga bervariasi, termasuk masyarakat berusia hingga 45 tahun, menyesuaikan kebutuhan dan persyaratan pada masing-masing lowongan.

Tri mengatakan, ketersediaan informasi pekerjaan melalui platform digital menjadi peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan secara lebih mudah dan transparan, terutama di tengah tingkat pengangguran Kota Bekasi yang masih berada di angka sekitar 7 persen.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong optimalisasi aplikasi Nyari Gawe untuk memudahkan masyarakat mengakses lowongan kerja sekaligus menciptakan proses rekrutmen yang lebih transparan.

Melalui program tersebut, perusahaan didorong untuk aktif memasukkan informasi lowongan kerja ke dalam platform sehingga pencari kerja dapat berinteraksi dan mendaftarkan diri secara langsung tanpa perantara yang berpotensi melakukan pungutan liar.

Upaya tersebut diperkuat melalui penyelenggaraan bursa kerja daring yang berpindah lokasi setiap pekan ke berbagai kawasan industri dan perusahaan. 

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan kawasan industri baru serta kabupaten/kota yang sedang mengembangkan sektor industri.

Pelaksanaan bursa kerja daring tersebut telah memasuki edisi keenam dan sebelumnya telah diselenggarakan di enam kabupaten/kota di Jawa Barat.Pada pelaksanaan pekan ini, tercatat **2.887 lowongan kerja dari 23 perusahaan dengan 68 jenis jabatan

**. Kesempatan kerja yang tersedia mencakup pekerjaan di dalam negeri maupun luar negeri, dengan informasi lowongan luar negeri disampaikan melalui P3MI.

Sementara itu, secara keseluruhan aplikasi Nyari Gawe telah menyediakan 

**lebih dari 32 ribu lowongan kerja
** yang dapat diakses pencari kerja melalui platform tersebut.

Antusiasme terhadap peluang kerja di luar negeri juga dinilai cukup tinggi. Disnakertrans Jawa Barat secara berkala memublikasikan informasi lowongan dari mitra P3MI melalui media sosial resmi agar masyarakat memperoleh informasi yang mudah diakses sekaligus dapat memeriksa legalitas penempatan kerja.

Terkait evaluasi pelaksanaan bursa kerja daring, Disnakertrans Jawa Barat menyebut jumlah lowongan yang tersedia cenderung meningkat, meskipun bergantung pada aktivitas rekrutmen dan penyelenggaraan bursa kerja di masing-masing daerah.

Kabupaten Karawang, misalnya, sebelumnya telah menggelar job fair dengan sekitar 1.400 lowongan kerja..

Sepekan kemudian, bursa kerja daring tingkat provinsi kembali dilaksanakan dengan ketersediaan 844 lowongan kerja pada kesempatan tersebut.Ke depan, 

Disnakertrans Jawa Barat akan terus mendorong perusahaan untuk memanfaatkan aplikasi Nyari Gawe dan memasukkan informasi lowongan kerja secara langsung ke dalam platform. Partisipasi aktif perusahaan dinilai penting agar informasi kesempatan kerja dapat tersebar lebih luas dan menjangkau lebih banyak pencari kerja.

( GEOFFREY . MAKSURILLA )
Editor : Geoffrey . M


Wali Kota Bekasi Berikan Apresiasi Children Of Galaxy di Apel Pagi

Wali Kota Bekasi Berikan Apresiasi Children Of Galaxy di Apel Pagi

Oktober 26, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Senin 26 Oktober 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI ,--

KOTA -:BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menggelar apel pagi pada Senin (26/10/2026) yang dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama, penyerahan penghargaan, serta apresiasi kepada aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa purnabakti. 

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi, memberikan penghargaan atas dedikasi aparatur, dan mendorong peningkatan prestasi di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Dalam amanatnya, Wali Kota Bekasi menyampaikan apresiasi kepada para ASN yang telah menyelesaikan masa tugas dan pengabdiannya di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. 

Ia menegaskan bahwa masa purnabakti bukan berarti pengabdian kepada masyarakat harus berakhir.“Terima kasih atas pengabdiannya dalam rangka melaksanakan tugas. 

Semoga ini menjadi semangat bahwa pengabdian tidak pernah selesai. Masih ada peran dan kontribusi yang bisa dilanjutkan setelah purnabakti,” ujarnya.

Wali Kota Bekasi juga memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi, Dr. Kusnanto, atas capaian sebagai Terbaik II dalam ajang ASN Peduli Kependudukan tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2026. 

Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik pada tahun mendatang.“Walaupun menjadi yang terbaik kedua, ini tetap merupakan prestasi yang patut diapresiasi. 

Jadikan capaian ini sebagai motivasi agar tahun depan bisa menjadi yang terbaik di Jawa Barat,” ungkapnya.

Selain apresiasi terhadap prestasi perangkat daerah, Wali Kota Bekasi turut menyampaikan penghargaan kepada jajaran ASN, termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan PPPK paruh waktu, atas kontribusi mereka dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan apel pagi juga diisi dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Bekasi dan PT Asuransi Jiwa Taspen mengenai penyelenggaraan produk asuransi bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. 

Selain itu, dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama terkait produk Asuransi Jiwa Kumpulan Taspen Save bagi ASN di lingkungan Dinas Perhubungan Kota Bekasi.

Pemerintah Kota Bekasi turut memberikan penghargaan kepada Children of the Galaxy Bekasi atas prestasi dalam ajang International Bandung Choral Festival 2026. 

Penghargaan ini menjadi bentuk dukungan terhadap talenta dan pencapaian di bidang seni yang turut membawa nama Kota Bekasi."Penghargaan kepada Children of the Galaxy Bekasi ini menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian apel pagi tersebut. Prestasi yang diraih dalam ajang festival paduan suara internasional ini menunjukkan potensi, kreativitas, serta dedikasi generasi muda 

Kota Bekasi dalam mengembangkan bakat di bidang seni tarik suara" ujar Tri"Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Bekasi terhadap generasi muda yang terus berkarya dan berprestasi. 

Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak dan generasi muda lainnya untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, serta membawa nama baik Kota Bekasi melalui berbagai bidang" tandasnya

( Reporter : ADE SANJAYA / MALAU S.B.N )
Editor : Geoffrey. M

Bekasi - Jakarta Sepakati Babak Baru Pengelolaan Bantargebang, Sampah Mulai Diolah Jadi Energ

Bekasi - Jakarta Sepakati Babak Baru Pengelolaan Bantargebang, Sampah Mulai Diolah Jadi Energ

Oktober 26, 2026
SIMAK BERITA NEWS .COM, --

Senin 26 Oktober 2026 ,--
KOTA  -  BEKASI,--

Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memperbarui kerja sama pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang untuk lima tahun ke depan.

Kesepakatan tersebut ditandatangani Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (26/10/2026).

Pembaruan kerja sama ini menjadi momentum untuk mengubah pola pengelolaan sampah di Bantargebang. Selain memastikan keberlanjutan pengelolaan sampah 

Jakarta, kedua daerah akan memperkuat pengolahan sampah berbasis teknologi dan mendorong pemanfaatan sampah sebagai sumber energi.Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, persoalan sampah Jakarta dan Bekasi memiliki keterkaitan yang kuat sehingga penyelesaiannya membutuhkan tanggung jawab bersama.“

Persoalan sampah menjadi tanggung jawab bersama. 
Kita perlu membagi beban dan mencari solusi secara bersama-sama agar persoalan yang selama ini berulang dapat diselesaikan,” ujar Tri Adhianto.

Menurut Tri, pembaruan kerja sama ini harus menjadi titik awal untuk menyelesaikan persoalan sampah secara lebih menyeluruh, termasuk timbunan sampah yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Karena itu, pengelolaan Bantargebang ke depan perlu diarahkan pada pengurangan sampah yang masuk ke area penimbunan melalui pemilahan dari sumber, peningkatan kapasitas pengolahan, serta penggunaan teknologi seperti 
**Refuse Derived Fuel (RDF)**.“Kita tidak ingin persoalan sampah hanya selesai dengan dipindahkan dan ditimbun. Harus ada upaya untuk mengurangi, mengolah dan memanfaatkan sampah sehingga beban di Bantargebang bisa terus ditekan,” kata Tri.

Tri mengatakan, setelah pembaruan kerja sama ditandatangani, kedua pemerintah daerah akan melanjutkan kajian dan pembahasan teknis untuk memastikan setiap program dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bekasi atas tercapainya kesepakatan tersebut.

Menurut Pramono, pembahasan kerja sama berjalan dengan baik hingga akhirnya dapat ditandatangani sesuai waktu yang telah ditetapkan.“Alhamdulillah pembahasannya berjalan dengan baik, nggak ada drama-dramaan, dan selesai pada waktunya. 

Hari ini kita tanda tangani. Mudah-mudahan ini merupakan awal yang baik kerja sama yang dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta bersama dengan Kota Bekasi,” ujar Pramono.

Pramono mengatakan, pengelolaan sampah ke depan akan semakin diarahkan pada pengolahan berbasis teknologi. DKI Jakarta saat ini juga tengah memfinalisasi rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah bersama 

Danantara.Fasilitas tersebut direncanakan berada di kawasan Bantargebang dan menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap metode pembuangan konvensional.“Segera dalam waktu dekat ini, Pemerintah DKI Jakarta dan juga Pemerintah Kota Bekasi akan mempunyai pembangkit listrik tenaga sampah,” ujar Pramono.

Selain fasilitas pembangkit listrik tenaga sampah, pengembangan RDF di Rorotan dan Bantargebang juga menjadi bagian dari strategi pengelolaan sampah ke depan.

Dengan pendekatan tersebut, sampah yang selama ini berakhir sebagai timbunan diharapkan dapat semakin banyak diolah menjadi energi maupun produk turunan lainnya, sementara residu yang masuk ke area penimbunan dapat dikurangi secara bertahap.
### Kompensasi dan Manfaat bagi MasyarakatDalam pembaruan kerja sama tersebut, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan dukungan kompensasi kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk periode lima tahun ke depan dengan nilai sekitar **Rp362 milia
r**.Dukungan tersebut menjadi bagian dari kesepakatan pengelolaan TPST Bantargebang sekaligus memperkuat manfaat kerja sama bagi Kota Bekasi dan masyarakat di sekitar kawasan.

Tri mengatakan, keberlanjutan kerja sama harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pengelolaan kawasan dan manfaat yang dirasakan masyarakat.“Kerja sama ini harus memberikan manfaat yang jelas bagi masyarakat Bekasi, khususnya warga di sekitar Bantargebang. 

Karena itu, aspek lingkungan, sosial, infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat harus terus kita perkuat,” ujarnya.
### Penguatan Infrastruktur dan Transportasi Pertemuan kedua kepala daerah juga membahas sejumlah agenda pembangunan yang berkaitan langsung dengan konektivitas Bekasi dan Jakarta.

Di antaranya rencana penanganan **Flyover Rawapanjang dan Cipendawa
**, serta peningkatan sarana dan prasarana transportasi umum di Kota Bekasi.

Peningkatan konektivitas menjadi perhatian karena mobilitas masyarakat Bekasi–Jakarta berlangsung setiap hari. 

Penguatan transportasi publik diharapkan dapat memberikan pilihan perjalanan yang lebih baik sekaligus mendukung integrasi kawasan Jabodetabek.

Kedua pemerintah daerah juga membahas pembangunan halte transportasi umum di Kota Bekasi yang ditargetkan menunjukkan perkembangan hingga akhir November.

Menurut Tri, hubungan Bekasi dan Jakarta merupakan hubungan yang saling terhubung dalam aktivitas masyarakat. Karena itu, kerja sama antar daerah perlu diarahkan pada persoalan yang benar-benar dirasakan warga.“Bekasi dan Jakarta saling terhubung. 

Apa yang terjadi di satu wilayah pasti berdampak pada wilayah lainnya. Karena itu, kerja sama harus menghasilkan solusi yang dirasakan masyarakat,” kata Tri.

Pembaruan kerja sama TPST Bantargebang menjadi bagian dari komitmen kedua daerah untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, terukur dan berkelanjutan.

Ke depan, Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta akan melanjutkan koordinasi untuk memastikan seluruh kesepakatan dapat ditindaklanjuti, mulai dari pengelolaan sampah, pengembangan teknologi pengolahan, hingga penguatan infrastruktur dan konektivitas kedua wilayah.

( GEOFFREY MAKSURILLA )
Editor : Geoffrey .M

Bukan Sekadar Bersih, tetapi Juga Syarat Ibadah: Lapas Bangko Bekali WBP Pemahaman tentang Mandi Wajib

Bukan Sekadar Bersih, tetapi Juga Syarat Ibadah: Lapas Bangko Bekali WBP Pemahaman tentang Mandi Wajib

Oktober 25, 2026
Bukan Sekadar Bersih, tetapi Juga Syarat Ibadah: Lapas Bangko Bekali WBP Pemahaman tentang Mandi Wajib

SIMAK BERITA NEWS COM 

Senin 26 Oktober 2026

Merangin Jambi 

Bangko
Menjaga kebersihan diri bukan hanya bagian dari kehidupan sehari-hari, tetapi juga memiliki makna penting dalam pelaksanaan ibadah. Pemahaman inilah yang menjadi salah satu materi dalam kegiatan pembinaan kepribadian melalui pengajian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Bangko.

Kegiatan pengajian kali ini menghadirkan Ustaz Dodi Inan, seorang pemuka agama sekaligus penyuluh agama yang bertugas di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin. Dalam penyampaiannya, ia membahas materi bersuci, khususnya tata cara mandi wajib sesuai tuntunan syariat Islam.

" Melalui penjelasan yang santun dan mudah dipahami, para WBP diberikan pemahaman mengenai pentingnya bersuci, kondisi yang mewajibkan seseorang untuk mandi wajib, serta tata cara pelaksanaannya dengan benar. Materi ini diharapkan dapat membantu WBP memahami bahwa kebersihan dan kesucian merupakan bagian penting dalam mempersiapkan diri untuk beribadah," Jelas nya

Menurut Kalapas Bangko IIB, ia Juga Mengatakan bahwa Pengajian berlangsung sebagai ruang pembelajaran sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan bagi WBP. Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran dalam memperbaiki diri, membangun kebiasaan hidup yang lebih baik, serta meningkatkan kualitas ibadah selama menjalani masa pembinaan.

" Melalui pembinaan kepribadian yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Bangko berupaya membekali WBP dengan nilai-nilai spiritual dan moral sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat," Ungkap nya

Lebih Lanjut Syaikoni SH MH Mengatakan Bahwa Pembinaan bukan sekadar menjalani masa pidana, melainkan juga kesempatan untuk belajar, berbenah, dan menumbuhkan pribadi yang lebih baik, dan bekal ketika WBP kembali di tengah tengah masyarakat nanti nya

" WBP bukan sekedar Pembinaan semata, Tetapi Untuk berbenah dan Memperbaiki diri serta menumbuhkan Kepribadian yang lebih baik," Tutur nya

Reporter Mila 
Editor Geofrey M 


Jangkau Langsung Blok Hunian, Lapas Bangko Pantau Kesehatan Warga Binaan Melalui CLBK

Jangkau Langsung Blok Hunian, Lapas Bangko Pantau Kesehatan Warga Binaan Melalui CLBK

Oktober 25, 2026
Jangkau Langsung Blok Hunian, Lapas Bangko Pantau Kesehatan Warga Binaan Melalui CLBK

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Merangin Jambi ,--
Senin 26 Oktober 2026 ,--


Bangko ,
Guna Memastikan kesehatan warga binaan tidak hanya dilakukan di klinik, tetapi juga melalui pemantauan langsung ke tempat mereka menjalani aktivitas sehari-hari. Hal inilah yang dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko melalui kegiatan Control Langsung Blok Kesehatan (CLBK), Senin (26/10/2026).

Kalapas Bangko Syaikoni SH MH Mengatakan bahwa Kegiatan di Mulai pukul 09.30 WIB, tim pembinaan dan kesehatan menyambangi blok hunian untuk memantau kondisi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sekaligus mengetahui keluhan kesehatan yang mereka alami. Dengan mendatangi langsung kamar hunian, tim dapat memperoleh gambaran kondisi kesehatan warga binaan secara lebih dekat.

Menurut Syaikoni SH MH Menyampaikan Pemantauan dilakukan di lima blok hunian yang terdiri atas 19 kamar. Dari hasil pendataan pada hari tersebut, tercatat lima warga binaan mengalami gangguan kesehatan, dengan rincian tiga orang mengeluhkan gatal-gatal dan dua orang mengalami hipertensi.

Pada hari yang sama,tidak terdapat warga binaan yang meninggal dunia, Karena dirujuk ke fasilitas kesehatan lain, maupun menjalani perawatan di rumah sakit.

"Melalui kegiatan CLBK berupaya memastikan keluhan kesehatan warga binaan dapat diketahui dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan. Pemantauan langsung ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi kesehatan warga binaan selama menjalani masa pembinaan," Ungkap nya 

Lanjut Kalapas Bangko Kegiatan berlangsung aman dan lancar tanpa adanya gangguan keamanan dan ketertiban. Lapas Bangko terus berupaya menghadirkan pelayanan yang memperhatikan kebutuhan warga binaan, termasuk dalam aspek kesehatan, agar proses pembinaan dapat berjalan dengan baik.

" Saya Berharap Semua hak hak warga WBP Aspek kesehatan Terpenuhi,dan WBP Bisa menjalani proses Pembinaan Sampai Selesai," tutur nya 

( Reporter Mila SBN )
Editor Geofrey M 
Menuju Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bekasi Kukuhkan Kontingen dan Dorong Atlet Harumkan Nama Bekasi

Menuju Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bekasi Kukuhkan Kontingen dan Dorong Atlet Harumkan Nama Bekasi

Oktober 25, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Minggu 25 Oktober 2926 ,--
KOTA. -  BEKASI,--

KOTA - BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengukuhkan sekaligus melepas kontingen atlet Kota Bekasi yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. 

Kegiatan tersebut berlangsung di GOR Bang Yan, Kota Bekasi, Minggu (25/10/2026).

Pengukuhan ini menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Bekasi kepada para atlet yang akan membawa nama daerah dalam ajang olahraga tingkat provinsi. 

Para atlet diharapkan dapat bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan hasil terbaik bagi Kota Bekasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kontingen Kota Bekasi diperkuat 1.154 atlet dengan dukungan 201 pelatih yang akan berlaga di 67 cabang olahraga. 

Kota Bekasi juga memasang target tinggi dengan membidik 200 medali emas dalam kompetisi tersebut.Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan, pemerintah daerah memberikan dukungan terhadap perjuangan para atlet, termasuk melalui apresiasi bagi mereka yang berhasil meraih prestasi.“Para atlet harus berjuang dengan penuh keyakinan, disiplin, dan semangat pantang menyerah. 

Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga sportivitas, dan buktikan bahwa atlet Kota Bekasi mampu bersaing serta mengharumkan nama daerah,” ujar Tri.

Ia juga menyampaikan bahwa Porprov menjadi bagian penting dari pembinaan atlet untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi. 

Menurutnya, prestasi di tingkat provinsi diharapkan menjadi langkah awal menuju panggung nasional hingga internasional.“Kita ingin pembinaan olahraga di Kota Bekasi terus berkembang dan melahirkan atlet berprestasi. 

Pemerintah akan terus mendorong dukungan terhadap atlet agar mereka memiliki kesempatan untuk berkembang dan membawa nama Kota Bekasi ke tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kontingen Kota Bekasi, Kolonel Infanteri Supri Siswanto, menyebut tugas memimpin kontingen merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.“Seluruh atlet dan ofisial harus menjaga kekompakan, disiplin, serta kehormatan Kota Bekasi. 

Mari berjuang bersama dengan semangat juang tinggi agar kita dapat pulang membawa kebanggaan dan prestasi bagi masyarakat,” ujar Supri.

Melalui pengukuhan dan pelepasan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap seluruh kontingen dapat bertanding secara maksimal sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan olahraga daerah mampu melahirkan atlet yang tangguh, berprestasi, dan membanggakan.

(. Reporter  : JAMALUDIN S. B. N )
Editor : Geoffrey. M

Gebyar Harkop ke-79, Wali Kota Bekasi Gaungkan Koperasi Muda dan Modern Menuju Porprov Jawa Barat 2026.

Gebyar Harkop ke-79, Wali Kota Bekasi Gaungkan Koperasi Muda dan Modern Menuju Porprov Jawa Barat 2026.

Oktober 25, 2026
SIMAK BERITA NEWS .COM ,--

Minggu 25 Oktober 2026 ,--
KOTA -  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Koperasi dan UKM menggelar Gebyar Hari Koperasi (Harkop) ke-79 Kota Bekasi di Plaza Patriot Chandrabhaga, Minggu (25/10/2026).

Mengusung tagline “Gerakan Koperasi Bekasi Keren yang Muda, Inovatif dan Modern Menuju Porprov Jawa Barat 2026”, ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat berkoperasi sekaligus mendorong perkembangan koperasi agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa koperasi memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. 

Karena itu, koperasi perlu terus berkembang melalui inovasi, pengelolaan yang profesional, serta keterlibatan generasi muda.“Koperasi harus menjadi wadah ekonomi yang semakin modern, inovatif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Kita ingin anak-anak muda juga tertarik untuk terlibat, mengembangkan ide, serta membangun usaha bersama melalui koperasi,” ujar Tri.

Menurutnya, perkembangan koperasi di Kota Bekasi perlu didukung dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, pengurus koperasi, dan masyarakat. 

Dengan demikian, koperasi tidak hanya menjadi tempat untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan anggota.“Melalui Gebyar Harkop ke-79 ini, saya berharap semangat berkoperasi semakin kuat.

Mari kita jadikan koperasi sebagai kekuatan ekonomi masyarakat yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing, sekaligus mendukung kemajuan Kota Bekasi menuju Porprov Jawa Barat 2026,” tambahnya.

Melalui Gebyar Harkop ke-79, Pemerintah Kota Bekasi berharap gerakan koperasi semakin dikenal luas, terutama oleh generasi muda, serta mampu tumbuh menjadi bagian penting dalam membangun perekonomian daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

( Reporter : ADE SANJAYA / MALAU .SBN )
Editor : Geoffrey .M .