Wali Kota Bekasi Dorong Kreasi Menu Bergizi Berbasis Pangan Lokal untuk Dukung Pemenuhan Gizi Masyarakat

Wali Kota Bekasi Dorong Kreasi Menu Bergizi Berbasis Pangan Lokal untuk Dukung Pemenuhan Gizi Masyarakat

September 29, 2026
SIMAK BERITA NEWS .COM,--.

Selasa 29 September 2026 ,--
KOTA  -  BEKASI ,--

Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi mendorong inovasi pangan lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bekasi dalam kegiatan Lomba Cipta Menu Berdaya Lokal dengan tema “Menu Emas Harga Pas untuk Balita Sehat: Kreasi Menu B25A Berbasis Ubi dan Protein Nabati”.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bekasi menekankan pentingnya peningkatan konsumsi protein masyarakat, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak. 

Menurutnya, pemenuhan gizi tidak hanya bergantung pada jumlah makanan yang dikonsumsi, tetapi juga kualitas dan keseimbangan kandungan nutrisinya.“Konsumsi protein harus terus ditingkatkan. 

Kita perlu membangun kesadaran bahwa makanan bergizi tidak harus mahal. Dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah didapat, masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarga,” ujar Wali Kota Bekasi.


Wali Kota juga berpesan pentingnya pengembangan sumber pangan lokal sebagai alternatif bahan pangan utama. 

Salah satu upaya yang pernah didorong Pemerintah Kota Bekasi adalah penguatan penanaman sukun sebagai pilihan sumber karbohidrat lokal yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan berbasis terigu.

Menurutnya, pola hidup sehat tidak hanya ditentukan oleh makanan, tetapi juga harus diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup. Perubahan gaya hidup masyarakat saat ini perlu menjadi perhatian bersama, terutama dengan meningkatnya konsumsi makanan cepat saji dan penggunaan gadget yang berlebihan.“Lifestyle sehat itu bukan hanya soal makanan, tetapi juga bagaimana kita bergerak dan menjaga keseimbangan hidup. Penggunaan karbohidrat yang berlebihan dan kurangnya aktivitas fisik perlu kita perbaiki bersama,” katanya.

Melalui berbagai program pangan dan kesehatan masyarakat, Pemerintah Kota Bekasi ingin membangun kesadaran bahwa makanan segar, bergizi, dan berbasis bahan lokal dapat menjadi pilihan utama dibandingkan konsumsi makanan instan atau junk food.

Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali mengenal dan menikmati makanan tradisional yang kaya nilai gizi. 

Ia mencontohkan berbagai kuliner daerah yang memiliki komposisi pangan seimbang, seperti tahu campur khas Jawa Timur yang mengombinasikan bahan nabati dari tahu dengan tambahan sumber protein lainnya.“Generasi sekarang perlu kembali mengenal makanan tradisional. 

Banyak makanan daerah yang sebenarnya memiliki nilai gizi baik karena menggunakan bahan segar dan berkualitas,” jelasnya.Selain melalui lomba cipta menu, Pemerintah Kota Bekasi memastikan program pemenuhan gizi masyarakat dapat berjalan secara terintegrasi dan tidak berdiri sendiri. 

Implementasi program harus mampu menjangkau kebutuhan kecukupan gizi masyarakat Kota Bekasi secara menyeluruh, mulai dari edukasi, penyediaan pangan, hingga pengawasan.
Dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Wali Kota menegaskan pentingnya pengawasan secara berkelanjutan agar kualitas menu yang diberikan tetap sesuai standar gizi. Lomba kreasi menu MBG juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan motivasi masyarakat dalam menciptakan inovasi makanan sehat berbasis potensi lokal.“Menu-menu kreatif hasil karya masyarakat Kota Bekasi nantinya dapat dikembangkan dan dipublikasikan sebagai inspirasi bersama. 

Kita ingin masyarakat ikut berperan dalam menciptakan menu sehat, bergizi, dan terjangkau,” ungkapnya.

Pada Jumat mendatang, Pemerintah Kota Bekasi juga akan menggelar program Gebrak Pasar (Gerakan Kembali ke Pasar) sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat memilih bahan pangan segar dan mendukung keberadaan pasar rakyat.

( GEOFFREY .M )
Editor: Geoffrey . M

Saat Apel, Wali Kota Apresiasi Para Siswa Peraih Penghargaan Serta Bubuhkan 2 MoU Kerjasama.

Saat Apel, Wali Kota Apresiasi Para Siswa Peraih Penghargaan Serta Bubuhkan 2 MoU Kerjasama.

September 29, 2026
SIMAK BERITA NEWS .COM ,--

Selasa 29 September 2026 ,--
KOTA  -  BEKASI ,--

Pemerintah Kota Bekasi melaksanakan apel pagi Senin 28-9 -2926 kemarin yang dirangkaikan dengan penandatanganan serta pemberian penghargaan. 

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengapresiasi capaian yang telah diraih sekaligus mendorong seluruh pihak untuk terus meningkatkan kinerja.

Dalam amanatnya, disampaikan bahwa capaian yang diperoleh merupakan hasil dari proses dan kerja keras yang telah dilakukan. Salah satu capaian tersebut adalah keberhasilan Kota Bekasi meraih penghargaan dalam lima kategori di tingkat Provinsi Jawa Barat. ..

Capaian tersebut dinilai sebagai sesuatu yang tidak mudah untuk diraih dan menjadi hasil dari kerja keras yang telah dilakukan.Selain capaian di tingkat Provinsi Jawa Barat, 
..
kegiatan tersebut juga turut memberikan apresiasi kepada pelajar dari SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 10. Pemberian penghargaan menjadi bagian dari apresiasi atas capaian yang telah diraih sekaligus menjadi dorongan untuk terus menghasilkan prestasi.

Wali Kota Bekasi menyampaikan bahwa berbagai hasil yang telah dicapai merupakan bagian dari proses yang masih terus berjalan. Penghargaan yang diterima bukan menjadi akhir dari perjalanan, melainkan menjadi hasil dari kerja keras yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan.“Proses kerja keras dan ini adalah hasilnya. Baru awal perjalanan,” ujar Wali Kota Bekasi.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Bekasi juga menekankan pentingnya memastikan setiap proses kerja menghasilkan sesuatu yang dapat dibuktikan. 

Hal tersebut juga berlaku dalam kegiatan studi banding yang dilakukan, sehingga hasil yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan seremonial.“Studi banding jangan hanya ceremonial, tapi harus ada rasa yang dibuktikan,” tegasnya.

Apel yang dirangkaikan dengan penandatanganan dan pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk terus mendorong proses kerja yang menghasilkan capaian nyata. 

Berbagai penghargaan dan capaian yang diraih menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras yang telah dilakukan sekaligus menjadi dorongan untuk melanjutkan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

( GEOFFREY .M )
Editor: Geoffrey. M

Pimpin Apel Pagi, Tri Adhianto Dorong UMKM dan ASN Kembali Berbelanja di Pasar Lewat Program Gebrak Pasar

Pimpin Apel Pagi, Tri Adhianto Dorong UMKM dan ASN Kembali Berbelanja di Pasar Lewat Program Gebrak Pasar

September 29, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa 29 September 2026 ,--
KOTA  -  BEKASI,--

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mendorong penguatan ekonomi lokal dengan mengajak aparatur dan masyarakat kembali berbelanja di pasar tradisional. Upaya tersebut diwujudkan melalui program Gebrak Pasar (Gerakan Belanja ke Pasar) yang akan mulai dilaksanakan pada Jumat mendatang.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin Apel Pagi jajaran aparatur Pemerintah Kota Bekasi di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (28/9/2026).

Menurutnya, program Gebrak Pasar menjadi salah satu langkah untuk menggerakkan kembali aktivitas ekonomi para pedagang pasar tradisional sekaligus memperkuat ekosistem UMKM di Kota Bekasi.

Ia menginstruksikan jajaran Pemkot Bekasi untuk turut berbelanja berbagai kebutuhan di pasar tradisional setelah kegiatan senam bersama yang akan dilaksanakan di Pasar Baru.

Tri menilai kondisi pasar di Kota Bekasi saat ini semakin baik, baik dari sisi kebersihan, keamanan maupun penataan. 

Selain itu, harga sejumlah kebutuhan di pasar juga dinilai kompetitif sehingga masyarakat memiliki pilihan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membantu menggerakkan perekonomian pedagang.Tri menjelaskan, pelaksanaan Gebrak Pasar akan diselaraskan dengan momentum tanggal muda, ketika masyarakat dan aparatur umumnya mulai memenuhi kebutuhan belanja bulanan.

Melalui program tersebut, ia berharap sebagian kebutuhan belanja pegawai dapat dialihkan dari pusat perbelanjaan ke pasar rakyat sehingga perputaran uang dapat dirasakan secara langsung oleh pedagang dan pelaku UMKM.“Kita inisiasi setiap awal bulan di tanggal muda dengan harapan belanja bulanan pegawai beralih ke pasar. Jika rata-rata belanjanya Rp100.000 dan dihadiri sekitar 1.500 orang, setidaknya ada Rp150 juta perputaran uang yang beredar di pasar pada hari itu,” ujar Tri Adhianto.

Menurutnya, gerakan tersebut bukan semata-mata aktivitas berbelanja, tetapi bagian dari upaya membangun kebiasaan masyarakat untuk menjadikan pasar tradisional sebagai salah satu pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.Dengan semakin banyaknya masyarakat yang berbelanja di pasar, diharapkan aktivitas perdagangan meningkat dan memberikan dampak terhadap pendapatan pedagang serta pelaku UMKM.

Dalam apel tersebut, Tri juga menekankan pentingnya percepatan penanganan persoalan sampah di Kota Bekasi.Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mengambil langkah yang lebih cepat dan solutif, termasuk dalam penanganan sampah di sungai serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah dari rumah.

Tri meminta hasil studi maupun pembelajaran dari daerah lain tidak berhenti pada kegiatan studi banding, tetapi dapat diterapkan dalam bentuk program konkret yang sesuai dengan kondisi Kota Bekasi.

Selain persoalan ekonomi dan lingkungan, Tri turut menyoroti kedisiplinan aparatur, khususnya terkait kehadiran dalam apel pagi.

Ia menginstruksikan BKPSDM Kota Bekasi untuk mengkaji dan menyatukan sistem presensi Beetri dan fingerprint guna memastikan sistem kehadiran berjalan lebih efektif serta meminimalkan potensi manipulasi presensi.Dalam kesempatan tersebut, 

Tri juga menyampaikan rencana penyerahan bantuan kemanusiaan Pemerintah Kota Bekasi sebesar Rp2,1 miliar beserta pakaian layak pakai untuk Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).Apresiasi turut disampaikan atas capaian prestasi DPPKB di tingkat Jawa Barat serta prestasi para siswa SMAN 1 dan SMAN 10 Kota Bekasi.

(Ndoet)


Tertibkan Blok Hunian, Lapas Bangko Gelar Razia dan Penertiban Fasilitas Kamar WBP

Tertibkan Blok Hunian, Lapas Bangko Gelar Razia dan Penertiban Fasilitas Kamar WBP

September 29, 2026
Tertibkan Blok Hunian, Lapas Bangko Gelar Razia dan Penertiban Fasilitas Kamar WBP

SIMAK BERITA NEWS COM 

Selasa 29 September 2026

Merangin Jambi 

.Kasi KPLP Budi ketika pimpin Apel                     Kesiapan Razia blok hunian WBP 

Bangko
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko terus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Pada hari ini, jajaran Lapas Bangko menggelar kegiatan pemeriksaan dan penertiban menyeluruh terhadap bangunan, ruangan, dan fasilitas pada blok dan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Selasa 29 September 2026

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) dan diikuti oleh Kasi Adm Kamtib, Kasubbag TU, Kasi Binadik & Giatja, Kaur Umum beserta jajaran Staf.

         Razia Blok Hunian WBP 

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyisir setiap blok hunian untuk memastikan seluruh fasilitas sesuai dengan fungsi dan peruntukannya. Bangunan atau penambahan fasilitas yang tidak sesuai ketentuan langsung dibongkar dan ditertibkan.

Sementara itu  ruangan atau fasilitas yang digunakan WBP tidak sesuai fungsinya segera dikosongkan dan dikembalikan sebagaimana mestinya.
Termasuk bangunan-bangunan yang bersumber dari anggaran negara (APBN) dipastikan kembali pada fungsi utamanya yaitu untuk pembinaan Warga Binaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Bangko Syaikoni  melalui Ka. KPLP Budi  menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.dan Memastikan Kondisi tetap Kondusif dan Aman.

"Penertiban ini kita lakukan untuk memastikan Lapas tetap dalam kondisi aman, tertib, dan semua fasilitas kembali ke fungsi pembinaan. Tidak ada lagi fasilitas liar di dalam blok. Semua kita kembalikan sesuai aturan," tegasnya.

Kasi KPLP Budi Menerangkan Bahwa Seluruh rangkaian kegiatan pemeriksaan dan penertiban berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya perlawanan dari WBP di blok hunian

" Kegiatan Berjalan Lancar dan Aman serta Kondusif " Tutur nya 

Kabiro Jambi YN SBN
Komwil III APEKSI Rumuskan Solusi Konkret Hadapi Krisis Global

Komwil III APEKSI Rumuskan Solusi Konkret Hadapi Krisis Global

September 29, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa 29 September 2026 ,--
KOTA. -  BOGOR ---

KOTA - BOGOR - Mewakili Wali Kota Bekasi, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri Welcome Dinner KDH dalam rangkaian kegiatan Hari ke-1Mayors Talk: Climate and Urban Resilience Tahun 2026 bersama Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah III bertempat di Plaza Balai Kota Bogor.

Dalam agenda nasional tersebut, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe didampingi Kepala BPKAD Kota Bekasi Yudi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Kiswatiningsih.Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor secara resmi dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan forum strategis Mayor’s Talk Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 yang berlangsung pada 27 hingga 30 September 2026.

Mengusung tema utama “Climate and Resilient Cities”, ajang nasional ini menghimpun para kepala daerah dari Komwil III APEKSI untuk merumuskan solusi konkret dalam menghadapi krisis iklim global serta tantangan pengelolaan lingkungan perkotaan.Ketua Komwil III APEKSI sekaligus Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, menegaskan bahwa koordinasi antar-kepala daerah merupakan agenda penting untuk menyikapi dinamika serta isu-isu strategis mendatang. 

Menurutnya, fondasi utama dari sebuah ‘Kota Tangguh’ berawal dari integritas dan kepemimpinan para kepala daerahnya.
Ditempat yang sama Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyambut baik kegiatan tersebut, karena Pemkot Bekasi sangat fokus dan semangat dalam penanganan lingkungan. 

Terlebih Kota Bekasi juga menjadi salah satu kota yang menjadi bagian dalam Proyek Strategi Nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Disamping itu Pemkot Bekasi juga giat dalam kegiatan pemulihan iklim dengan terus fokus dalam program strategis bernama Program Kampung Iklim atau dikenal dengan ProKlim. Tentunya program strategis ini dirancang untuk menciptakan sinergi antara kebijakan nasional dan pelaksanaan di tingkat lokal, serta memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, pemerintah, sektor swasta, dan lembaga swadaya masyarakat.

Dan untuk menjawab tantangan perubahan iklim, pemerintah daerah terus melakukan dengan pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan berbasis lokal dengan melibatkan masyarakat secara langsung, 

Proklim diharapkan mampu mendorong aksi nyata yang berdampak besar bagi ketahanan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui proklim, Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan dengan perlindungan iklim di tingkat akar rumput. 

Disamping itu, Wawali Harris Bobihoe juga membahas terkait penanganan bencana banjir yang diharapkan bisa dilakukan secara kolaborasi, terintegrasi antar daerah sehingga dapat menjadi solusi bersama. 

Ia juga menyinggung terkait dengan pencemaran air yang terjadi di kota bekasi belakangan ini, tentunya ini harus ada solusi nyata serta penanganan serius serta kepastian hukum yang jelas mengingat Kota Bekasi masih bergantung pada kali Bekasi sebagai sumber air baku.

Lanjutnya mengatakan Kota Bekasi juga terus berupaya dalam pengelolaan sampah di tingkat akar rumput, menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam memilah serta mengelola sampah dari tingkat rumah tangga. 

Ia juga menyampaikan agar pemerintah pusat juga turut membantu dalam penganggaran pengelolaan sampah ditingkat kecamatan.Adapun puncak rangkaian acara Mayor’s Talk yang berlokasi di IPB International Convention Center (IICC) Bogor menghadirkan para pemangku kebijakan tingkat nasional dan praktisi lapangan.Rangkaian kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Menko Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq, serta menghadirkan narasumber utama seperti Kepala BMKG, Menteri Lingkungan Hidup atau yang mewakili, akademisi perguruan tinggi, hingga praktisi pengelolaan sampah seperti Rekosistem.

Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, menjelaskan bahwa Komwil III merupakan komwil terbesar di APEKSI yang menaungi 25 kota. Pemilihan Kota Bogor sebagai lokasi penyelenggaraan didasari atas antusiasme dan inovasi nyata yang telah diterapkan Pemkot Bogor, terutama dalam aspek pengelolaan sampah dan lingkungan. 

( Red )
Editor: Geoffrey .M

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi, Terima Piagam Pelayanan Publik Predikat Prima dari Kapolda Jambi

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi, Terima Piagam Pelayanan Publik Predikat Prima dari Kapolda Jambi

September 29, 2026
Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi, Terima Piagam Pelayanan Publik Predikat Prima dari Kapolda Jambi

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Selasa 29 September 2026 ,--

Merangin  Jambi ,--

Bangko ,
Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K.,M.H. menerima Piagam Pelayanan Publik Predikat Prima yang diserahkan langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K.,M.H.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja jajaran Polres Merangin dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.

Penyerahan piagam tersebut juga menjadi momentum bagi Polres Merangin untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian agar semakin profesional, transparan, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi melalui Kasi Humas AKP Sakirman mengatakan bahwa predikat tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran personel Polres Merangin.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Merangin untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami akan terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar kualitas pelayanan semakin baik,” ucap Kasi Humas, AKP Sakirman

Ia menambahkan, penghargaan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi tanggung jawab bagi jajaran Polres Merangin untuk mempertahankan dan meningkatkan standar pelayanan publik.

Dengan diterimanya Piagam Pelayanan Publik Predikat Prima, Polres Merangin berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian.

( Kabiro Jambi YN SBN )
Istri dan Mertua Diamankan, Polres Merangin Ungkap Dugaan Skenario Pembunuhan Budi Lestari, Motif Berawal dari KDRT

Istri dan Mertua Diamankan, Polres Merangin Ungkap Dugaan Skenario Pembunuhan Budi Lestari, Motif Berawal dari KDRT

September 29, 2026
Istri dan Mertua Diamankan, Polres Merangin Ungkap Dugaan Skenario Pembunuhan Budi Lestari, Motif Berawal dari KDRT

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Merangin Jambi ,--
Selasa 29 September 2026 ,--

Bangko ,
Kasus pembunuhan berencana terhadap Budi Lestari alias Munyuk di Kabupaten Merangin, Jambi, akhirnya terungkap. Sat Reskrim Polres Merangin menangkap tiga orang tersangka, yakni dua perempuan dan seorang pria yang diduga menjadi eksekutor.

Dua tersangka perempuan, MM (34) dan JM (61), diamankan Satreskrim Polres Merangin pada 23 September 2026. Sementara Mk (28), yang diduga sebagai eksekutor, ditangkap di Lampung Selatan pada 26 September setelah diburu hingga ke luar provinsi.

Kasus ini terungkap setelah keluarga korban mencurigai Budi yang sudah lama tidak terlihat. Saat ditanya, MM menyebut korban pergi merantau bersama seorang teman. Jawaban itu justru memicu kecurigaan.

Keluarga kemudian melapor kepada kepala desa dan melakukan pencarian di kebun milik korban. Di sekitar sebuah pondok, warga menemukan tanah yang mencurigakan dan kemudian menggali lokasi tersebut. Mereka menemukan jasad manusia dalam kondisi tangan terikat serta pakaian yang diduga milik korban.

Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Epy Koto mengatakan, penyelidikan mengarah kepada istri dan mertua korban. Keduanya kemudian mengakui keterlibatan dan menyebut MK sebagai orang yang melakukan eksekusi.

“Dari hasil penyelidikan, kami mengamankan istri dan mertua korban. Keduanya mengakui keterlibatan dan menyebut MK sebagai pelaku eksekusi,” ujar AKP Epy Koto, saat press release, Selasa (29/9/26)

Menurutnya, rencana pembunuhan telah disiapkan sejak Mei 2026. Jaminah diduga meminta bantuan MK untuk menghabisi Budi dengan imbalan Rp85 juta.

Upaya pertama dilakukan dengan memberikan racun yang dicampurkan ke dalam kopi korban. Namun, cara tersebut gagal sehingga pelaku kemudian menjalankan rencana pembunuhan secara langsung.

Pada 2 Juni 2026, Mukmin mendapat informasi bahwa Budi akan pergi ke kebun untuk memanen sawit. MK dan pelaku lainnya kemudian menunggu di sekitar lokasi.

Sekitar pukul 11.30 WIB, MK mendatangi korban di sebuah pondok dengan alasan hendak membicarakan pembuatan kusen pintu. Saat korban lengah, pelaku memukul bagian leher korban menggunakan gagang dodos.

Korban kemudian dipukul menggunakan batu cobek dan kembali dihantam dengan gagang dodos hingga tidak berdaya. Setelah itu, tangan korban diikat dan para pelaku menggali lubang di sekitar pondok.

“Korban kemudian dibiarkan selama kurang lebih tiga jam untuk memastikan sudah meninggal dunia sebelum dikuburkan,” kata Epy.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya gagang dodos yang telah dibakar, tali, potongan terpal, pakaian korban, cangkul, batu cobek, serta tiga unit telepon seluler.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menduga motif pembunuhan berkaitan dengan persoalan rumah tangga. Munik disebut kerap mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan korban, sementara Jaminah juga diduga memiliki persoalan dengan Budi.

“Motifnya berkaitan dengan persoalan rumah tangga. MM diduga mengalami KDRT yang dilakukan korban, sedangkan JM juga memiliki persoalan dengan korban,” ungkap Epy.

Ketiga tersangka kini diproses hukum atas dugaan tindak pidana pembunuhan berencana dan turut serta dalam tindak pidana. Kasus tersebut masih ditangani Unit Reskrim Polsek Tabir bersama Satreskrim Polres Merangin.

( Kabiro Jambi YN SBN )