Prediksi Puncak arusbalik kepadatan libur Idul Adha 1441 H

Agustus 01, 2020
.SIMAKBERITANEWS.COM
Minggu, 02/08/2020

Prediksi Puncak arus
balik kepadatan libur Idul Adha 1441 H

Momen libur panjang Idul Adha 1441 Hijriyah dimanfaatkan warga untuk mudik ke kampung halaman.

Jasa Marga mencatat sebanyak 345.575 kendaraan meninggalkan Jakarta pada H-1 hingga Hari H Idul Adha 1441 Hijriyah atau 30-31 Juli 2020 melalui arah Timur, Barat, dan Selatan.

Diprediksi arus balik libur Idul Adha atau puncak peningkatan volume lalu lintas kendaraan yang menuju Jakarta akan terjadi pada hari Minggu (2/8/2020).

Pengguna jalan diminta agar menghindari waktu yang bersamaan untuk kembali ke Jakarta.

"Kami mengimbau agar pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta, salah satunya dengan menghindari waktu puncak arus balik pada hari Minggu agar terhindar dari kepadatan," ujar Operation Management & Maintenance Group Head Jasa Marga Pratomo Bimawan Putra, dalam keterangannya, pada Minggu (2/8/2020).
Bima menjelaskan, dari total kendaraan yang akan kembali ke Jakarta tersebut, mayoritas berasal dari arah Timur, atau berasal dari Jalan Tol Trans Jawa.

Hampir setengahnya, lalu lintas menuju Jakarta berasal dari arah Timur.

Jika saat kembali ke Jakarta pengguna jalan terkonsentrasi hanya dalam satu hari, potensi terjadinya kepadatan Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jakarta Cikampek II Elevated sangat tinggi karena jalan tol tersebut merupakan akses utama untuk pengguna jalan dari arah Timur menuju wilayah Jabotabek.

Selain itu, Bima juga mengimbau pengusaha angkutan barang atau logistik agar dapat menunda kegiatan hingga periode empat hari libur panjang Hari Raya Idul Adha 2020 usai.

“Pada H-1 Hari Raya Idul Adha kemarin, kami memantau banyaknya kendaraan besar yang mengalami gangguan di lajur sehingga mengakibatkan kepadatan yang cukup panjang.

"Selain itu kami juga imbau agar pengguna jalan dapat memastikan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan,” ujar Bima.

Titik-titik kepadatan yang perlu diantisipasi oleh pengguna jalan yang menuju arah Jakarta di Jalan Tol Jakarta-Cikampek diantaranya adalah pertemuan lajur Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek lI Elevated atau Tol Layang di KM 48.

Selain itu, di titik-titik jelang rest area.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk dapat memberlakukan rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan penempatan petugas di lokasi rawan kepadatan," ungkap dia.

Bima kembali menegaskan Jasa Marga meminta agar pengguna jalan hindari kembali ke Jakarta pada hari Minggu.

Sebab, bakal terjadi potensi kemacetan parah.

"Kami mohon kerjasama pengguna jalan sekali lagi, untuk tidak kembali ke Jakarta dalam waktu yang bersamaan di hari Minggu,” tutup Bima.

Jumlah ini naik 27,5 persen dibandingkan dengan lalu lintas (lalin) normal.

Untuk distribusi lalin meninggalkan Jakarta dari ketiga arah yaitu 53,01 persen dari arah timur, 23,94 persen dari arah barat, dan 23,05 persen dari arah selatan.

Rinciannya, arah timur lalin meninggalkan Jakarta dari dua Gerbang Tol (GT) yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna Jalan Tol Trans Jawa serta GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

Total kendaraan meninggalkan Jakarta dari arah timur adalah sebanyak 183.204 kendaraan, naik sebesar 48,0 persen dari lalin normal.

Untuk arah barat yakni melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang, jumlah kendaraan sebesar 82.720, naik sebesar 0,8 persen dari lalin normal.

Sementara arah selatan, melalui GT Ciawi 1 Jalan Tol Jagorawi jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta sebesar 79.651 kendaraan, naik sebesar 22,4 persen dari lalin normal.

Jasa Marga Catat 345.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta pada H-1 & Hari H Idul Adha 1441 H

Sebanyak 345.575 kendaraan meninggalkan Jakarta pada H-1 dan Hari H Idul Adha 1441 H (30-31 Juli 2020).

Ribuan kendaraan itu meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, Barat, dan Selatan.

Jumlah ini naik 27,5% dibandingkan dengan lalu lintas (lalin) normal.

Data itu diungkapkan oleh PT Jasa Marga (persero) Tbk.

"Untuk distribusi lalin meninggalkan Jakarta dari ketiga arah yaitu 53,01% dari arah Timur, 23,94% dari arah Barat, dan 23,05% dari arah Selatan," kata Dwimawan Heru Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dalam siaran tertulisnya, Sabtu (1/8/2020).

Adapun rincian jumlah tersebut sebagai berikut:

Arus balik dari Arah Timur
Lalin meninggalkan Jakarta dari arah Timur merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans Jawa.

Lalu Gerbang Tol Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

Dengan rincian distribusi lalin sebagai berikut:

- Gerbang Tol Cikampek Utama 1, dengan jumlah 97.541 kendaraan meninggalkan Jakarta, naik sebesar 58,1%.

- Gerbang Tol Kalihurip Utama 1, dengan jumlah 85.663 kendaraan meninggalkan Jakarta, naik sebesar 37,9% dari lalin normal.

Total kendaraan meninggalkan Jakarta dari arah Timur adalah sebanyak 183.204 kendaraan, naik sebesar 48,0% dari lalin normal.

Arus balik dari arah Barat

Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang adalah sebesar 82.720 kendaraan, naik sebesar 0,8% dari lalin normal.

Arus balik dari arah Selatan

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Selatan/lokal melalui GT Ciawi 1 Jalan Tol Jagorawi adalah sebesar 79.651 kendaraan, naik sebesar 22,4% dari lalin normal.

"Kami mengimbau kepada pengguna jalan tol agar dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol," kata Heru.

Heru juga mengimbau kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan (menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak) saat berada di Tempat Istirahat & Pelayanan (TIP).

Serta isi saldo uang elektronik yang cukup, mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas serta istirahat jika lelah berkendara.

Pihaknya juga mengimbau pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta.

Salah satunya dengan menghindari waktu puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada hari Minggu (2/8/2020) agar terhindar dari kepadatan.


( ZULFAN Flora )

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar