Kejari Merangin Gelar Upacara dan Tabur Bunga di TMP Patriot Bangko, dalam Rangka  Harlah ke -81 Kejaksaan RI

Kejari Merangin Gelar Upacara dan Tabur Bunga di TMP Patriot Bangko, dalam Rangka Harlah ke -81 Kejaksaan RI

September 01, 2026
Kejari Merangin Gelar Upacara dan Tabur Bunga di TMP Patriot Bangko, dalam Rangka  Harlah ke -81 Kejaksaan RI Tahun 2026,

SIMAK BERITA NEWS COM 

Merangin Jambi 

Selasa 01 September 2026

                    ibu Kajari Merangin.                  
                    Yusmanelly SH MH 
Bangko
Dalam rangka Menjelang  memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia tahun 2026, Kejaksaan Negeri Merangin gelar  Upacara ziarah dan Penghormatan kepada Para pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Patriot Bangko, Kabupaten Merangin. Selasa 01 September 2026

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Merangin, ibu Yusmanelly SH MH Bersama jajaran Pejabat Utama di Kejaksaan Merangin serta keluarga besar Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD).

.        Ibu Yusmanelly SH MH                                              Pimpin Upacara 

Upacara berlangsung Secara  khidmat, ibu Kajari Merangin Yusmanelly SH MH Bertindak Sebagai Inspektur dan di ikuti oleh jajaran Pejabat utama serta Barisan oleh Seluruh Staf, dan di lanjutkan dengan  Serangkaian kegiatan diawali  Penghormatan kepada arwah para pahlawan dan mengheningkan cipta, kemudian dilanjutkan  Peletakan karangan bunga serta tabur bunga di makam Para Pahlawan TMP Patriot Bangko.

Ibu Yusmanelly SH MH Menghimbau Kepada Seluruh Peserta Upacara, untuk mengingat Kegiatan ziarah Tersebut  dan Menjadi Renungan serta  Momentum bagi keluarga besar Kejari Merangin untuk Terus  mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang serta mengorbankan jiwa dan raganya demi bangsa dan negara tercinta Republik Indonesia.

Ibu Yusmanelly SH MH Mengatakan bahwa Menjelang  peringatan Harlah ke -81 Tahun 2026 ini, Kejaksaan bukan sekadar kegiatan seremonial Saja, akan tetapi juga menjadi Pedomani untuk meneladani nilai-nilai Perjuangan, pengorbanan, dan semangat pengabdian Para pahlawan yang Telah Berjuang demi Bangsa dan Negara.

Kajari Menambahkan Bahwa untuk itu Perlu  diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sebagai insan Adhyaksa, khususnya dalam memberikan pelayanan Terbaik kepada Masyarakat dan penegakan hukum yang profesional, berintegritas serta berkeadilan serta Humanis.

        Ibu Kajari Yusmanelly SH MH Tabur                        Bunga di Makam Pahlawan 

“Melalui.Momentum  Serangkaian Kegiatan  ini, mengingatkan kita Pada jasa dan pengorbanan Para Jasa pahlawan. Semangat perjuangan mereka harus menjadi teladan bagi kita dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara dan Memberikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat dan Penegakan Hukum Berkeadilan dan Humanis ,” Ujar Yusmanelly SH MH 

Ibu Yusmanelly SH MH Juga mengajak Kepada seluruh jajaran Kejari Merangin untuk terus meningkatkan Tugas Pokok Serta  Pengabdian kepada masyarakat dan  menjaga Terus marwah institusi Kejaksaan Negeri Merangin di tengah Masyarakat.

"Peringatan Harlah ke-81 Kejaksaan RI tahun 2026 diharapkan menjadi Langkah Nyata dalam Rangka untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran Kejaksaan dalam menjalankan tugas dan Penegakan Hukum dan  kewenangan, Menerapkan Penegakan Hukum Secara  Humanis" Tutur nya Yusmanelly SH MH 

Lebih lanjut , Kemudian dari pada itu Upacara di TMP patriot Bangko dilanjutkan dengan  melakukan Serangkaian Tabur Bunga dan Penghormatan Kepada Para Pahlawan.

Kabiro Jambi Yan SBN
Jelang Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, Kejati Jambi Gelar Ziarah ke Taman Makam Pahlawan,

Jelang Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, Kejati Jambi Gelar Ziarah ke Taman Makam Pahlawan,

September 01, 2026
Jelang Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, Kejati Jambi Gelar Ziarah ke Taman Makam Pahlawan,

SIMAK BERITA NEWS COM 

Selasa 01 September 2026


Jambi 
Menjelang peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 yang jatuh pada 2 September 2026, jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi melaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Jambi, Kota Jambi, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan ziarah dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Sugeng Hariadi, S.H., M.H.

Ziarah tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mengenang, menghormati, dan menghargai jasa serta pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara.

Kegiatan diikuti oleh jajaran Kejati Jambi, di antaranya Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi, para Asisten, Kepala Bagian Tata Usaha, Koordinator, pejabat eselon IV dan eselon V, serta anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Jambi.

Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Jambi beserta seluruh jajaran pegawai Kejaksaan Negeri Jambi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh Kajati Jambi Sugeng Hariadi, S.H., M.H., selaku pimpinan rombongan, Ketua IAD Wilayah Jambi, Ibu Puput Husaini beserta jajaran.

Selanjutnya, Kajati Jambi bersama seluruh peserta ziarah melaksanakan tabur bunga di makam para pahlawan. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat sebagai wujud penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Melalui kegiatan ziarah ini, jajaran Kejati Jambi diharapkan dapat terus meneladani semangat perjuangan, pengabdian, dan pengorbanan para pahlawan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai insan Adhyaksa.

Ziarah ke TMP Jambi menjadi pengingat bahwa nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus senantiasa diwarisi dan diwujudkan melalui pengabdian yang tulus kepada masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan.

Hal ini Dibenarkan oleh Kasi Penerangan Hukum Kejati Jambi Noly Wiyaya SH MH Ketika di Konfirmasi Melalui Percakapan WhatsApp Selasa 01/09 /2026

" Ya benar , hari ini bapak Kajati Jambi Sugeng Hariadi SH MH Beserta jajaran serta ikut dalam Kegiatan Tersebut juga ketua IAD Wilayah Jambi  Gelar ziarah  Tabur bunga Jelang Harlah ke - 81 Kejaksaan RI tahun 2026 di Makam Pahlawan Jambi" Tutur nya 

Kabiro Jambi Yan SBN
Bersholat Untuk Negeri , Menjaga Hati, Membangun Diri

Bersholat Untuk Negeri , Menjaga Hati, Membangun Diri

September 01, 2026
Bersholat Untuk Negeri , Menjaga Hati, Membangun Diri 

SIMAK BERITA NEWS COM 

Merangin Jambi 

Selasa 01 September 2026 

Bangko
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko terus memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan keagamaan. Salah satunya melalui kegiatan “Bersholawat untuk Negeri” bersama Penyuluh Agama Kementerian Agama Kabupaten Merangin.

Kegiatan berlangsung dalam suasana religius dan penuh kebersamaan. Warga binaan bersama para petugas mengikuti lantunan sholawat, doa, serta tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Sunaryo, Ustaz Sofyan, dan Ustaz H. Su’ud.

Melalui kegiatan ini, warga binaan diajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbaiki akhlak, serta menjadikan masa pembinaan sebagai momentum untuk melakukan introspeksi dan perubahan. Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan juga mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik.

Kegiatan bersholawat bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan yang menyentuh aspek mental dan spiritual. Warga binaan diberikan penguatan bahwa masa lalu bukanlah akhir dari perjalanan. Kesalahan dapat menjadi pelajaran untuk melangkah lebih baik, sementara masa pembinaan menjadi kesempatan untuk mempersiapkan diri kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

Kalapas Bangko, Syaikoni, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter warga binaan.

“Pembinaan di Lapas bukan hanya bagaimana warga binaan menjalani masa pidananya, tetapi bagaimana mereka dapat memanfaatkan waktu selama berada di sini untuk melakukan perubahan. Melalui kegiatan bersholawat ini, kami berharap warga binaan mendapatkan ketenangan hati, motivasi, serta semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Syaikoni.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para Penyuluh Agama Kementerian Agama Kabupaten Merangin yang telah memberikan ilmu, nasihat, dan motivasi kepada warga binaan.

Kalapas Bangko Mengatakan Kolaborasi antara Lapas Bangko dan Kementerian Agama Kabupaten Merangin menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menghadirkan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya melalui keterampilan dan kemandirian, tetapi juga melalui penguatan kepribadian dan keagamaan.

" Dari lantunan sholawat yang menggema di Lapas Bangko, tumbuh harapan agar setiap warga binaan mampu memperbaiki diri, meninggalkan kesalahan masa lalu, dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik" Ungkap nya 

Lebih lanjut Bersholawat untuk Nabi, berdoa untuk negeri, berbenah untuk diri, menuju kehidupan yang lebih baik

Kabiro Jambi Yan SBN
Tri Adhianto Tinjau Lokasi SMAN 20, Akses Jalan 400 Meter Disiapkan

Tri Adhianto Tinjau Lokasi SMAN 20, Akses Jalan 400 Meter Disiapkan

September 01, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa 01 September 2026 ,--
KOTA. --  BEKASI ,--

Dukung Kenyamanan Siswa, Wali Kota Bekasi Lebarkan Akses Jalan Menuju SMAN 20.*Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto berkomitmen memfasilitasi sarana dan prasarana penunjang pendidikan dengan menyiapkan infrastruktur jalan akses (jalan pendekat) menuju pembangunan SMA Negeri 20 Kota Bekasi dan SLB Negeri Kecamatan Medan Satria.

Kedua fasilitas pendidikan tersebut berada di wilayah Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Penyiapan akses jalan dilakukan guna memberikan kepastian keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi para siswa serta seluruh warga sekolah.

Tri Adhianto menegaskan, penyiapan akses jalan merupakan bagian dari kewajibannya sebagai kepala daerah dalam mendukung hadirnya fasilitas pendidikan yang memadai dan mudah dijangkau oleh masyarakat.Akses jalan yang akan dikembangkan memanfaatkan jalan existing sepanjang kurang lebih 400 meter yang menghubungkan titik jalan utama menuju lokasi sekolah. 

Wali Kota Bekasi akan melakukan pelebaran jalan menjadi 8 meter, dengan konstruksi betonisasi setebal 20 sentimeter.“Kondisi tanah di wilayah ini merupakan bekas rawa-rawa sehingga cenderung labil. 

Jika ketebalan hanya 15 cm, dikhawatirkan jalan akan cepat pecah. Dengan ketebalan 20 cm, daya tahan (lifetime) jalan akan jauh lebih lama dan kuat,” ujar Tri Adhianto.

Pengembangan akses jalan khusus tersebut juga didasari pertimbangan aspek keselamatan siswa. 

Selama ini, jalur utama menuju kawasan sekolah berbaur langsung dengan area industri yang cukup padat dan kerap dilintasi kendaraan-kendaraan besar bermuatan berat.“Jalan utama sebetulnya ada, namun berisiko tinggi bagi anak-anak karena bergabung dengan wilayah pabrik yang padat lalu lintas kendaraan besar. 

Akses baru ini dirancang khusus untuk area sekolah agar anak-anak dapat pergi dan pulang sekolah dengan lebih aman dan nyaman,” tambahnya.

Dengan tersedianya akses khusus menuju kawasan pendidikan di Kecamatan Medan Satria tersebut, Pemerintah Kota Bekasi berharap keberadaan SMAN 20 Kota Bekasi dan SLB Negeri Kecamatan Medan Satria dapat menunjang kegiatan belajar mengajar secara optimal.

( GEOFFREY . M i)


Jelang Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, Kejati Jambi Gelar Ziarah ke Taman Makam Pahlawan

Jelang Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, Kejati Jambi Gelar Ziarah ke Taman Makam Pahlawan

September 01, 2026
Jelang Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, Kejati Jambi Gelar Ziarah ke Taman Makam Pahlawan

SIMAK BERITA NEWS COM 

Selasa 01 September 2026

                   Kejati Jambi 

Jambi 
Menjelang peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 yang jatuh pada 2 September 2026, jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi melaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Jambi, Kota Jambi, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan ziarah dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Sugeng Hariadi, S.H., M.H.

Ziarah tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mengenang, menghormati, dan menghargai jasa serta pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara.

Kegiatan diikuti oleh jajaran Kejati Jambi, di antaranya Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi, para Asisten, Kepala Bagian Tata Usaha, Koordinator, pejabat eselon IV dan eselon V, serta anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Jambi.

Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Jambi beserta seluruh jajaran pegawai Kejaksaan Negeri Jambi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh Kajati Jambi Sugeng Hariadi, S.H., M.H., selaku pimpinan rombongan, Ketua IAD Wilayah Jambi, Ibu Puput Husaini beserta jajaran.

Selanjutnya, Kajati Jambi bersama seluruh peserta ziarah melaksanakan tabur bunga di makam para pahlawan. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat sebagai wujud penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Melalui kegiatan ziarah ini, jajaran Kejati Jambi diharapkan dapat terus meneladani semangat perjuangan, pengabdian, dan pengorbanan para pahlawan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai insan Adhyaksa.

Ziarah ke TMP Jambi menjadi pengingat bahwa nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus senantiasa diwarisi dan diwujudkan melalui pengabdian yang tulus kepada masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan.

Hal ini Dibenarkan oleh Kasi Penerangan Hukum Kejati Jambi Noly Wiyaya SH MH Ketika di Konfirmasi Melalui Percakapan WhatsApp Selasa 01/09 /2026

" Ya benar , hari ini bapak Kejati Jambi Sugeng Hariadi SH MH Beserta jajaran Gelar Upacara dan Tabur bunga Jelang Harlah ke - 81 Kejaksaan RI tahun 2026 di Makam Pahlawan  Jambi" Tutur nya 

Kabiro Jambi Yan SBN
Ketua TP PKK Kota Bekasi Buka Pelatihan Terjemah Al-Qur’an Metode Yatsir, Dorong Syiar Al-Qur’an hingga ke Seluruh Kecamatan.

Ketua TP PKK Kota Bekasi Buka Pelatihan Terjemah Al-Qur’an Metode Yatsir, Dorong Syiar Al-Qur’an hingga ke Seluruh Kecamatan.

September 01, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

01 September 2026 ,--
KOTA. --  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI — Ketua TP PKK Kota Bekasi sekaligus Ketua Majelis Taklim Nurul Fathia, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, membuka kegiatan Pelatihan Terjemah Al-Qur’an Metode Yatsir yang digelar di Masjid Agung Al Barkah, Kota Bekasi, Selasa (1/9/2026).

Pelatihan ini berlangsung selama empat hari, mulai 1 hingga 4 September 2026, dan diikuti oleh Pokja I TP PKK Kota Bekasi serta perwakilan dari setiap kecamatan di Kota Bekasi.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Al-Qur’an, khususnya dalam mempelajari dan memahami terjemahannya melalui metode Yatsir. 

Para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh ilmu selama pelatihan, tetapi juga mampu meneruskan pengetahuan tersebut kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Wiwiek Hargono Tri Adhianto mengatakan, ilmu yang diperoleh dalam kegiatan tersebut hendaknya tidak berhenti pada diri sendiri. 

Menurutnya, setiap ilmu yang dipelajari memiliki tanggung jawab untuk diamalkan sekaligus dibagikan kepada orang lain.“Kita belajar bukan hanya untuk diri kita sendiri. 

Ketika Allah memberikan kita kesempatan untuk mendapatkan ilmu, maka ada tanggung jawab di dalamnya untuk mengamalkan dan menyebarkan ilmu tersebut. 

Terlebih ilmu Al-Qur’an, karena ini merupakan bagian dari upaya kita untuk meneruskan dan menyebarkan warisan Rasulullah SAW,” ujar Wiwiek.

Ia menambahkan, pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas syiar pembelajaran Al-Qur’an di Kota Bekasi. 

Para peserta yang telah mengikuti pelatihan nantinya diharapkan dapat menjadi penggerak yang turut mengenalkan dan mensyiarkan metode Yatsir di lingkungan masing-masing.“InsyaAllah, setelah pelatihan ini akan 

kita lanjutkan dengan safari ke seluruh kecamatan. Jadi ilmu yang didapat di sini tidak berhenti hanya kepada peserta, tetapi bisa terus disampaikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Wiwiek juga mengajak seluruh peserta untuk memiliki semangat berbagi ilmu. Menurutnya, menyebarkan ilmu merupakan salah satu bentuk kebaikan yang dapat memberikan manfaat lebih luas dan menjadi bagian dari amal yang terus mengalir.“Tugas kita adalah belajar, mengamalkan, kemudian menyampaikan. Jangan sampai ilmu yang sudah kita dapat hanya berhenti pada diri kita. 

Semoga melalui kegiatan ini semakin banyak masyarakat yang dekat dengan Al-Qur’an, memahami maknanya, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Melalui pelatihan tersebut, diharapkan terbentuk kader-kader yang mampu menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarluaskan pembelajaran terjemah Al-Qur’an dengan metode Yatsir di seluruh wilayah Kota Bekasi.

Pelaksanaan safari ke seluruh kecamatan nantinya juga diharapkan dapat memperluas jangkauan pelatihan, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk belajar, memahami, dan mendalami Al-Qur’an.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun masyarakat Kota Bekasi yang semakin dekat dengan Al-Qur’an, tidak hanya dalam membaca, tetapi juga memahami kandungan dan maknanya untuk kemudian diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

( RIANA SARI SBN )
KOTA BEKASI – Ketua Dekranasda Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, menjadi salah satu pemberi sambutan dalam kegiatan Webinar Internasional Wajib Halal Oktober 2026 yang mengangkat tema “Strategi Pelaku Usaha

KOTA BEKASI – Ketua Dekranasda Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, menjadi salah satu pemberi sambutan dalam kegiatan Webinar Internasional Wajib Halal Oktober 2026 yang mengangkat tema “Strategi Pelaku Usaha

September 01, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM  ,--

Selasa 01 September 2026 ,---
KOTA. --  BEKASI ,--

Membangun Keunggulan Bisnis Melalui Sertifikasi Halal”, Selasa (1/9/2026).Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut merupakan forum berskala internasional yang bertujuan memberikan pemahaman dan strategi kepada para pelaku usaha dalam menghadapi penerapan 

Wajib Halal Oktober 2026.Webinar ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ekosistem halal sekaligus mendorong para pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), agar semakin siap menghadapi perkembangan dan tuntutan pasar.

Dalam sambutannya selaku Ketua Dekranasda Kota Bekasi, Wiwiek Hargono menyampaikan bahwa sertifikasi halal tidak seharusnya hanya dipandang sebagai sebuah kewajiban administratif.

Menurutnya, sertifikasi halal merupakan salah satu langkah penting dalam membangun kepercayaan konsumen, meningkatkan kualitas produk, memperkuat tata kelola usaha, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.“Ketika kita berbicara tentang Wajib Halal Oktober 2026, pertanyaannya bukan hanya apakah pelaku usaha sudah memiliki sertifikat halal. 

Tetapi lebih jauh, apakah mereka sudah memahami prosesnya, mendapatkan pendampingan, dan melihat sertifikasi halal sebagai peluang untuk meningkatkan daya saing usaha,” ujar Wiwiek.

Wiwiek menegaskan, dalam menghadapi penerapan Wajib Halal Oktober 2026, para pelaku UMKM perlu mulai mempersiapkan diri sejak dini.Persiapan tersebut tidak hanya sebatas pengurusan sertifikat halal, tetapi juga memastikan berbagai aspek usaha berjalan secara tertib dan sesuai dengan ketentuan. 

Mulai dari legalitas usaha, penggunaan bahan baku, proses produksi, penyimpanan, pengemasan, hingga administrasi usaha.

Menurutnya, kesiapan tersebut membutuhkan dukungan dan pendampingan dari berbagai pihak. Terlebih, masih banyak pelaku UMKM yang menjalankan berbagai peran sekaligus dalam usahanya, mulai dari proses produksi, pengelolaan 

keuangan, pemasaran hingga administrasi.Karena itu, Wiwiek menilai para pelaku usaha tidak cukup hanya diberikan informasi mengenai kewajiban halal, tetapi juga perlu mendapatkan edukasi, pendampingan dan fasilitasi agar dapat memenuhi ketentuan dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Wiwiek juga menekankan pentingnya meningkatkan literasi halal bagi para pelaku usaha.

Pemahaman mengenai halal, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan bahan yang digunakan, tetapi juga mencakup proses produksi, penyimpanan, pengemasan hingga penyajian produk kepada konsumen.

Selain itu, sertifikasi halal juga harus dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas usaha.Dengan semakin tertibnya penggunaan bahan baku, proses produksi, kebersihan, pencatatan dan pengemasan, para pelaku UMKM diharapkan mampu membangun usaha yang lebih baik dan memiliki daya saing yang semakin kuat.

Wiwiek melihat Kota Bekasi memiliki potensi UMKM yang sangat besar. Berbagai produk lokal, mulai dari kuliner, fashion, kerajinan hingga produk kreatif lainnya, terus berkembang dan memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas. 

Namun, menurutnya, kreativitas saja tidak cukup. Produk UMKM juga harus didukung dengan kualitas, standar, legalitas serta kepercayaan dari konsumen.“Kita ingin produk Kota Bekasi tidak hanya kreatif dan menarik, tetapi juga berkualitas, memiliki legalitas, memenuhi standar, dan mampu bersaing. 

Sertifikasi halal merupakan salah satu bagian penting dari perjalanan tersebut,” ungkap Wiwiek.Ia pun mengajak para pelaku usaha untuk tidak memandang Wajib Halal Oktober 2026 sebagai sesuatu yang menakutkan atau menjadi beban.Sebaliknya, kebijakan tersebut harus dijadikan sebagai momentum bagi UMKM untuk semakin maju dan naik kelas.Lebih lanjut, 

Wiwiek menegaskan bahwa penguatan ekosistem halal membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Pemerintah, BPJPH, lembaga pendamping, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas hingga para pelaku UMKM harus berjalan bersama.“Kita membutuhkan kolaborasi. Kolaborasi yang pada akhirnya menghasilkan UMKM yang lebih siap, produk yang lebih berkualitas, 

konsumen yang lebih terlindungi, dan ekonomi daerah yang semakin kuat,” tegasnya.

Melalui Webinar Internasional Wajib Halal Oktober 2026, Wiwiek berharap para pelaku usaha, khususnya UMKM Kota Bekasi, semakin memahami pentingnya kesiapan halal sebagai bagian dari pengembangan usaha. 

Dengan dukungan, pendampingan dan persiapan yang dilakukan sejak dini, sertifikasi halal diharapkan tidak hanya menjadi bentuk kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi kekuatan baru bagi UMKM untuk meningkatkan kualitas, memperluas pasar dan memiliki daya saing yang lebih baik serta menghadapi peluang pasar yang lebih luas melalui penguatan ekosistem halal.

( RIANA SARI . SBN )