KDM Siapkan Olahraga Rakyat di Kalimalang, Lomba Dayung Piala Gubernur Bakal Digela

KDM Siapkan Olahraga Rakyat di Kalimalang, Lomba Dayung Piala Gubernur Bakal Digela

September 04, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Jumat 04 September 2025 ,--
KOTA. -  BEKASI ,--

Wisata Air Kalimalang Akan Digelar Lomba Dayung se Jabar.*Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan rencana menghadirkan kegiatan olahraga rakyat di kawasan Kalimalang, Kota Bekasi. 

Salah satu agenda yang disiapkan yakni lomba dayung Piala Gubernur Jawa Barat yang akan menjadi kegiatan tahunan di luar rangkaian Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).Rencana tersebut disampaikan Dedi Mulyadi dalam rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Porprov XV Jawa Barat. 

Kegiatan olahraga rakyat di Kalimalang nantinya akan dilaksanakan bersamaan dengan momentum penyelenggaraan Porprov, namun menjadi agenda tersendiri di luar pertandingan resmi Porprov.

Menurut Dedi, keberadaan Kalimalang memiliki potensi besar untuk dikembangkan tidak hanya sebagai saluran air, tetapi juga sebagai ruang aktivitas olahraga sekaligus destinasi wisata air bagi masyarakat.

Ia menyampaikan keinginannya agar potensi Kalimalang dapat dikembangkan menjadi salah satu ikon wisata air di Kota Bekasi. Untuk memperkenalkan potensi tersebut kepada masyarakat luas, kegiatan lomba dayung Piala Gubernur akan menjadi salah satu bentuk promosi sekaligus penggerak aktivitas olahraga rakyat di kawasan Kalimalang.

Selain menjadi ajang kompetisi, lomba dayung tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana baru bagi masyarakat serta memperkenalkan Kalimalang sebagai kawasan yang memiliki potensi wisata dan olahraga.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyambut baik rencana tersebut. 

Ia mengatakan, pengembangan destinasi wisata air merupakan salah satu mimpi yang ingin diwujudkan di Kota Bekasi.

Menurut Tri, Kalimalang memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi objek wisata tambahan, sehingga masyarakat tidak hanya melihat Kalimalang sebagai bagian dari infrastruktur pengairan, tetapi juga sebagai ruang publik dan destinasi yang dapat dinikmati bersama.“Kita memang punya mimpi untuk memiliki destinasi wisata air di Kota Bekasi. 

Kalimalang ini memiliki potensi besar untuk kita kembangkan menjadi salah satu objek wisata tambahan di Kota Bekasi,” ujar Tri.

Ia berharap, sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bekasi melalui kegiatan olahraga rakyat tersebut dapat menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali potensi Kalimalang.
.
Dengan adanya kegiatan olahraga dan wisata air, Kalimalang diharapkan dapat menjadi ruang interaksi baru bagi masyarakat sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian, khususnya bagi pelaku UMKM di sekitar kawasan.

( JAMALUDIN  S.B.N ).

KDM Pimpin Rakor Persiapan Porprov XV, Kota Bekasi Siap Jadi Tuan Rumah

KDM Pimpin Rakor Persiapan Porprov XV, Kota Bekasi Siap Jadi Tuan Rumah

September 04, 2026
SIMAK BERITA NEWS .COM ,--

Jumat 04 September 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI-,--

Kumpulkan Kepala Darrah Se-Jawa Barat di Kota Bekasi, KDM Pastikan Kesiapan Tuan Rumah.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat di Aula Nonon Sontanie, Kota Bekasi, Jumat (4/9/2026).

Rakor tersebut dihadiri para kepala daerah se-Jawa Barat sebagai bagian dari upaya mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan Porprov XV, mulai dari kesiapan venue, sarana dan prasarana, atlet, hingga penyelenggaraan pertandingan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa Kota Bekasi terus melakukan berbagai persiapan untuk memastikan seluruh fasilitas olahraga yang menjadi venue pertandingan dalam kondisi siap dan representatif.

Sejumlah pembangunan dan peningkatan fasilitas olahraga terus dikebut, di antaranya penyelesaian gedung olahraga enam lantai, pembangunan gedung voli dan bulutangkis baru, fasilitas basket, serta sarana pendukung cabang olahraga sepak bola di Lapangan Multiguna.Kota Bekasi juga telah menyiapkan skate park bertaraf internasional. 

Sementara untuk cabang atletik, fasilitas yang tersedia telah rampung dengan standar internasional. Pemerintah Kota Bekasi juga tengah menyelesaikan pembangunan fasilitas panjat tebing dengan nilai sekitar Rp5 miliar serta menyiapkan lapangan voli pasir di kawasan Bantargebang.“Kita terus melakukan upaya penuh untuk memastikan seluruh venue siap. 

Mulai dari gedung olahraga, voli, bulutangkis, basket, sepak bola, skate park, atletik, panjat tebing sampai voli pasir,” ujar Tri.

Pada pelaksanaan Porprov XV, Kota Bekasi menjadi salah satu daerah dengan jumlah cabang olahraga yang cukup besar. Kota Bekasi akan mempertandingkan 47 cabang olahraga, sementara Kota Bogor 28 cabang olahraga dan Kota Depok 13 cabang olahraga.

Tri menegaskan, keikutsertaan dalam Porprov XV tidak semata-mata ditujukan untuk menyukseskan penyelenggaraan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet Jawa Barat menuju ajang olahraga yang lebih tinggi.“Keikutsertaan kegiatan Porprov XV ini bagian dari persiapan PON, setelah itu Asian Games. Kita pastikan bibit atlet Jawa Barat tidak kekurangan, baik melalui KONI maupun pemerintah daerah,” katanya.

Dari sisi dukungan anggaran, Tri menyampaikan Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan sekitar Rp65 miliar untuk kebutuhan penyelenggaraan, sementara Rp70 miliar dialokasikan untuk kesiapan atlet, sehingga total dukungan mencapai sekitar Rp135 miliar.

Menurut Tri, berbagai persiapan yang dilakukan Kota Bekasi merupakan bagian dari orkestrasi besar Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi. 

Ia menilai sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kota/kabupaten, KONI, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan Porprov XV.“Upaya yang kita lakukan ini bagian dari sebuah orkestrasi yang dibangun oleh Gubernur. 

Ada keteladanan dalam pola kerja dan inisiasi dari Gubernur, bagaimana seluruh daerah bisa bergerak bersama,” ungkapnya.Sementara itu, dalam arahannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan pentingnya kesiapan seluruh daerah dalam mendukung pelaksanaan Porprov XV. Kota Bekasi dinilai telah menunjukkan kesiapan dari sisi sarana dan prasarana.

Tri juga menyampaikan harapannya agar seremoni pembukaan Porprov XV dapat menjadi momentum yang kuat dan membanggakan. 

Ia berharap dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat diberikan dalam pelaksanaan pembukaan, sehingga kemeriahan seremoni mampu membangun semangat masyarakat dan para atlet.“Tentu kita berharap seremoni pembukaan juga menjadi bagian yang luar biasa. 

Semangatnya ada di pembukaan, tetapi yang paling utama adalah proses pelaksanaan pekan olahraganya harus bagus,” jelas  Dedi Mulyadi

Ia menegaskan, hal terpenting bagi Kota Bekasi adalah memastikan seluruh venue dalam kondisi rapi, layak, dan mampu mendukung pelaksanaan pertandingan dengan baik.“Yang paling utama venue rapi. Karena bagi Kota Bekasi, sarana dan prasarana olahraga merupakan sebuah keharusan. Apa yang kita bangun ini bukan hanya untuk Porprov, tetapi juga menjadi modal dan investasi olahraga Kota Bekasi ke depan,” Jelas Gubernur Jawa Barat.

( GEOFFREY . M )


Keluarga Besar Pemasyarakatan Jambi Lepas Kepergian Alm Ahmad Joki Rustandi ke Tempat peristirahatan Terakhir.

Keluarga Besar Pemasyarakatan Jambi Lepas Kepergian Alm Ahmad Joki Rustandi ke Tempat peristirahatan Terakhir.

September 04, 2026
Keluarga Besar Pemasyarakatan Jambi Lepas Kepergian Alm Ahmad Joki Rustandi ke Tempat peristirahatan Terakhir.

SIMAK BERITA NEWS COM 
 
Sabtu 04 September 2026 

Sarolangun Jambi 

.           Kalapas Bangko Syaikoni,                                           AMd.IP SH MH Selaku Irup

Sarolangun ,
Duka mendalam kembali  menyelimuti keluarga besar Pemasyarakatan Jambi  Seorang putra terbaik Pemasyarakatan Ahmad Joki Rustandi, petugas Penjaga Tahanan pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Jambi, telah berpulang keramahtullah untuk selama-lamanya.

Almarhum mengembuskan napas terakhir Pada Rabu, 2 September 2026, di RSUD Raden Mattaher Jambi. Kepergiannya meninggalkan duka Mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan seluruh jajaran Pemasyarakatan jambi yang pernah Bersama sama di dalam Karir Sepanjang   Perjalanan Pengabdian nya.

Selain itu, Jenazah almarhum kemudian dibawa ke kampung halaman di Desa Tanjung, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun, Prosesi Pemakaman di Selimuti Kesedihan Mendalam bagi keluarga, kerabat, serta rekan-rekan Kerja nya, Kesedihan dan duka Mendalam Mengantarkan Almarhum menuju peristirahatan terakhir.

Prosesi Pemakaman berlangsung Penuh dengan khidmat dan Penghormatan, Syaikoni, A.Md .IP SH MH Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bangko, bertindak Selaku Sebagai Inspektur Upacara, dan memimpin Penghormatan terakhir Kepada Almarhum Ahmad Joki Rustandi,dan 
Sedang kan Ahmad Adianto, Kepala Seksi Administarasi Keamanan dan Ketertiban Lapas IIB bangko Bertindak  Sebagai Komandan Upacara dalam Prosesi Penghormatan dan Pelepasan Terakhir Terhadap  Alm. Ahmad Joki Rustandi, 

Dalam Amanatnya, Syaikoni, AMd.IP SH MH Menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya Alm Ahmad Joki Rustandi, Ia juga mengajak Kepada Seluruh yang hadir untuk memberikan Penghormatan terakhir, Meminta Kepada Rekan Rekan Semua nya, Agar Sekira  memaafkan segala kesalahan dan kekhilafan almarhum, serta mendoakan agar seluruh amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT.

" Saya Pribadi, Beserta  Keluarga Besar Lapas IIB Bangko Turut berduka Cita Mendalam Atas Kepergian Sosok Alm Ahmad joki  Rustandi, Semoga Seluruh Amal Ibadahnya  hendak di terima Sisi Allah SWT" , Ucapnya 


Syaikoni Mengatakan Pengabdian almarhum sebagai Penjaga Tahanan Lapas Kelas IIA Jambi menjadi bagian dari perjalanan pengabdian di lingkungan Pemasyarakatan. Meski masih muda dan masa pengabdiannya belum panjang, dedikasinya telah menjadi kan bagian dari keluarga besar Pemasyarakatan Jambi 

Ia juga Menuturkan Bahwa Hari ini,di Desa Tanjung, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun, menjadikan  tempat peristirahatan yang terakhir seorang insan Pemasyarakatan. Dalam suasana penuh haru, penghormatan terakhir diberikan, doa dipanjatkan, dan jenazah almarhum diserahkan kembali kepada tanah kelahirannya.

Selamat jalan, Ahmad Joki Rustandi.

" Tugasmu telah usai, Namun, jejak pengabdian dan kenangan tentangmu akan tetap hidup di hati keluarga, sahabat, dan rekan-rekan yang pernah berjalan bersamamu," Ungkap nya

Syaikoni Mengajak Serta Meminta kepada Rekan Rekan  semua yang hadir Agar Selalu untuk mendoa alm, Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafan almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya, Semoga Allah SWT memberikan ketabahan dan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan.

" Semoga Allah SWT Memberikan tempat yang Layak disisi nya dan di Ampuni Segala Dosa dosa nya alm serta Keluarga di tinggalkan diberikan Ketabahan menghadapi Cobaan berat ini,  " ,jelas nya
Kalapas Syaikoni, A.Md.IP SH MH 

 ( Kabiro Jambi Yan SBN )
HPN Lampung 2027 Lebih Terbuka dan Libatkan Konstituen Dewan Pers

HPN Lampung 2027 Lebih Terbuka dan Libatkan Konstituen Dewan Pers

September 02, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Kamis 03 September 2026 ,--
JAKARTA -: PUSAT ,--

Jakarta - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menegaskan tetap menjalankan peran sebagai penanggung jawab dan penyelenggara Hari Pers Nasional (HPN) 2027, dengan komitmen memperluas keterlibatan seluruh konstituen 

Dewan Pers agar perhelatan nasional insan pers tersebut semakin inklusif dan merepresentasikan seluruh ekosistem pers Indonesia.

Penegasan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Dewan Pers dan Pengurus Pusat PWI di Jakarta, Rabu (2/9/2026), yang secara khusus membahas penyelenggaraan HPN dan wacana perubahan tata kelolanya.

Pertemuan dihadiri Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat, Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, serta anggota Dewan Pers Abdul Manan, Muhammad Jazuli, Yogi Hadi Iswanto, Maha Eka Swasta, dan Rosarita Niken Widiastuti.

Delegasi PWI dipimpin Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir bersama Ketua Dewan Kehormatan Atal S. Depari, Sekretaris Jenderal Marthen Selamet Susanto, Wakil Bendahara Umum Badar Subur, Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum Anrico Pasaribu, Marah Sakti Siregar, serta sejumlah pengurus PWI Pusat lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, PWI juga menyerahkan pendapat hukum resmi sebagai bagian dari penjelasan mengenai landasan hukum, sejarah, dan praktik kelembagaan penyelenggaraan HPN selama ini.PWI Jelaskan Akar Sejarah HPNDi hadapan pimpinan dan anggota Dewan Pers, Akhmad Munir memaparkan sejarah lahirnya HPN yang tidak dapat dilepaskan dari perjalanan PWI.Tanggal 9 Februari yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Pers Nasional memiliki hubungan historis langsung dengan kelahiran PWI pada 9 Februari 1946 di Surakarta.

Gagasan penetapan Hari Pers Nasional secara formal kemudian lahir dari Kongres PWI di Padang pada 1978, dibahas dalam forum Dewan Pers pada masa itu, dan akhirnya memperoleh pengakuan negara melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 tentang Hari Pers Nasional.“Pemilihan tanggal 9 Februari memiliki kaitan sejarah yang tidak terpisahkan dengan berdirinya PWI pada 1946. 

Karena itu, kedudukan historis dan kelembagaan PWI dalam penyelenggaraan HPN tidak dapat begitu saja disamakan dengan organisasi pers lainnya,” kata Akhmad Munir.

Munir menjelaskan, selama kurang lebih empat dekade PWI secara konsisten menjalankan tanggung jawab penyelenggaraan HPN dengan melibatkan pemerintah, Dewan Pers, pemerintah daerah, organisasi pers, perusahaan pers, dunia usaha, perguruan tinggi, dan berbagai unsur masyarakat.Praktik yang berlangsung selama puluhan tahun tersebut, menurut PWI, telah membentuk kontinuitas kelembagaan yang harus menjadi salah satu pertimbangan penting apabila tata kelola HPN hendak diperbarui.

Bahkan dalam Siaran Pers Dewan Pers tanggal 31 Agustus 2026, PWI disebut sebagai organisasi wartawan yang selama ini menjadi penanggung jawab dan penyelenggara HPN.

Dalam pertemuan itu PWI juga menegaskan bahwa Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 masih menjadi dasar hukum penetapan 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional.PWI memahami adanya pandangan bahwa Keppres tersebut perlu diperbarui karena lahir sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan tidak mengatur secara eksplisit siapa yang menjadi penanggung jawab HPN.

Namun menurut PWI, keadaan tersebut tidak serta-merta memberikan kewenangan kepada suatu lembaga atau organisasi pers untuk secara sepihak mengganti praktik penyelenggaraan yang selama ini telah berjalan.“PWI tidak menolak apabila regulasi HPN hendak diperbarui. 

Tetapi sepanjang belum ada ketentuan hukum baru yang sah, kontinuitas penyelenggaraan HPN harus terus dijaga sebagai momentum persatuan insan pers nasional,” ujar Munir.

PWI juga menegaskan hubungan ideal antara Dewan Pers dan organisasi-organisasi pers berdasarkan Undang-Undang Pers adalah hubungan kemitraan dalam membangun kehidupan pers nasional.Karena itu, upaya memperluas keterlibatan konstituen Dewan Pers dalam HPN harus ditempatkan dalam kerangka kolaborasi dan penguatan HPN, bukan menjadi alasan untuk mempertentangkan organisasi pers satu dengan lainnya.

Dewan Pers Dorong HPN Lebih InklusifPenjelasan sejarah, hukum, dan kelembagaan yang disampaikan PWI mendapat perhatian dalam pertemuan tersebut.

Secara umum, para anggota Dewan Pers dapat memahami penjelasan mengenai posisi historis PWI dalam HPN. Sejumlah anggota Dewan Pers, di antaranya Muhammad Jazuli, Yogi Hadi Iswanto, Maha Eka Swasta, Rosarita Niken Widiastuti, serta Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, menyampaikan pandangan yang pada pokoknya mendorong agar penyelenggaraan HPN 2027 apabila tetap berada di bawah tanggung jawab PWI dilaksanakan secara lebih inklusif dan akomodatif terhadap konstituen 

Dewan Pers lainnya.Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat juga menekankan pentingnya semangat inklusivitas dalam penyelenggaraan HPN ke depan.

Akhmad Munir menyambut positif pandangan tersebut.Menurutnya, mempertahankan sejarah dan kontinuitas kelembagaan PWI tidak berarti menjadikan HPN sebagai kegiatan eksklusif PWI.“HPN adalah milik seluruh insan pers Indonesia. PWI tidak pernah mengklaim HPN sebagai milik eksklusif PWI. Justru kami menyambut baik apabila seluruh konstituen 

Dewan Pers dapat terlibat secara aktif sehingga HPN benar-benar menjadi rumah bersama masyarakat pers Indonesia,” katanya.

PWI pun menyatakan siap membuka ruang keterlibatan lebih luas bagi seluruh konstituen Dewan Pers dalam penyelenggaraan HPN 2027, baik dalam kepanitiaan, penyusunan agenda maupun berbagai kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian HPN.

Dalam pertemuan tersebut, anggota Dewan Pers Abdul Manan meminta PWI memperhatikan pula nuansa psikologis organisasi-organisasi konstituen lainnya apabila PWI tetap menjadi penanggung jawab HPN.PWI menghormati pandangan tersebut dan terbuka terhadap pembahasan pembaruan regulasi HPN.

Namun PWI berpandangan setiap perubahan harus dilakukan melalui mekanisme hukum yang tepat, berdasarkan kajian sejarah dan hukum secara utuh, serta melibatkan para pemangku kepentingan pers, termasuk PWI sebagai organisasi yang mempunyai hubungan historis langsung dengan lahirnya 

HPN.Bagi PWI, pembaruan regulasi tidak seharusnya menghilangkan fakta sejarah yang justru menjadi alasan tanggal 9 Februari ditetapkan sebagai Hari Pers Nasional.PWI Siap Rangkul Seluruh Konstituen pada HPN 2027Pertemuan tersebut sekaligus membuka jalan bagi penyelenggaraan HPN 2027 yang lebih kolaboratif.

PWI memandang aspirasi Dewan Pers mengenai inklusivitas dapat diakomodasi tanpa harus memutus kontinuitas kelembagaan penyelenggaraan HPN yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Karena itu, PWI akan mempersiapkan penyelenggaraan HPN 2027 dengan semangat baru: mempertahankan sejarah, memperkuat persatuan, dan memperluas partisipasi seluruh elemen pers nasional.“HPN milik seluruh insan pers nasional. 

Kami menyambut baik keterlibatan aktif seluruh konstituen Dewan Pers. Namun sejarah dan kedudukan kelembagaan PWI tidak dapat dialihkan begitu saja tanpa dasar hukum yang sah. 

Selama belum terdapat regulasi baru, PWI akan melanjutkan tanggung jawabnya dan bersiap menyelenggarakan HPN 2027 bersama seluruh elemen pers nasional," tegas Akhmad Munir.

PWI berharap dengan pertemuan ini akar sejarah kelahiran HPN tetap kita hormati, dengan penyelenggaraannyg semakin terbuka, inklusif, kalaboratif dan menjadi representasi semangat bersama seluruh masyarakat pers Indonesia.

( GEOFFREY . M )
Moment Harlah Kejari Yang Ke-81, Pemkot Bekasi Bersama Kejaksaan Dalam Negeri Serahkan Penetapan Perwalian Anak serta SKP2 melalui Keadilan Restoratif   .

Moment Harlah Kejari Yang Ke-81, Pemkot Bekasi Bersama Kejaksaan Dalam Negeri Serahkan Penetapan Perwalian Anak serta SKP2 melalui Keadilan Restoratif .

September 02, 2026
SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Kamis 03 September 2026 ,--
KOTA -'BEKASI --
.
KOTA - BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi bersama Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dan Pengadilan Agama Kota Bekasi melaksanakan kegiatan Penyerahan Penetapan Perwalian Anak dan Penyerahan SKP2 (Penghentian Perkara Melalui Keadilan Restoratif). Rabu (02/09).

Serta Penyerahan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) kepada tersangka yang disangka melanggar Pasal 476 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Bekasi Dr. Tri Adhianto Tjahyono, Wawali Kota Bekasi Dr. Harris Bobihoe. Ketua Pengadilan Agama Kota Bekasi Rahmat Arijaya, S.Ag., M.Ag., Asisten II Pemerintah Kota Bekasi Fitri Widyati, S.STP., M.Si. Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi Robert TP Siagian, S.STP., M.Si., serta jajaran Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dan Pengurus Yayasan Al-Ikhlas Kayuringin.
.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video proses penetapan perwalian untuk anak yatim piatu dan SKP2.

Selanjutnya, dilakukan penyerahan penetapan perwalian anak yatim piatu, pemberian santunan, serta penyerahan SKP2 yang dilaksanakan oleh Wali Kota Bekasi, 

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dan Ketua Pengadilan Agama Kota Bekasi.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi menyampaikan sambutan terkait pelaksanaan kegiatan, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan Wali Kota Bekasi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antarlembaga dalam memberikan kepastian hukum sekaligus perlindungan dan pemenuhan hak anak, khususnya bagi anak yatim piatu. 

Penetapan perwalian diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai pihak yang bertanggung jawab dalam pengasuhan dan pemenuhan kebutuhan anak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, pelaksanaan keadilan restoratif melalui penyerahan SKP2 menunjukkan upaya penegakan hukum yang tidak semata-mata berorientasi pada penghukuman, tetapi juga mempertimbangkan pemulihan, kemanfaatan, serta kepentingan masyarakat dan para pihak yang terlibat.Wali Kota Bekasi 

Tri Adhianto menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Bekasi, aparat penegak hukum, lembaga peradilan, serta masyarakat dalam menghadirkan perlindungan hukum dan sosial bagi warga.“Pemerintah hadir untuk memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan, kepastian hukum, dan kesempatan untuk tumbuh serta berkembang dengan baik. 

Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga peradilan dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan hal tersebut,” ujar Tri Adhianto.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama, doa penutup dan ramah tamah.Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi berharap sinergi lintas sektor dalam bidang perlindungan anak, pelayanan sosial dan penegakan hukum yang berkeadilan dapat terus diperkuat demi terwujudnya Kota Bekasi yang aman, inklusif dan memberikan perlindungan bagi seluruh masyarakat 

( GEOFFREY  M ).
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Wali Kota Bekasi: Jadikan Pembelajaran untuk Tingkatkan Pelayanan

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Wali Kota Bekasi: Jadikan Pembelajaran untuk Tingkatkan Pelayanan

September 02, 2026
SIMAK BERITA NEWS .COM ,--

Rabu 02 September 2026 ,--
KOTA - BEKASI ,--

KOTA - BEKASI — Rangkaian Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi tahun 2026 resmi ditutup. 

Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih empat bulan tersebut digelar dalam 10 gelombang dan diikuti sekitar 8.000 peserta.

Acara penutupan berlangsung melalui zoom di Command Centre Pemerintah Kota Bekasi, Rabu (2/9/2026). 

Selama mengikuti orientasi, para peserta mendapatkan berbagai materi serta menjalani sejumlah agenda yang dirancang untuk menambah pengetahuan, pengalaman, sekaligus pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian orientasi hingga selesai. 

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Barat, BKPSDM Kota Bekasi, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.“Orientasi ini bukan hanya tentang menyelesaikan tahapan sebagai PPPK, tetapi bagaimana seluruh peserta mendapatkan pengalaman dan pemahaman yang bisa menjadi bekal dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. 

Saya mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti proses ini dengan baik,” ujar Tri.

Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh BPSDM Jawa Barat bersama BKPSDM Kota Bekasi, capaian para peserta menunjukkan hasil yang memuaskan. 

Hal tersebut menjadi gambaran bahwa PPPK di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi memiliki kompetensi yang baik dan siap menjalankan tugas sesuai bidangnya.

Tri berharap hasil tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh PPPK untuk terus meningkatkan kemampuan dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.“Setelah orientasi ini selesai, tantangan yang sebenarnya adalah ketika saudara-saudara kembali ke unit kerja masing-masing. 

Tunjukkan kompetensi, integritas, dan semangat melayani. Jadikan ilmu serta pengalaman selama orientasi sebagai bekal untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Bekasi,” tegasnya.

Dengan berakhirnya orientasi, ribuan PPPK tersebut diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. 

Kehadiran mereka juga diharapkan semakin memperkuat kualitas pelayanan publik dan mendukung kinerja Pemerintah Kota Bekasi ke depan.

( GEOFFREY .M )


HUT ke-81 Kejaksaan RI, Pemkot Tegaskan Komitmen Perkuat Kolaborasi

HUT ke-81 Kejaksaan RI, Pemkot Tegaskan Komitmen Perkuat Kolaborasi

September 02, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Rabu 02 September 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi menyampaikan ucapan selamat, dukungan, dan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi yang memperingati hari lahir ke-81. Momentum tersebut dirayakan melalui acara tasyakuran yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Rabu (2/9/2026).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe serta jajaran kepala perangkat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut. 

Kehadiran jajaran Pemkot Bekasi menjadi bentuk dukungan sekaligus upaya memperkuat hubungan kelembagaan antara pemerintah daerah dan Kejari Kota Bekasi.

Saat ini, Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dipimpin oleh Kepala Kejari Diana Wahyu Widiyanti. Ia melanjutkan kepemimpinan sebelumnya yang dijalankan oleh Sulvia Triana Hapsari.

Tri Adhianto menyampaikan apresiasi atas peran Kejari Kota Bekasi dalam mendukung pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah.“Atas nama Pemerintah Kota Bekasi, saya mengucapkan selamat hari lahir ke-81 kepada Kejaksaan Negeri Kota Bekasi. 

Semoga semakin profesional, berintegritas, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Tri.

Ia berharap pergantian kepemimpinan dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Pemkot Bekasi dengan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi.“Kami berharap di bawah kepemimpinan Ibu Diana Wahyu Widiyanti, sinergi yang sudah terbangun dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan. Pemerintah Kota Bekasi siap berkolaborasi serta mendukung berbagai program yang bertujuan memberikan pelayanan dan kepastian hukum terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Diana Wahyu Widiyanti mengapresiasi kehadiran dan dukungan Pemerintah Kota Bekasi dalam peringatan hari lahir Kejari ke-81.“Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan 

Pemerintah Kota Bekasi. Ke depan, kami berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin dapat semakin kuat, sehingga bersama-sama dapat memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Kota Bekasi,” tutur Diana.

Melalui momentum HUT ke-81 ini, Pemkot Bekasi berharap Kejari Kota Bekasi semakin kuat dalam menjalankan tugas dan fungsinya, serta terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, penegakan hukum, dan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

( JAMALUDIN SBN )