Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko Lakukan Pemadatan Dititik Perbaikan Jalan Menuju Desa Seko Besar

Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko Lakukan Pemadatan Dititik Perbaikan Jalan Menuju Desa Seko Besar

April 29, 2026
Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko Lakukan Pemadatan Dititik Perbaikan Jalan Menuju Desa Seko Besar

SIMAK BERITA NEWS COM 

Kamis 30 April 2026 
Sarolangun
Jalan menuju Desa Seko Besar kecamatan Pauh kabupaten Sarolangun, Jambi kondisinya sangat memprihatinkan, tepatnya berada di KM 22 antara Desa Lubuk Napal ke Desa Seko Besar sepanjang sekitar 300 meter.
Dititik jalan tersebut kerusakannya cukup parah, sehingga Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko harus bekerja ekstra.
Kapten Inf. Husnan Efendi Perwira pengawas pembangunan jalan program TMMD ke 128 kodim 0420/Sarko mengatakan jika pihaknya hari ini mulai melakukan pemadatan di jalan tersebut dengan menggunakan alat berat jenis bomax. 

"Hari ini mulai kita lakukan Pemadatan, sebelumnya sudah kita lakukan pekerjaan mulai dari pembuangan lumpur, buat drainase hingga pasang gorong-gorong" jelas Husnan Kamis (30/4/2026).
Lebih lanjut dia mengatakan pihaknya menurunkan alat berat jenis bomax untuk melakukan pemadatan.

"Ya, kita turunkan alat berat jenis bomax, dengan pemadatan ini tekstur tanah di jalan ini tidak mudah bergeser, sehingga nanti saat kita serak batu saat akan pengerasan, batu tidak mudah larut" imbuhnya

Ditambahkan Husnan, usai pemadatan nantinya jalan tersebut oleh Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko dilanjutkqn dengan perkerasan jalan.

Kabiro Jambi Yendri SBN 
Lapas Kelas IIB Sarolangun Rutin Geledah Kamar WBP, Pastikan Keamanan Tetap Kondusif

Lapas Kelas IIB Sarolangun Rutin Geledah Kamar WBP, Pastikan Keamanan Tetap Kondusif

April 29, 2026
Lapas Kelas IIB Sarolangun Rutin Geledah Kamar WBP, Pastikan Keamanan Tetap Kondusif

SIMAK BERITA NEWS COM 

Kamis 30 April 2026 

Sarolangun

Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lembaga pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun secara rutin melaksanakan penggeledahan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan penggeledahan tersebut dilakukan oleh jajaran Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), serta petugas pengamanan lainnya. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasi Administrasi Kamtib, didampingi Kasi Binadik Giatja, Bayu Kumara.

Penggeledahan ini merupakan langkah preventif sebagai bagian dari deteksi dini untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di dalam lapas. Proses penggeledahan dilaksanakan secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan sesuai prosedur yang berlaku.

Kasi Adm. Kamtib Lapas Kelas IIB Sarolangun, Danang, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen petugas dalam menjaga situasi lapas agar tetap aman dan kondusif.

“Penggeledahan ini merupakan upaya kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Kami melaksanakan kegiatan ini secara rutin dan sesuai prosedur, serta tetap mengedepankan sikap humanis,” ujarnya.

Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan barang-barang terlarang seperti telepon genggam maupun narkoba di kamar hunian WBP. Hal ini menunjukkan tingkat kepatuhan warga binaan dalam menaati aturan yang berlaku di dalam lapas.

Selain melakukan penggeledahan, petugas juga memberikan arahan kepada warga binaan agar selalu mematuhi tata tertib, menjaga kebersihan lingkungan hunian, serta menjaga kesehatan demi terciptanya suasana lapas yang aman, tertib, dan nyaman.

Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas IIB Sarolangun tetap terjaga, sehingga dapat memberikan rasa aman bagi petugas maupun seluruh warga binaan

Kabiro Jambi Yendri SBN 
Pastikan Keamanan Lapas Tetap Kondusif, Lapas Kelas IIB Sarolangun Rutin Periksa Senjata Dinas

Pastikan Keamanan Lapas Tetap Kondusif, Lapas Kelas IIB Sarolangun Rutin Periksa Senjata Dinas

April 29, 2026
Pastikan Keamanan Lapas Tetap Kondusif, Lapas Kelas IIB Sarolangun Rutin Periksa Senjata Dinas

SIMAK BERITA NEWS COM 

Kamis 30 April 2026
Sarolangun
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun terus memperkuat sistem pengamanan internal dengan melaksanakan pemeriksaan senjata dinas secara berkala guna memastikan kesiapan petugas serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

Pemeriksaan dilakukan oleh jajaran keamanan dan ketertiban (Kamtib) dan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Danang, didampingi Kepala Seksi Binadik, Giatja Bayu Kumara. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah deteksi dini dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mengecek kelengkapan administrasi, kondisi fisik senjata, kebersihan, hingga jumlah amunisi yang tersedia. Seluruh proses dilakukan secara teliti untuk memastikan senjata dinas berada dalam kondisi baik dan sesuai standar operasional prosedur.

Kasi Adm Kamtib, Danang, menegaskan bahwa pemeriksaan rutin ini merupakan bentuk komitmen Lapas Kelas IIB Sarolangun dalam menjaga profesionalisme petugas sekaligus menjamin keamanan lingkungan pemasyarakatan.

"Pemeriksaan senjata dinas ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kesiapsiagaan petugas dan meminimalkan potensi gangguan keamanan. Kami menekankan pentingnya profesionalisme serta tanggung jawab dalam penggunaan senjata dinas," tegas Danang.

Menurutnya, pemeriksaan berkala juga menjadi sarana pengawasan internal agar pengelolaan senjata dinas berjalan tertib dan akuntabel, sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan yang dapat berdampak pada keamanan institusi.

Lebih Lanjut Dengan pelaksanaan pemeriksaan rutin tersebut, Lapas Kelas IIB Sarolangun berharap situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga secara optimal, sehingga tercipta lingkungan yang aman dan kondusif bagi petugas maupun warga binaan

Kabiro Jambi Yendri SBN 
.*Wali Kota Bekasi Dampingi KDM Jenguk Korban, Pastikan Penanganan Maksimal di RS dan Tercover BPJS.*

.*Wali Kota Bekasi Dampingi KDM Jenguk Korban, Pastikan Penanganan Maksimal di RS dan Tercover BPJS.*

April 29, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Rabu 29 April 2026 ,--
KOTA -- BEKASI,--

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), bersama Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turun langsung menjenguk para korban kecelakaan kereta api yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Rabu (29/4).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Jawa Barat menyerahkan bantuan sebagai bentuk rasa empati kepada para pasien sejak masa awal perawatan. 

Selain itu, dipastikan seluruh korban mendapatkan jaminan pembiayaan melalui BPJS Kesehatan, sehingga pasien dapat fokus pada proses pemulihan tanpa terbebani biaya pengobatan.“Kami bersama Pak Gubernur hadir langsung untuk memastikan kondisi korban tertangani dengan baik. 

Penanganan medis harus maksimal, dan kami pastikan seluruh rumah sakit memberikan pelayanan terbaik, termasuk memastikan seluruh pasien tercover BPJS Kesehatan,” ujar Tri Adhianto.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa pasien atau korban harus difasilitasi lengkap dari BPJS Kesehatan, dan juga rumah sakit yang terdapat pasien terkait KRL ini bisa terjamin fasilitasnya.“Ini adalah bentuk solidaritas kami kepada para korban. 

Sejak awal masa perawatan, kami ingin memastikan mereka tidak merasa sendiri, kebutuhannya terpenuhi, termasuk jaminan pembiayaan melalui BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Berdasarkan data terkini, total korban tercatat sebanyak 91 orang yang tersebar di sejumlah rumah sakit. Di RSUD CAM sendiri terdapat 54 korban, dengan rincian 26 pasien masih menjalani rawat inap, 25 telah pulang, dan 3 meninggal dunia.

Sementara itu, korban lainnya dirawat di RS Primaya Timur sebanyak 10 orang, RS Mitra Timur 7 orang, RS Bella 5 orang, RS Hermina 2 orang, RS Siloam Bekasi 2 orang, RS Bakti Kartini 1 orang, RSUD Cibitung 1 orang, serta Mitra Plumbon 6 orang. Adapun 10 korban meninggal dunia ditangani di RS Polri.“Kami memastikan pendampingan terus dilakukan, untuk segera dilaporkan ke Gubernur dan Presiden, baik kepada pasien yang masih dirawat maupun keluarga korban yang meninggal dunia. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” tambahnya.

( GEOFFREY .M )


Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko Lakukan Penyekrapan Dititik Perbaikan Jalan

Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko Lakukan Penyekrapan Dititik Perbaikan Jalan

April 29, 2026
Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko Lakukan Penyekrapan Dititik Perbaikan Jalan 

SIMAK BERITA NEWS COM 

Rabu 29 April 2026 

Sarolangun
Jalan menuju Desa Seko Besar kecamatan Pauh kabupaten Sarolangun, Jambi kondisinya sangat memprihatinkan, tepatnya berada di KM 22 antara Desa Lubuk Napal ke Desa Seko Besar sepanjang sekitar 300 meter.

Dititik jalan tersebut kerusakannya cukup parah, sehingga Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko harus bekerja ekstra di lokasi tersebut.

Kapten Inf. Husnan Efendi Perwira pengawas pembangunan jalan program TMMD ke 128 kodim 0420/Sarko mengatakan jika pihaknya hari ini mulai melakukan Penyekrapan di jalan tersebut. 

"Hari ini mulai kita lakukan Penyekrapan, sebelumnya lumpur-lumpur di jalan ini sudah kita buang, dan sekarang kita ratakan" jelas Husnan Rabu (29/4/2026).
Lebih lanjut dia mengatakan jika pihaknya menurunkan alat berat jenis gleder untuk melakukan Penyekrapan dan membuang sisa lumpur yang masih ada.

"Ya, kita turunkan alat berat jenis gleder untuk menyekrap dan meratakan jalan tersebut. Kita fokus dititik ini karena ini merupakan titik terparah" tambahnya. 

Ditambahkan Husnan, usai Penyekrapan nantinya jalan tersebut oleh Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko juga dilakukan pemadatan dan perkerasan.

Kabiro Jambi Yendri SBN 
Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko Bongkar Drainase Dititik Perbaikan Jalan

Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko Bongkar Drainase Dititik Perbaikan Jalan

April 29, 2026
Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko Bongkar Drainase Dititik Perbaikan Jalan 

SIMAK BERITA NEWS COM 

Rabu 29 April 2026
Sarolangun
Jalan menuju Desa Seko Besar kecamatan Pauh kabupaten Sarolangun, Jambi kondisinya sangat memprihatinkan, tepatnya berada di KM 22 antara Desa Lubuk Napal ke Desa Seko Besar sepanjang sekitar 300 meter.
Dititik jalan tersebut kerusakannya cukup parah, karena ada 2 titik sungai kecil yang tidak memiliki saluran air atau drainase sehingga jika hujan turun air akan mengalir dan menggerus jalan.

Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko turun tangan melakukan pembuatan drainase di lokasi tersebut.
Kapten Inf. Husnan Efendi Perwira pengawas pembangunan jalan program TMMD ke 128 kodim 0420/Sarko mengatakan jika pihaknya hari ini terpaksa kembali membongkar gorong-gorong yang telah dipasang. 

"Kemarin sudah kita  pasang gorong-gorongnya, namun karena air masih tergenang sehingga kita terpaksa kembali membongkar dan kita rendahkan lagi" jelas Husnan Rabu (29/4/2026).
Lebih lanjut dia mengatakan jika dalam bekerja tidak mau asal-asalan, pihak ingin mendapatkan hasil terbaik untuk masyarakat.

"Lebih baik saat ini kerja dua kali, tapi nanti tidak ada kendala lagi. Sebab ini nantinya kita berikan untuk masyarakat, agar bisa bermanfaat lebih lama" tambahnya. 


Sementara itu Satgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko juga bekerja ekstra untuk mendapatkan hasil yang maksimal, mereka harus membuang lumpur yang sudah puluhan tahun mengendap di jalan utama itu sebelum nanti dilakukan perkerasan.

Kabiro Jambi Yendri SBN 
*Ketum PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Pentingnya Keadilan Informasi bagi Masyarakat Adat di Rakernas AJMAN Bogor*.

*Ketum PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Pentingnya Keadilan Informasi bagi Masyarakat Adat di Rakernas AJMAN Bogor*.

April 29, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Rabu 29 April 2026 ,--
BOGOR ,--

— Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menekankan pentingnya membangun ekosistem informasi yang lebih adil dan inklusif bagi masyarakat adat di Indonesia. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara (AJMAN) yang berlangsung di Imah Gede, 

Lembur Nusantara, Kota Bogor, Jawa Barat, pada 29–30 April 2026.

Dalam paparannya bertajuk “Jurnalisme Masyarakat Adat: Dari Representasi Menuju Kedaulatan Informasi di Era Platform Digital,” Akhmad Munir menjelaskan bahwa tantangan utama bukan hanya minimnya pemberitaan tentang masyarakat adat, tetapi adanya ketimpangan kuasa dalam proses produksi pengetahuan.

Menurutnya, selama ini media arus utama masih kerap menempatkan masyarakat adat sebagai objek pemberitaan, bukan sebagai subjek yang menyampaikan cerita dan realitasnya sendiri. 

Hal ini berdampak pada munculnya informasi yang tidak utuh, bahkan cenderung menyederhanakan kompleksitas kehidupan masyarakat adat.“Selama ini, persoalan utama bukan sekadar minimnya pemberitaan tentang masyarakat adat, tetapi ketimpangan kuasa dalam produksi pengetahuan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa di era transformasi digital, persoalan tersebut tidak serta-merta hilang. Justru, dinamika baru muncul karena ruang digital bekerja berdasarkan logika platform yang digerakkan oleh algoritma, tingkat keterlibatan (engagement), dan ekonomi perhatian.“Ruang digital bukan ruang netral, melainkan ruang yang dikendalikan oleh logika platform. Ini membuat tantangan jurnalisme masyarakat adat menjadi semakin kompleks,” jelasnya.Akhmad Munir 

kemudian menegaskan pentingnya memahami kedaulatan informasi secara lebih utuh, tidak hanya sebatas akses atau produksi informasi semata.“Kedaulatan informasi adalah hak kolektif masyarakat adat untuk menentukan bagaimana informasi diproduksi, disebarkan, dan dimaknai sesuai nilai dan kepentingan mereka sendiri. Ini tidak cukup dimaknai sebagai kemampuan mengakses atau memproduksi informasi saja,” paparnya.

Ia menjelaskan bahwa kedaulatan informasi mencakup tiga lapis utama. Pertama, kedaulatan produksi, yakni siapa yang membuat cerita dan dari perspektif siapa cerita itu disampaikan. 

Dalam hal ini, masyarakat adat harus menjadi produsen narasi yang berpijak pada pengalaman dan pengetahuan mereka sendiri.Kedua, kedaulatan distribusi, yaitu sejauh mana konten yang dihasilkan komunitas dapat menjangkau publik yang lebih luas. 

Ketiga, kedaulatan makna atau interpretasi, yakni siapa yang menentukan makna dari sebuah peristiwa.“Tanpa ketiganya, masyarakat adat tetap berada dalam posisi subordinat, meskipun aktif di media digital. Cerita akan tetap dibuat oleh pihak luar dengan perspektif dan kepentingan mereka,” tegasnya.

Dalam penutupnya, Akhmad Munir mengajak semua pihak untuk melakukan reposisi cara pandang terhadap masyarakat adat dalam lanskap media dan informasi.“Kita perlu menggeser cara pandang: dari masyarakat adat sebagai objek liputan menjadi subjek produksi pengetahuan. 

Dari sekadar akses informasi menuju kedaulatan informasi, dari partisipasi digital menjadi penguasaan ruang digital,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa jurnalisme masyarakat adat bukan sekadar praktik komunikasi, melainkan bagian dari perjuangan yang lebih luas.“Jurnalisme masyarakat adat adalah bagian dari perjuangan mempertahankan ruang hidup, identitas, dan masa depan komunitas. 

Informasi adalah kekuatan. Kedaulatan informasi adalah masa depan. Biarkan narasi tumbuh dari tanah mereka sendiri,” pungkas Akhmad Munir.Rakernas I 

AJMAN menjadi ruang strategis untuk memperkuat posisi jurnalis masyarakat adat dalam lanskap media nasional, sekaligus mendorong transformasi menuju kedaulatan informasi.Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian 

Komunikasi dan Digital Molly Prabawaty, Sekjen AMAN Rukka Sombolinggi, Ketua Umum AJI Nany Afrida, wartawan senior Kompas Ahmad Arif, serta perwakilan jurnalis masyarakat adat Nees Makuba.

( GEOFFREY. M )