Pemkot Bekasi Gandeng DPRD, dan Tokoh Bantargebang Tinjau PLTSa di China, Matangkan Groundbreaking PSEL Kota Bekasi

Pemkot Bekasi Gandeng DPRD, dan Tokoh Bantargebang Tinjau PLTSa di China, Matangkan Groundbreaking PSEL Kota Bekasi

Juni 25, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Jumat 26 Juni 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

KOTA - BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi bersama unsur DPRD Kota Bekasi dan perwakilan tokoh masyarakat Bantargebang melakukan kunjungan lapangan ke fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Wangneng Environment di Huzhou, China, pada 26 Juni 2026. 

,Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mempelajari secara langsung teknologi pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy) yang akan diterapkan pada proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi. 

Rombongan yang dipimpin oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan turut diikuti Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi, pimpinan serta anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi Latu Har Hary, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, serta H.Anton sebagai perwakilan tokoh masyarakat Bantargebang. 

Kehadiran unsur pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam satu kunjungan tersebut merupakan bentuk keterbukaan informasi sekaligus upaya membangun pemahaman bersama terhadap proyek strategis yang akan menjadi salah satu solusi jangka panjang pengelolaan sampah di Kota Bekasi. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengatakan bahwa kunjungan tersebut dilakukan agar para pemangku kepentingan dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi waste to energy beroperasi, mulai dari proses penerimaan sampah, pengolahan, pengendalian emisi hingga pemanfaatannya menjadi energi listrik."Kami ingin seluruh proses pembangunan PSEL berjalan secara transparan dan dipahami bersama oleh seluruh pihak.. 

Dengan melihat secara langsung, masyarakat dapat memperoleh gambaran yang utuh mengenai manfaat, standar operasional, serta aspek lingkungan yang diterapkan," ujar Kiswatiningsih.

Menurutnya, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari tahapan persiapan menjelang pembangunan fisik PSEL Kota Bekasi yang saat ini terus dipercepat. 

Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa seluruh biaya kegiatan ditanggung oleh Wangneng Environment Co., Ltd. selaku Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP) yang telah ditetapkan dalam proyek PSEL Kota Bekasi."Pembiayaan kunjungan sepenuhnya ditanggung oleh Wangneng sebagai BUPP, sehingga tidak membebani keuangan daerah," jelas Kiswatiningsih.

Lebih jauh, Walikota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa pembangunan PSEL bukan sekadar menghadirkan fasilitas pengolahan sampah modern, tetapi menjadi bagian dari transformasi besar kawasan Bantargebang. 

Selama puluhan tahun kawasan tersebut dikenal sebagai lokasi pembuangan sampah terbesar di Indonesia. 

Ke depan, Pemerintah Kota Bekasi ingin mengubah stigma tersebut menjadi kawasan yang identik dengan inovasi lingkungan dan ekonomi hijau."Kami ingin mengubah stigma masyarakat terhadap Bantargebang. 

Tidak lagi hanya dikenal sebagai tempat pembuangan sampah, tetapi menjadi pusat inovasi lingkungan hidup yang mampu mengubah sampah menjadi energi, membuka peluang ekonomi baru, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar," ujar pria yang akrab disapa Mas Tri.

Menurutnya, transformasi tersebut tidak hanya ditopang oleh pembangunan PSEL. 

Pemerintah Kota Bekasi juga tengah mendorong pengembangan industri turunan berbasis ekonomi sirkular, termasuk pemanfaatan fly ash dan bottom ash (FABA) yang dihasilkan dari proses pengolahan sampah menjadi energi.

Selain mendukung pengurangan timbulan sampah, pengembangan industri berbasis FABA diharapkan mampu menghasilkan berbagai produk konstruksi bernilai tambah, menciptakan lapangan kerja baru, serta mendorong tumbuhnya kawasan industri hijau yang terintegrasi di Bantargebang."Kami membayangkan Bantargebang ke depan berkembang menjadi kawasan ekonomi lingkungan. 

Ada PSEL yang menghasilkan energi listrik, ada industri pengolahan FABA yang menghasilkan produk bernilai ekonomi, ada aktivitas riset dan inovasi lingkungan, sehingga manfaatnya tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar," ungkapnya.

Melalui pembangunan PSEL dan pengembangan industri pendukungnya, Pemerintah Kota Bekasi berharap Bantargebang dapat menjadi contoh transformasi kawasan lingkungan yang berhasil mengubah tantangan menjadi peluang pembangunan berkelanjutan."Dulu orang mengenal Bantargebang karena gunungan sampahnya. Ke depan, kami ingin Bantargebang dikenal sebagai simbol keberhasilan pengelolaan lingkungan modern, tempat lahirnya energi bersih, inovasi teknologi, dan pusat pertumbuhan ekonomi hijau di Kota Bekasi," tutup Tri.

Adapun Pemerintah Kota Bekasi menargetkan tahapan groundbreaking dapat dilaksanakan pada awal Juli 2026 dan direncanakan akan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

( GEOFFREY. M )
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan

Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan

Juni 25, 2026
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan

SIMAK BERITA NEWS COM 
Kamis 25 Juni 2026

Merangin Jambi 

Bangko
Sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban serta memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib,
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bangko kembali melaksanakan razia rutin pada blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh jajaran petugas pengamanan bersama pegawai yang tergabung dalam tim razia dengan menyasar sejumlah kamar hunian warga binaan.

Kegiatan diawali dengan apel dan pengarahan kepada seluruh petugas yang terlibat guna memastikan pelaksanaan razia berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur. 

Kalapas IIB Bangko dalam Arahannya  Selalu Mengingatkan Kepada Petugas untuk tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, serta menghormati hak-hak warga binaan selama proses pemeriksaan berlangsung. 

Di Samping itu Razia kemudian dilaksanakan secara menyeluruh dengan memeriksa kamar hunian, area penyimpanan barang pribadi, serta sejumlah titik yang berpotensi digunakan untuk menyimpan barang-barang yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Pelaksanaan razia berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan kondusif. Para warga binaan menunjukkan sikap kooperatif serta mendukung jalannya kegiatan sebagai bagian dari upaya bersama dalam menjaga keamanan lingkungan lapas. Petugas melakukan pemeriksaan secara cermat terhadap barang-barang yang berada di dalam kamar hunian guna memastikan tidak terdapat benda-benda yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Heri, menyampaikan bahwa kegiatan razia rutin merupakan salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Ia Menjelaskan Bahwa Pengawasan yang dilakukan secara konsisten menjadi bagian yang  penting dalam mendukung keberhasilan program pembinaan warga Binaan
Razia rutin merupakan bentuk komitmen kami dalam melaksanakan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban 

" Alhamdulillah hasil razia kali ini menunjukkan kondisi yang relatif aman karena tidak ditemukan barang-barang terlarang yang berpotensi menimbulkan gangguan Serius Meski demikian kami tetap mengamankan barang-barang yang tidak sesuai ketentuan sebagai bentuk penegakan aturan dan langkah pencegahan sejak dini,” ujar Kalapas IIB Bangko 

lanjut Kalapas Heri menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban yang terjaga dengan baik akan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pelaksanaan program Pembinaan

" Kegiatan razia akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari implementasi deteksi dini gangguan kamtib sekaligus mendukung terwujudnya Lapas Bangko yang aman, tertib, dan berorientasi pada pembinaan " Ungkap nya

Dengan Sinergi antara petugas dan warga binaan, diharapkan seluruh program pemasyarakatan dapat berjalan secara optimal sehingga tujuan pembinaan dalam membentuk warga binaan yang sadar hukum, berdisiplin, dan siap kembali ke tengah masyarakat dapat tercapai dengan baik.

( Kabiro Jambi Yendri SBN )
DPPKB Merangin  Gelar Rakor Aksi  Konvergensi Pencegahan dan percepatan Penurunan Stunting

DPPKB Merangin Gelar Rakor Aksi Konvergensi Pencegahan dan percepatan Penurunan Stunting

Juni 25, 2026
DPPKB Merangin  Gelar Rakor Aksi  Konvergensi Pencegahan dan percepatan Penurunan Stunting 

SIMAK BERITA NEWS COM 

Kamis 25 Juni 2026 
Merangin Jambi 

Bangko
Pemerintah Kabupaten Merangin melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Rapat Koordinasi Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas untuk Generasi Penerus Bangsa.

Rapat koordinasi tersebut Di Buka langsung oleh Wakil Bupati Merangin H.A Khafied Moein, Acara di pusatkan  Ruangan Aula Bappeda kamis 25 Juni 2026 

Rapat Koordinasi Turut di hadiri Beberapa Unsur dari  Organisasi Perangkat Daerah, Seperti  instansi vertikal, camat, kepala Puskesmas, Koordinator serta Pihak pihak Lain.

Tampak Hadir juga dari jajaran dinas DPPKB Antara Lain  Sekretaris,
Para Kabid, Beserta Staf DPPKB 

Kemudian Dari Pada itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Merangin, drg.H.Sony Propesma,.M.PH mengatakan, bahwa penanganan stunting merupakan tanggung jawab kita bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, Pemangku Kepentingan,

“Rapat koordinasi ini membahas berbagai strategi dan langkah konkret dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi stunting, termasuk evaluasi capaian program yang telah berjalan serta penyusunan rencana tindak lanjut untuk memperkuat pelaksanaan program di tingkat desa dan kecamatan,”Ungkap nya 

Selain itu Lanjut drg.Sony, Rakor ini juga menjadi sarana untuk bisa  mengidentifikasi berbagai kendala Persoalan  atau Permasalahan  yang dihadapi di lapangan sekaligus mencari solusi terbaik secara  bersama guna memastikan seluruh program pencegahan dan penurunan stunting berjalan efektif dan berkelanjutan untuk Kedepan .

Melalui Sinergi yang Solib bersama lintas sektor pihak pemangku kepentingan lain nya, maka optimistis target penurunan angka stunting dapat tercapai pada Tahun ini.

“Penurunan stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi merupakan kerja sama seluruh pihak  ”jelasnya.drg Sony Propesma MPH 

Lanjut drg.Sony Propesma MPH mengatakan  percepatan penurunan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja maka perlu  Dibutuh kan juga kerja sama  yang kuat dari seluruh perangkat daerah, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta dukungan dari Pemangku kepentingan lain nya.

Maka dari pada itu Saya berharap kedepan Melalui Rapat Koordinasi Aksi Konvergensi ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh program dan intervensi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Merangin sampai hari ini Penanganan Stunting berjalan secara terintegrasi, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

( Kabiro Jambi Yendri SBN )
Pemkab Merangin Targetkan Bebas Stunting di 2026 Melalui Rakor

Pemkab Merangin Targetkan Bebas Stunting di 2026 Melalui Rakor

Juni 25, 2026
Pemkab Merangin Targetkan Bebas Stunting di 2026 Melalui Rakor 

SIMAK BERITA NEWS COM 

Kamis 25 Juni 2026
Merangin Jambi 

Bangko 
Pemerintah Kabupaten sukses menekan angka prevalensi stunting secara signifikan dari 14,9 persen pada tahun 2023 menjadi 9,6 persen di tahun 2024.

Capaian satu digit tersebut memicu optimisme untuk merealisasikan target bebas stunting sepenuhnya pada tahun 2026.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, saat membacakan sambutan tertulis Bupati M. Syukur dalam Rapat Koordinasi Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Merangin Tahun 2026. Rapat ini digelar di Aula Depati Payung Kantor Bappeda Merangin, Kamis (25/6).

"Kita tidak boleh cepat puas dengan pencapaian ini. Seluruh jajaran harus tetap bekerja keras memberikan kontribusi nyata," ujar Wabup A. Khafidh 

Ia menekankan bahwa program penanggulangan ini bukan hanya mengejar target angka statistik. Langkah intervensi erat kaitannya dengan jaminan masa depan generasi penerus di bumi Merangin.

Guna memuluskan target bebas stunting, Pemkab Merangin menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihak kecamatan, Puskesmas, hingga tingkat desa untuk memperkuat keterpaduan lintas sektor.

Penajaman koordinasi difokuskan pada validasi input data sasaran yang akurat serta ketepatan waktu pelaporan melalui sistem digital Web Aksi Konvergensi.

Pemerintah daerah meyakini, sinergi yang solid dan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan akan mampu mengatasi kendala anggaran maupun tantangan perubahan perilaku di tengah masyarakat.

Terpisah Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DPPKB drg Sony Propesma MPH mengatakan bahwa Kita tetap optimis Bebas Stunting pada Tahun 2026 ini ,

" Rapat koordinasi Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan  Stunting hari ini Berjalan dengan Sukses serta Lancar "  ungkap nya

Ia mengatakan Bahwa Peserta dari berbagai pihak terkait, yang Mengikuti Rapat Koordinasi hari ini melebihi dari Perkiraan dan Prediksi  yang di undang oleh Panitia Penyelengara.

" Alhamdulillah Peserta Begitu Konsisten mengikuti Rapat Koordinasi dari Awal sampai Akhir acara Selesai  " Ucap nya 

( Kabiro Jambi Yendri SBN )
Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi, Tri Adhianto Dorong Pemuda Siap Bersaing hingga Tingkat Globl

Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi, Tri Adhianto Dorong Pemuda Siap Bersaing hingga Tingkat Globl

Juni 25, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Kamis 25 Juni 2926 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

.Kota Bekasi — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghadiri kegiatan Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Nonon Sonthanie, Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan yang aktif dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan di Kota Bekasi.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto menyampaikan berbagai motivasi dan gagasan inovatif kepada para anggota Karang Taruna agar terus meningkatkan kapasitas diri dan mampu menjawab tantangan zaman yang semakin dinamis. 

.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus didukung oleh sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan memiliki daya saing tinggi.Wali Kota menilai Karang Taruna memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam membangun lingkungan yang produktif dan berdaya saing. 

Dengan jumlah anggota Karang Taruna Kota Bekasi yang mencapai kurang lebih 63.000 orang, organisasi ini dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan pembangunan di tengah masyarakat.“Kami ingin Karang Taruna menjadi organisasi yang mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap menghadapi persaingan global. 

.Pemuda Kota Bekasi harus berani mengambil peluang dan terus meningkatkan kompetensinya,” ujar Tri Adhianto.Pada kesempatan tersebut, 

Tri juga menyampaikan adanya peluang kerja luar negeri yang telah terintegrasi melalui program pemerintah. 

Menurutnya, kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan oleh para pemuda Kota Bekasi, termasuk anggota Karang Taruna, untuk memperoleh pengalaman kerja, meningkatkan keterampilan, dan memperluas wawasan di tingkat internasional.“Pemerintah telah membuka berbagai akses dan peluang kerja yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda. 

Saya berharap anggota Karang Taruna tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi pelaku yang mengambil kesempatan tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup dan masa depannya,” tambahnya.

Selain membahas peluang kerja, kegiatan Temu Karya Karang Taruna VII juga menjadi ajang konsolidasi organisasi dalam memperkuat program kerja dan sinergi antar pengurus di berbagai tingkatan. Pemerintah Kota Bekasi berharap Karang Taruna dapat terus menjadi wadah pengembangan potensi pemuda yang berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir berbagai gagasan dan inovasi baru yang mampu memperkuat peran pemuda dalam pembangunan Kota Bekasi sekaligus menciptakan generasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

( GEOFFREY . M )


DOA BERSAMA POLRES MERANGIN DALAM RANGKA HARI BHAYANGKARA KE-80 TAHUN 2026

DOA BERSAMA POLRES MERANGIN DALAM RANGKA HARI BHAYANGKARA KE-80 TAHUN 2026

Juni 25, 2026
DOA BERSAMA POLRES MERANGIN DALAM RANGKA HARI BHAYANGKARA KE-80 TAHUN 2026

SIMAK BERITA NEWS COM 

Kamis 25 Juni 2026

Merangin – Jambi
Bangko 
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Merangin melaksanakan kegiatan doa bersama yang dihadiri oleh Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., Para Pejabat Utama (PJU), personel Polres Merangin, serta Bhayangkari Cabang Merangin. Pada hari Kamis (25/6/2026) pukul 08.00 Wib.

Pada pelaksanaan doa bersama tersebut diisi juga dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Musthofa dengan tema “Bulan Muharram adalah Bulan Mulia, bertepatan dengan hari Bhayangkara ke-80.”

Dalam ceramahnya, Ustadz Musthofa menyampaikan bahwa bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT dan menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan serta ketakwaan.

Beliau juga menjelaskan bahwa pada bulan Muharram terdapat peristiwa-peristiwa penting yang menunjukkan pertolongan Allah SWT kepada hamba-Nya, termasuk bertepatan dengan Hari Asyura yang memiliki banyak hikmah dan keutamaan bagi umat Islam.
Melalui momentum tersebut, seluruh peserta diajak untuk memperbanyak amal ibadah, introspeksi diri, serta meningkatkan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan.

Usai penyampaian tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan Zikir Muharram yang dipimpin oleh Ustadz Musthofa, kemudian ditutup dengan doa bersama yang memohon keselamatan, keberkahan, dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bentuk ungkapan rasa syukur sekaligus memohon perlindungan, keselamatan, dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas Kepolisian kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

 “Melalui bimbingan doa bersama ini, kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh personel Polres Merangin senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, serta kemudahan dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana renungan dan koreksi diri agar kita dapat menjadi insan yang bermanfaat bagi sesama,” ujar Kapolres.

Pelaksanaan doa bersama bagi personel yang beragama Islam dilaksanakan di Masjid At-Taubah Polres Merangin, sedangkan personel yang beragama Nasrani melaksanakan doa bersama di Ruangan Kasikum Polres Merangin. Yang dihadiri Wakapolres Merangin Kompol Simsal Siahaan S. A.P., M.H. Kegiatan ini menjadi wujud toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di lingkungan Polres Merangin dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Seluruh personel yang hadir mengikuti rangkaian doa dengan penuh kekhusyukan, memanjatkan harapan agar Polri semakin profesional, modern, dan terpercaya dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat. Selain itu, doa juga dipanjatkan untuk keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Merangin agar senantiasa dalam keadaan aman dan kondusif.

"Melalui kegiatan doa bersama ini, diharapkan semangat pengabdian seluruh personel Polres Merangin semakin meningkat dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 menuju Polri yang Presisi dan semakin dicintai masyarakat". Ucap Wakapolres Merangin.

Kabiro Jambi Yendri SBN
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan

Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan

Juni 25, 2026
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan

SIMAK BERITA NEWS COM 

Kamis 25 Juni 2026
Merangin Jambi
 
Bangko 
Sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban serta memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bangko kembali melaksanakan razia rutin pada blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). 

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh jajaran petugas pengamanan bersama pegawai yang tergabung dalam tim razia dengan menyasar sejumlah kamar hunian warga binaan.

Kegiatan diawali dengan apel dan pengarahan kepada seluruh petugas yang terlibat guna memastikan pelaksanaan razia berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur.

Dalam arahannya, petugas diingatkan untuk tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, serta menghormati hak-hak warga binaan selama proses pemeriksaan berlangsung.

Kemudian Razia 
dilaksanakan secara menyeluruh dengan memeriksa kamar hunian, area penyimpanan barang pribadi, serta sejumlah titik yang berpotensi digunakan untuk menyimpan barang-barang yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Pelaksanaan razia berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan kondusif. Para warga binaan menunjukkan sikap kooperatif serta mendukung jalannya kegiatan sebagai bagian dari upaya bersama dalam menjaga keamanan lingkungan lapas.

Selain itu Petugas melakukan pemeriksaan secara cermat terhadap barang-barang yang berada di dalam kamar hunian guna memastikan tidak terdapat benda-benda yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Kepala Lapas Kelas IIB Bangko Heri  menyampaikan bahwa kegiatan razia rutin merupakan salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan

Menurutnya, pengawasan yang dilakukan secara konsisten menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program pembinaan warga binaan.

“Razia rutin merupakan bentuk komitmen kami dalam melaksanakan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Alhamdulillah, hasil razia kali ini menunjukkan kondisi yang relatif aman karena tidak ditemukan barang-barang terlarang yang berpotensi menimbulkan gangguan serius. Meski demikian, kami tetap mengamankan barang-barang yang tidak sesuai ketentuan sebagai bentuk penegakan aturan dan langkah pencegahan sejak dini,” ujar Heri.

lanjut Kalapas IIB Bangko Heri menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban yang terjaga dengan baik akan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pelaksanaan program pembinaan.

"kegiatan razia akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari implementasi deteksi dini gangguan kamtib sekaligus mendukung terwujudnya Lapas Bangko yang aman, tertib, dan berorientasi pada pembinaan " Ujar nya 

Lebih Lanjut Dengan sinergi antara petugas dan warga binaan, diharapkan seluruh program pemasyarakatan dapat berjalan secara optimal sehingga tujuan pembinaan dalam membentuk warga binaan yang sadar hukum, berdisiplin, dan siap kembali ke tengah masyarakat dapat tercapai dengan baik.

( Kabiro Jambi Yendri SBN )